Beranda blog Halaman 911

Forum Komunikasi RT dan RW se-Kabupaten Meranti Curhat Kepada Pemda

Meranti(SegmenNews.com)- Sejumlah perwakilan Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW), melakukan pertemuan sekaligus silahturahmi dengan Pemkab. Meranti, dalam pertemuan itu perwakilan RT/RW Se-Kabupaten Meranti dengan total anggota mendekati 2000-an, curhat kepada Pemda tentang beban berat yang dihadapi dilapangan dan gaji honor yang mereka terima, bertempat diruang rapat Melati, Kantor Bupati, Senin (5/10/2020).

Kedatangan perwakilan Forum RT/RW Se-Kabupaten Meranti bersama Jefrizal Centai, diterima langsung oleh Asisten III Sekdakab. Meranti H. Rosdaner, didampingi Kabag Hukum Sekdakab. Meranti Sudandri SH, Kabag Humas dan Protokol Rudi MH, Kabag Tata Pemerintahan Jhon Hendri M.Si, dan Camat Tebing Tinggi Rayan Pribadi SH.

Seperti disampaikan Jefrizal, kedatangan dirinya dan perwakilan Forum RT/RW Se-Kabupaten Meranti dengan tujuan silahturahmi sekaligus curhat dengan Pemkab. Meranti terkait tugas-tugas RT/RW yang merupakan unsur Pemerintahan terkecil dan garda terdepan yang berhadapan langsung dengan masyarakat dilapangan.

Sebagai unsur pemerintahan terkecil, RT/RW memiliki tugas yang cukup berat dan komplek seperti layaknya Kades dan Camat hanya saja secara administrasi lingkupnya lebih kecil. Masalah yang paling sering dihadapi adalah masalah sosial yang terjadi ditengah masyarakat salah satunya adalah pendataan dan penyaluran bantuan kepada warga kurang mampu yang dalam kondisi Pandemi Covid-19 ini sedang mendapat perhatian baik dari Pemerintah Pusat hingga Daerah.

Untuk masalah pendataan dan penyaluran bantuan ditengah masyarakat seperti diakui RT/RW tak jarang mendapat protes dari masyarakat dimana masih terdapat warga kurang mampu yang tidak menerima bantuan dan tak jarang juga warga yang mampu justru mendapat bantuan. Masalah ini diakui salah seorang anggota forum sudah sering dikomunikasikan dengan pihak Desa dan Kecamatan namun belum mendapat respon dan solusi konkrit.

Dari pertemuan itu disimpulkan bahwa masalah tersebut terjadi akibat kurangnya koordinasi antara RT/RW dengan pihak Desa dan Kecamatan serta Dinas terkait. Sebagai solusi Forum RT/RW meminta kepada Pemda Meranti untuk memfasilitasinya agar kedepan masalah jatah bantuan warga tidak terjadi lagi.

Hal ini mendapat tanggapan dari Asisten III Sekdakab. Meranti H. Rosdaner, menurutnys hal tersebut tak perlu terjadi jika antara Forum RT/RW dan Pihak Desa serta Kecamatan terjalin komunikasi yang baik. Dan yang paling penting dalam pendataan warga kurang mampu diwilayahnya RT dan RW harus bersifat netral dengan tetap mengedepankan hati nurani.

Menurut Rosdaner, banyak ditemui dilapangan dalam pendataan penerima bantuan sosial baik dari Pusat maupun Daerah pejabat RT/RW tidak objektif, dimana lebih mengedepankan hubungan kekeluargaan dan kedekatan sehingga warga miskin yang tak ada hubungan tidak terdata.

“Untuk itu RT/RW sebagai ujung tombak harus mengedepankan hati nurani dengan lebih mendahulukan kepentingan masyarakat diatas pribadi dan golongan sehingga masyarakat penerima lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Dan yang tak kalah penting adalah koordinasi yang baik antara RT/RW, Pihak Kelurahan, Kecamatan dan Dinas terkait. Pemerintah Kabupaten sendiri ditegaskan Rosdaner siap membantu dan memfasilitasi masalah jatah bantuan warga ini mulai dari Dinas terkait, pihak Kecamatan dan Desa.

Selanjutnya agar masalah penerima bantuan itu tak belarut-larut Asisten III Sekdakab. Meranti meminta kepada pihak RT/RW untuk medata kembali warga penerima diwilayahnya masing-masing sehingga tak ada lagi warga yang tidak menerima bantuan.

Kemudian aspirasi kedua yang disampaikan Forum Komunikasi RT/RW adalah gaji honor yang mereka terima tiap bulan yang dinilai tak sebanding dengan beratnya tugas dilapangan.

