Beranda blog Halaman 1494

Masyarakat Siak Antusias Ikuti Iven 28 Bujang Dara

Siak(SegmenNews.com)- Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Drs H T.Said Hamzah menghadiri acara‎ The Next Bujang Dara Kabupaten Siak Smart Humble Confident, dan Social Grand Final yang di Pusatkan dipanggung Siak Bermadah, Jumat malam (27/4/18).

Sebanyak 28 orang Bujang dan Dara Kabupaten Siak ahirnya memasuki malam puncak Grand Final, pada malam Grand Final ini, antusias dari masyarakat Siak turut ikut memadati halaman pentas Siak Bermadah untuk menyaksikan siapa yang akan terpilih nantinya.‎

Dengan bertemakan “Putri Kacang Mayang”merupakan tujuan sebagai mengenal lebih luas tentang sejarah di Kecamatan Koto Gasib, yaitu mengusul kembali cerita lama panglima gimbam yang namanya di sematkan menjadi nama kantor DPRD Kabupaten Siak.‎

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Siak Dr H fauzi Asni M.Si mengatakan, pemilihan kali ini merupakan utusan dari 14 kecamatan yang dikarantina selama 5 hari di Grand royal. Kegiatan yang dimulai sejak tanggal 23 April yang lalu, diberi pembekalan pengetahuan kepariwisataan dan kebudayaan yang mampu untuk membentuk menjadi insan di garda terdepan, sehingga mampu memajukan negeri ini dalam dunia pariwisata.‎

“Menjadi cikal bakal untuk kedepan sebagai duta bangsa di ajang Bujang dan dara,yang tidak terpilih jangan berkecil hati, namun tetaplah berkontribusi untuk membangun negri ini,” kata Fauzi.‎

Dalam Sambutan Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Drs.H.Tengku Said Hamzah mengatakan, setiap bujang dan dara Kabupaten Siak, memiliki tanggung jawab khusus sebagai duta daerah dalam membangun citra pariwisata. Seorang duta wisata yang baik, harus menjiwai nilai-nilai budi pekerti, kepribadian yang baik, serta  memiliki wawasan, sikap, serta rasa nasionalisme yang tinggi. Terlebih menjadi seorang duta Negeri Siak, harus mencerminkan sikap sebagai bagian dari masyarakat melayu Siak. Hal tersebut sesuai dengan tagline negeri Siak, yakni Siak Melayu yang sesungguhnya.

“Sebagai duta wisata, bujang dara tentu menjadi garda terdepan dalam memajukan Dunia Kepariwisataan daerah ini. Sebagaimana telah disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata tadi, bahwa yang keluar sebagai finalis terbaik pada ajang pemilihan malam ini, akan mewakili Kabupaten Siak membawa nama baik daerah di iven sejenis tingkat Provinsi Riau.oleh karena itu saya berharap adik-adik para finalis bujang dan dara Kabupaten Siak kiranya memperdalam ilmu yang didapat, dan membekali diri dengan wawasan seputar budaya dan pariwisata daerah menuju pemilihan grand finalis bujang dara Provinsi Riau mendatang,” kata Tengku Said Hamzah.‎

Beliau juga mengharapkan‎ kepada Bujang dan Dara para runner up dan para finalis lain yang masih belum beruntung,tidak lekas patah semangat.menurut beliau,‎Bujang dan dara yang tidak terpilih‎ juga punya kesempatan nantinya untuk membantu pemerintah menjadi Tour Guide dan hal-hal lainnya menyangkut promosi pariwisata daerah. Karena Bujang dan Dara adalah sejatinya para duta-duta pariwisata itu, yang ditempa melalui proses karantina pemilihan bujang dan dara,” pungkasnya.

Diahir acara terpilih sebagai Bujang dan Dara tahun 2018 adalah Bujang Sungai Apit Fran habibilah hadi dan Dara Kandis  Tania Safera.berkesempatan untuk Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Drs H T.Said Hamzah bersama istri Ibuk Rahima Wati Hamzah untuk memasangkan tanjak serta mahkota kepada pemenang Bujang dan Dara tahun 2018.***(Rinto).

Hasil Verifikasi Pansel Belum Menentukan

Teluk Kuantan(SegmenNews.com) – Para awak media di buat gaduh oleh hasil yang di terbitkan dan dikemukan oleh pihak Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) beberapa hari yang lalu.

