Beranda blog Halaman 710

Gandeng Ditjen Hortikultura Kementan, PLN Hadirkan Listrik Andal untuk Electrifying Agriculture

Bogor(SegmenNews.com)- Komitmen PT PLN (Persero) untuk mengambil peran dalam mewujudkan pertanian Indonesia yang modern diperkuat dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau _Memorandum of Understanding (MoU)_ dengan Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) pada Senin (20/12/2021).

Melalui kerja sama ini, PLN akan membantu para pelaku usaha di sektor pertanian hortikultura untuk mendapatkan akses listrik untuk meningkatkan produktivitas. Salah satunya dengan memastikan ketersediaan listrik yang andal dan terjaga selama 24 jam penuh melalui program _Electrifying Agriculture_.

Dalam sambutannya Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memaparkan, sejatinya Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Dengan didukung teknologi, tentunya hasil pertanian akan bertambah kualitasnya dan dapat menyejahterakan para petani.

“Tentunya hal ini harus didukung dengan hal yang paling penting, yaitu kerja sama dengan seluruh _stakeholders._ Termasuk dengan PLN pada kesempatan kali ini. Terima kasih PLN,” katanya.

Menyambut kerja sama ini, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan, perkembangan teknologi memberikan harapan dan dukungan terhadap sektor pertanian untuk menghadapi berbagai tantangan. Dengan memanfaatkan teknologi, tanah subur yang terbentang luas dari barat hingga timur negeri ini menjadi aset yang luar biasa berharga untuk pengembangan pertanian.

“Penetrasi teknologi juga mampu mengubah wajah pertanian Indonesia dari yang sebelumnya sangat tradisional menjadi lebih modern. Bidang agraris yang sebelumnya lebih sering digarap oleh penduduk pedesaan pun menjadi lebih menarik untuk kalangan muda dan generasi milenial,” ujarnya.

Melalui program _Electrifying Agriculture_, PLN melihat lebih banyak petani bisa tersenyum karena kerja kerasnya membangun sektor pertanian mendapatkan hasil maksimal. Darmawan meyakini jika keberadaan listrik bukan hanya sekedar penerang, tetapi juga akan menciptakan beragam cerita sukses dalam setiap kehidupan.

“Program ini merupakan komitmen PLN mengimplementasikan nilai-nilai BUMN, yaitu AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif). Sekali lagi, PLN siap mendukung kebutuhan ketenagalistrikan _on farm_, _off farm_, dan pascapanen program Kementerian Pertanian khususnya Ditjen Hortikultura dalam hal Pengembangan Kampung Hortikultura, Penumbuhan UMKM Hortikultura dan Digitalisasi Pertanian,” imbuh Darmawan.

Banyak kesan positif yang disampaikan para petani setelah mengikuti program _Electrifying Agriculture_, khususnya pada sektor Hortikultura. Mesin pendingin atau _cold storage_, misalnya, dibutuhkan pascapanen untuk menjamin kesegaran produk.

“Dengan begitu, produk pertanian lebih mampu bersaing. Petani menyatakan bisa menghemat biaya operasional. Pekerjaan mereka pun menjadi lebih mudah dan produktif. Hasilnya juga lebih banyak dan maksimal,” ucapnya dengan bangga.

Di sisi lain, Direktur Jenderal Hortikultura Prihasto Setyanto menyambut baik kerja sama dengan PLN. Dirinya menyadari jika pada dasarnya kegiatan hortikultura itu tidak lepas dari listrik. Banyak sekali kegiatan maupun aktivitas hortikultura, baik _on-farm_ maupun _off-farm_ membutuhkan tenaga listrik.

“Dan itu bukan hanya di kota-kota saja, tetapi juga di desa-desa, bahkan sampai ke pelosok. Oleh karena itu, saya percaya jika hortikultura yang modern, semakin baik dan menjangkau daerah sampai ke pelosok bisa meningkatkan ekonomi para petaninya,” paparnya.

