Beranda blog Halaman 2540

34 Menteri Jokowi Dilantik, Berikut Daftarnya

Bertempat di halaman belakang Istana Merdeka, Jokowi mengumpulkan 34 kandidat terpilih (Liputan6.com)
Bertempat di halaman belakang Istana Merdeka, Jokowi mengumpulkan 34 kandidat terpilih (Liputan6.com)

Jakarta (SegmenNews.com)- Sebanyak 34 menteri Kabinet Kerja telah diumumkan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Para menteri itu akan dilantik dan diambil sumpahnya secara resmi di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/10/2014) pukul 11.30 WIB.

Informasi dari laman resmi Sekretaris Kabinet, setkab.go.id, seluruh menteri pria yang dilantik akan mengenakan batik lengan panjang, dan berpeci, bukan pakaian sipil lengkap berupa jas berdasi. Sedang 8 menteri perempuan mengenakan busana nasional.

Bersamaan pelantikan menteri, Presiden Jokowi dijadwalkan juga akan melantik Sekretaris Kabinet, Wakil Menteri Luar Negeri, dan Wakil Menteri Keuangan periode 2014-2019. Setelah itu, pada pukul 14.00 WIB, di kantor Presiden, lingkungan Istana Negara, Presiden Jokowi akan memimpin langsung sidang kabinet yang pertama kali dalam pemerintahannya.

Presiden Jokowi mengumuman 23 nama menteri Kabinet Kerja pada Minggu 26 Oktober pukul 17.16 WIB di halaman belakang Istana Merdeka. Menurut Jokowi, pengumuman tersebut lebih cepat 8 hari dari yang diamanatkan UU tentang Kementerian Negara, yakni 14 hari. Berbeda dari pengumuman kabinet yang dilakukan pendahulunya, Presiden Jokowi memberikan pengantar dan latar belakang figur menteri yang dipilihnya kepada rakyat.

Dari 34 menteri, 8 di antaranya adalah perempuan. Mereka adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Berikut ini 34 menteri yang dilantik hari ini:

1.  Menteri Koordinator Kemaritiman: Indroyono Soesilo
2.  Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan: Tedjo Edy Purdjianto
3.  Menteri Koordinator Perekonomian: Sofyan Djalil
4.  Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani
5.  Menteri Sekretaris Negara: R. Pratikno
6.  Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas: Andrinof Chaniago
7.  Menteri Perhubungan: Ignatius Jonan
8.  Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti
9.  Menteri Pariwisata: Arief Yahya
10.  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Sudirman Said
11.  Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo
12.  Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Priansari Marsudi
13.  Menteri Pertahanan: Ryamizard Ryacudu
14.  Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Yasonna H. Laoly
15.  Menteri Komunikasi dan Informasi: Rudiantara
16.  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Yuddy Chrisnandi
17.  Menteri Keuangan: Bambang Soemantri Brodjonegoro
18.  Menteri BUMN: Rini Mariani Soemarno
19.  Menteri Koperasi dan UMKM: AAGN Puspayoga
20.  Menteri Perindustrian: Saleh Husin
21.  Menteri Perdagangan perdagangan: Rahmat Gobel
22.  Menteri Pertanian: Amran Sulaiman
23.  Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dhakiri
24.  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono
25.  Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya
26.  Menteri Agraria dan Tata Ruang: Ferry Mursyidan Baldan
27.  Menteri Agama: Lukman Hakim Saefudin
28.  Menteri Kesehatan: Nila F Moeloek
29.  Menteri Sosial: Khofifah Indar Parawansa
30.  Menteri Pendayagunaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Yohana Yambise
31.  Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah: Anis Baswedan
32.  Menteri Riset dan Teknologi: Muhammad Nasir
33.  Menteri Pemuda dan Olah Raga: Imam Nahrawi
34.  Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Marwan Ja’far.***

Red: hasran
Sumber: liputan6.com

Menteri Kelautan dan Perikanan Tak Minder Hanya Berijazah SMP

Bos Susi Air Susi Pudjiastuti di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta (kompas)
Bos Susi Air Susi Pudjiastuti di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta (kompas)

Jakarta (SegmenNews.com)- Presiden Joko Widodo baru saja mengumumkan nama-nama menteri yang bakal bekerja bersamanya selama kurun waktu 5 tahun. Dalam kabinet yang diberi nama ‘Kabinet Kerja’ Jokowi akan dibantu oleh 34 menteri yang terdiri dari kalangan profesional dan politisi partai.

