Beranda blog Halaman 2607

Walikota Serahkan Bantuan untuk Masjid dan Musholah

Walikota didampingi Wakil Walikota, Seko dan kakemenag, menyerahkan voucher bantuan dana sejumlah pengurus masjid di wilayah  Kelurahan Labuhbaru  Barat, Payung Sekaki, Senin (30/6) di Masjid Al Azhar Labuhbaru Barat.  (Foto Humas)
Walikota didampingi Wakil Walikota, Seko dan kakemenag, menyerahkan voucher bantuan dana sejumlah pengurus masjid di wilayah Kelurahan Labuhbaru Barat, Payung Sekaki, Senin (30/6) di Masjid Al Azhar Labuhbaru Barat. (Foto Humas)

Pekanbaru (SegmenNews.com)-  Perhatian Pemerintah Kota Pekanbaru kepada kehidupan beragama di Kota bertuah yang lagi gencar membangun masyarakat Kota Moderen yang madani tersebut, hal itu dibuktikan dengan penyediaan anggaran bantuan pembangunan masjid atau mushollah yang selalu dianggarakan setiap tahun dalam APBD Pekanbaru scara bergiliran.

Penyerahan bantuan secaraq simbolis dilakukan pemerintah pada momonet kunjungan dan silaturrahmi serta safari Ramadhan yang digelar oleh bagian Adm Kesra Sekretariat Kota Pekanbaru.

Seperti halnya, Senin (30/6) Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT Dt Bandar Setia Amanah didampingi Wakil Walikota Ayat Cahyadi SSi Dt Muda Bandar Setia Amanah, Seko Hm Syukri Harto, Forkominda, serta seluruh pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru, Walikota menyerahkan bantuan kepada 4 Masjid di dan 1 Mushollah dan 1 MDA di wilayah Kecamatan Payung Sekaki, yang diserahkan lanmgsung kepada para pengurus masing-masjid dalam moment Safari Ramadhan Pemko di Masjid Al-Azhar Jalan Sepakat Labubaru Barat, Kecamatan Payung Sekaki.

Walikota dalam pengarahannya menyampaikan bahwa mengisi dan memakmurkan masjid lebih sulit dari pada membangun fisik masjid itu sendiri. Karenanya menjadi tugas seluruh insan, orang tua, dan para pemuka masyarakat untuk menanamkan jiwa cinta agama dan cinta Qur-an kepada generasi muda.

“Saat ini kita sedang berusaha membangun dan membantuk masyarakat Kota yang madani, dimana masyarakat madani tersdebut lebih spesifik kita sebut masyarakat agamais atau dan lbih khusus bagi kita umat muslim adalah masayarakt yang Qur-ani,’’ ujar Walikota.

Karena itu menurut Walikota magirib mengaji dan ditambah dengan tadarus sesudah tarawih di bulan merupakan ajang untuk meningkatkan kecintaan generasi muda kepada Alquran yang bukan sekedar untuk dibaca tetapi untuk dipahami dan dihayati serta diamalkan.

“Kalau masyarakat kota ini sudah agamais, maka otomatis masyarakat madani yang kita maksud sudahj tercapai dengan sebenarnya,’’ ulas Walikota.

Seperti juga di tempat safari sebelumnya, selain menyerahkan bantuan dana senilai Rp25 juta, di Masjid Al-Azhar itu Walikota juga menyerahkan paket jam dinding dan Alquran.***(chir/rls)

Satpol-PP Sita Kursi Milik Restoran di Plaza Citra

plaza citraPekanbaru (SegmenNews.com)- Jajaran Satuan Pamong Praja (satpol-PP) melakukan razia restoran yang membandel tetap membuka restoran disiang hari, walaupun sebelumnya telah diberi imbauan larangan buka disiang hari pada bulan puasa ramadhan.

salah satu yang membandel yakni, di plaza Citra jalan pepaya, Satpol-PP menyita dagangan dan sebanyak 68 kursi. Sementara kepada pengunjung dan pemilik diberikan peringatan.

Kasi Ops Satpol PP Pekanbaru, Rice Maulana Mengatakan, kegiatan ini akan terus kita lakukan sepanjang bulan suci ramadhan, Untuk menghargai orang yang berpuasa.