Dari kegaduhan yang terjadi tersebut, Kadis Kominfo Kuansing Ir H Samsir Alam MM, Sabtu (28/4) menanggapi hal tersebut. “Itu belum menentukan hasil akhir dan nilai kontrak kerjasama antara Diskominfo dengan Media,” kata Samsir.

Sebab, kata Kadis Kominfo, penilaian itu tidak hanya sebatas verifikasi administrasi saja, akan tetapi ada penilaian yang lebih menjurus kepada kinerja dan fungsi pada wartawan dan media yang aktif selama ini mempublikasikan informasi terkait kemajuan serta kegiatan Pemkab Kuansing.

“Ke aktifan wartawan dan media dalam memberitakan kegiatan Pemda itu yang juga sangat penting dalam penilaian sebuah kontrak kerjasama media dengan Pemda melalui Diskominfo Kuansing,” tutur Samsir.

Hasil terkait kategori yang kemarin sudah selesai belum final. Karena sebuah media tentu perlu diperhatikan yang mana aktif atau tidak dalam pemberitaan pemerintah selama ini. Untuk itu, kata Samsir Alam, rekan – rekan media diminta bersabar.

Perlu diketahui, seperti yang diamanahkan Perbup dan UU dimana sebuah kontrak kerjasama diharuskan kepada sebuah media, adalah media yang terdaftar di Dewan Pers secara legalitas nya. “Jika tidak terdaftar di Dewan Pers tentu nilainya Nol (0) yang artinya tidak bisa untuk dilakukan kontrak kerjasama dengan media tersebut,” tegasnya.***(Lind)

Buruh Perkebunan Ditemukan Tewas di Dalam Pondok

Buruh Perkebunan Ditemukan Tewas di Dalam Pondok

Bengkalis(SegmenNews.com)- Joni Sihotang (50), buruh perkebunan milik Sitorus, ditemukan tewas didalam pondok diperkebunan, di Kelurahan Air Jamban, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (28/4/18) sekitar pukul 8:00 WIB.

Korban awalnya ditemukan oleh mandor perkebunan, Firman Ringo Ringo dalam keadaan tidak bernyawa dalam kondisi terlentang dan mulut mengeluarkan busa.

Pada pukul 08.30 Wib petugas piket Polsek Mandau, di pimpin Kapolsek Mandau Kompol, Ricky Ricardo S.Ik, di dampingi Kanit Reskrim Firman F S.Ik, Panit I Iptu Ismanto dan Panit II Ipda R. Hutahean Reskrim tiba di tkp dan melakukan olah TKP bersama – sama Tim Medis dari RSUD Duri.

Berdasarkan keterangan, Dr. Yudi penyebab kematian diduga karena penyakit asam lambung, terlihat dari mulut mengeluarkan darah yg menghitam. Dari kekakuan mayat, di duga korban telah meninggal 12 jam yg lalu.

“Saat ini korban MD telah di bawa ke RSUD Duri, dari Hasil Visum yg di lakukan oleh Dr. Wahyudi menerangkan kematian korban secara wajar yg di sebabkan oleh penyakit asam lambung. Saat ini keluarga korban telah di hubungi oleh Mandor Firman Siringo – Ringo masih menunggu konfirmasi apakah keluarga korban datang ke Duri atau jenazah korban di antar ke Pekanbaru,” ujar Kapolsek.***(Edi)

PAC-PP Bathin Solapan Bentuk Ranting Khusus di Air Kulim

Bendahara PP Bathin Solapan, M Amin berbagi rezeki dengan anak yatim

Bathin Solapan(SegmenNews.com)- Atas pertimbangan dan untuk pemberdayaan Kepemudaan. Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC-PP) Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis membentuk Ranting Khusus (Ransus) di Desa Air Kulim.

Pelantikan yang dilaksanakan di lapangan KM 10 Kulim ini diawali tari persembahan tepak sirih oleh siswa SMP 06, dan dimeriahkan oleh musik organ tunggal.

Turut hadir Camat diwakili Kasi Trantib Bahtin Solapan, Babinsa, Kades Syahril Mr, dan Tokoh Masyarakat.

Ketua PAC PP Kecamatan, Fredy Hutabarat usai melantik pengurus Ransus mengingatkan, PP semakin maju dan dan mampu mengikuti perkembangan kedepannya.