Dari nama-nama tersebut, Jokowi menunjuk Direktur Utama PT ASI Pudjiastuti Aviation, Susi Pudjiastuti sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Susi berbeda dengan menteri yang lain yang mana latar pendidikannya rata-rata perguruan tinggi. Susi hanyalah seorang pengusaha dengan ijazah Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Namun, Susi mengaku tak minder dengan kondisi tersebut. Bahkan, dengan percaya diri mengatakan jika dia seorang profesional.

“Saya tidak berpendidikan seperti anggota kabinet tapi saya pikir, saya klaim saya seorang profesional,” kata dia Jakarta, Minggu(26/10/2014) malam.

Pernyataan tersebut bukanlah hisapan jempol semata. Terbukti dari tangan dinginnya PT ASI Pudjiastuti Aviation yang mulanya hanya mengelola dua pesawat, sekarang berkembang menjadi 50 pesawat.

“Saya kerja 33 tahun dengan baik, telah membuktikan sebuah dedikasi yang total yang komitmen dengan segala passion bikin perusahan cantik,” tuturnya.

Meski demikian, dengan ditunjuknya menjadi menteri berarti berakhir pula kedudukannya sebagai direktur utama untuk kemudian dilimpahkan ke penggantinya Presiden Komisaris Sudrajat.

“Pada hari ini saya mengundurkan diri melangkah ke depan bantu kabinet kerja Jokowi,” tandas dia.

Profil Susi

Susi memang berbeda dengan menteri kebanyakan. Jika menteri-menteri yang lain adalah lulusan sarjana, bahkan hingga perguruan tinggi luar negeri, Susi hanya memiliki ijazah SMP.

Namun jangan salah, wanita kelahiran 15 Januari 1965 Pangandaran, Jawa Barat, ini merupakan salah satu pengusaha yang sukses. Kesusksesan Susi terlihat dari puluhan pesawat yang dia miliki dari berbagai jenis seperti Cessna Grand Caravan, Pilatus PC-06 Porter, dan Piaggio P180 Avanti.

Susi mengawali karir sebagai pengepul ikan di Pangandaran. Bisnisnya berkembang kemudian mendirikan pabrik pengolahan ikan pada PT ASI Pudjiastuti Marine Product dengan produk unggulan lobster bermerk Susi Brand. Pasarnya, pun berkembang hingga luar negeri seperti Asia dan Amerika.

Berkembangnya pasar produk ini pun membuatnya mau tak mau membutuhkan sarana transportasi sehingga produk yang dibawa dalam keadaan segar. Akhirnya muncullah pemikiran untuk membeli sebuah pesawat pengangkut yang kemudian melatarbelakangi berdiri PT ASI Pudjiastuti Aviation dan berkembang hingga saat ini.

Gebrakan yang dilakukan Susi menuai perhatian dari banyak kalangan. Hingga kemudian dia pun dianugerahi pengharagaan antara lain Pelopor Wisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat tahun 2004, Young Entepreneur of the Year dari Ernst and Young Indonesia tahun 2005, serta Primaniyarta Award for Best Small & Medium Enterprose Exporter tahun 2005.***

Red: hasran
Sumber: liputan6.com

Dewan: Panitia Proyek JSR Tak Profesional

Jembatan Selat Rengit Terbengkalai
Jembatan Selat Rengit Terbengkalai

Selatpanjang (SegmenNews.com)- Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Hafizan Abbas menjelaskan bahwa atas kegagalan Proyek Multiyears Jembatan Selat Rengit yang menghabiskan uang rakyat ratusan miliar tersebut jelas harus di audit. Sebab setiap penggunaan uang Negara harus diaudit.