Melihat kesuksesan program _Electrifying Agriculture_ di Enrekang, Sulawesi Selatan, dirinya optimistis sektor hortikultura Indonesia memiliki masa depan yang cerah. Selain berhasil menekan 60-70 persen ongkos petani bawang, lampu-lampu yang dipasang di lahan pertanian mengurangi penggunaan pestisida secara signifikan sehingga meningkatkan kualitas bawang yang dipanen.

Keuntungan lain, sentra pertanian bawang di Enrekang bahkan saat ini menjadi kawasan agrowisata. Lampu _light trap_ yang terang dengan beragam warna menarik masyarakat untuk datang menawarkan wisata malam yang sangat eksotis dan indah.

“Tentunya saya harapkan kerja sama ini terus berlanjut sampai ke pelosok, daerah terpencil. Mudah-mudahan dengan kerja sama ini bisa memberikan yang terbaik bagi petani pada umumnya dan petani hortikultura pada khususnya,” ucap Prihasto.

Perjanjian ditandatangani oleh Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril dan Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto, dengan disaksikan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam acara Pertemuan Koordinasi Pengembangan Hortikultura Tahun Anggaran 2022 di Bogor. Hadir juga dalam kegiatan ini Sekertaris Jenderal Kementerian Pertanian Kasdi Subagyono.***(rl)

Meranti Bershalawat, Habib Ali Zainal Abidin : Diberkahilah Meranti dan Sekalian Alamnya

Meranti Bershalawat, Habib Ali Zainal Abidin : Diberkahilah Meranti dan Sekalian Alamnya

Meranti(SegmenNews.com)- Malam puncak perayaan Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Meranti ke-13 Tahun 2021 kali ini diisi kegiatan keagamaan dengan mengundang Habib Ali Zainal Abidin Assegaf untuk memimpin Meranti Bershalawat di Halaman Kantor Bupati Jalan Dorak Selatpanjang, Rabu (22/12/2021).

Meski kegiatan baru dimulai setelah shalat isya, namun masyarakat sudah mulai memadati tempat perayaan tersebut sejak sore menjelang maghrib. Ratusan makanan juga disediakan oleh masing-masing OPD di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti bagi masyarakat yang datang.

Malam Meranti bershalawat itu dimulai dengan Podcast Bupati Kepulauan Meranti, H. Muhamad Adil bersama Tribune Pekanbaru yang ditayang secara live di depan ribuan masyarakat.

Dalam diskusi yang dipimpin Pimred Tribune Pekanbaru, Syarief Dayan itu, Bupati Adil menyampaikan beberapa program strategisnya bersama Wakil Bupati H. Asmar dalam mewujudkan Meranti maju, cerdas dan bermartabat.

Diantaranya, menciptakan 5000 sarjana, 500 master dan 200 doktor bagi seluruh anak Kepulauan Meranti yang lulus seleksi. Menurutnya, tidak diberlakukan rekomendasi dari siapa saja.

“Ada seleksinya. Tidak ada namanya rekomendasi bupati, wakil bupati, ketua DPRD atau siapa saja. Jadi mau dia anak petani, anak nelayan selama dia berkompeten maka dia berhak,” ujar Adil.

Kemudian, dia juga menjelaskan program jaminan kesehatan bagi kurang lebih 260.000 masyarakat Meranti di beberapa rumah sakit di berbagai kota di Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau.

“Jadi masyarakat Meranti ini sejak dalam kandungan sudah dijamin kesehatannya 100 persen, hanya bermodal KTP saja. Meranti menganggarkan Rp. 18 sampai dengan 24 miliar pertahun untuk program ini,” kata Bupati Adil.

Khusus untuk Meranti bershalawat, bupati kedua Kepulauan Meranti itu mengucapkan selamat datang kepada Habib Ali Zainal Abidin Assegaf. Dia berharap kedatangan Khodimul Majelis Azzahrir Pekalongan itu membawa keberkahan di kabupaten yang dipimpinnya.

