Beranda blog Halaman 927

Imustiar S.IP Dinilai Layak Jabat Ketua DPRD Pelalawan

Pelalawan(SegmenNews.com) – Imustiar, S.IP, merupakan seorang kader partai politik Golongan Karya (Golkar) yang telah lama berkecimpung di dunia perpolitikan Kabupaten Pelalawan, dan sangat melekat dengan sosok pembesar partai berlambang pohon beringin tersebut.

Mengenal lebih dekat sosok Imustiar yang akrab disapa Bang Imui, ia adalah pria kelahiran Lingkungan Kayu Ara, Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, tepatnya pada tanggal 14 Juni 1982.

Track record atau rekam jejak sosok Imustiar di kanca perpolitikan Kabupaten Pelalawan tidak di ragukan lagi, kenapa tidak ?. Dengan bermodalkan kejujuran, dan loyalitas serta integritas yang tinggi, ia sangat di percaya oleh masyarakat, khususnya masyarakat Kecamatan Kerumutan.

Tak khayal, dari pertama Bang Imui mendaftar atau menalonkan diri sebagai seorang legislator hingga saat ini, ia telah menjabat sebagai seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan selama 3 (tiga) periode.

“Kita hanya menjaga kejujuran dan kepercayaan masyarakat, itu modal utama yang saya bangun,” ungkap Bang Imui, saat berbincang.

Putra pertama, lima bersaudara dari pasangan Bapak Ifat dan Ibu Rosana ini sangat dikenal dengan kesantunannya saat bertegur sapa dengan orang-orang di sekelilingnya.

Wajar saja, sosok Imustiar menjadi prioritas dikalangan anggota legislator yang pernah bersaing dengannya saat memperebutkan tampuk kursi manis di singgasana Kantor DPRD Pelalawan.

Nyatanya, mulai dari pertama ia mencalonkan diri sebagai calon legislatif (Caleg) pada periode 2009-2014, sosok Bang Imui terpilih dengan perolehan suara sebanyak 2.102 pemilih. Tidak sampai disitu, dengan kepiawaiannya memikat hati masyarakat bermodalkan kejujuran, ia kembali berhasil meraih suara terbanyak pada Caleg periode 2014-2019 dengan perolehan suara mencapai 6.163 pemilih.

Banyak?, ya sangat banyak, bahkan bisa mencapai untuk 2 kursi anggota DPRD Pelalawan waktu itu. Tidak sampai disitu saja, pada Caleg periode 2019-2024 yang masih hangat di telinga terdengar hiruk pikuknya perebutan suara pemilih ini, sosok Bang Imui kembali berhasil mendapatkan hati masyarakat dengan perolehan suara sebanyak 4.602 pemilih.

Namun, sejauh ini banyak yang menjadi pertanyaan dan keluh kesah masyarakat Kabupaten Pelalawan, khususnya masyarakat Kecamatan Kerumutan. Kenapa sosok Bang Imui belum pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Pelalawan, walaupun sudah tiga periode terpilih sebagai anggota DPRD dengan berlatar belakang dari kader partai Golkar dan bahkan selama tiga periode pula lah partai berlambang pohon beringin, itu memperoleh kursi terbanyak di kanca perpolitikan Kabupaten Pelalawan?.

Padahal, jika dilihat dari kacamata politik, Bang Imui termasuk kader yang manut terhadap keputusan partai, bahkan tidak pernah sesekali terdengar sosok pria berparas gagah dengan kulit putihnya ini, memilih perahu lain untuk bertarung saat pemilihan legislatif (Pileg) digelar.

Meski selalu menjadi top skor dalam perolehan suara, Bang Imui selama tiga periode menjabat sebagai anggota DPRD Pelalawan. Selama ini Imustiar, hanya mengemban tugas di partai Golkar sebagai bendahara umum DPD II Golkar Pelalawan sekaligus ketua fraksi Golkar DPRD Pelalawan dari tahun 2011 hingga 2014.

Selanjutnya, pada tahun 2014 hingga 2019 menjabat sebagai ketua Komisi III DPRD Pelalawan. Dan pada tahun 2019 hingga saat ini, menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Pelalawan. Bahkan Bang Imui, pernah menjabat sebagai Wakil ketua DPD II Golkar Pelalawan Bidang Pemenangan Pemilu Dapil III.