Namun atas kegagalan itu, lanjutnya, semakin membuka peluang aparat untuk memanggil ketua panitia lelang proyek. Setelah kontrak diputus tentunya ada proses hukumnya.

“Ternyata benar panitia lelang proyek dalam menetapkan pemenang proyek tidak profesional, karena seperti kita ketahui bersama kontraktor yang dimenangkan dalam tender adalah kontraktor memble. Bagaimanapun harus dipertanggungjawabkan secara hukum,” tegas Haizan, Minggu (26/10/14).

Seperti diketahui dari segi penganggaran, sebutnya, ada tiga sharing anggaran,dimana 30 persen didanani dari APBN, 30 persen lagi dari APBD Provinsi riau, dan 40 persen dari APBD Kabupaten Meranti. Hanya saja kenyataanya yang jelas mengalokasikan dana untuk kegiatan proyek tersebut murni dari APBD Meranti.

Pembangunan Jembatan Selat Rengit itu merupakan proyek multiyears di bawah kepemimpinan Bupati Irwan Nasir tahun 2012 hingga 2014 dengan anggaran sebesar Rp460 miliar lebih. Yakni tahun 2012 dianggarkan sebesar Rp125 miliar, tahun 2013 sebesar Rp235 miliar dan tahun 2014 sebesar Rp102 miliar.

Nilai ini belum termasuk biaya pengawasan tahun pertama Rp2 miliar, tahun kedua Rp3,2 miliar dan tahun ketiga Rp1,6 miliar. Namun kenyataannya proyek yang dikerjakan PT Nindya Karya KSO ini tidak tuntas dan baru berupa pancang-pancang. Terakhir disebut-sebut kontraktor sudah mulai hengkang dari lokasi proyek. Baru-baru ini juga tim penyidik Polda Riau telah turun kelapangan.***(def)

Plt Gubri: Serapan APBD Optimal Buat Kepentingan Masyarakat Riau

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman
Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengaku stafnya tengah bekerja keras untuk menyerap APBD Riau 2014 dan dia yakin pihaknya mampu merealisasikan anggaran semaksimal dan seoptimal mungkin untuk kepentingan masyarakat Riau.

Hal ini disampaikan Arsyadjuliandi usai menerima tamu dari Universaitasa Utara Malaysia (UUM) di ruang Melati Kantor Gubernur Riau, Jumat (24/10). Dikatakannya, ia yakin target realisasi APBD Riau pasti mampu diraih hingga akhir tahun ini oleh Pemprov Riau.

“SKPD kita sedang bekerja semua sekarang ini, target itu pasti bisa diraih. Sekarang itu kita tinggal bekerja, target itu semaksimal mungkinlah. Nanti kalau saya bilang 100 persen targetnya, stres pula semuanya,” ungkap Plt Gubri.

Sementara itu sebelumnya, Assisten II Setdaprov Riau, Wan Amri Firdaus menyebutkan, realisasi APBD Riau hingga minggu ketiga di bulan Oktober masih dibawah 40 persen. Saat ini pihaknya tengah berusaha dengan waktu yang sangat terbatas untuk melakukan serapan APBD Riau semaksimal mungkin.

“Ada beberapa program yang pengerjaannya panjang sudah tidak mungkin lagi kita kerjakan, namun sebaliknya, yang masih bisa dilaksanakan akan kita kerjakan dengan waktu terbatas ini,” tutur Wan Amir.

Disinggung mengenai beberapa proyek di Dinas Bina marga dan Dinas Cipta karya yang tidak terkejar tender di tahun 2014 ini, akan dilanjutkan pada tahun depan. Proyek tersebut menjadi prioritas untuk pengerjaannya.