Sekedar informasi, saat ini Pemkab. Meranti dengan anggaran yang sangat terbatas hanya mampu memberikan honor kepada RT/RW sebesar 300 Ribu Rupiah/Bulan. Pemkab. Meranti menyadari gaji sebesar itu masih jauh dari kata cukup namun dengan kekuatan anggaran daerah yang ada hanya mampu memberikan 300 ribu/bulan.

Meski begitu aspirasi Forum Komunikasi RT/RW tersebut tetap menjadi catatan bagi Pemda Meranti untuk diperhatikan yang kedepan akan dicoba untuk diperjuagkan seiring meningkatnya PAD dan APBD Kabupaten.

Pertemuan Forum Komunikasi RT/RW dengan Pemkab. Meranti yang berlangsung hangat dan hikmat ditutup dengan acara salam-salaman dan foto bersama.(Ags)

Cegah Covid-19, Babinsa Koramil 02 Tebing Tinggi Semprot Disinfektan di Rumah Warga

Meranti(SegmenNews.com)-Mencegah dan memutuskan mata rantai virus corona atau Covid-19 yang lagi marak di Meranti, Kodim 0303/Bengkalis melalui Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Serda D. Sihotang, melaksanakan penyemprotan Disinfektan di perumahan warga bersama  Dinas Kesehatan masyarakat dan perangkat desa, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten kepulauan Meranti, Senin (5/10/2020).

Serda D. Sihotang mengatakan, agar terhindar dari wabah penyakit atau virus corona agar selalu menjaga kesehatan dan Selalu berolahraga ralam berbagai aktivitas, harus memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak untuk mengantisipasi penularan Convid-19.

“Penyemprotan disinfektan ini merupakan salah satu upaya kita dalam menjaga wilayah dari ancama penularan wabah virus corona,” ucapnya.

“Kegiatan tersebut guna mendukung langkah pemerintah dalam mencegah atau memutus penyebaran virus corona khususnya di kabupaten Meranti, sekaligus sebagai bentuk sinegritas dalam melaksanakan tugas sehari-hari diwilayah binaannya,” sambungnya lagi.

Dalam kesempatan itu juga Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi itu berharap, agar masyarakat wilayah binaannya, tetap mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah dan tim gugus tugas covid-19, seperti memakai masker dan selalu mencuci tangan.

“Mari jaga kesehatan, menerapkan kebersihan diri secara mandiri, juga mengajak kepada masyarakat agar bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus corona ini.” Tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 02 Tebing Tinggi Serda D. Sihotang, Kepala Lurah Kecamatan Tebing Tinggi, Linmas 6 Orang dan Perangkat Desa.(Ags)

RCommunity Kolaborasi dengan PWI Meranti Bantu Masyarakat Miskin

Meranti(SegmenNews.com)- Setelah dua kali menggelar pertemuan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kepulauan Meranti dan RCommunity akhirnya sepakat untuk berkolaborasi. Tidak hanya dalam penanganan masalah sosial kemasyarakatan, kolaborasi juga terkait pelestarian lingkungan.

Kesepakatan kerja sama kedua belah pihak tercipta dalam diskusi singkat yang berlangsung di Kantor PWI Meranti, Minggu (4/10/2020) malam. Pertemuan turut dihadiri beberapa orang perwakilan kedua organisasi.

Penggerak RCommunity, Robert Martias mengatakan, kerja sama meliputi berbagai bidang. Untuk tahap awal, RCommunity dan PWI telah sepakat untuk renovasi (bedah) rumah warga di Desa Sesap, Kecamatan Tebingtinggi.

“Kalau tidak ada halangan, minggu depan kegiatan bedah rumah sudah bisa kita mulai di Desa Sesap. Kemudian kita lanjutkan dengan bantuan sembako dan penanaman mangrove sebagai langkah awal mengantisipasi abrasi bibir pantai yang terus terjadi di Meranti,” ucap Robert.

Seperti yang sudah dilakukan RCommunity sebelumnya. Program renovasi rumah dan bantuan pangan tersebut diperuntukkan kepada masyarakat kurang mampu. Program-program tersebut akan rutin dilaksanakan bersama PWI Meranti, minimal sekali dalam sepekan.

“Selain membantu masyarakat, kerja sama ini tujuannya juga untuk mempererat hubungan antara PWI Meranti dan RCommunity. Semoga ke depan ini menjadi contoh bagi organisasi lain dan bersama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan uluran tangan dari para dermawan,” katanya.