Namun, itu semua tetap di terima Imustiar atau Bang Imui, karena ia sangat menjunjung tinggi keputusan partai yang telah ia cintai sejak awal ia berkarir di kanca politik Kabupaten Pelalawan.

“Menjaga etika politik dan menjaga kejujuran, itu yang terpenting,” tutur Imustiar, kepada SegmenNews.com.

Diumur 38 tahun saat ini, sosok Bang Imui dikenal sangat akur dengan tiga orang saudara lelaki dan satu saudara perempuan kandungnya. Dengan meminang seorang perempuan yang bermana Kasnawati, S.Pd, yang saat ini menjadi pendamping hidupnya. Bang Imui telah di karunia empat orang anak, anak yang pertama yakni, Amirah Dzakiyah Fadilah, kedua Zarin Fahima Mumtazah, ketiga Durratun Fatisha Walidaini, dan yang keempat Elif Khadijah Umaimah.

Dengan riwayat latar pendidikan dari tamatan SDN 020 Lingkungan Kayu Ara, Kelurahan Kerumuan, MTs Al-Hidayah Desa Pematang Tinggi, Kecamatan Kerumutan. Bang Imui juga melanjutkan pendidikan ke Madrasah Aliyah Dar’el Hikmah Pekanbaru hingga tamat strata satu (S-1) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jurusan Ilmu Pemerintahan hingga akhirnya menyandang gelar (S.IP). Inilah sosok yang dinilai sangat layak digadang-gadangkan masyarakat Kabupaten Pelalawan, khususnya masyarakat Kecamatan Kerumutan agar menduduki jabatan sebagai Ketua DPRD Pelalawan.

Mengapa tidak, track record dari kaca mata politik Bang Imui sudah tidak diragukan lagi, bahkan kecintaan individualnya terhadap partai Golkar juga sangat tidak dapat dipertanyakan lagi. Akankan sosok Imustiar, S.IP atau yang akrab disapa Bang Imui ini menjadi pilihan bagi DPD II partai berlambang pohon beringin itu?.

Saat ditanyakan langsung kepada Bang Imui, ia hanya bisa memberikan pernyataan terhadap prinsip politiknya selama ia berkarir. Karena ia juga menyadari keputusan Partai tidak bisa hanya dari keinginan pribadinya, walaupun banyak kalangan yang sangat berharap Bang Imui lah orang yang layak dengan dedikasi tingginya dalam membesarkan DPD II Golkar Pelalawan.

“Komitmen kerja nyata dalam masyarakat, serta mengedepankan kejujuran dan tidak pernah membedakan orang dari latar belakang suku dan agama manapun. Satu lagi, jangan sekali-kali kita sombong atau tinggi hati kepada orang lain,” pesannya, diakhir wawancara eksklusif bersama sosok Imustiar, S.IP atau Bang Imui.***(R.A)

Alhamdulillah 19 Pasien Covid-19 di Siak Sembuh

Siak(SegmenNews.com)– Pasien positif yang sembuh dari Covid-19 di Kabupaten Siak bertambah per hari Selasa (8/9/2020) sebanyak 19 orang.

Total akumulatif pasien yang dinyatakan negatif berdasarkan swabnya selama pandemi mencapai 270 orang.

Sekretaris Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Siak, Budhi Yuwono mengatakan pasien yang sembuh hari ini merupakan 14 laki-laki, 4 perempuan dan 1 anak berusia satu tahun.

“11 dari RS Awal Bros (Pekanbaru) dan 8 dari RSUD Tengku Rafian Siak,” kata Budhi dalam keterangan persnya.
Budhi merincikan, pasien yang sembuh hari ini adalah Tn. UH (48), Tn. I (31),
Tn. EB (18), Tn. S (35), Tn. Y (18), Tn. N (20), Tn. FT (18), Tn. SM (40), Tn. MR (19), Tn. N (37), Tn. HI (21), An. ASZ (1), Ny. AA (22), Tn. FR (20), Tn. IT (35), Ny. IDS (35), Ny. R (32), Ny. S (65) terakhir Tn. SI (50).

