Beranda blog Halaman 596

Gubernur Riau Pimpin Penanaman 200.000 Bibit Mangrove di Bengkalis

Gubri Drs H Syamsuar bersama istri Hj. Misnarni Syamsuar menanam Bibit Mangrove

SegmenNews.com- Dalam rangka peringatan Hari Mangrove Sedunia, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar melakukan pencanangan penanaman 200.000 bibit mangrove di Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Selasa (26/07/2022). Di kesempatan tersebut, Syamsuar juga meluncurkan Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) Provinsi Riau dalam rangka mendukung program Riau Hijau.

Kedatangan Gubernur Riau bersama rombongan di Desa Buruk Bakul disambut meriah oleh Bupati Kabupaten Bengkalis, Kasmarni, beserta jajarannya dan warga sekitar.

Pada acara tersebut juga dilakukan Peluncuran Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) Provinsi Riau. Kegiatan tersebut sejalan dengan mendukung Riau hijau. Gubri Syamsuar mengucapkan selamat hari mangrove sedunia yang diperingati secara Internasional pada 26 Juli 2022.

Ia mengungkapkan, bahwa pada saat pertemuan di Bali bersama Bappenas beberapa waktu lalu, Gubernur Riau telah memaparkan komitmennya terhadap penghijauan, bahkan ia menyatakan Riau akan siap untuk bisa dijadikan paru-paru dunia.

“Selamat Hari Mangrove Sedunia, saya rasa ini memang telah menjadi komitmen kita bersama untuk menjadikan Riau hijau. Pada saat pertemuan dengan Bappenas di Bali lalu, kami sudah punya komitmen dengan hal itu. Sehingga tentunya Riau diharapkan mampu menjadi paru-paru dunia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bahwa Provinsi Riau memiliki luas mangrove mencapai 224.895 hektare. Dengan begitu, tentunya tanaman tersebut harus dijaga. Hal ini untuk mengatasi tekanan abrasi pantai khususnya di wilayah pesisir Provinsi Riau.

“Mudah-mudahan dari komitmen kita bersama ini kami yakin dan percaya, apalagi didukung oleh kelompok tani hutan. Sehingga ke depannya akan dapat menyelamatkan mangrove dan mempertahankannya untuk mengatasi abrasi pantai di pesisir Riau,” jelasnya.(Galeri)

Berikut Galeri Fotonya:

Gubernur Syamsuar memberikan amanatnya
pencanangan penanaman 200.000 bibit mangrove di Desa Buruk Bakul
pencanangan penanaman 200.000 bibit mangrove di Desa Buruk Bakul
Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar melakukan pencanangan penanaman 200.000 bibit mangrove di Desa Buruk Bakul
Bupati Bengkalis Kasmarni bersama Gubri Drs H Syamsuar memperingati Hari Mangrove Sedunia di Kuala Sungai Sekat Bakau, Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Selasa
Bibit mangrove
Penanaman bibit mangrove

Terpidana Penipuan Sempat Melawan Saat Dieksekusi Jaksa

Sempat Melawan, Jaksa Eksekusi Terpidana Penipuan Jual Beli Lahan (foto:Riski/SegmenNews.com)

Pelalawan(SegmenNews.com)- Kajaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan melalui tim tangkap buron (Tabur) berhasil mengamankan AS, terpidana penipuan jual beli lahan sebanyak 6 kapling tanah berukuran 5×26 meter secara terus menerus atau berulang kali di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Akibat perbuatan terdakwa AS yang menjual lahan tersebut sebanyak 21 kali dengan harga Rp. 25.000.000,- sejumlah pembeli mengalami kerugian lebih kurang sebanyak Rp. 525.000.000,- (Lima Ratus Dua Puluh Lima Juta Rupiah).

Hal ini disampaikan Kasi Intelijen (Kastel) Kejari Pelalawan, F.A Huzni, MH yang juga tim Tabur, bahwa pada senin 25 Juli 2022 sore dilakukan eksekusi terhadap terpidana Abdullah Sani Alias Sani Bin Syarifudin A. (Alm) atas putusan Mahkamah Agung No. 1335 K/Pid/2021 “yang telah terbukti melakukan tindak pidana Penipuan terus menerus sebagai perbuatan berlanjut” yang melanggar pasal melanggar 378 KUHP Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP dihukum pidana penjara selama 1 tahun, bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Pelalawan.