“Saat ini kita sudah menindak tegas pemilik restoran di plaza citra matahari dengan menyita 68 kursi,dan diberi peringatan tegas,” tandasnya, Selasa (1/7/14).***(chir)

Bupati Rohul dan Istri Tarawih Perdana di MAMIC

bpRokan Hulu (SegmenNews.com)- Tarawih perdana setelah ditetapkan pemerintah pelaksanaan puasa Ramadhan 1435 hijriyah Minggu (29/6/2014), mulai Sabtu (18/6/2014) malam, Bupati Bersama Istri tunaikan ibadah tarawih di Masjid Agung Islamic centre dan pada saat Terawih Mamic Pasir pengarayan dipadati ribuan jemaah untuk menunaikan sholat tarawih.

Pada sholat terawih perdana di Mamic hadir Bupati Rohul, Drs H Achmad M.Si, Wabup Hafith Syukri MM, Sekda Rohul, Ir Damri, Ketua TP PKK Rohul Hj Maghdalisni Achmad, serta para kepala dinas, badan dan kantor,di jajaran Pemkab Rohul. Pelaksanaan tarawih, dimpin Imam besar MAMIC Pasir Pangaraian, H Indragunawan S.Ag, dimana dari kegiatan itu juga hadirkan penceramah.

“Bupati dan rombongan ikut Shalat tarwaih bersama di MAMIC. Pada malam perdana, diperkirakan seribuan jemaah padati MAMIC, dari kapasitas tampung jemaah di MAMIC untuk 3000 orang. Selain sejumlah pegawai, jemaah dari kalangan masyarakat umum juga banyak yang datang,”ungkap Abdul Haris Pengurus harian badan pengelola MAMIC Pasir Pangaraian, Minggu belum lama ini.

Untuk kegiatan ibadah di MAMIC Pasir Pangaraian, ungkap Abdul Haris, akan disiarkan secara live (langsung) melalui siaran Madani TV serta Radio Dakwah Islamic Centre Pasir Pangarain 98.5 FM.

“Kegiatan ibadah di MAMIC, selain tarawih juga ada agenda lainnya seperti kuliah subuh, kultum zuhur, santapan Rohani jelang berbuka puasa serta santapan Rohani Ramadhan Tarawih. Kegiatan itu, dan kegiatan tersebut akan di siarkan secara live di Madani TV juga Radio Dakwah Islamic Centre 98,5 FM. Ini agar bisa disebarluaskan ke negeri seribu suluk,”kata Abdul Haris.

“Terang Abdl haris, selain kegiatan ibadah, MAMIC Pasir pengarayan juga sudah membuka stand bazaar, yang menjual berbagai pakaian muslim, termasuk makanan. dan Kegiatan itu digelar, guna memeriahkan kegiatan Ramadhan, dan memberikan pelayanan bagi jemaah yang menunaikan ibadah di MAMIC Pasir pengarayan.

“Tambahnya, Bukan hanya bazaar, kita juga hibur warga setiap sorenya hingga pukul 18.00 Wib, hiburan band Islami di selasar MAMIC, berdekatan dengan stand bazar.***(Adv/Hum)

Pemukulan Beduk Pertanda Dimulainya Tradisi Petang Belimau 2014

 Walikota, Firdaus, Gubernur Riau, Anas Maamun didampingi dan pejabat memukul beduk pertanda dimulainya tradisi petang belimau 2014
Walikota, Firdaus, Gubernur Riau, Anas Maamun didampingi dan pejabat memukul beduk pertanda dimulainya tradisi petang belimau 2014

Dokumen Rencana Pemberontakan PKI Ditemukan

Foto dokumentasi pemberangusan anggota atau simpatisan Partai Komunis Indonesia pasca pemberontakan mereka pada Oktober 1965. Sampai kini masih sangat banyak informasi ataupun penggalan sejarah otentik yang gelap tentang pemberontakan PKI ini. (kvltmagz.com)
Foto dokumentasi pemberangusan anggota atau simpatisan Partai Komunis Indonesia pasca pemberontakan mereka pada Oktober 1965. Sampai kini masih sangat banyak informasi ataupun penggalan sejarah otentik yang gelap tentang pemberontakan PKI ini. (kvltmagz.com)

SegmenNews.com- Dokumen kecil berisi rencana pemberontakan PKI dengan target mendirikan negara komunis di Indonesia ditemukan ahli sejarah Universitas Negeri Surabaya, Prof Dr Aminuddin Kasdi.

“Jadi, pengakuan pihak tertentu ada skenario ABRI melakukan penangkapan orang-orang PKI setelah Oktober atau ada pembantaian terencana oleh NU terhadap PKI, ternyata tidak didukung bukti historis,” katanya, kepada ANTARA, di Surabaya, Senin.

Menurut dia, fakta yang sebenarnya justru ada dalam buku kecil atau buku saku tentang ABC Revolusi yang ditulis CC (Comite Central) PKI pada 1957, yang merinci tiga rencana revolusi atau pemberontakan PKI tentang negara komunis di Indonesia.