“Saya bangga pada pemuda Air Kulim yang juga penggagas terbentuknya PAC PP di kecamatan ini,” puji Fredy Hutabarat.

Disis lain, Ketua Ransus dilantik, Daud Sembiring, pada Segmennews.Com menyebutkan, pembentukan Ransus merupakan hasil musyawarah, dalam rangka menjalin silaturahmi dan menguatkan persatuan.

Kebersamaan merupakan hal paling utama dalam mengangkat kesejahtraan melalui pemberdayaan masyarakat.

“Adapun program Ransus hendaknya tetap sejalan dengan perogram kerja PAC Bahtin Solapan,” harap Daud.

Kades Air Kulim Syahril Mr, sebagai pemerintah menyampaikan, cukup bangga atas kehadiran Ransus PP di desa ini dan berharap secara bersama bergandengan tangan dalam membangun dan memajukan desa ini.

Sebagaimana yang diutarakan Kepemudaan, dapat membantu dalam keamanan dan kenyaman masyarakat.

“Pemuda Pancasila bagian dari nafas perjuangan yang mesti dipertahankan dan abadi selamanya dalam mempertahankan NKRI, Tahniah bagi jajaran pengurus yang baru dikukuhkan, mari bersama membangun desa ini yang lebih baik lagi,” tandas Syahril Mr.

Bendahara Umum M.Amin yang juga Tokoh Pemuda di Kecamatan Bahtin Solapan, sangat merespon terbentuknya Ranting Khusus ini, keinginan untuk mendekatkan Pemuda Pancasila menyatu dengan Masyarakat Desa ini.

Ransus yang baru ini juga menyantuni anak yatim piatu, sebagai bentuk kepedulian Pemuda Pancasila pada masyarakat yang kurang mampu.

“Insya Allah, kedepannya Ransus ini akan lebih mampu meningkatkan kepedulian pada masyarakat, berjuang dalam memberdayakan SDM  kepemudaan, khususnya dalam mengurangi pengangguran” ujar M Amin yang rela menyisihkan sebahagian rezekinya.

Mewakili Pemcam, Kasi Trantib Muhammad Sadly, mendukung dan mengafresiasi terbentuknya Ransus PP ini.

“Keseriusan MPC dan PAC dalam memajukan kepemudaan, dan Bupati Bengkalis yang sangat mendukung berkembangnya wadah kepemudaan, khususnya di Negeri Junjungan ini,” sampai Saddly.***(edi).

Pencuri Besi Bekas SMAN 2 di Rohil Ditangkap TNI

Ilustrasi

Rohil(SegmenNews.com)- Anggota Koramil 01/Bangko berhasil amankan dua pelaku pencurian besi bekas di lokasi bagunan SMA-Negeri 2 di jalan Lingkar Pesisir Batu 4 Kepenghuluan Bagan Punak Meranti Kecamatan Bangko (Rohil), Jum’at (27/4/18) malam sekira pukul 18.30 WIB.

Kedua pelaku tersebut bernama Budiman (32) tahun warga Jalan Kecamatan Gg. SMK Negeri 1 Bangko Kep. Bagan Punak Meranti, Yogi Syaputra (17) tahun warga Jalan Kecamatan KM 4 Kep. Bagan Punak Meranti.

Adapun krinologis penangkapan kedua pelaku itu,  pada pukul 18.15 Wib, Anggota Koramil-01/Bangko Dpp Sertu Alpin beserta 2 Orang Anggotanya yakni Serda A. Pohan dan Serda Harsono melaksanakan Patroli ke daerah Jalan Lingkar pesisir pantai KM 4, tepatnya di Bangunan SMA Negeri 2 Bangko.

Sekira Pukul 18.30 Wib, Tim Patroli Menangkap 2 Orang Tersangka Pencurian Besi Bangunan milik Pemda Rohil. Setelah di kedua pelaku di tangkap lalu dibawa ke kantor Koramil-01/Bangko untuk di periksa dan di lanjutkan test urine dengan hasil 2 tersangka Positif menggunakan Narkoba jenis Shabu-shabu.