“Didalam putusan pengadilan tingkat pertama/PN Nomor 46/Pid.B/2021/PN Plw penuntut umum dan terdakwa sama-sama melakukan upaya hukum banding dan dalam putusan banding menolak permintaan banding dari Terdakwa dan Penuntut Umum, selanjutnya atas putusan banding tersebut, terdakwa mengajukan kasasi dan berdasarkan putusan kasasi Permohonan kasasi Terdakwa ditolak. Sehingga jaksa eksekutor melaksanakan putusan Pengadilan Tinggi yang menguatkan Pengadilan Negeri,” ungkap Kastel Huzni, Selasa 26 Juli 2022.

Kastel Huzni menambahkan, terdakwa melakukan tindakan penipuan terus menerus dengan mengaku sebagai
pemilik 6 tanah kapling dengan ukuran masing-masing 5 x 26 Meter yang mana
sebenarnya tanah kapling tersebut dimiliki secara sah oleh saudara Suwindi dengan bukti kepemilikan berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) yang diterbitkan sejak tahun 1995.

“Pada saat eksekusi berlangsung, terdakwa melakukan sedikit perlawanan dan berupaya melarikan diri. Namun Tim Jaksa Eksekutor dibantu oleh Tim Tabur dan beberapa personil kepolisian dengan sigap mengamankan terdakwa dan memasukan terdakwa ke mobil tahanan Kejaksaan Negeri Pelalawan untuk selanjutnya terdakwa diantarkan ke Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru,” pungkasnya kepada SegmenNews.com.***(Ikii)

Sering Terjadi Abrasi, Warga Dambakan Turap Pantai Ogis Teluk Meranti

Sering Terjadi Abrasi, Warga Dambakan Turap Pantai Ogis (foto:Riski/SegmenNews.com)

Pelalawan(SegmenNews.com)- Abrasi yang terjadi di sepanjang garis Pantai Ogis Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan semakin parah, karena tidak ada tanggul penahan gelombang (Turap-red) yang mampu membendung air Sungai Kampar tumpah ke badan jalan.

Kondisi abrasi ini sudah lama terjadi dan mengkhawatirkan masyarakat disana. Agar tidak semakin parah, masyarakat berharap kepedulian Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat untuk membangun turap yang berkualitas.

“Ya benar, kondisi Pantai Ogis sekarang sangat parah, dimana pantai tersebut sudah terkikis oleh ombak yang menyebabkan abrasi. Kondisi itu sudah dialami oleh masyarakat sejak empat tahun belakangan ini, dimulai dari tahun 2018 sampai sekarang,” terang Camat Teluk Meranti, Raja Eka Putra, S.Sos didampingi Lurah Teluk Meranti Tengku Said Yusmar kepada SegmenNews.com, Selasa 26 Juli 2022 sore.

Kondisi pantai Ogis (foto:Riski/SegmenNews.com)

Bang Eka sapaan akrabnya ini menambahkan, bahwa abrasi pantai ogis mencapai 150 meter. Kejadian ini sudah disampaikan ke pemerintah daerah Kabupaten Pelalawan, karena keterbatasan anggaran untuk dibangun turap. Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan mengusulkan kepada pemerintah provinsi dan pemerintahan pusat untuk pembuatan turap sepanjang bibir pantai. Tapi sampai saat ini belum ada tanggapan dari provinsi dan pusat.

“Dengan adanya abrasi tersebut, menyebabkan toilet, Menara Bono, penangkaran walet habis di tebas ombak bono. Dan akses jalan di Pantai Ogis menjadi ambruk atau patah. Kita setiap tahun mengusulkan pembuatan turap, tapi sedikitpun tidak ada respon positif. Masyarakat sangat mendambakan pembangunan turap di bibir Pantai Ogis tersebut,” terang Mantan Sekcam Bunut ini.

Ketika ditanyakan, apakah pernah Pemerintah Propinsi dan Pusat turun kelapangan melihat kondisi Pantai Abrasi, Camat Eka mengatakan, bahwa beberapa waktu Dinas PUPR Propinsi Riau sudah turun kelapangan melihat kondisi abrasi tersebut. Dirinya berharap usulan tersebut dapat diterima dan direalisasikan. Kalau didiamkan terus menerus, alamat Pantai Ogis akan tenggelam.***(Ikii)

Bermain Layangan Dekat Jaringan Listrik Berpotensi Mengancam Nyawa

Berpotensi Mengancam Nyawa, PLN  Ingatkan Masyarakat Tak Main Layang-layang Dekat Jaringan Listrik(foto PLN)

Jakarta(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) mengingatkan masyarakat untuk tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik. Sebab, bermain layang-layang di dekat jaringan listrik berpotensi membahayakan orang yang bersangkutan dan masyarakat.

selain itu, layang-layang yang tersangkut bisa mengganggu pasokan listrik ke masyarakat dan menyebabkan listrik padam.