“Nanti itukan ada SILPA (Sisa Langsung Penggunaan Anggaran) akan kita gunakan pada APBD Riau 2015 mendatang,” jelasnya.***(advertorial/hms)

Satu Jam, 10 Rumah di Pekanbaru Ludes Terbakar

Pemadam berusaha memadamkan api
Pemadam berusaha memadamkan api

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Sepuluh unit rumah terdiri sembilan rumah semi permanen berdinding kayu dan satu rumah permanen berdinding batu di Jalan AMD, RT 07/RW 5, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru, Riau, ludes terbakar hingga rata dengan tanah dalam waktu tidak lebih satu jam.

“Api terlihat pertama kali di salah satu rumah kayu (semi permanen) sekitar jam 15.30 WIB,” kata Ani Sueti (43) yang tinggal tepat bersebelahan dengan 10 bangunan terbakar, Jumat (24/10).

Saksi lainnya menyatakan sempat mendengar suara ledakan cukup keras diduga bersumber dari tabung elpiji yang terbakar.

“Ada beberapa kali suara ledakan tetapi tidak tahu dari rumah yang mana, katanya tabung gas meledak,” kata Jhoni (22) warga sekitar.

Sejumlah petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan api yang tersisa, membakar kayu-kayu sisa bangunan yang terlihat telah menjadi arang.

Sejumlah warga sekitar sempat memberikan informasi yang berbeda berkaitan dengan jumlah rumah yang hangus, namun Ketua RT 07, Yongki Raja Gukguk memastikan totalnya ada sebanyak sepuluh unit bangunan.

“Sembilan rumah petak semi permanen dan satu rumah bulatan permanen,” kata Raja Gukguk yang ditemui di lokasi kejadian usai mendata pemilik bengunan yang terbakar itu.

Ia menjelaskan, enam rumah yang terbakar terdiri dari lima semi permanen dan satu rumah bulatan milik Boru Manurung, seorang bidan. “Bidan ini pemiliknya tetapi tinggalnya tidak di salah satu rumah yang terbakar,” kata dia.

Kemudian empat rumah petak semi permanen lainnya adalah milik Napitupulu yang juga tidak menetap di salah satu rumah tersebut. “Mereka menyewakan rumah-rumah itu,” kata Raja Gukguk.

Sempat dilaporkan ada korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut, namun Gukguk memastikan seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri meski sebagian besar harta benda turut dilalap api.

Raja Gukguk mengaku mendapat informasi adanya peristiwa kebakaran itu dari seorang warga sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu diakuinya sebagian bangunan masih utuh, namun menyusul runtuh akibat api yang terus membesar, menghanguskan seluruh dinding kayu dan atap. “Saya kemudian melaporkan kejadian ini ke Ketua RW setempat,” katanya.

Ketua Rukun Warga 05, Sudiran mengaku menyusul datang ke lokasi kejadian dan kemudian menghubungi Camat Limapuluh, Erisman yang menyusul datang pukul 16.30 WIB. “Saya kemudian menghubungi pihak Dinas Pemadam Kebakaran yang datang beberapa menit kemudian,” katanya.

Kepala Bidang Penanggulangan Kebakaran pada Dinas Pemadam Kebakaran, Zul Azmi mengatakan, pihaknya menerjunkan tujuh unit mobil pemadam dari kantor utama dan juga beberapa dari kantor camat.

Upaya pemadaman kata dia juga dilakukan dengan kekuatan penuh yang melibatkan 32 petugas. “Pemadaman terganggu dengan kondisi jalan masuk ke lokasi kejadian yang sangat sempit sehingga dibutuhkan selang panjang untuk menjangkau api,” katanya.

Banyaknya warga yang ingin menyaksikan peristiwa tersebut menurut dia juga sempat memperlambat upaya pemadaman.

Puluhan petugas kepolisian membantu upaya pengosongan sekitar lokasi kejadian hingga radius 20 meter, namun beberapa warga tetap memaksa untuk melihat peristiwa itu tanpa mengindahkan teguran petugas.