Selain itu, Budhi juga menjelaskan ada 4 tambahan pasien positif Covid-19 asal Kecamatan Tualang dengan rincian pasien ke-446 adalah Tn. EH (48), Ny. SI (49), Tn. B (52) dan pasien ke-449 Ny. S (43).

Dengan begitu, total positif Covid-19 di Siak tercatat 449 kasus dengan rincian sebanyak 133 pasien masih dirawat, 270 dinyatakan sembuh, 38 isolasi mandiri dan 8 orang meninggal.

Budhi memaparkan, pasien yang masih dirawat tersebar di beberapa rumah sakit rujukan diantaranya RS Eka Hospital (Pekanbaru) 53 orang, RS Awal Bros (Pekanbaru) 2 orang, RSUD Tengku Rafian (Siak) 40 orang, RS Ibnu Sina (Pekanbaru) 1 orang, RSUD Tipe D (Tualang) 7 orang, RS Permata Hati (Duri) 4 orang, RS Hermina (Pekanbaru) 1 orang, Asrama Haji (Siak) 24 orang, RS Sansani (Pekanbaru) 1 orang, isolasi secara mandiri di Mess Perusahaan dan di rumah 38 orang.

Budhi mengatakan, masih ada 122 sampel lagi menunggu hasil, semuanya tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Siak terutama yang kontak erat dengan positif yang telah diambil uji swab.

Seiring meningkatnya kasus posi19 di Kabupaten Siak, Budhi mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi anjuran pemerintah dalam melaksanakan protokol kesehatan. Ia mengajak masyarakat untuk selalu memakai masker, rajin mencuci tangan, hindari kerumunan serta menjaga pola hidup sehat.(INF)

Bupati Siak Alfedri Lantik 2 Kadis dan 1 Kaban

Siak(SegmenNews.com)- Setelah melantik Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, H Arfan Usman MSi, Bupati Siak Alfedri juga melantik Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Sosial dan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Siak.

Pelantikan di ruangan Siak Sri Indrapura Room, Selasa (8/9/2020) pagi itu dihadiri oleh dihadiri oleh seluruh Forkompinda Siak, Ketua DPRD Siak, Asisten di lingkup Setdakab Siak, Kepala OPD di lingkup Pemkab Siak, Camat se Kabupaten Siak, sejumlah pimpinan Bank dan perusahaan di Kabupaten Siak serta tokoh masyarakat.

Sebelum dilantik sebagai Kepala Disdukcapil Siak, Hasmizal menjabat sebagai Kepala Badan Kesbangpol Siak. Surat keputusan ditetapkannya Hasmizal sebagai Kadisdukcapil oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian pada 11 Agustus 2020 di Jakarta.

Selanjutnya, Muzamil setelah lama manjabat Sekretaris Badan Keuangan Daerah Siak, kini dipercaya memimpin instansi tersebut menggantikan Syaharuddin yang sudah memasuki masa purna bakti.

Sedangkan Wan Idris, dari sekretaris Dinas Sosial kabupaten Siak dilantik menjadi Kepala Dinas Sosial Siak. Sebelumnya Dinas Sosial dipimpin oleh pejabat sementara, Rubiaty.

Bupati Siak, Alfedri dalam kesempatan yang sama menyebutkan Pimpinan OPD yang baru saja dilantik ini sudah sesuai aturan yang berlaku.
Alfedri menjelaskan pada masa durasi Pilkada ini, enam bulan sebelum penetapan calon dan juga nanti 6 bulan setelah dilantik, tidak dibolehkan melantik pejabat, kecuali jabatan yang kosong.

“Jadi hanya yang jabatan kosong saja yang boleh dilantik pejabatnya. Agar pelayanan tetap berjalan dengan baik. Kalau ada digeser-geser yang lain, ini akan meninggalkan jabatan sebelumnya, prosesnya panjang lagi untuk pengisian jabatan yang ditinggalkan,” kata Bupati.(INF)

Bupati Alfedri Lantik Arfan Usman Jabat Sekda Siak

Siak(SegmenNews.com)-Setelah melewati proses yang panjang, H Arfan Usman MSi, putra asli Siak kelahiran 5 Februari 1965 silam ini akhirnya mencapai jabatan karir tertinggi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia resmi dilantik sebagai Sekda Siak, Selasa (8/9/2020) pagi di Kantor Bupati Siak

Prosesi pelantikan yang berjalan lancar itu dipimpin oleh Bupati Siak Alfedri dan dihadiri oleh seluruh Forkompinda Siak, Ketua DPRD Siak, Asisten di lingkup Setdakab Siak, Kepala OPD di lingkup Pemkab Siak, Camat se Kabupaten Siak, sejumlah pimpinan Bank dan perusahaan di Kabupaten Siak serta tokoh masyarakat.