“Kami berkomitmen dan mendukung kegiatan keagamaan terutama untuk generasi muda. Dengan meneladani Rasulullah akan mengurangi pengaruh negatif. Mari menjaga hidup rukun dan damai, pupuk rasa kebersamaan semoga negara dan daerah kita ini terhindar dari segala macam bencana,” harap H. Muhamad Adil.

Habib Ali Zainal Abidin Assegaf mengatakan kedatangannya bersama Tim Hadroh Pekalongan diharap semakin menambah berkah di Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Semoga berkat shalawat kita ke atas nabi pada malam ini semakin membuat Meranti semakin maju, cerdas dan bermartabat. Diberkahi manusianya, ekonominya dan seluruh alamnya,” kata Habib Ali sebelum memulai hadroh Meranti bershalawat.

Hadir bersama dalam kegiatan itu, para tokoh agama dari berbagai kecamatan di Kepulauan Meranti. Bahkan datang juga dari Kota Dumai dan Bengkalis. Hadir juga unsur Forkopimda, tokoh masyarakat dan adat juga para Asisten, dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti. (Df/Prokopim)

Kalapas Pasir Pengaraian Sertijab

Rohul(SegmenNews.com)- Sesuai dengan SK Menteri Hukum dan HAM RI No: SEK-41.KP.03.03 Tahun 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam jabatan administrasi di Lingkunahan Kemenkumham RI maka, pada Rabu (22/12/2021) dilaksanakan serah terima jabatan dan pisah sambut Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian.

Bertempat di Aula Lapas Pasir Pengaraian serah terima jabatan disaksikan Kepala Divisi Pemasyarakatan Maulidi Hilal yang diwakilkan Kabid Yantah watkeshab Sigit Dwi Satrio Wibowo.

Adapun jabatan Kalapas Pasir Pengaraian diserahkan oleh Eri Erawan kepada Bahtiar Sitepu. Eri Erawan Kalapas Pasir Pengaraian mendapat Promosi jabatan sebagai Ka.Rutan Kelas I Tanjung Pinang dan Bahtiar Sitepu sebelum nya menjabat sebagai Ka.Rutan Kelas IIB Sibuhuan.

Setelah acara Sertijab dilanjutkan acara pisah sambut Kalapas Pasir Pengaraian yang dihadiri oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Maulidi Hilal, Kabid Yantah Watkeshab Sigit Dwi Satrio Wibowo ,Bupati Rokan Hulu H.Sukiman yang diwakilkan oleh Asisten III Edi Suherman, Ketua DPRD Rohul yang diwakilkan oleh Karneng Dimara Lubis, Kajari Rohul yang diwakilkan oleh Kepala seksi tindak pidana umum Hendar Rasyid Nasution , Kapolres Rohul yang diwakilkan oleh Kasat Binmas AKP.Hermawan, Pimpinan Bank BRI,Pimpinan Bank BNI, Pimpinan Bank Riau Syariah dan Kepala Puskesmas Rambah Adam Budi.

Dalam sambutan nya, Eri Erawan mengucapkan terimakasih telah bersama-sama membantu pekerjaan di Lapas Pasir Pengaraian.

“Terimakasih kepada seluruh petugas Lapas Pasir Pengaraian dan juga kepada unsur Pemerintah Kabupaten Rohul beserta Forkopimda atas kerjasama nya selama ini”.Ucap Eri.

Kemudian Bahtiar Sitepu, Kalapas Pasir Pengaraian yang baru mengajak rekan-rekan di Lapas Pasir Pengaraian bahu-membahu dalam membawa Lapas Pasir Pengaraian menjadi terus lebih baik kedepannya.

“Bapak Ibu semua, terimakasih atas sambutan nya, saya akan teruskan program dari pak Eri dan terus akan menjadikan Lapas Pasir Pengaraian tetap terbaik dan terus terbaik”.Tutup Bahtiar diakhir sambutannya.

Kadivpas Kemenkumham Riau M.Hilal mengatakan, setiap pertemuan pasti ada perpisahan tapi jangan lupa untuk terus bekerja maksimal sehingga terwujud Lapas Pasir Pengaraian yang tetap aman dan tertib.