“Buku yang saya temukan itu justru membuktikan bahwa rencana pemberontakan PKI yang diragukan sejumlah pihak itu ada dokumen historisnya, bahkan dokumen itu merinci tiga tahapan pemberontakan PKI yang semuanya gagal, lalu rumorpun diembuskan untuk mengaburkan fakta,” katanya.

Tanpa menyebut asal-usul dokumen yang terlihat lusuh itu, ia mengaku bersyukur dengan temuan dokumen yang tak terbantahkan itu.

“Kalau ada orang NU melakukan pembunuhan, itu bukan direncanakan, tapi reaksi atas sikap PKI sendiri yang menyebabkan chaos itu,” katanya.

Ia menjelaskan sikap PKI memang menyakitkan, sehingga NU melakukan reaksi balik. “PKI melakukan provokasi dengan ludruk yang temanya menyakitkan, seperti matinya Tuhan, malaikat yang tidak menikah karena belum dikhitan, dan banyak lagi,” katanya.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat jangan terpengaruh dengan provokasi politik yang didukung media massa untuk “membesarkan” PKI guna mengaburkan sejarah dengan menghalalkan segala cara.

“Kita jangan terpancing dengan sisa-sisa orang PKI di berbagai lini yang berusaha membangkitkan mimpi tentang negara komunis melalui media massa, buku-buku, dan semacamnya yang seolah-olah benar dengan bersumber kesaksian,” kata dia.

“Ada sisa-sisa PKI bercokol di media massa,” katanya pula.

Ia menambahkan, testimoni berbagai pihak itu mungkin benar, namun testimoni itu bersumber dari individu-individu yang tidak mengetahui skenario besar dari PKI untuk merancang tiga revolusi dengan goal untuk mendirikan negara komunis di Indonesia.

“Saya bukan hanya bersaksi, karena saya juga sempat mengalami sejarah pemberontakan PKI itu dan lebih dari itu, saya mempunyai bukti yang sangat gamblang dari dokumen PKI sendiri,” katanya.

Senada dengan itu, guru besar Universitas dr Soetomo Surabaya, Prof Dr Sam Abede Pareno, menyatakan, buku Memoir on The Formation of Malaysia, karya Ghazali Shafie terbitan Universiti Kebangsaan Malaysia, menunjukkan kaitan erat Konfrontasi Indonesia-Malaysia dengan PKI.

“Dalam buku itu jelas Bung Karno tidak menghadiri persidangan puncak dengan Tungku Abdul Rachman di Tokyo pada tahun 1963, karena PKI tidak suka dengan pertemuan itu,” kata penulis buku Rumpun Melayu, Mitos dan Realitas itu.

Oleh karena itu, konfrontasi Indonesia-Malaysia itu bukan sekadar demo anti-Indonesia atau demo anti-Malaysia, melainkan PKI merancang konfrontasi itu agar rencana besar (negara komunis) tidak “terbaca”.

Apalagi Bung Karno melontarkan gagasan nasionalis, agama, dan komunis yang justru “melindungi” gerakan PKI.

“PKI memang selalu memanfaatkan kelengahan pemerintah Indonesia yang sibuk menghadapi Agresi Militer I Belanda pada 1947 dengan aksi terpusat di Madiun pada 1948,” katanya.

“Lalu ketika pemerintah sibuk dengan Ganyang Malaysia yang juga mereka sponsori itu, PKI menikam dari belakang dengan Gerakan 30 September 1965,” katanya.

Pada Juli ini juga ada beberapa agenda besar nasional, di antara yang terbesar adalah Pemilu Presiden 9 Juli nanti yang menyerap sejumlah besar pengerahan sumber daya nasional.***

 

Red: hasran
Sumber: antara

Rp 4,49 Triliun Kredit di Perbankan Riau Mengendap

bi_pekanbaruPekanbaru (SegmenNews.com) – Bank Indonesia menyatakan jumlah kredit yang belum dicairkan atau “undisbursed loan” di Provinsi Riau pada triwulan I-2014 mencapai Rp4,49 trilun, atau sekitar 9,27 persen dari total kredit yang disalurkan bank umum.

“Jumlahnya naik 4,07 persen dari triwulan IV-2013 yang mencapai Rp4,32 triliun,” kata Kepala BI Perwakilan Riau, Mahdi Muhamad, Senin (30/6/2014).

Ia menjelaskan, peningkatan “undisbursed loan utamanya bersumber dari kenaikan pada bank milik pemerintah yang tercatat naik 18,81 persen dibandingkan triwulan sebelumnya, sementara di bank swasta justru turun 2,88 persen.