Drs H Jamaluddin yang sebelumnya menjabat Pj Sekda Siak menjadi saksi dalam acara pengambilan sumpah jabatan Sekda Siak.

Sebelumnya, Arfan Usman bersama 6 pejabat lainnya di lingkungan Pemkab Siak mengikuti seleksi jabatan Sekda ini. Mereka diantaranya yang lulus seleksi administrasi selain Arfan Usman itu ialah, Fauzi Asni (Kadispar Siak) Wan Ibrahim Surji (Kadisperindag Siak), Robiati (Plt Kadisos Siak), Zulfikri (Plt Kadisdukcapil Siak), Faly Wurendaresto (Kepala Inspektorat Siak), dan Kaharuddin (Kasatpol PP Siak).

Kemudian dari 7 nama tersebut, pada 6 Juni 2020 tinggal 3 nama yang lulus seleksi. Mereka diantaranya Arfan Usman pembina utama muda golongan IVc, Faly Wurendarasto pembina utama golongan IVc dan Fauzi Asni pembina utama golongan IVc. Ketiganya berebut kursi sebagai Sekda Siak.

Ternyata dari 3 nama yang diusulkan oleh Bupati Siak Alfedri ke Gubri dan Mendagri, Arfan Usman yang dinilai layak mengemban jabatan tersebut. Ia dinilai mampu menjalankan peran penting dan strategis dalam struktur organisasi tata pemerintahan. Sehingga dapat bekerja membantu kepala daerah menyusun program kerja dan mengkoordinasikan seluruh satuan kerja.

“Tahniah kami sampaikan kepada Sekda Siak, H Arfan Usman MSi yang baru saja dilantik. Ini merupakan karir tertinggi ASN. Terimakasih juga kepada pejabat Sekda Siak, Drs H Jamaluddin yang sudah 7 bulan mengemban jabatan sebagai Sekda Siak pasca bapak Tengku Said Hamzah purba bakti,” kata Alfedri.

Bupati yang juga mengikuti Pilkada Siak Desember 2020 ini, memiliki harapan yang besar kepada Sekda Siak baru untuk membantu Bupati serta Wakil Bupati Siak dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Siak dengan harapan, Kabupaten Siak lebih maju dari pada kabupaten pemekaran lainnya di Riau.

“Sekda harus bisa melakukan pembinaan kepegawaian sesuai dengan aturan yang berlaku. Selanjutnya bagaimana menerapkan pelaksanaan kebijakan dan program-program pembangunan serta mendorong daya saing dan keunggulan daerah,” kata Alfedri mengajak Sekda baru ini untuk dapat berkordinasi dengan baik.

Sekda Siak yang baru dilantik ini menyampaikan banyak terimakasih atas dukungan semua pihak yang telah mendoakannya untuk mendapatkan jabatan tertinggi ASN itu. Baginya jabatan merupakan amanah. Semua harus dipertanggungjawabkan.***(INF)

Pelalawan dan RAPP-APR Semprotkan Disinfektan di Kota Pangkalan Kerinci

Pelalawan dan RAPP-APR Semprotkan Disinfektan di Kota Pangkalan Kerinci

Pelalawan(SegmenNews.com)- Berbagai upaya terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (COVID-19). Salah satunya upaya Kepolisian Resort (Polres) Pelalawan bekerjasama dengan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dan PT Asia Pacific Rayon (APR) yang melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sepanjang jalan Lintas Timur, Kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Sabtu (5/9).

Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko mengatakan pentingnya kepedulian seluruh lapisan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Terlebih, saat ini penyebaran COVID-19 di cukup meningkat signifikan.