“Kami atas nama Pemerintah Rokan Hulu mengucapkan terimakasih yang setinggi tinggi nya kepada Bapak Eri Erawan yang telah memberikan kontribusi besar dalam rangka mewujudkan Rokan Hulu maju dan semoga jauh lebih sukses ditempat uang baru serta kepada Bapak Bahtiar Sitepu kami ucapkan selamat datang mudah mudahan kita dapat mengemban tugas untuk Rokan Hulu ini dan semoga komunikasi yang telah terjalin baik dapat kita lanjutkan”.Ucap Asisten III menyampaikan Sambutan Bupati Rohul.

Dalam acara pisah sambut ini, ditampilakan Tarian Tepak Sirih yang langsung dibawakan oleh Warga Binaan dari sanggar Terali Besi Lapas Pasir Pengaraiandan Penampilan Paskibra Warga Binaan membawa kan cendra mata. Sanggar Terali Besi ini merupakan binaan Eri Erawan semasa menjabat di Lapas Pasir Pengaraian.

Dilanjutkan dengan sorenya dalam momen pisah sambut para awak media dari berbagai organisasi yang ada di kabupaten Rokan hulu diundang bersilaturahmi dengan saling bertatap muka untuk menjalin hubungan baik dengan memiliki satu tujuan saling bekerjasama untuk memajukan Rokan hulu semakin maju.(fit)

Bicarakan Mutu Pendidikan, Bupati dan Pengawas Sekolah Duduk Bersama

Bicarakan Mutu Pendidikan, Bupati dan Pengawas Sekolah Duduk Bersama

Meranti(SegmenNews.com)- Sejumlah anggota Dewan Pengawas Sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti menemui Bupati Muhamad Adil untuk membicarakan kualitas dan mutu pendidikan, Rabu (22/12/2021).

Dalam pertemuan yang diadakan di Afifa Sport Center Jalan Banglas Selatpanjang itu, Bupati H. Adil mengingatkan peran dewan pengawas sekolah sangat menentukan dalam peningkatan mutu pendidikan dan sekolah di Kabupaten Kepulauan Meranti. Dia merasa saat ini mutu pendidikan di wilayahnya tidak dalam kondisi baik.

“Kondisinya semakin menurun, apalagi sejak Covid 19 ini. Maka dari itu saya mau tau kesalahannya itu di mana,” kata bupati.

Untuk itu dia butuh masukan dan saran dari dewan pengawas sekolah di Meranti untuk mengetahui akar dari permasalahan tersebut.

“Apa salahnya di kepala dinas pendidikan, kepala sekolahnya atau pada gurunya,” tanya Adil.

Menurutnya, sebagai kepala daerah yang diberikan amanah, dirinya memiliki tanggung jawab kepada masyarakat untuk mewujudkan program strategis Pemkab, menjadikan Meranti cerdas. Oleh karenanya, dia meminta kerjasama dari dewan pengawas sekolah untuk turut memberikan nilai sebagai bahan evaluasi bagi dirinya mengambil kebijakan terhadap kepala sekolah yang menjadi kewenangan kabupaten.

“Tolong dinilai dan berikan rekomendasi. Kalau memang bagus katakan bagus, kalau jelek katakan jelek. Jangan ada unsur lain, mau dia kawan ataupun saudara,” harap bupati.

Demi Kepulauan Meranti yang cerdas, menurutnya akan ada evaluasi terhadap kepala sekolah. Untuk mereka yang tidak berkompeten dan bermasalah akan dicopot lalu diberikan pelatihan kembali agar bisa bermutu dalam memimpin sekolah.

“Akan saya ganti semua yang bermasalah, agar ada perbaikan. Kita menargetkan pendidikan di Meranti masuk tiga besar di Riau,” ungkapnya.