Petugas baru berhasil memadamkan api setelah pukul 18.00 WIB.***(MC Riau/ran)

Bupati Achmad Wisuda 406 Hafiz Qur’an

Bupati memberikan selamat kepada para Hafis yang diwisuda
Bupati memberikan selamat kepada para Hafis yang diwisuda

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menggelar Wisuda Hafiz dan Tabligh Akbar dalam menyambut malam Tahun Baru Islam 1 Muharram 1436 Hijriyah di Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasir Pengaraian, Jumat (24/10/2014) malam.

Peringatan menyambut Tahun Baru Islam tahun ini dibuka oleh Bupati Rohul Drs. H. Achmad M.Si, dihadiri ribuan orang dari kalangan pejabat dan pegawai Pemkab Rohul, serta masyarakat umum. Acara ini mendatangkan Abdul Haq, seorang motivator yang telah menulis buku.

Selain Tablig Akbar, di sela-sela acaranya, sebanyak 406 tahfiz dan tahfizah dari berbagai Madrasah Diniyah, Pendidikan Tahfiz Quran, Madrasah Ibtidaiyah yang telah hapal beberapa juz hingga 20 juz Alquran diwisuda oleh Bupati Rohul dan Sekdakab Rohul Ir. Damri Harun. Sebagai hafitz terbaik diraih oleh Bagus Petrianto dari PTQ Masjid Agung Madani Islamic Centre.

Pada sambutannya, Bupati Achmad berterima kasih kepada seluruh lembaga pendidikan Islam di Kabupaten Rohul, karena telah ikut mendukung Program Hapalan Alquran yang telah dicanangkan oleh pemerintah daerah.

Selain itu, kepada hafiz dan hafizah, Bupati mengharapkan mereka menjaga hapalan bacaan Alquran, termasuk memelihara dan meningkatkan hapalan Alquran. Dari satu atau dua juz, kedepan bisa hapal 30 juz Alquran.

“Kalian adalah Alquran berjalan. Dari itu terus tingkatkan hapalan Alqurannya. Mudah-mudahan Program Gerakan Membaca Alquran semakin maju lagi,” kata Achmad.

Orang nomor satu di Rohul itu mengharapkan, wisuda tahfiz dan hafizah tersebut menjadi tradisi rutin di Rohul. Termasuk bagi anak-anak yang telah khatam Alquran.

Menyambut Tahun Baru Islam, Tabligh Akbar dilaksanakan dua kali. Yakni Jumat malam dan Sabtu malam besok (25/10/2014). Seluruh pegawai negeri sipil dan tenaga honorer Pemkab Rohul diwajibkan hadir.

Berdasarkan data panitia, 406 tahfiz dan tahfizah yang diwisuda yakni 176 orang dari KHalid bin Walid, 29 orang dari Ujungbatu, 14 orang dari PTQ Masjid Agung Madani, dan selebihnya dari beberapa sekolah pendidikan Islam.***(Adv/hum)

Bupati Lepas Pawai Takruf Meriahkan 1 Muharam 1436 H

Puluhan Ribu Peserta Pawai Takruf Meriahkan 1 Muharam 1436 H
Puluhan Ribu Peserta Pawai Takruf Meriahkan 1 Muharam 1436 H

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Sekitar Puluhan ribu peserta ikuti pawai takruf dalam memeriahkan pekan Muharam 1436 H dengan mengambil start di depan Simpang SMKN I Rambah, kemudian berakhir di Depan Masjid Agung Madani Islamic Centre (MAMIC) Pasir Pengaraian, Sabtu (25/10/2014).

Kegiatan itu selain dihadiri Bupati Rokan Hulu, juga Wakil Bupati Rokan Hulu, Sekdakab Rohul, Wakapolres, Ketua LAMR Rokan Hulu, Ketua MUI, Fokopimda Rokan Hulu, Kepala Dinas, Badan, Kantor, masyarakat 4 kecamatan, Rambah, Rambah Samo, Bangun Purba dan Rambah Hilir.