General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat, Erwin Ansori mengatakan, belakangan mulai marak orang bermain layang-layang. Ia pun mengimbau masyarakat agar bermain layang-layang di ruang terbuka dan jauh dari jaringan listrik.

“Diharapkan bermain layangan hendaknya dilakukan di lapangan terbuka, jauh dari jaringan listrik karena di samping dapat mengganggu pasokan listrik juga berpotensi besar membahayakan keselamatan warga. Benang layang-layang dari kawat atau benang basah dapat menjadi penghantar listrik,” ungkapnya.

Mengacu Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2021 tentang Ruang Bebas dan Jarak Bebas Minimum pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) disebutkan adanya larangan mendirikan bangunan dan menanam tanaman yang memasuki ruang bebas minimum serta bermain layang-layang, balon udara, drone, dan/atau sejenisnya di sekitar jaringan transmisi tenaga listrik.

Lalu, membakar benda apapun secara sengaja atau tidak disengaja di bawah ruang bebas. Menimbun atau menguruk tanah di bawah ruang bebas yang dapat mengakibatkan perubahan jarak minimum antara konduktor jaringan transmisi tenaga listrik dan tanah.

Erwin telah memberikan arahan kepada petugas PLN untuk mewaspadai musim layang-layang ini. Pihaknya juga melakukan sosialisasi mengenai bahaya layang-layang kepada warga sekitar SUTT serta mengimbau agar masyarakat bermain layang-layang di daerah terbuka yang jauh dari risiko bahaya melalui media sosial.

“Kami harapkan kerja sama dari semua pihak untuk menjaga keamanan instalasi jaringan listrik khususnya di jalur transmisi maupun distribusi dengan tidak bermain layang-layang sehingga pasokan listrik kepada pelanggan tetap aman,” katanya.***(rl)

Dewan Pengurus FPK Provinsi Riau Dikukuhkan

Dewan Pengurus FPK Provinsi Riau(foto:prokopim Inhil)

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Bupati Indragiri Hilir (Inhll) HM Wardan yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik H. Masdar menghadiri Pengukuhan Dewan Penasehat dan Dewan Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Riau Periode 2022-2027.

Ketua FPK Provinsi Riau Auni M Nur beserta anggota dikukuhkan oleh Gubernur Riau (Gubri) H. Syamsuar yang juga turut dihadiri oleh Wakil Gubernur (Wagub) Edy Afrizal Natar Nasution.

Dalam pengukuhan itu, Auni M Noor dipercaya menahkodai FPK Riau untuk 5 tahun kedepan. Pengukuhan ini tertuang dalam SK Gubernur Riau Nomor: kpts/119/VII/2022 tentang FPK Riau Periode 2022-2027.

Gubri8 Syamsuar dalam kesempatan itu mengucapkan selamat sukses dan selamat bekerja bagi kepengurusan FPK Riau. “Selamat, kami percaya saudara-saudari akan mampu mengemban tugas dengan sebaiknya sesuai tanggungjawab yang diberikan. Selamat bekerja menjalankan tugas di FPK,” kata Gubri

Tidak lupa, Gubri Syamsuar juga mengucapkan terimkakasih dan apresiasi kepada Fachri Yasin yang telah berperan dan mengabdi serta menjalankan tugas di FPK Riau pada periode sebelumnya.

Terimakasih atas pengabdian dan perannya selama ini yang telah menjalankan tugas dengan baik, bahkan telah banyak juga program kerja yang dijalankan, semoga ini bisa diteruskan dan dipertahankan pada periode dimasa yang akan datang,” ungkapnya.***(sup/prokopim)

879 Sapi di Riau sudah Sembuh dari PMK

879 Sapi di Riau sudah Sembuh dari PMK

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hewan ternak  masih terjadi di Provinsi Riau. Hingga saat ini total sudah 1.838 ekor sapi warga di Riau terpapar PMK dan sudah 879 sapi yang dinyatakan sembuh.

“Sampai saat ini sudah 1.838 ekor sapi peternak yang terpapar kasus PMK,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau, Herman melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan, drh Faralinda Sari, Senin (25/7/2022).

Faralinda mengatakan, sebanyak 1.838 sapi yang terpapar PMK tersebut tersebar di delapan kabupaten. Terbaru Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) juga terpapar PMK.