Lebih jauh diterangkannya, untuk kepala sekolah dan guru-guru berprestasi akan ada reward dari Pemkab Kepulauan Meranti. “Seperti program umrah gratis dan beasiswa S2,” sebut Bupati Adil.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti, Rosita menambahkan kepada para kepala sekolah diminta untuk memperkuat data sekolah, Dapodik dan melengkapi dengan segera administrasi sebagai syarat permintaan anggaran untuk sekolah.

“Jangan sampai kepala sekolah yang sudah memegang sertifikasi merasa berada di atas singgasana dan merasa tidak tersentuh. Itu salah, semuanya bisa dievaluasi, jadi tidak usah main-main,” ingatnya. (Df/Prokopim)

Program Kerja LSM LPK Rokan Hilir Masa Bakti 2021-2024

**Berikut Teks Program Kerja Lengkap LSM-LPK Rohil**

Ketua LPK Rohil, Juniedi Lumban Toruan

KERJA LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT LEMBGA PEMBERANTAS KORUPSI (LSM LPK) KABUPATEN ROKAN HILIR MASA BAKTI 2021-2024

Dengan mengucapkan Alhamdulillahirabbil’alamin dan seraya memanjatkan Puji serta syukur kami kepada Allah SWT, yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan Program Kerja LSM-LPK masa bakti 2021-2024 ini.

Semoga dengan dirangkumnya penyusunan program kerja ini, dapat menjadi acuan dalam menjalankan roda organisasi Masyarakat kedepan untuk mencapai tujuan organisasi.

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada :

Para dewan Pembina juga Dewan penesehat yang selalu memberikan motivasi dan partisipasi tenaga dan fikirannya demi untuk memajukan Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Pemberantas Korupsi (LSM-LPK).

Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir yang memberikan masukan dan bimbingannya dalam menjalankan roda organisasi ini.

Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda di lingkungan Kabupaten Rokan Hilir yang selalu memberikan masukan, nasihat dan bimbingan dalam menyusun program kerja ini.

Rekan-rekan pengurus Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Pemberantas Korupsi (LSM-LPK) yang selalu aktif dalam melaksanakan kegiatan organisasi.

Dengan adanya Program Kerja ini, diharapkan dapat memberikan satu inspirasi baru dalam menjalankan aktifitas Organiasi yang diharapkan dapat dijadikan pedoman dan acuan bagi semua unsur palaksana terkait.

Semoga semua program kerja ini ada dalam ridho Allah SWT sehingga dapat dijalankan dengan baik dan lancar sesuai harapan serta bermanfaat untuk masyarakat banyak. Aamiin…

Rokan Hilir 20 Desember 2021

 

Penyusun

LATAR BELAKANG

Dalam rangka mensukseskan tugas LSM Lembaga Pemberantas Korupsi (LSM-LPK ) mempersiapkan program kerja yang bertujuan untuk menentukan arah kerja dan kegiatan LSM Lembaga Pemberantas Korupsi (LSM-LPK) kedepan yang sesuai dengan visi dan misinya.

Dan demi terwujudnya tujuan kami, Berangkat dari ide bahwa setiap orang secara kelompok dan individu yang peduli terhadap pembaharuan hukum di negeri ini untuk turut berpartisipasi aktif dalam mewujudkan negara hukum yang demokratis.

Manifestasi dari semangat Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Pemberantas Korupsi (LSM-LPK ) untuk memfasilitasi potensi-potensi masyarakat yang ingin berkiprah dan berkontribusi dalam memberdayakan masyarakat yang termarjinalkan dan jauh dari akses hukum yang di cita-citakan oleh sebuah Negara yang mengklaim sebagai Negara hukum.

Namun demikian, lembaga ini mensyaratkan kepada anggota masyarakat yang ingin terlibat di dalamnya untuk terikat dan menjunjung tinggi kode etik dan nilai-nilai, terutama nilai-nilai demokrasi dan HAM serta nilai-nilai lainnya seperti anti-diskriminasi, anti kekerasan terhadap siapapun , anti-korupsi dan sebagainya.