Kegiatan pawai takruf juga diikuti 91 sekolah baik tingkat SD, SLTP dan SLTA, atau sekolah sebanyak 32 pelajar SLTP, 19 SMA dan lainnya, tampak ribuan pelajar begitu ceria dan bahagia mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, disampaikan Bupati Rokan Hulu, Drs. H. Achmad, M.Si jika momentum pergantian tahun baru ini sebagai wahana intropeksi diri, dijadikan sebagai peningkatan amal kebajikan.

” Jadikan ini muhasabah diri, perbaiki yang salah, diharapkan amal kita akan lebih baik kedepannya agar kita termsuk orang-orang yang beruntung,” paparnya.

Kata, Bupati Rokan Hulu, kabupaten ini negeri yang beragama, religius, Negeri Seribu Suluk, harus sesuai dengan gelar dan filosopinya, terima kasih kepada kepala sekolah, kepala madarasah, masyarakat panitia pelaksana, karena telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

” Mari kita tingkatkan ibadah serta pengabdian kita kepadan supaya rahmat,  nikmat dikucurkan  pada negeri ini,” tutup Achmad.***(ran)

Bukti Orang Gila Banyak di Riau, RSJ Over Kapasitas

ilustrasi
ilustrasi

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan, Pekanbaru, Riau, sudah melebihi kapasitas, sehingga membuat petugas kewalahan menangani pasien, terutama untuk menyediakan tempat tidur.

“Saat ini jumlah pasien penyakit jiwa di tempat kami ada 200 lebih.  Sementara kapasitas ruangan yang ada hanya mampu menampung 182 orang,” kata Kepala Bidang Keperawatan, RSJ, Tampan, Erdinal, seperti dikutip dari Antara, Jumat (24/10/2014).

Menurut dia, selama ini pihaknya mengatasi kelebihan pasien ini disikapi dengan membuat sebagian pasien tidur tidak pakai dipan alias di lantai.
Apalagi pasien yang terbanyak adalah pria ini membuat sebagian besar kamar diperuntukkan bagi mereka. Sedangkan untuk pasien wanita disatukan dalam satu ruangan.

“RSJ Tampan kekurangan tempat tidur, kamar tidur pasien khususnya buat pasien perempuan yang hanya tersedia satu kamar,” kata dia.

Dia menjelaskan jumlah pasien yang ditampung di RSJ Tampan ini berasal dari 12 Kabupaten/kota di Riau. Sementara pasien terbanyak berasal dari Kabupaten Kampar diikuti Pekanbaru.

Selain kekurangan fasilitas dan ruangan, dia juga mengakui RSJ ini juga kekurangan tenaga, sehingga jumlah pasien dengan perawat yang harus melayani tidak berimbang.

“Saat ini kita memiliki 135 perawat, dibantu 25 dokter dan tiga tenaga psikiater. Jumlah ini sebenarnya kurang jika melihat banyaknya pasien. Terpaksa kami mempekerjakan tenaga harian lepas,” terang dia.

Dia menjelaskan , kekurangan ruangan dan tempat tidur ini sudah disampaikan ke Pemerintah Provinsi, bahkan sudah pernah di usulkan untuk dianggarkan. Akan tetapi hingga kini belum terealisasi. “Pernah diusulkan tahun ini tapi gagal, katanya tahun 2016 baru akan diusulkan lagi,” kata dia.

Menurut dia, kalaupun di usulkan penambahan ruangan, pihaknya juga saat ini memerlukan adanya renovasi bagi ruangan yang sudah ada karena sudah banyak yang rusak dan tidak layak huni. “Ruangan kita yang sekarang juga banyak yang tidak layak, khusus ruangan perempuan yang hanya ada satu kamar,” kata dia.