Menurun jenis penggunaannya, kredit yang belum dicairkan utamanya merupakan kredit modal kerja dengan nilai mencapai Rp3,69 triliun. Diikuti oleh kredit investasi, yakni sebesar Rp791,74 miliar.

Jika dilihat dari sektor ekonomi, lanjutnya, jumlah kredit yang belum dicairkan utamanya terdapat pada sektor perdagangan yang mencapai Rp1,51 triliun atau naik 5,61 persen dibandingkan triwulan sebelumnya.

Menurut dia, meningkatnya jumlah “undisbursed loan” pada sektor perdagangan diindikasikan karena pencairan kredit tersebut utamanya bersifat termin atau bertahap.

“Di samping itu, jumlah undisbursed loan pada sektor industri pengolahan juga relatif tinggi, yakni sebesar Rp598,41 miliar atau turun 0,25 persen dibandingkan triwulan sebelumnya,” kata Mahdi.

Sementara itu, ia mengatakan resiko kredit bank umum pada periode laporan mengalami eningkatan bila dibandingkan dengaan triwulan sebelumnya, meski jumlah kredit yang disalurkan menurun. Tingkat kredit bermasalah (non performing loan/NPL) pada triwulan I-2014 mencapai 3,32 persen, dan naik dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai sekitar 3 persen.

Berdasarkan sektornya, lanjut Mahdi, sektor konstruksi masih mengalami NPL tertinggi ibandingkn sektor lainnya, yaitu sebesar 6,54 persen lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai 5,95 persen.

“Relatif nebubgjatbta resiko kredit bermasalah dari sektor konstruksi tidak terlepas dari meningkatnya suku bunga yang sedikit banyak memberikan tekanan terhadap kemampuan pengembalian pinjaman,” katanya.

Meski demikian, ia mengatakan pangsa penyaluran kredit di sektor ini relatif kecil, yakni 2,94 persen dari total kredit perbankan, sehingga belum memberikan dampak yang signifikan terhadap NPL secara umum.

Namun demikian, mengingat pertumbuhan kredit pada sektor ini relatif tinggi, maka perlu menjadi perhatian perbankan Riau agar tingkat resikonya dapat dikontrol.***

 

Red: Sondri
Sumber : antara

MUI Siak: Pedagang Dilarang Buka Siang Hari, Hormati Umat Muslim Sedang Berpuasa

puasaSiak (SegmenNews.com)- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Siak, KH. Faturahman menegaskan agar pemilik warung nasi tidak buka siang hari. Haln itu perlu dilakukan sebagai sikap saling menghargai antar umat beragama dalam menghormati umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Pemilik warung makanan, agar bisa menghormati umat muslim yang sedang menunaikan ibadah puasa, dengan menutup warungnya saat siang hari,” imbau Ketua MUI.

Selain itu, bagi yang tidak berpuasa, juga dimintak untuk bisa menghargai yang sedang berpuasa, yakni dengan tidak makan, minum atau merokok ditempat umum. ‎”Jangan sampai minum, merokok ditempat terbuka, karena bisa mengganggu orang yang sedang puasa,” himbaunya.

Lebih jauh, KH. Faturahman juga meminta pada orang tua, untuk bisa mengawasi anak-anaknya, agar jang terbawa arus, sehingga hura-hura dengan bermain petasan, kembang api dan meriam bambu.

“Kami menghimbau pada orang tua untuk bisa menjaga putra-putrinya agar tidak menyalakan petasan, meriam bambu serta kembang api dan keributan lainnya pada saat sholat tarawih dan tadarrus berlangsung karena dapat menganggu kenyamanan dan kehusyu’an beribadah,” pungkasnya.***(rinto)

Ramadhan, Jam Kerja Berkurang, Pegawai Pemko Tetap Disiplin

Ingot Ahmad Hutasuhut
Ingot Ahmad Hutasuhut

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Dibulan ramadhan ini jam kerja para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemko Pekanbaru akan dikurangi dari hari biasanya, namun pegawai dituntut disiplinan.

“Untuk jam kerja memang dikurangi, namun para PNS tetap dituntut kesiplinannya,” ungkap Kabag Humas Pemko Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut.

Dikatakannya, sesuai arahan Walikota Pekanbaru Firdaus MT, para PNS di setiap satker tetap diwajibkan bekerja seperti biasa pada bulan Ramadhan. Untuk itu masing-masing SKPD diminta selalu melakukan pengawasan terhadap PNS dalam bekerja.