“Kita mengajak masyarakat untuk selalu rajin mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak dan tidak bepergian ke luar rumah bila memang tidak diperlukan,” ujar Kapolres.

Terpisah, mewakili perusahaan, GM WLS RAPP, Matius Ewanto mengatakan pihaknya telah mengambil berbagai langkah pencegahan COVID-19 seperti berkoordinasi dengan pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Pelalawan, TNI, Polri, Dinas terkait, serta membentuk Satuan Tugas (Task Force) internal perusahaan sejak awal 2020 lalu.

“Selain upaya penyemprotan disinfektan, tentunya kita bersama harus menjaga diri kita dan orang lain dari serangan virus COVID-19,” ujarnya.

Penyemprotan diawali dari Markas Polres Pelalawan menyisir kawasan ruas jalan utama Jalan Maharaja Indra Pangkalan Kerinci. Sebanyak 2 unit kendaraan khusus, terdiri dari satu unit truk water canon Polisi dan satu unit truk tangki RAPP, dikerahkan untuk menyemprotkan 30 ribu liter cairan disinfektan.

Selama kegiatan penyemprotan, pihak Polres sekaligus mengingatkan masyarakat sekitar dan pengguna jalan agar senantiasa menjaga jarak dan menggunakan masker dengan benar. Sejumlah masyarakat yang tampam sedang beraktifitas di sepanjang jalan, terlihat segera memperbaiki masker wajahnya dan segera menghindari lokasi sasaran penyemprotan disinfektan.***(chir)

[VIDEO] Satu Rumah Warga Dilalap Sijago Merah, yang Selamat Hanya Al-Qur’an

VIDEO:
Meranti(SegmenNews.com)-Satu unit rumah warga di Jalan Suhul Desa Mekong, Kecamatan Tebingtinggi Barat ludes dan hampir rata dengan tanah akibat dilalap sijago merah, Selasa (8/9/2020) sekira pukul 7:40 WIB.

Kebakaran rumah yang diketahui milik Icam ini menyebabkan sejumlah barang berharga dan dokumen penting ludes terbakar. Api yang cepat merambat membuat pemilik rumah dan warga setempat tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya dari kobaran api.

Kapolsek Tebingtinggi Barat IPTU AGD Simamora SH MH, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dari keterangan saksi warga setempat mengatakan jika api penyebab kebakaran itu berasal dari dalam rumah.

“Menurut Keterangan saksi oleh warga setempat bahwa kebakaran itu mulai apinya datang dari dalam kamar rumah dan pemilik rumah waktu kejadian sedang tidak berada dirumah lagi kerja menoreh karet, yang tinggal dirumah cuma anaknya saja,” ujar IPTU Simamora.

Dikatakan Kapolsek, saat ini pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran yang menghanguskan satu rumah tunggal tersebut.

“Saat ini Polsek belum bisa untuk menjumpai pemilik rumah dan memastikan apa penyebab kebakaran itu, apakah waktu berangkat tadi ada bekasan obat nyamuk yang belum dimatikan masih tersisa atau apa, kita belum tahu pasti yang jelas kita belum menjumpai korban,” jelas Simamora.

Diungkapkan, saat terjadi kebakaran pihaknya langsung turun untuk memadamkan api, namun karena terbuat dari kayu, rumah tersebut tidak tertolong lagi.

“Begitu mendapatkan informasi kejadian kebakaran itu langsung kita turunkan personil untuk melakukan pemadaman tapi karena bangunan tersebut dari kayu dan tidak bisa tertolong lagi, untung saja dengan kejadian itu tidak ada korban jiwa. Semoga atas musibah ini pemilik rumah bisa bersabar dan ikhlas, dan pihak Kepolisian terus memberikan imbauan untuk memastikan keadaan rumah dalam kondisi aman,” ungkapnya.

Terhadap kebakaran yang terjadi itu juga menyisakan fenomena ajaib. Pasalnya, hampir tidak ada barang berharga ataupun dokumen penting yang terselamatkan dalam peristiwa itu, namun beberapa lembar Mushaf Alquran yang masih utuh dan tampak tidak terbakar sedikitpun. Dimana Al Qur’an itu ditemukan diantara puing- puing bekas kebakaran.