Dia juga berharap, selain dukungan fisik, pihaknya berharap juga dukungan moril dari pemerintah Kabupaten/Kota dan Dinas Sosial, yang mengirim pasiennya ke RSJ agar memantau keberadaan pasien, apalagi bagi mereka yang tidak memiliki keluarga. “Partisipasi pemerintah dan keluarga dibutuhkan untuk mempercepat kesembuhan pasien,” kata dia.***

Red: hasran
Sumber : antara

Jokowi Diganggu ‘Penunggu’ Istana?

Ilustrasi
Ilustrasi

SegmenNews.com- Menjelang pengumuman sejumlah menteri, paranormal asal Surabaya Ki Sabdo Jagad Royo mengaku melihat ada kekuatan gaib yang mengganggu Presiden Jokowi. Celakanya, kekuatan gaib bukan datang dari luar melainkan dari dalam Istana Kepresidenan.

Menurutnya, Presiden Jokowi diganggu oleh kekuatan mistis di dalam istana. Kekuatan mistis ini jahat karena bersifat mengganggu.

“Penerawangan saya, pengganggu bukan dari luar, tapi justru dari kalangan Istana sendiri,” ujar Ki Sabdo, Sabtu (25/10/2014).

Ia berharap, kekuatan pengganggu ini lenyap dan tidak mengganggu kerja Presiden Jokowi dalam memimpin negara untuk lima tahun ke depan. Ia juga berharap kepada masyarakat untuk bersama-sama mendukung pemerintahan yang sah, yakni Pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla.

“Biarkan Jokowi-Jusuf Kalla bekerja untuk negara Indonesia,” ujarnya.

Selanjutnya, paranormal yang mengaku pernah meramal Presiden SBY menjabat dua kali ini menggelar ritual tolak balak khusus untuk mengusir “pengganggu” Jokowi. Ritual ini digelar di Kompleks Makam Taman Bungkul, Surabaya.

Sebelum membakar dupa di bawah pohon Beringin tua, Ki Sabdo mengenakan busana serba hitam dan kacamata hitam itu menyempatkan diri berziarah ke makam Sunan Bungkul. Usai berziarah ritual pun dimulai. Ki Sabdo dengan komat kamit membaca rapalan doa untuk mengusir pengganggu dari kekuatan Gaib di Istana Negara itu.

“Momentum tahun baru Islam ini sangat tepat untuk mendoakan pasangan pemimpin baru Jokowi-Jusuf Kalla,” tutupnya.***

Red: hasran
Sumber : okezone

Kampar Boyong 3 Medali Emas di Porprov Riau VIII

Kampar Boyong 3 Medali Emas di Porprov Riau VIII
Kampar Boyong 3 Medali Emas di Porprov Riau VIII

Indragiri Hulu (SegmenNews.com)- Atlet Pencak Silat Kabupaten Kampar berhasil menyumbangkan medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau VIII tahun 2014 di Kabupaten Indragiri Hulu, dengan meraih 3 medali emas.

Ketua Pengcab Silat Kabupaten Kampar H Harryanto kepada wartawan, Sabtu (25/10/2014) menyebutkan, atlit silat Kampar meraih medali emas, perak dan perunggu pada Porprov Riau 2014 di Rengat.

“Kita dapat 3 emas, 1 perak dan 2 perunggu. Medali emas disumbangkan atlit Diana Juliani kelas C Putri, Revo Arianda kelas C Putra dan Anggi Septiadi kelas B Putra,” ujarnya.

Di sampaikannya, selain medali emas, atlit silat Kampar juga menyumbangkan 1 perak diraih Rizki Ridho, kelas D Putra. Sedangkan 2 medali perunggu disumbangkan oleh Tebita Darmawan, kelas I Putra dan Rizki Rahmadani, kelas G Putra.

“Kita mengucapkan terima kasih kepada para atlit, pelatih dan ofisial  yang telah bekerja keras sehingga berhasil meraih 3 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu,” pungkasnya.***(kpr/li)