Ketua PWI Kepulauan Meranti, Syamsidir Salim mengatakan, ada kesamaan visi antara RCommunity dengan PWI. Karenanya, ia memandang perlu sebuah kerja sama yang apik di antara kedua pihak.

“Kami melihat bahwa akhir-akhir ini RCommunity begitu aktif di bidang sosial dan pelesetarian lingkungan. Sudah banyak masyarakat yang mereka bantu” ucap pria yang akrab disapa Atan itu.

Dulunya, kata Atan, PWI Meranti juga begitu. Melalui Program PWI Peduli, mereka turun ke lapangan untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat kurang mampu, bedah rumah dan bahkan penanaman mangrove.

“Jadi, apalah salahnya jika diawal periode kepemimpinan saya ini kesamaan pandangan itu kita satukan. Menjalin kerja sama dengan organisasi seperti RCommunity juga
menjadi kebanggaan bagi saya pribadi. Dengan cara itu, kita bisa membantu warga yang sangat membutuhkan,” pungkasnya.(Ags)

Pengurus DPC PKS Rohul Resmi Dilantik

Pengurus DPC PKS Rohul Resmi Dilantik

Rohul(SegmenNews.com)- Seluruh pengurus dewan pimpinan cabang (DPC) partai keadilan sejahtera (PKS) perkecamatan kabupaten Rokan Julu konsolidasi dan pelantikan yang dikukuhkan oleh ketua umum DPW PKS Provinsi Riau H. Hendry Munief, SE yang diwakili sekretaris DPW riau Junaidi Abdul Rahman ST pada periode 2020-2022, yang bertempat dikantor PKS Rohul, Minggu (4/10/2020).

Pada pelantikan tersebut berjalan dengan lancar dan sukses yang ditandai dengan penyerahan bendera petaka PKS serta penyerahan surat keputusan (SK) dengan tetap mematuhi protokol kesehatan ditengah pendemi covid-19 ini.

Kegiatan acara dilanjutkan dengan kampanye paslon pemenangan H. Sukiman dengan Indra Gunawan sebagai calon bupati dan wakil bupati rokan hulu  yang dikenal dengan sebutan SKAWAN.

Para koalisi bersama paslon yang dimenangkan mulai kokohkan barisan meraih kemenangan nomor urut 2.

Ketua DPD Rohul Mahmud SE didampingi sekretaris DPD Sapran mengatakan yang dilantik hari ini sudah dilantik tujuh kecamatan dan sembilan kecamatan itu sudah dilantik 2 bulan lagi.

“Harapan kita pelantikan ini normal saja karna 3 tahun sekali pasti ada pergantian struktur pengurus DPC, ” kata mahmud.

Ditambahkannya target PKS dalam pilkada ini mendukung Skawan karna dia satu-satunya kandidat yang berpeluang besar menang dan beliau meminta secara khusus untuk membantu dibidang agama.

“Dari PKS target menang 48%,” ungkapnya.

Calon wakil bupati Rohul, Indra Gunawan menyampaikan komitmennya bersama partai PKS bersatu dalam pemenangan dalam pilkada rohul periode 2021-2026 mendatang.

“Visi misi kami tetap membangun desa dan menata kota melanjutkan pembangunan yang ada yang sudah direncanakan, untuk keagamaan akan kita tingkatkan kedepannya,” kata Indra gunawan.(fit)

PLT Rektor UPP Rokan Hulu Dikukuhkan

Rohul(SegmenNews.com)- Ketua Yayasan Pembangunan Rokan Hulu (YPRH) H Hafith Syukri yang diwakili wakil sekretaris, Jenewar Efendi didampingi Bendahara Arfizal Anwar resmi melantik Hardiyanto sebagai Plt Rektor Universitas Pasir Pangaraian (UPP), Jumat (02/10/2020).

Dalam pelantikan tersebut, ketua YPRH, Hafith Syukri yang juga calon Bupati Rohul, tidak terlihat dilokasi dan disebut dalam keadaan sakit.

Dalam penyerahan SK kepada PLT Rektor UPP, Jenewar Efendi berharap, Plt Rektor bisa melanjutkan visi  Rektor sebelumnya yang sangat bagus, menuju kampus Teknopreneur 2035.

“Terhitung 1 Oktober 2020 Plt Rektor dijabat Hardiyanto. Kita berharap, Plt  melanjutkan program dan tahapan-tahapan yang sudah dilaksanakan oleh Rektor sebelumnya dan jangan sampai melenceng dari visi misi yang telah dibuat Rektor sebelumnya,” himbau Jenewar.