“Tidak ada barang yang bisa diselamatkan. Namun Al Qur’an dan surat Hijaiyah selamat dan hampir tidak terbakar. Saat ini keluarga korban tersebut masih mengungsi di rumah sebelah tetangganya,” kata Indra salah seorang warga Desa Mekong.

Terhadap kejadian tersebut warga setempat memberikan bantuan moril. Selain itu pihak Polsek Tebingtinggi Barat, BPBD dan komunitas R Community juga menyalurkan bantuan terhadap keluarga korban. Bantuan itu berupa peralatan tidur, memasak, pakaian dan bahan makanan.(Ags)

Kasus Proyek Jembatan di Rohul Naik Penyidikan, Tapi Belum Ada Tersangka

Kajari Rohul Ivan Damanik

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kejaksaan Negeri Kabupaten Rokan Hulu telah menaikkan status kasus dugaan penyelewengan anggaran kegiatan pembangunan Jembatan Batang Lubuh di ruas Jalan Kota Tengah SP III, Kecamatan Kepenuhan ke penyidikan. Namun hingga saat ini belum ada tersangkanya.

Kajari Rohul, Ivan Damanik SH MH, kepada SegmenNews.com, Selasa (8/9/2020) mengatakan, pihaknya memang belum menetapkan tersangka dalam kasus ini.

Pihak kejaksaan masih melakukan Perhitungan Kerugian Negara (PKN) dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKB) Provinsi Riau.

“Belum (tersangka), masih menghitung PKN dari BPKP Riau,” kata Kajari melalui pesan singkatnya.

Kegiatan itu, awalnya dianggarkan dalam APBD Rohul 2018 senilai Rp10,9 miliar pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rohul. Diindikasi ada perbuatan melawan hukum, sehingga menyebabkan kerugian negara.

Dalam kasus ini, Kajari Rohul sudah memeriksa semua pihak, baik pihak dinas maupun pelaksana kegiatan PT.KIL.

Perkara dugaan tindak pidana korupsi itu, mulai diselidiki sejak Januari 2020 lalu, dan ditingkatkan ke proses penyidikan pada pertengahan Maret 2020 lalu.

Informasi yang dirangkum dari berbagai sumber, pada pekerjaan pembangunan jembatan Batang Lubuh pada ruas Jalan Kota Tengah SP III Kepenuhan, dari hasil pemeriksaan fisik BPK RI ditemukan adanya kekurangan pengerjaan capai 13 persen.

Namun, dalam pelaksanaannya pihak Dinas PUPR membayarkan ke rekanan kontraktor 100 persen. Sehingga terjadi kelebihan bayar capai Rp1,9 miliar. Juga masih berdasarkan pemeriksaan BPK RI, terdapat kekurangan penerimaan denda keterlambatan pekerjaan Rp178 juta.***(ran)

Bupati Inhil Harapkan Seleksi JTP Hasil Pejabat Berkompeten dan Berintegritas

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan mengharapkan pelaksanaan Seleksi Jabatan Tinggi Pratama dapat menghasilkan pejabat yang memiliki kompetensi, integritas dan kesungguhan dalam mengemban jabatannya nanti.

Penegasan ini disampaikan Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan saat membuka pelaksanaan Seleksi Jabatan Tinggi Pratama di jajaran Pemkab Inhil, Selasa (8/9/2020) di salah satu hotel Pekanbaru ini.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Biro SDM Polda Riau Kombespol Nurworo danang SIK, Tim Assesesmen center Mabes Polri Kombespol Boro Windu Danandito SIK. MAP, Penjabat Sekda Inhil serta para Assesor Mabes Polri dan dari Polda Riau

“Keberhasilan pelaksanaan pembangunan daerah tergantung pada kualitas Aparatur Sipil Negera (ASN), maka pelaksanaan Seleksi Jabatan Tinggi Pratama sangat penting utk menghasilkan pejabat yang memiliki kompetensi, integritas dan kesungguhan dalam bekerja nantinya,” ungkap Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan.

Ditambahkan, pejabat yang memiliki kualitas, kompeten dan bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugas dan fungsinya agar sangat diperlukan dalam keberhasilan
pelaksanaan pembangunan di Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini.