Pada pukul 21.30 Wib, atas Perintah Danramil -01/Bangko Mayor Edi Yanto dan Pasi Intel Dim 0321/Rohil Kapten R. Sembiring, ke 2 Tersangka  bersama barang bukti yang berupa guntinh basi, martil, besi angker 7 kilogrm dan sepeda motor jenis Mio Shoul BM 6302 RI 1 Unit diserahkan kepada Pihak Polsek Bangko guna di tindak lanjuti secara hukum.***(Chan)

UNBK 2017/2018 Ditinjau Pjs Bupati Inhil

Tembilahan(SegmenNews.com)- Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) T.P 2017/2018 tingkat SMP di Kabupaten Inhil di tinjau lansung Pjs.Bupati Rudyanto yang di dampingi Kepala Dinas Pendidikan Drs.Rudiansyah, Kabid SMP M.Nasir M.Pd, Senin (23/4/2018).

Peninjauan oleh Pjs.Bupati yang di dampingi Kadisdik Inhil dan rombongan memulai Peninjauan di SMP Negeri 1 Tembilahan Kota dilanjutkan MTsN Tembilahan dan SMPN 1 Tembilahan Hulu.
Untuk diketahui, Ujian Nasional tingkat SLTP T.A 2017/2018 dari tanggal 23-26 April 2018 sebanyak 135 SMP dan 145 MTs dengan diikuti 11050 Siswa/i Se-kabupaten Inhil.

hasil Peninjauan dari 3 sekolah pada pagi ini Secara keseluruhan pelaksanaan UN tingkat SLTP T.A 2017/2017 ini berjalan dengan lancar, ungkap Pjs.Bupati Rudyanto yang di dampingi Kadisdik Inhil.

Beliau, mengharapkan kepada Siswa/i yang mengikuti UN tahun ini mendapatkan hasil dan nilai yang baik.

Sementara Kadisdik Drs.Rudiyansyah yang di wawancarai awak media usai peninjauan mengatakan, pada tahun ini tingkat SLTP Kabupaten Inhil mengikutkan 3 sekolah yang melaksanakan UNBK. Semoga untuk tahun depan kita bisa lebih banyak mengikutkan Sekolah tingkat SLTP yang mengikuti UNBK.***(Adv/diskominfo)

Ketua APKASI Bidang Keuangan Daerah, Irwan Jadi Narasumber di Jakarta

Ketua APKASI Bidang Keuangan Daerah, Irwan Jadi Narasumber di Jakarta

Jakarta(SegmenNews.com)- Ketua APKASI Bidang Keuangan Daerah Drs. H. Irwan M.Si, membuka sekaligus menjadi nara sumber acara APKASI Procurement Network Tahun 2018, kegiatan dalam rangka meningkatkan profesionalitas aparatur dibidang pengadaan barang dan jasa didaerah itu, dipusatkan di Ball Room Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jum’at (27/4/2018).

Turut mendampingi Bupati Kepulauan Meranti, Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Janefi Meza, Kepala Dinas Kesehatan Meranti dr. Irwan Suwandi, Kepala Bagian Humas dan Protokol Meranti, Kalaksa BPBD Meranti Drs. Edy Afrizal dan lainnya.

Kegiatan ini merupakan komitmen APKASI yang konsen terhadap kegiatan pengadaan barang dan jasa yang mengandung resiko hukum bagi penyelenggara. Diharapkan melalui kegiatan itu seluruh aparatur pemerintahan terkait dapat terhindar dari permasalahan hukum dan hasil dari pengadaan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Dalam pemaparannya dihadapan seluruh Bupati dan pejabat pengadaan Se-Indonesia, Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si, menyampaikan pentingnya kegiatan pengadaan barang dan jasa yang baik disuatu daerah sebagai salah satu rangkaian penguatan perencanaan pengelolaan keuangan.

“Pelaksanaan pengadaan barang jasa yang baik dapat menjadi indikator tata kelola pengelolaan keuangan pemerintah daerah, oleh karena itu proses pengadaan barang dan jasa harus dilakukan dengan perencanaan yang baik,” ujar Ketua APKASI Bidang Keuangan Daerah itu.

Pelaksanaan pengadaan barang dan jasa yang baik menurutnya sesuai dengan tata cara dan strategi yang dibenarkan dalam UU.

Namun satu hal yang tidak bisa dipungkiri dan menjadi kendala disebagian besar daerah adalah, rasa ketakutan dari aparatur pengadaan barang dan jasa terjerat kasus hukum. Disinilah  menurut Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, dibutuhkan oeran Kepala Daerah untuk memberikan motivasi kepada aparatur pengadaan dan selain itu dibutuhkan kehatia hatian dalam melengkapi dokumen yang dibutuhkan.