Atas semangat kebersamaan upaya berkeadilan sosial, maka pilihan tersebut adalah berada disisi pergerakan kaum tertindas,buruh, petani, mahasiswa, kaum Masyarakat Kabupaten Rokan Hilir , serta semua potensi kekuatan rakyat yang memperjuangkan demokrasi.

Dengan ini dibentuk LSM Lembaga Pemantau Korupsi (LSM-LPK) yang diharapkan menjadi barisan garda terdepan yang tidak bisa dihindari, dan menjadi pilihan untuk menjadi bagian dari gerakan anti Korupsi merupakan tuntutan yang bersifat segera.

Dan untuk itu pula, Prinsip-prinsip bagi penegakan demokrasi, hak asasi manusia dan keadilan diharapkan membawahi LSM Lembaga Pemantau Korupsi (LSM-LPK ) ke tengah pembangunan dan pengembangan mental untuk melawan ketidakadilan.

Bersemangatkan Prinsip-prinsip yang harus dibingkai dalam bentuk penyelenggaraan negara yang mengimplementasikan kesejahteraan rakyat sekaligus memberi ruang yang sebesar-besarnya bagi tumbuh kembangnya kekuatan-kekuatan rakyat yang mampu melakukan kontrol sosial atas penyelenggaraan negara, dengan ini secara personal dan tidak mewakili kepentingan organisasi manapun, selain kepentingan Hukum Rakyat , maka dengan ini dibentuk Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Pemantau Korupsi (LSM-LPK).

Secara ringkas, visi dan misi LSM Lembaga Pemantau Korupsi (LSM-LPK) akan diimplementasikan.***

Kukuhkan Forwakap, Bupati Zukri Ajak Wartawan Bersinergi Bangun Pelalawan

Pelalawan(SegmenNews.com)- Setelah melalui pembahasan dan persiapan yang cukup alot, Bupati Pelalawan, H Zukri akhirnya mengukuhkan Kepengurusan Forum Wartawan Kabupaten Pelalawan (Forwakap) Periode 2021-2026 di Balai Seminai, 22 Desember 2021.

Kehadiran Forwakap sendiri diharapkan Zukri bisa menjadi wadah untuk mempersatukan seluruh wartawan yang ada di Kabupaten Pelalawan, selanjutnya juga diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah dalam memajukan pembangunan daerah.

“Sebagai wadah, kita mengharapkan Forwakap bisa menjadi tempat bernaung dan tempat menjalin komunikasi bagi seluruh Jurnalis yang ada di Pelalawan,” tegas Zukri.

Mengenai kinerja Jurnalis, Zukri meminta dukungan seluruh wartawan di Kabupaten Pelalawan demi kemajuan Negeri Amanah sesuai dengan Visi dan Misi pasangan Zukri – Nasaruddin yakni Pelalawan Maju tahun 2026, namun tidak kemungkinan adanya kritikan.

“Kami Pemerintah Kabupaten Pelalawan siap menerima kritikan, tentunya kritikan yang membangun. Jadi saya mengajak seluruh wartawan untuk bersama-sama membangun Pelalawan,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Forwakap dinahkodai Anthon Mandala Dalimunte, Wakil Ketua Ishar D, Sekretaris Pranseda Simanjuntak, SH, Bendahara Rahmat Faisal, SH.

Dalam sambutannya, Ketua Forwakap meminta kepada seluruh pengurus dan anggota yang bernaung dalam wadah tersebut bisa bekerja sama dalam menjalankan organisasi ini menjadi lebih besar lagi.

“Mari kita besarkan organisasi tempat kita bernaung, selanjutnya mari kita jaga daerah tempat kita tinggal dan hidup,” tutupnya.***(chr)

Bupati Meranti Dukung Terkait Kerukunan Umat Beragama

Meranti(SegmenNews.com)- Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Riau Audensi dengan Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil. SH, Rabu (22/12) di rumah dinas Bupati jalan Dorak Selatpanjang.