Kepala Biro SDM Polda Riau Kombespol Nurwori danang SIK
menyebutkan, seleksi ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan pemerintahan yang amanah dan efektif.

“Karena Assesment yang baik akan menghasilkan ASN yang baik pula, nantinya seleksi ini akan menghasilkan penjabat yang akan mengemban tugas sesuai dengan kompetensi yang dimiliki,” ujarnya.

Untuk diketahui, seleksi manajerial ini ditujukan untuk mengisi kekosongan jabatan di Pemerintahan Kabupaten Inhil, karena beberapa pejabat telah purna tugas

Terdapat 62 orang peserta yang mengikuti seleksi Kompetensi manajerial yang bekerjasama dengan Tim Asesor dari Mabes Polri dan Polda Riau untuk menduduki jabaran 13 jabatan pimpinan tinggi pratama yg lowong dan 1 jabatan pimpinan tinggi pratama yg akan lowong karenan pejabat definitif akan memasuki usia pensiun beberapa bulan lagi

Kegiatan pembukaan seleksi ini, diakhiri dengan penyerahan cenderamata oleh Bupati Inhil HM Wardan kepada Tim Assesment Center Mabes Polri dan tim Assesor Polda Riau.(ADV/Diskominfopers Inhil)

Awal Berdinas, Kamsol Sekda Meranti Pimpin Kegiatan PMPRB Kepulauan Meranti 2020

Meranti(SegmenNews.com)-Merupakan hari pertama Sekretaris Daerah Kepualauan Meranti Dr. H. Kamsol MM berdinas di Kepulauan Meranti sejak dilantik kemarin, seolah tak ingin buang-buang waktu dihari pertama menjabat Sekda Kamsol langsung memimpin rapat Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) Kepulauan Meranti Tahun 2020, kegiatan untuk melihat kinerja tiap OPD dalam mensukseskan Visi dan Misi Kepala Daerah yang mengacu pada efisiensi, tepat sasaran dan bermanfaat besar terhadap masyarakat itu dipusatkan di Aula Biru Kantor Bupati Meranti, Selasa (8/9/2020).

Hadir dalam kegiatan itu, Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Dr. H. Kamsol MM, Plt. Kepala Bappeda Meranti Rizki Hidayat, Kepala Inspektorat Meranti Drs. Suhendir M.Si, Pihak Kemen PAN-RB yang diwakili oleh Evaluator Puti Rahmawati dan Tim, Kabag Ortal Sekda Meranti Widodo, Sekretaris Bappeda Meranti Randof serta Para Pejabat lainnya Perwakilan dari OPD.

Sekedar informasi kegiatan Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi ini bertujuan untuk melihat dan menguji kemampuan SKPD dalam menyusun sistem perencanaan, penganggaran dan sistem pelaporan kinerja yang selaras dengan pelaksanaan sistem Akuntabilitas keuangan yang ditetaokan oleh Kementrian PAN-RB.

Dari pantauan media, beberapa perwakilan OPD seperti Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja, Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti dan lainnya diminta oleh penguji untuk memaparkan Casecading atau pohon kinerja yang disusun sebagai dasar pelaksanaan kegiatan berbasis kinerja. Selanjutnya langsung dievaluasi dan diuji oleh pihak Kemen PAN-RB, Bappeda Meranti dan Inspektorat selaku pengawas.

Bahkan Sekretaris Daerah H. Kamsol juga berkesempatan memaparkan soal Reformasi Birokrasi di Level Kabupaten untuk diuji dihadapan pihak Kemen PAN-RB, dan seperti dikatakan oleh Sekretaris Bappeda Randof didampingi Kabag Ortal Widodo, khusus untuk pemaparan Reformasi Birokrasi Level Kabupaten ini merupakan yang pertama kali dilakukan.

“Untuk laporan Reformasi Birokrasi Level Kabupaten yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah baru tahun ini diminta Kemen PAN-RB,” jelas Randof.

Dalam pemaparan yang dilakukan oleh Sekda Meranti dan beberapa OPD dihadapan Para pembimbing dari Kemen PAN-RB yang diketuai Puti Rahmawati, penyusunan Casecading yang dilakukan oleh setiap OPD yang berbasis kinerja, efektif, efisien dan bermanfaat, terlihat sudah cukup baik namun beberapa masih butuh penyempurnaan

Kelemahan yang ditemui dikatakan Randof adalah pemaparan yang kurang rinci dari Kepala OPD selain itu juga penyusunan pohon kinerja yang sedikit kurang logic.