Ketika ditanya awak media terkait belum ditetapkannya Dr, Adolf Bastian, M.Pd. sebagai rektor sebagaimana yang telah direkomendasi oleh sidang dewan senat UPP ? Jenewar mengatakan hal itu dikarenakan adanya kejanggalan kejanggalan pada dewan senat pemilihan rektor UPP.

Usai pelantikan PLT Rektor, awak media mengkonfirmasi ke Rektor yang direkomendasikan senat, Adolf yang didampingi Wakil rektor I Mr Rivi Antoni, S.Pd. M.Pd dan Wakil Rektor II Khairul Fahmi.MT menegaskan, terkait pelantikan Plt Rektor yang dilaksanakan oleh Jenewar dan Arfizal Anwar (PICAN), cacat hukum atau ilegal, perbuatan melawan hukum.

“Kalaupun mereka harus mengangkat PLT Rektor, statuta UPP menyatakan yang berhak tentu Wakil Rektor 1,” jelas Adolf

Lanjut Adolf, terhitung 28 September 2020 lalu, dewan pembina YPRH UPP, yakni Dr. drh Chaidir, MM dan Al Azhar, MA telah memberhentikan Ir. H. Hafith Syukri, MM sebagai ketua Badan Pengelola Harian (BPH) YPRH dengan berbagai pertimbangan yaitu menghindari konflik berkepanjangan antara Hafith Syukri yang telah memakai uang yayasan untuk kepentingan pribadi, komitmen Hafith yang akan mundur kalau sudah ditetapkan KPU sebagai calon bupati untuk independensi kampus UPP, dan menjaga nama baik YPRH dan UPP dalam penilaian masyarakat.

Atas permasalahan tersebut dan sambil menunggu hasil rapat dewan pembina, pengawas dan pengurus, akhirnya dua dewan pembina mengambil kebijakan mengeluarkan surat perintah melaksanakan tugas  Nomor 002/YPRH-PEMB/SPMT/X/2020 tertanggal 30 September 2020 memerintahkan kepada Dr. Adolf Bastian untuk tetap melaksanakan tugas sebagai rektor UPP sampai dengan diterbitkannya surat keputusan sebagai rektor difinitif 2020-2024 oleh pengurus harian sambil menunjukkan surat tersebut.

“Insya Allah saya akan tetap bekerja sebagaimana biasanya dan tetap melayani segala  tugas sebagai rektor,” ungkap Adolf

“Dengan bukti-bukti yang ada, penunjukan Plt Rektor oleh Hafith Syukri bukan dikarenakan capaian kinerja saya yang bermasalah, melainkan karena kepentingan uang dan kekuasaan dari segerombolan oknum yayasan yang selama ini sangat berkuasa di Rohul dan ingin tetap berkuasa. Padahal, mereka harus menyadari bahwa UPP didirikan atas dana publik dari APBD Rohul dan uang sumbangan masyarakat berupa SPP mahasiswa,” tambahnya.

“Empat tahun terakhir selama kepimpinan saya, UPP mendapat kepercayaan, baik dari Pemerintah pusat,  provinsi dan kabupaten, serta masyarakat luas. Sekarang UPP itu sudah bergengsi, mahasiswa bertambah, prodi dan fakultas baru berdiri, akreditasi dan peringkat meningkat dari tahun ke tahun. Semoga prahara setiap pergantian rektor empat tahunan bisa segera terselesaikan dengan baik oleh para dewan pembina, pengawas dan pengurus,” harap Adolf

Kepada awak media, Adolf juga memohon dukungan dan doa dari civitas akademika UPP dan masyarakat agar UPP tetap bisa diwariskan dari generasi ke generasi.(fit)

Kapolres Eko Silaturrahmi Bersama Perusahaan dan Serikat Kerja di Meranti

Meranti(SegmenNews.com)-Dalam menyikapi situasi Kamtibmas di tengah Pandemi Covid-19 dan Pilkada, Polres Kepulauan Meranti melaksanakan silaturrahmi bersama Dinas Tenaga Kerja, sejumlah Perusahaan dan serikat pekerja buruh seKepulauan Meranti guna tercapainya kesepakatan bersama untuk tidak melakukan aksi mogok kerja dan mematuhi segala ketentuan yang telah di atur oleh Pemerintah.

Terlihat dalam kegiatan kali ini juga dilaksanakan pembacaan deklarasi secara bersama dan dilanjutkan penandatanganan deklarasi mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif di Wilayah Kepulauan Meranti.