“Hal yang penting bagaimana Kepala Daerah memberikan motivasi dalam rangka penguatan kepada aparatur pengadaannya, mendorong staf agar bisa menyusun hafga perkiraan sendiri sesuai dengan kondisi setempat, sehingga proses barangbdan jasa berjalan dengan lancar baik dari segi pengadaan hingga pertanggungjawaban,” jelas Irwan.

Lebih jauh dijelaskannya, seiring dengan diberlakukannya Peraturan Presiden No. 16 Tahun 2018, yang merupakan perbaikan Perpres No. 54 Tahun 2010, Ketua APKASI Bidang Keuangan Daerah itu menghimbau kepada seluruh Bupati di Indonesia segera melakukan penyesuaian.

“Dengan telah dikeluarkannya Peraturan Presiden No. 16 Tahun 2018 peraturan pengadaan barang dna jasa sudah harus dirubah mengacu pada peraturan tersebut,” ucap Drs. H. Irwan M.Si.

Sebelum dikeluarkannya E-Purchasing dan E-Katalog, semua dilakukan secara manual tapi siatem in kini telah menjadi alternatf pengadaan yang efektif dan efisien dan resiko pejabat tersangkut kasus hukum dapat diminalisir. Dan sejak dikeluarkanya Perpres No. 16 Tahun 2018 Presiden Jokowi juga mendorong penggunaan E-Purchasing.

Selain itu, penerapan E-Katalog juga lebih menguntungkan para penyedia barang dan jasa sebab jika sudah muncul dalam E-Katalog maka tidak perlu lagi dilakukan pelelangan.

Apalagi saat ini proses pengadaan barang dan jasa diseluruh wilayah Indonesia sudah dikelola secara profesional, melalui Unit Layanan Pengadaan yang ada didaerah.

Sementara itu, Perwakilan LKPP Eko Ronaldo, menjelaskan sesuai Kepres No. 16 Tahun 2018 mengingatkan dalam proses pengadaan tidak harus barang yang diadakan murah yang terpenting adalah berkualitas. Dan peran ULP wajib melakukan klarifkasi sehingga produk yang diadakan sesuai dengan Spesifikasi dan harga.

“Jangan takut yang terpenting semangat pengadaan terpenuhi sehingga dapat dipertanggung jawabkan secara hukum, dan hasil pengadaan dapat melayani masyarakat,” ujarnya.***(Dham/Humas Pemkab)

Polisi Amankan 6 Unit Dompeng PETI di Kuansing

Ilustrasi

Kuansing(Segmennews.com)- Enam unit dompeng atau Penambangan Emas tanpa Izin (PETI) ditemukan beroperasi di lahan perkebunan sawit milik Pemkab Kuansing yang masih berstatus hutan lindung, tepatnya di Desa Perhentian Sungkai Kecamatan Pucuk Rantau.

Aktifitas penambangan ini baru terbongkar ketika tim gabungan dari personil Polsek Kuantan Mudik bersama anggota Shabara, Intelkam dan Reskrim Polres Kuansing melakukan pengecekan lokasi PETI di Desa Perhentian Sungkai. Kamis  (26/04/18) kemaren, operasi pengecekan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kuantan Mudik AKP Eddy Renhar.

Saat tim gabungan turun langsung kelokasi untuk memastikan keberadaan PETI tersebut, para pekerja Dompeng langsung berhamburan melarikan diri, kemudian sebagai barang bukti didapati Enam Dompeng yang baru siap beroperasi sehingga ditinggal pergi oleh para pekerja PETI tersebut.

Kapolres Kuansing AKBP Fibri Karpiananto,SH Sik melalui Ka Humas AKP G Lumban Toruan membenarkan adanya Dompeng beroperasi di Areal Perkebunan Sawit milik Pemkab Kuansing ini, Terkait Pemodal Dompeng tersebut adalah warga dari Desa Perhentian Sungkai itu sendiri, Namun pekerjanya berasal dari Pulau Jawa.