Forum Kerukunan Umat beragama (FKUB) memiliki peran strategis dalam mengelola keberagaman dan merawat kerukunan, mensosialisasikan dan mempromosikan nilai-nilai moderasi beragama yang dapat mendorong kerukunan dan toleransi di antara berbagai elemen masyarakat.

Seperti yang disampaikan Rasyidi selaku Sekretaris FKUB Provinsi Riau mengatakan bahwa tujuan kedatangannya untuk bersilahturahmi dan membantu pemerintah termasuk pemerintah Kabupaten Kepulauan meranti menciptakan kerukunan umat beragama.

Menyambut Kehadiran pengurus FKUB Provinsi Riau Bupati Meranti H Muhammad Adil SH mengucapkan Selamat datang di Meranti dan Pemerintahan kabupaten sangat mendukung terkait kerukunan umat beragama.

Bupati menyampaikan bahwa beliau bersama pimpinan Forkompinda sepakat Meranti harus aman sesuai dengan simbolis Maju Cerdas dan Bermartabat.

Bupati mempunyai program Mulai Januari anak-anak yang sudah sekolah diwajibkan sholat magrib berjemaah di mesjid, dan sholat berjamaah di sekolah.

Bupati juga menambahkan bahwa terkait percepatan vaksinasi 70 persen saat telah tercapai, dan kita akan memberi hadiah kambing bagi kecamatan yang telah dulu tercapai mengejar target 70 persen vaksinasi.

Diakhir silahturahmi tersebut FKUB Provinsi Riau memberikan sebuah buku Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri dalam Negeri. (Prokopim)

Polsek Tebingtinggi Barat Kejar Target Vaksinasi Hingga Pelosok

Meranti(SegmenNews.com)- Polsek Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti bekerjasama dengan pemerintah setempat terus bekerja keras untuk menyelesaikan target capaian vaksinasi hingga akhir tahun 2021 ini.

Bahkan untuk mengejar target tersebut, jemput bola vaksinasi juga dilakukan ke wilayah-wilayah pelosok. Hal ini sebagai upaya agar warga yang tinggal jauh dari daerah fasilitas kesehatan tetap bisa mendapatkan vaksin Covid-19.

Kapolsek Tebingtinggi Barat, Iptu AGD Simamora SH MH mengatakan, kondisi geografis menjadi tantangan tersendiri bagi mereka dalam melakukan vaksinasi.

“Selain kondisi jalan rusak, juga ada berapa wilayah yang tidak bisa ditempuh lewat darat, karena daerah ini berpulau-pulau,” kata Simamora, Rabu (22/12).

Untuk menjangkau semua masyarakat di wilayah itu, pihaknya menggencarkan vaksinasi door to door atau mengumpulkan warga di suatu tempat yang tidak terlalu jauh dari tempat tinggalnya.

“Sistem door to door kita gencarkan, harapannya dapat melayani warga hingga pelosok, terutama para lansia ataupun warga yang tidak mempunyai sarana transportasi untuk ke tempat vaksinasi,” jelasnya.

Kapolsek optimis wilayah hukumnya yakni Kecamatan Tebingtinggi Barat dan Pulau Merbau bisa memenuhi target 70 persen warga untuk divaksin hingga akhir bulan ini.

“Untuk saat ini, persentase vaksinasi di Tebingtinggi Barat juga sudah di angka 71 persen, sementara di Kecamatan Pulau Merbau 63 persen,” bebernya.***(df)

Diduga Atur Lelang, GEMMPAR Desak Kejati Riau Usut Pimpinan DPRD Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Masyarakat Mahasiswa Pemuda Pemantau Riau Indonesia (GEMMPAR Riau Indonesia) kembali melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Riau, Selasa 21 Desember 2021.

Dalam aksi unjuk rasa ini, massa meminta Kejati mengusut para pimpinan DPRD Riau.