“Kasus PMK sudah terjadi delapan kabupaten, yaitu Rokan Hulu (Rohul), Siak, Indragiri Hilir (Inhil), Kampar,  Bengkalis, Indragiri Hulu (Inhu), dan Pelalawan. Terakhir Kabupaten Kuansing juga kita temukan kasus PMK,” terangnya.

Lebih lanjut, Faralinda merincikan sebaran kasus PMK di delapan daerah, Rohul 657 kasus, Siak 154 kasus, Inhil 227 kasus, Kampar 20 kasus, Bengkalis 120 kasus, Inhu 437 kasus, Pelalawan 112 kasus, dan Kuansing 111 kasus.

“Tapi sapi yang sembuh dari PMK juga sudah banyak, saat ini sudah 879 sapi yang dinyatakan sembuh. Itu tersebar di delapan kabupaten. Di antaranya Rohul 318 sapi, Siak 127 sapi, Inhil 132 sapi, Kampar 16 sapi, Bengkalis 116 sapi, Inhu 94 sapi, Pelalawan 32 sapi, Kuansing 44 sapi,” tandasnya. ***(MC)

Semen Bahu Jalan Retak, Kadis PUPR Anton Perintahkan Bongkar dan Perbaiki

Semen Bahu Jalan Retak, Kadis PUPR Perintahkan Bongkar dan Perbaiki

Rohul(SegmenNews.com)- Proyek pembangunan bahu jalan di Trans Pol Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu retak-retak. Kadis PUPR Anton,ST,MT meradang dan memerintahkan rekanan kontraktor membongkar dan memperbaiki kembali.

Perintah itu disampaikan melalui Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Rendi.

“Saya sudah perintahkan kepada rekanan kontraktor yang mengerjakan untuk membongkar dan memperbaikinya agar disesuaikan dengan besteknya,” ujar Anton.

Untuk diketahui proyek pembangunan bahu jalan tersebut dikerjakan oleh rekanan kontraktor dari CV Mitra Rohul menggunakan anggaran APBD Kabupaten Rokan Hulu tahun 2022.

Proyek tersebut merupakan kegiatan yang diusulkan melalui Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu dari Partai Hanura, Arisman,S.Sos.

Arisman yang dikonfirmasi mengakui proyek tersebut merupakan kegiatan Pokir DPRD.***(yus)

DPRD Rokan Hulu Paripurna KUA-PPAS Tahun 2023

Rohul(SegmenNews.com)- DPRD Kabupaten Rokan Hulu melaksanakan Paripurna Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2023, Senin (25/6/2022).

Dalam Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Nofliwanda Ade Putra te sebut, Sekda Muhammad Zaki menyampaikan 5 program prioritas pembangunan daerah.

Lima program prioritas yang disampaikan Sekda yakni, peningkatan kualitas sumberdaya manusia melalui pemenuhan dan peningkatan akses dan mutu pendidikan dan kesehatan, dan kedua pembangunan sektor-sektor strategis ekonomi lokal menopang perekonomian daerah untuk dapat bersaing dan menurunkan kemiskinan.

Lanjutnya, ketiga pemenuhan infrastruktur dasar pedesaan dan peningkatan kualitas infrastruktur perkotaan sesuai tata ruang dan lingkungan hidup, keempat peningkatan kualitas kehidupan masyarakat yang harmonis aman dan tentram berlandaskan adat dan budaya serta agama yang berbeda, dan terakhir kelima peningkatan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik serta menjamin kehidupan politik dan penegakan hukum.

Dikatakannya kemampuan keuangan APBD Rohul tahun lalu 1 triliun 50 miliar tahun ini meningkat menjadi 1 triliun 65 miliar.

Rapat paripurna ini ditutup dengan penyerahan penyampaian KUA-PPAS oleh Sekda Rohul M. Zaki kepada ketua DPRD Rohul Nofliwanda Ade Putra dan berikut galeri fotonya.(Galeri Foto)

Berikut Galeri Fotonya:

Penyerahan penyampaian KUA-PPAS Tahun 2023 oleh Sekda kepada Ketua DPRD
Suasana DPRD Rokan Hulu Paripurna KUA-PPAS Tahun 2023
DPRD Rokan Hulu Paripurna KUA-PPAS Tahun 2023 dipimpin Ketua Nofliwanda Ade Putra
OPD menghadiri Paripurna KUA-PPAS Tahun 2023

Sekda Muhammad Zaki
Sekda menyampaian KUA-PPAS Tahun 2023

 

Ratusan Hewan Ternak Bakal di Suntik Vaksin PMK

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Ratusan hewan ternak di Kota Pekanbaru kembali mendapat suntikan vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada pekan depan. Mereka mendapat suntikan lanjutan setelah memperoleh suntikan vaksin PMK pada bulan lalu.