Akp G Lumban Toruan juga mengatakan, Bahwa Kapolsek Kuantan Mudik Eddy Renhar telah berpesan kepada anggota TNI yang melaksanakan Pam di areal perkebunan milik Pemda Kuansing tersebut untuk menyampaikan kepada para pekerja agar menghentikan aktifitas PETI. Apabila masih beraktifitas dilokasi tersebut, Kepolisian akan melakukan penindakan sesuai dengan UU yang berlaku,”pungkasnya***(lind)

PKK Kecamatan Tambusai Utara Gelar Lomba Cipta Menu Non Beras

PKK Kecamatan Tambusai Utara Gelar Lomba Cipta Menu Non Beras

Rohul(SegmenNews.com)- Dalam rangka memeriahkan peringatan hari kartini, 21 April 2018 lalu. Tim penggerak PKK Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau, menggelar lomba cipta menu non beras, Kamis (26/4/18), di aula kantor Camat Tambusai Utara.

Kegiatan ini dibuka Ketua TP.PKK Kecamatan Tambusai Utara, Yenni
Nomida, dan diikuti 8 TP PKK desa se-kecamatan Tambusai Utara.

Adapun menu yang diperlombakan yakni menu sehat dan seimbang dari dana yang minim, akan tetapi cukup untuk sarapan pagi, makan siang dan makan malam, sebanyak porsi tiga orang, akan tetapi dari bahan non beras.

Yenni Nomida mengatakan,
kegiatan ini ditaja selain untuk memeriahkan hari kartini tahun 2018,
juga untuk mencari bibit –bibit untuk mengikuti lomba cipta menu
tingkat kabupaten rokan hulu.

“Dari pantauan kita, ibu-ibu PKK desa se-Kecamatan Tambusai Utara
sudah cukup kratif, terutama dalam mengolah sukun sebagai ciri khas
makanan non beras dari tambusai utara menjadi makanan yang beragam,
yang sehat dan dapat disukai keluarga. “ ungkap Yenni Nomida

Dari penilaian yang dilakukan oleh dewan juri yang merupakan utusan
dinas ketahanan pangan rokan hulu, dokter gizi puskesmas II tambusai
utara, dan kepala puskesmas I Tambusai Utara, PKK Desa Tambusai Utara dinyatakan sebagai juara 1, PKK Bangun Jaya juara 2 dan PKK Desa Rantau Sakti juara 3, dan merima hadiah berupa uang pembinaan dan piala dari Camat Tambusai Utara, dan Ketua TP PKK Tambusai Utara Yenni Nomida.

Ketua PKK Desa Tambusai Utara, Tiwen setiawati, mengatakan pada perlombaan ini PKK Tambusai Utara menyajikan menu makanan non beras
dari bahan dasar talas, sukun dan ikan, buahan, sayuran, serta susu, yang diolah menjadi beragam makanan untuk sarapan pagi, makan siang dan makan malam.***(fit)

Diduga Gelapkan Dana Rp4 M, Awie Tongseng Dijebloskan ke Penjara

Diduga Gelapkan Dana Rp4 M, Awie Tongseng Ditahan Jaksa

Rohil(SegmenNews.com)- Rajadi alias Awie Tongseng (54 tahun), sebagai pegurus Yayasan Wahidin Bagan-Siapiapi priode tahun 2004-2009 ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Bagan Siapi-api, Kamis (26/4/18) sekitar pukul 21:22 WIB. Rajali diduga melakukan penggelapan dana senilai Rp Rp4 miliar.

Awie Tongseng dikenakan pasal 374 Jo pasal 55,56 KUH Pidana . Dan atau pasal 70 ayat 1, ayat 2 Jo Pasal 6 UU No.28 tahun 2008 tentang yayasan.

Awie Tongseng bersama pengacaranya saat tiba di depan rumah tahanan cabang Bagansiapiapi, dikawal oleh sejumlah petugas Kepolisian Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau dan personil LSM Penjara.

Berapa lama kemudian menyusul pihak Kejaksaan Negeri Rokan Hilir, yakni Kasi Pidum Zulham dan Kasi Intel Farkhan Junaedi. Mereka bersama Awie Tongseng langsung masuk ke salah satu ruangan kepala rumah tahanan cabang Bagansiapiapi

Kemudian Rajadi alias Awie Tongseng langsung di titipkan rumah tahanan cabang Bagansiapiapi selama 20 hari ke depan.

“Awie Tongseng disangkakan dengan undang-undang yayasan,” ujar Kasi Pidum, Zulham Pane,SH. ***(Chan)