Silaturrahmi yang berlangsung harmonis tersebut mengambil tempat di aula Vicnic Kopi Tiam Jalan Diponegoro Kelurahan Selatpanjang Kota Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti, Minggu (4/10/2020).

Terlihat hadir Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK, Sekretaris Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kepulauan Meranti, Tunjiarto SPd MPd, Kasat Intelkam Polres Kepulauan Meranti, AKP Syaiful, perwakilan PT. NSP, perwakilan PT EMP Malacca Strait SA, perwakilan Serikat Pekerja dan Buruh se Kepulauan Meranti serta komponen lainnya.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK dalam sambutannya mengatakan, mengingat situasi dan kondisi di tengah Pandemi Covid-19 serta akan berlangsungnya Pilkada tahun 2020 di Kepulauan Meranti tentunya perlu ada upaya bersama dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif sehingga hari ini kita laksanakan silaturrahmi dan deklarasi bersama agar harapan tersebut bisa terwujud.

“Melalui silaturrahmi kita bersama hari ini melalui perwakilan yang hadir kami berharap adanya kesepakatan dalam mendukung ketentuan dan peraturan Pemerintah tersebut sebagai upaya bersama untuk dapat terciptanya situasi kondusif di Kabupaten Kepulauan Meranti dengan baik kedepan,” harapnya.

Orang nomor satu di jajaran Korps Tibrata Polres Kepulauan Meranti tersebut menjelaskan, terkait dengan UU Omnibus Law dengan beberapa poin tuntutan serikat pekerja telah disepakati oleh TRIPARTIT selaku Tim Penyusun RUU yang terdiri dari Pemerintah, Kadin atau Apindo dan serikat pekerja buruh. Dimana UU ini sangat di perlukan yang nanti akan berguna untuk melindungi hak-hak buruh serta kesejahteraan buruh secara menyeluruh.

“Untuk itu kepada seluruh perwakilan dengan adanya pertemuan ini kepada seluruh perusahaan serta serikat pekerja dan buruh nantinya, Polres Kepulauan Meranti bersama Pemerintah Daerah mengharapkan dapat terjalin sinergitas dan kerjasama kita semua yang baik dalam membangun Kepulauan Meranti agar terciptanya situasi ditengah masyarakat Meranti kedepan yang aman dan kondusif dengan tidak melakukan kegiatan mogok kerja maupun hal yang tidak kita inginkan lainnya,” ungkap Eko Wimpiyanto.

Sementara itu, Sekretaris DPMPTSPTK Kepulauan Meranti, Tunjiarto SPd MPd menjelaskan, berdasarkan UU nomor 23 tahun 2003 dalam hal ini menghimbau kepada kita semua untuk tetap bijak menyikapi UU Omnibus Law ditengah Pandemi Covid-19 serta mengsukseskan pelaksanaan pilkada tahun 2020. Dengan kerjasama dan silaturrahmi seperti ini saya percaya situasi Kamtibmas ditengah masyarakat Kepulauan Meranti nantinya dapat berjalan dengan kondusif.

“Selain itu juga, berdasarkan dampak dari musibah Pandemi Covid-19 ini tentunya banyak terdapat pengangguran di wilayah Kepulauan Meranti. Dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja telah berupaya menyampaikan data kepada Pemerintah Daerah untuk dapat membantu masyarakat terdampak berupa bantuan terhadap pengangguran yang terjadi akibat dari dampak Pandemi Covid-19 ini,” pungkas Tunjiarto.

Sebagai informasi bahwa isi deklarasi yang dibacakan secara bersama dalam silaturrahmi tersebut yaitu, “kami Serikat Pekerja dan Buruh Kabupaten Kepulauan Meranti mendukung Polres dan Pemerintah Daerah Kepulauan Meranti dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, dengan tidak akan mengikuti aksi mogok kerja Serikat Pekerja dan Buruh seluruh Indonesia di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, serta mendukung ketentuan yang diatur oleh Pemerintah,” tutupnya.(Ags)

Tim Gabungan di Meranti Gencar Laksanakan Operasi Yustisi

Tim Gabungan di Meranti Gencar Laksanakan Operasi Yustisi

Meranti(SegmenNews.com)- Satgas Pemburu Teking Covid-19 Kabupaten Kepulauan Meranti yang terdiri dari personel gabungan Polres, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan gencar melaksanakan Operasi Yustisi, mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran corona virus disease (covid-19).

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK mengatakan, operasi digelar berdasarkan Inpres No 6 Tahun 2020, Peraturan Gubernur Riau nomor 55 tahun 2020 dan Peraturan Bupati Kepulauan Meranti nomor 69 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian covid-19.