“Minggu depan kita lakukan suntik lanjutan, kita menyasar hewan ternak yang sudah disuntik pada bulan lalu,” papar Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distakan) Kota Pekanbaru melalui Kepala Bidang Peternakan, Herlandria, Sabtu (23/7).

Adanya vaksinasi lanjutan ini sebagai booster vaksinasi sebelumnya. Pihaknya juga memberi suntikan vaksin kepada hewan ternak yang belum mendapat suntikan vaksin PMK.

Dirinya menyadari jumlah dosis vaksin PMK bagi hewan ternak masih terbatas. Ia menyebut bahwa vaksin tahap pertama hanya tersedia bagi 223 ekor hewan ternak yang menyebar di beberapa lokasi.

Sedangkan tahap kedua nantinya dosis yang tersedia untuk suntik vaksin lanjutan. Ada juga untuk hewan ternak yang sama sekali belum mendapat suntikan vaksin.

Mereka rencananya mendapat pasokan tambahan sebanyak 500 dosis. Sebanyak 223 dosis nantinya untuk vaksin lanjutan.

“Lalu untuk vaksin baru sesuai ketersediaan, ya berkisar 277 dosis vaksin,” paparnya.

Pihaknya memastikan hingga saat ini tidak ada kasus PMK di Kota Pekanbaru. Mereka tetap melakukan pemantauan di sejumlah lokasi peternakan sapi yang ada.

“Kita juga siap datang ke lokasi peternakan, bila memang ditemukan hewan ternak terindikasi PMK,” jelasnya.***(dmf)

31 Capra IPDN Riau Berangkat ke Jatinangor

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Provinsi Riau, telah melepas sebanyak 31 calon Praja (Capra) Institut Pendidikan Dalam Negri (IPDN) hasil seleksi Provinsi Riau. Dari 31 peserta tersebut, Kota Pekanbaru terbanyak meluluskan calon Praja IPDN yakni sebanyak 10 orang.

Kepala BKD Riau, Ikhwan Ridwan, menjelaskan, 31 calon Praja IPDN tersebut, telah menjalani seluruh hasil tes yang dimulai tanggal 9 April hingga 15 Juli 2022. Seleksi yang dijalani di antaranya, Seleksi Kompetensi Dasar, tes Kesehatan, tes psikotes, dan tes pantukhir.

“Jumlah peserta yang mendaftar itu ada sebanyak 858 orang, dan sampai tes dengan rangkaian tes terakhir sebanyak 28 orang dinyatakan lulus, dan ditetapkan sebagai Calon Praja IPDN Angkatan XXXIII asal pendaftaran Provinsi Riau,” jelas Ikhwan, Senin (25/7/2022) di Pekanbaru.

Dari 28 orang tersebut calon praja IPDN yang dinyatakan lulus, terdiri dari 22 orang putra dan 6 orang putri berasal dari Kabupaten Kota. Kota Pekanbaru berjumlah 10 orang, Dumai berjumlah 2 orang, Kabupaten Kampar berjumlah 2 orang. Kabupaten Pelalawan berjumlah 1 orang, Kabupaten Siak berjumlah 1 orang, dan Kabupaten Bengkalis berjumlah 4 orang.

“Jadi untuk anak-anak Riau yang lulus 28 orang, selanjutnya terdapat 3 orang yang mendaftar di provinsi Riau mendapatkan kuota afirmasi nasional. Secara administrasi yang bersangkutan mengisi kuota, diantaranya dari Provinsi Sumatra Selatan 1 orang, Bengkulu 1 orang, dan Jawa Barat 1 orang,” ungkap Ikhwan.

Langkah selanjutnya, 31 orang calon Praja IPDN tersebut melaksanakan registrasi ulang di IPDN difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Riau, dan kemudian melaksanakan pendidikan selama 4 tahun di kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat.

Untuk diketahui, sebanyak 31 calon Praja Institut Pendidikan Dalam Negri (IPDN), yang akan menimba ilmu di Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat, dilepas oleh Gubernur Riau, Syamsuar, yang diwakili asisten II Setdaprov Riau, M Job Kurniawan, bersama kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan, Senin (25/7). ***(MC)