Ingot mengatakan, berdasarkan surat edaran Gubernur Riau telah ditetapkan perihal jam kerja PNS, dimana waktu kerja Senin sampai Kamis dimulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 15/00 WIB. Sedangkan hari Jumat dimulai pukul 08/00 WIB sampai pukul 15.30 WIB.

Akibat adanya pengurangan jam kerja ini, beberapa kegiatan yang biasa dilakukan juga terpaksa ditiadakan, seperti kegiatan senam kesegaran jasmani. Sedangkan untuk pelaksanaan apel pagi tetap dilaksanakan sebagaimana biasanya.***(Chir)

45 Anggota Polres Bengkalis Naik Pangkat

Kapolres Bengkalis, AKBP Andry Wibowo.SIK menyalami anggota naik pangkat
Kapolres Bengkalis, AKBP Andry Wibowo.SIK menyalami anggota naik pangkat

Bengkalis (SegmenNews.com)– Sebanyak 45 anggota Kepolisian Resir (Polres) Kabupaten Bengkalis naik pangkat. Prosesi kenaikan pangkat tersebut berlangsung di gedung Polres Bengkalis jalan Pertanian. Acara tersebut sempena Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-68, pada 1 Juli.

45 anggota naik pangkat tersebut yakni, pangkat Aipda ke Aiptu berjumah tujuh orang, yakni, Zamri, Widodo, Supriono, Ikanedi, Mayrizal, Parolian Harahap dan Haripin. Sedangkan dari pangkat Bripka ke Aipda hanya satu anggota atas nama Sugiarto.

Untuk pangkat Brigadir ke Bripka berjumah 11 anggota yakni Taufik Hidayat, Teguh Rahmat dan 9 anggota lainnya. Lalu yang berpangkat Briptu naik ke Brigadir 26 tujuh orang yang diantaranya Roy Imron, Gus Irwandi dasn 24 anggota lainnya.

Kapolres AKBP Andry Wibowo.SIK, Senin (30/6/14) pagi, bahwa kenaikan pankat anggotanya sudah melalui proses masa kerja tertentu dan penilaian.

“Saya berharap dengan naik pangkat setingkat lebih tinggi ini, perlu dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan pada masyarakat, sebab semakin tinggi pangkatnya harus semakin dewasa dalam bersikan dan pertugas,” katanya.***(wan)

Pemprov Optimis Sebelum APBD-P Realisasi Capi 30 Persen

Perkantoran Gubernur Riau (SegmenNews.com)
Perkantoran Gubernur Riau (SegmenNews.com)

Pekanbaru (SegmenNews.com) – Asisten III Setdaprov Riau mengaku tidak ada masalah dengan minimnya realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah saat ini dan dia optimis sebelum APBD Perubahan realisasi sudah akan mencapai 30 persen.

“Subtansi itu, jangan sampai menimbukan masalah. Jadi buat apa realisasi besar, tapi kurang tepat sasaran, kata Hardy.

Menurut Hardy, masih minimnya realisasi APBD yang saat ini baru mencapai 12 persen lebih disebabkan beberapa faktor. Selain transisi pemerintahan, efesiensi juga ada penyesuaian terhadap visi dan misi gubernur.

Meski tak menampik akan ada konsekuensi terjadinya silpa yang cukup besar. Namun mantan Karo Keuangan tersebut justru yakin target realisasi 30 persen sebelum APBD-P nanti terwujud.

Pasalnya, saat ini seluruh Satuan Kerja (Satker) sudah mulai melaksanakan tender termasuk pengajuan termin. Selain itu, ada juga transper dana bagi hasil ke kabupaten kota, yang totalnya mencapai sekitar Rp140 miliar dari 700 miliar dana bagi hasil yang ditranperkan pusat ke provinsi.

“Sekarang semua Satker sedang mengajukan termin. Tender juga mulai berjaan. Kemudian transper uang kabupaten/kota bulan ini juga, ini mendongkrak juga. Dana bagi hasi dari pusat, sekitar Rp140 miliar dri Rp700 miliar,” ujar Hardy.

Menurut Hardy, dengan begitu hasilnya nanti diyakini akan mampu mendongkrak realiasi APBD sebesar 30 persen sesuai dengan target.

Apa lagi selain itu beberapa Satker pemegang anggaran terbesar seperti Dinas PU siap melaksanakan tender sebesar Rp800 miliar. Kemudian beasiswa dan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) juga sudah diproses dicairkan dalam waktu dekat.

“Inikan lumayan mendongkrak realisasi. Kemudian beasiswa, BOS di disdik yang saat ini sedang diproses,” ungkap Hardy lagi.**(Chir)