“Operasi ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penularan virus covid-19. Kali ini dilaksanakan secara aktif maupun mobile dengan menyusuri ruas-ruas jalan dan beberapa tempat usaha di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang terjaring dalam operasi ini akan diberi teguran secara lisan maupun tertulis, denda, serta sanksi sosial lainnya seperti menyanyikan lagu Indonesia Raya, membaca Pancasila dan menyapu jalan.

“Satgas ini dibagi menjadi 5 regu untuk Polres, dan 2 regu Polsek jajaran. Masing-masing regu melibatkan instansi terkait seperti TNI, Satpol PP maupun Dinas Perhubungan” Jelas AKBP Eko.

Selain menyasar masyarakat yang teking akan imbauan untuk mematuhi protokol kesehatan, tim juga akan menindak tempat usaha yang tidak menyiapkan fasilitas protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Sanksi berat berupa penutupan sementara tempat usaha.

“Operasi yang dilaksanakan pada Sabtu (3/10/2020) pagi, tim menjaring sebanyak 56 orang tidak memakai masker, seluruhnya kita berikan sanksi dan membuat pernyataan tidak akan melanggar kembali protokol kesehatan,” bebernya.

Selanjutnya, Kapolres berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti agar dalam segala aktifitas bisa memperhatikan protokol kesehatan mengingat semakin meningkatnya pasien positif covid-19 di kabupaten itu.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk patuh dan taat menjalankan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Hal ini perlu guna meminimalisir penyebaran virus corona di kabupaten termuda di Provinsi Riau ini,” pungkasnya.(Ags)

Komisi 2 DRPD Meranti Sambangi Dishub Riau

Meranti(SegmenNews.com)- Dalam rangka meningkatkan koneksi antar wilayah di kepulauan meranti komisi 2 DPRD meranti lakukan upaya konsultasi ke Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Jum’at (2/10/20)

Hadir dalam kegiatan ini : Pimpinan DPRD Meranti Iskandar Budiman, SE, Pimpinan Komisi 2 Taufiek, S.M dan Anggota komisi 2 Dedi Yuhara, Basiran, SE., MM, Pandaumaan Siregar, SP dan Muhammad Syafii.

Kehadiran Komisi 2 disambut oleh Kabid Angkutan Darat Indrasyarkowie dan Kepala UPT Wilayah 2 Dinas Perhubungan Prov. Riau Andre Kurniawan.

Iskandar Budiman, SE membuka jalanya rapat menyampaikan kujungan kami ke Dinas Perhubungan Provinsi Riau adalah dalam rangka meningkatkan koneksi antar wilayah di Meranti baik antar pulau maupun dari dan menuju kepulauan Meranti.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa Meranti adalah kabupaten terdiri banyak banyak pulau, tentunya hal ini membutuhkan sistem tata kelola perhubungan darat dan air yang baik, agar pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal, untuk itu kami disini melakukan konsultasi ke Dinas Perhubungan Prov. Riau untuk mendapatkan masukkan-masukan dan info program-program untuk Meranti sesuai lingkup kewenangan Dinas Perhubungan Prov. Riau”

Selanjutnya dapat dirangkum poin-poin penyampaian dari Komisi 2 ke Dinas Perhubungan Prov Riau ;

Pertama Komisi 2 meminta kejelasan Tupoksi dan kewenangan dari Dishub Prov. Riau di wilayah Kabupaten. Kedua meminta saran dan masukan bagaimana upaya yang bisa dilakukan agar pelabuhan yang dikelola Pelindo di Meranti hasilnya juga bisa dijadikan sebagai masukan keuangan daerah. Ketiga meminta Dinas Perhubungan Prov. Riau dapat menata kembali sistem kelola pungutan (biaya pas pelabuhan dan porter) di pelabuhan yang saat ini dirasakan masyarakat meranti cukup memberatkan. Keempat jika diperbolehkan Dishub dapat menambah pengoprasionalan armada dari dan menuju meranti yang kini haya beroperasi satu armada setiap harinya.

Selanjutnya komisi 2 meminta masukan dan upaya apa yang sebaiknya dilakukan Pemkab dalam mengelola pelabuhan dan angkutan antar pulau yang selama ini belum terkelola dengan baik, baik itu dari sisi keselamatan, pelayanan dan tarif.