Untuk itu, pihak Kemen PAN-RB meminta Kepala SKPD dalam pemaparan memperhatikan kalimat agar mudah dimengerti dan penyusunan program yang lebih logis dan yang tak kalah penting adalah pelaksanaan program yang terintegrasi antara satu SKPD dengan SKPD lainnya.

Setelah diberikan petunjuk dan arahan dari pihak Kementrian PAN-RB RI, para Kepala SKPD dan Kasubag Program tampak mulai memahami dengan baik. Diharapkan kedepan penyusunan SAKIP Kabupaten lebih sempurna lagi sehingga apa yang ditargetkan Bupati dan Wakil Bupati untuk mendapatkan nilai SAKIP A dapat terwujud.

Pada kesempatan itu Sekda Kamsol menekankan kepada semua SKPD untuk terus menyempurnakan perihal pelaporan SAKIP  ini, dan bukan hanya sekedar pelaporan administrasi semata tapi harus diikuti juga dengan Implementasi dilapangan yang baik agar semua pegawai Iebih memahami apa yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya khususnya dalam peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita berharap pegawai di Meranti memiliki kinerja yang tinggi sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya sehingga menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat,” tegasnya.(Ags)

Setelah Diterima KPU Meranti, Adil-Asmar Cek Kesehatan di RS Arifin Achmad

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Alhamdulilah, setelah prosesi pendaftarannya sebagai calon bupati – calon wakil bupati Kabupaten Kepulauan Meranti selesai dan dinyatakan diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Jumat pagi (04/09/2020) kemarin.

Kini, tiba saatnya pasangan Calon Bupati H Muhammad Adil – Calon Wakil Bupati H Asmar melaksanakan prosesi pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Pekanbaru, pada Selasa (08/09/2020) dinihari.

Pemeriksaan kesehatan bagi Calon Kepala Daerah merupakan prosesi yang harus dijalan untuk memenuhi persyaratan calon bupati/wakil bupati sehat jasmani dan rohani.

Dimana tepat pada pukul 07.30 wib pagi, Pasangan yang lebih dikenal dengan AOK Meranti itu langsung memasuki ruang lobi untuk melakukan registrasi sebagai langkah awal menuju pemeriksaan.

Setelah itu, barulah pasangan yang diusung dua  Partai besar yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memasuki ruang untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

Sebagaimana disampaikan, Calon Bupati Kepulauan Meranti H Asmar bahwa dirinya bersama dengan Calon Bupati Kepulauan Meranti Muhammad H Adil memasuki ruang pemeriksaan sekira pukul 07.30 wib.

Diakuinya, pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani tersebut merupakan prosesi hal yang wajib yang harus dijalani bagi setiap calon kepala daerah.

“Pemeriksaan kesehatan yang kita ikuti ini wajib bagi setiap calon kepala daerah, dan akan berlangsung selama dua hari,” terang H Asmar, Selasa (08/09/2020) kepada wartawan.

Dijelaskannya, banyak pemeriksaan kesehatan jasmani yang dilakukan dan secara menyeluruh untuk memastikan kondisi kesehatan. “Ada pemeriksaan jantung, pemeriksaan labor, pemeriksaan gula darah, kolesterol, radiologi dan lainnya, seperti rangkaian MCU,” jelasnya.

Selain pemeriksaan jasmani, juga ada pemeriksaan rohani dan bebas penyalahgunaan narkoba yang dilakukan dari tim kesehatan dengan melibatkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Himpsi (Himpunan Psikologi Indonesia) dan juga Badan Narkotika Nasional (BNN).

Selain itu, diakuinya sejauh ini pemeriksaan yang tengah dirinya bersama Calon Bupati H Muhammad Adil lakukan berjalan lancar. Untuk itu H Asmar juga berharap agar hasil nantinya sesuai dengan apa yang diharapkan.

“Agar hasil dari pemeriksaan kesehatan yang kita lakukan sesuai dengan harapan,” harapnya.(Ags)