Dalam pernyataan sikap yang ditandatangani Syaidia Syahdat, Korlap dan A Zaihari Putra, Kordum, disebutkan, GEMMPAR meminta Kejati Riau mengusut tuntas dugaan pimpinan DPRD Riau, Agung Nugroho, Hardianto, beserta Parisman Ikhwan, selaku Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Ria yang juga Ketua Gapensi Riau bersama Karo ULP Agus Salim, dalam kegiatan lelang proyek di beberapa dinas.

Diantaranya pada Dinas PUPR, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan, Dinas Perhubungan, Dinas Pertambangan dan Energi, Dinas Lingkungan Hidup dan kehutanan, serta RSUD Arifin Ahmad.

Massa menduga pimpinan dewan tersebut mengatur kegiatan proyek lelang dengan menyalahgunakan jabatan selaku pimpinan DPRD Riau dan Ketua Komisi IV DPRD Riau. Massa juga menduga ada gratifikasi atas pengaturan proyek Jalan Irkab.

Kasi Penkum dan Humas Kejaksaan Tinggi Riau Marvelous SH, yang menerima aksi demonstrasi, meminta agar perwakilan demonstran datang langsung ke Pelayanan Satu Pintu Kejati Riau, untuk melaporkan dugaan korupsi yang dimaksud.

“Karena pihaknya sebelumnya juga sudah menerima aspirasi GEMMPAR pada aksi demonstrasi sebelumnya,” kata Marvelous kepada massa aksi.

Atas hal ini, Erlangga, selaku Orator pada kesempatan tersebut berjanji akan membawa data-data terkait aspirasi yang mereka sampaikan ini, bersama dengan pengacara GEMMPAR dan siap beradu argumentasi dengan pihak Kejati Riau nantinya.***(ran)

Anugerah Kebudayaan Indonesia Diserahkan kepada TIJ

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Anugerah Kebudayaan Indonesia 2021 kategori pelopor dan pembaru dari Kemendikbudristek, diserahkan kepada Taufik Ikram Jamil (TIJ) di Pekanbaru.

Penyerahan tanda anugerah berupa pin, uang pembinaan, piagam, dan plakat itu dilakukan oleh salah seorang tim penilai Dr Mukhlis Paeni, Pamong Budaya Utama Siswanto, Gubernur Riau Syamsuar, dan Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau H.R. Marjohan Yusuf.

Kepala Dinas Kebudayaan Riau, Raja Yoserizal Zen mengatakan, pihaknya sengaja membuat sedikit acara untuk penyerahan itu. Sebab bagaimanapun, anugerah tersebut mrupakan penghargaan yang diberikan kepada Riau yang tidak mudah diperoleh.

“Apalagi pada tahun ini, tanda anugerah tidak dijemput oleh si penerima, tetapi dihantar langsung oleh petugas Kemendikristek sebagai pemberi anugerah,” kata Yose, Senin malam.

Dia mengatakan, sebagian besar pihak yang terlihat dalam acara penyerahan itu adalah orang-orang yang bersentuhan langsung secara kreativitas dengan Taufik Ikram Jamil yang akrab disapa dengan TIJ, Mulai dari pencahayaan, sound, apalagi materi dan pembawa acara. Band Sagu yang diproduseri TIJ misalnya, tampil menyanyikan puisi TIJ serta lagu yang mereka garap bersama TIJ.

Ada juga musikalilsasi puisi TIJ oleh Matrok, alumni Akademi Kesenian Melayu Riau (AKMR) yang didirikan dan sempat dipimpin TIJ, pemenang musikalisasi puisi nasional 2010. Ditampilkan pula video klip puisi TIJ dari Kesara yang merupakan mahasiswa TIJ di Universits Lancang Kuning.

Teater Batra ikut ambil bagian dengan menampilkan cuplikan cerpen TIJ yang baru saja mereka hidangkan dalam Temu Teater Mahasiswa Nasional 2021.

Menurut Yose, sangat ketat persaingan memperoleh Anugerah Kebudayaan Indonesia 2021. Tahun ini, yang diusul dari seluruh Indonesia adalah 600 orang lebih, sedangkan penerimanya adalah 22 orang saja.***(char/mc)