Terhadap pertanyaan dan masukan yang disampaikan komisi 2 ditanggapi oleh bapak Andre Kurniawan kepala UPT wilayah 3 Dishub Prov. Riau menjelaskan ;

Terkait tata kelola angkutan dalam kabupaten akan menjadi kewenagan kabupaten melalui Dinas Perhubungan. Untuk mengatur dan mengelola perhubungan dalam kabupaten sebaiknya dibuat aturan seperti Perda, Pergub dan SK Bupati.

Selanjutnya terhadap masukan komisi 2 tetang adanya pungutan yang memberatkan bagi masyarakat terutama yang terjadi di Tg. Buton. Akan kami tindak lanjuti secepat mungkin untuk diproses pengambil alihan tata kelola pelabuhan Tg. Buton oleh Dishub Prov. Riau dari Pemkab Siak. Setelah itu kami akan menyusun SOP sebaik mungkin sesuai masukan komisi 2 agar masyarakat terlayani dengan baik.

Pada kesempatan ini kami juga ingin meberikan kabar gembira untuk masyarakat meranti bahwa KM Roro Berembang akan kembali beroperasi dengan melayani rute Alai, Insit, Pecah Buyung, Kampung Balak dan Sei Selari (Menjelang Pelabuhan Tg. Buton Selesai). Pengoprasionalan Roro ini akan dimulai setelah surat-surat oprasional yang kemarin sudah mati dapat selesai diurus kembali. Jika tidak ada kendala administrasi tersebut selesai dalam satu bulan mendatang. Selanjutnya juga dapat kami sampaikan pada bulan Desember akan ada penyerahan pengelolaan pelabuhan Roro Insit, Alai dan Tg. Motong dari Kemenhub ke Pemkab Meranti.

Terakhir kami sampaikan ada banyak program dan anggran untuk Kab. Meranti terutama di anggaran Pusat. Mudah-mudahan kita bisa bersinergi dalam meraih kesempatan ini.(Ags)

Silaturahmi DPD IPK Riau dan Rohul Sinerginitas Satu Komando

Silaturahmi DPD IPK Riau dan Rohul Sinerginitas Satu Komando

Rohul(SegmenNews.com) – Ikatan Pemuda Karya (IPK) Provinsi Riau taja silaturahmi dan syukuran di Kabupaten Rokan Hulu tepat pada peringatan Hari Pancasila Kamis, 1 Oktober 2020, setelah beberapa waktu lalu terlaksana sukses Pelantikan Pengurus DPD IPK Kabupaten Rokan Hulu.

Kedatangan Ketua DPD I Provinsi Riau Kakanda Kasten Harianja didampingi Pengurus dan Ketua Kabupaten Kota, Ketua Sapma dan Ranting Khusus, disambut hangat dengan iringan yel, yel, yel, IPK Jaya, IPK Setia, IPK Luar Biasa, Hidup IPK dengan pengawalan Satuan Tugas (Satgas) Maha Sakti IPK Kabupaten Rokan Hulu.

Acara tersebut dilaksanakan sederhana, dengan tetap protokol Kesehatan Covid-19 sesuai aturan Pemerintah, bertempat di Kediaman Ketua DPD IPK Rohul Kabul Hamonangan Situmorang di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara.

Acara dilaksanakan dalam kebersamaan membangun sinerginitas kemajuan serta pengembangan Organisasi di Kabupaten Rokan Hulu, meski dalam waktu berbeda belum lama ini ada dua musibah melanda, tapi semangat juang karya nyata IPK di Provinsi Riau umumnya Indonesia tetap solid mengedepankan satu komando.

Acara diawali doa bersama, dibuka oleh Sekretaris DPD IPK Rohul Ramses Hutagaol, SH, MH, hadir Bendahara Parlin Marbun, Wakil Ketua Faisal Purba, Kasatgas Garuda Sihombing dan Ketua PAC dan Ranting.

Dalam sambutannya Ketua DPD I IPK Riau Kakanda Kasten Harianja yang diawali yel,yel, dirinya memberiikan motivasi, untuk tetap semangat dalam peningkatan membesar kan IPK di Rokan Hulu yang berjulukan negeri seribu suluk dan pada Umumnya Riau, untuk tetap solid dalam membangun kebersamaan.

“Kalau ada rintangan itu, itulah motivasi kita selaku kader orgasasi IPK yang terus bergerak dibidang kegiatan sosial dan yang berkarya nyata, sesuai apa moto pendiri IPK kakanda Olo Panggabean almarhum dikenal dermawan nya dalam kegiatan sosial yang saat ini dilanjutkan oleh Kakanda Budi Panggabean Ketua Umum IPK seluruh Indonesia dan kakanda  Arfan Maksum Nasution, sebagai Sekjennya, dan inilah yang harus  kita terus laksanakan dan terus kita jalani,” kata Kakanda Kasten Harianja.

Ditegaskan Ketua DPD IPK Riau Kakanda Kasten Harianja mengajak seluruh Pengurus, Anggota dan Kader IPK se Riau, untuk berkarya nyata membesar kan Organisasi ini, dan jadi contoh di lingkungan nya serta tetap bersinergi mendukung pemerintah saat ini untuk kesejahteraan masyarakat.

“Mari kita terus berupaya melakukan yang terbaik membesarkan IPK khususnya di Riau, dengan kita mendukung Sitkamtibmas apa lagi khususnya di daerah kabupaten kita yang ada Pelaksanaan Pilkada,” imbaunya.

Sementara Itu, Ketua DPD IPK Kabupaten Rokan Hulu Kakanda Kabul Hamonangan Situmorang menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran dan motivasi yang sudah disampaikan Ketua DPD IPK Riau Kakanda Kasten Harianja untuk membesarkan IPK di Rokan Hulu umumnya di Riau.

“Terimakasih Ketua, kami tetap solid dalam kebersamaan untuk IPK lebih besar lagi kedepan khususnya di Rokan Hulu. Kami IPK Rohul tetap satu komando,” pungkasnya.(fit)

Satu Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Rohul Meninggal Dunia

Satu Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Rohul Meninggal Dunia

Rohul(SegmenNews.com)- Seorang pasien terkonfirmasi positif COVID-19, di Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD Rohul, Kamis (1/10/2020) sekitar pukul 06.00 WIB.

Pasien terkonfirmasi COVID-19 Tuan Dar (62), sebelumnya menjalani perawatan di ruang isolasi bertekanan udara negatif di RSUD Rohul sejak 17 September 2020, setelah hasil swab terkonfirmasi positif COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Rohul dr Bambang Triono didamping Kabid P2P dr H Darmadi Lubis Kamis (1/10/2020) membenarkan bahwa adanya salah seorang pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang sedang dirawat di ruang isolasi RSUD Rohul, meninggal dunia Kamis pukul 06.00 WIB.

”Informasi Direktur RSUD Rohul, ada penambahan satu kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang meninggal dunia berinisial Tuan Dar (62) warga Kecamatan Rambah, sebelumnya hasil swab dinyatakan positif COVID-19 Jumat (25/9/2020) saat akan cek kontrol penyakitnya TBC dan Diabetes Militus (DM). Kemudian dilakukan rapid test dan Dar reaktif lalu dilakukan swab ternyata positif terkonfirmasi COVID-19,” ucap Bambang.

Bambang menyatakan, almarhum Tuan Dar sempat dirawat sejak Rabu (23/9/2002) dengan mengalami gejala demam, batuk dan pilek.

”Tuan D berobat ke RSUD Rohul dirapid tes, dengan hasil reaktif. Saat dilakukan swab, Jumat (25/9/2020) hasil swab keluar Senin (28/9/2030) dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19,” tambahnya.

Terkait pemakaman jenazah Tuan Dar, Bambang mengaku, dilaksanakan sesuai protokol kesehatan pada Kamis (1/10/2020) sekitar pukul 11.00 WIB. Dengan adanya penambahan seorang pasien terkonfirmasi positif COVID-19 meninggal dunia kini total jumlah pasien positif COVID-19 meninggal dunia di Rohul menjadi 3 orang.

Meninggalnya Tuan Dar akibat terkonfirmasi positif COVID-19, berselang 12 hari setelah Sabtu (26/9/2020) malam, seorang pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yakni seorang Kades di Kecamatan Rambah berinisial M (42), juga meninggal dunia saat dirawat di RSUD Rohul.

M meninggal dunia akibat terkonfirmasi positif COVID-19, Tuan Dar merupakan pasien ketiga saat sedang mendapat perawatan di ruang isolasi RSUD Rohul. Tuan Dar dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Babussalam, Kecamatan Rambah, oleh Tim Pemulasaraan Jenazah COVID-19 Kabupaten Rohul.

Dengan bertambahnya seorang pasien terkonfirmasi positif COVID-19 meninggal dunia, total pasien meninggal dunia di Rohul menjadi 3 orang. Perkembangan COVID 19 di Rohul hingga Rabu (30/9/2020), total terkonfirmasi COVID-19 menjadi 111 orang, 3 meninggal dunia, 69 sembuh, isolasi mandiri 20 orang, 20 dirawat di 4 rumah sakit rujukan penanganan Covid- 19 di Rohul. (Pr komimfo/fit)