Beranda blog Halaman 2761

7 Rumah BLP Longsor, Polisi Panggil Developer

Ilustrasi longsor
Ilustrasi longsor

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com) – Bencana longsor di Perumahan
Bumi Lago Permai, RT05/RW12, Pangkalan Kerinci, Kamis (14/11) dini
hari sekitar pukul 01.00 WIB, kini ditangani Tim penyidik Sat
Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci.
Kapolres Pelalawan AKBP Aloysius Supriyadi SIK MH melalui Kapolsek
Pangkalan Kerinci Kompol Arwin SH, menegaskan, ”Surat undangan
pemanggilan terhadap developer perumahan BLP sudah saya
tandatangani dan telah telah diberikan oleh penyidik ke pada
pengemban.
Seperti diberitakan sebelumnya kota Pangkalan Kerinci diguyur
hujan, pada hari Kamis (14/11) membuat tanah di perumahan BLP
terkikis dibawa derasnya air yang mengalir ke dasar, sehingga
menimbulkan longsor. Sebanyak tujuh rumah warga longsor dan lima
diantaranya ditempati pemiliknya sedangkan dua dalam keadaan kosong.
”Jadi untuk ambruknya bangunan perumahan BLP ini kita belum tahu, apakah disebabkan faktor alam, konstruksi bangunan atau disebabkan masalah dan faktor lain kita belum tahu dan sedang diselidiki. Apabila ada terjadi kelalaian maka kasusnya akan diproses lebih lanjut,” terang Kapolsek.
Bupati Pelalawan HM Harris beberapa hari yang lalu langsung turun ke lokasi kejadian, untuk mengunjungi para korban. Dalam kesempatan tersebut Bupati menyampaikan bahwa pembangunan kembali adalah wewenang pihak developer.”Pembangunan itu wewenang doveloper. Tapi demikian Pemkab tak akan lepas tanggung jawab. Melalui Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana akan terus berkoordinasi dengan developer memenuhi tuntutan masyarakat soal pembangunan rumah yang terkena longsor itu,” ungkapnya.
Dalam pertemuan sebelumnya antara pihak Pemda, Developer dan perwakilan warga, disepakati bagi warga terkena bencana longsor
mendapat bantuan kontrak rumah selama tiga bulan.(dn)

 

 

Ketua DPRD Buka Turnamen Voli SP NIBA dan SPPP

bola siakKerinci Kanan Siak (SegmenNews.com)- Ketua DPRD Kabupaten Siak Zulfi Mursal, 19 November 2013 membuka turnamen Voli SP NIBA dan SPPP.

Turnamen diikuti 18 klub dari kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Siak. Zulfi Mursal berkomitmet, jika turnamen tersebut mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat, maka turnamen akan terus dilanjutkan.

“Kalau masyarakat mendukung penuh, kita akan terus adakan turnamen ini. Hal itu akan berdampak positif bagi masyarakat terutama kalangan muda dari hal-hal negatif,” paparnya.

Sementara itu, Yasrizal Caleg DPRD Provinsi untuk wilayah Siak-Pelalawan. Yasrizal juga mengaku kalau selama pelaksanaan kegiatan, semua berjalan lancar tanpa hambatan. Selain itu juga dia berharap dengan adanya kegiatan turnamen tersebut bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat dan antar klub yang ikut di dua kabupaten Siak-Pelalawan.

“Yang terpenting, kalau kegiatan kita berjalan lancar dan didukung oleh masyarakat niat baik kita dalam menjalin silaturahmi dengan memasyarakatkan olahraga ini pastinya kalau enggak ada halangan akan kita adakan kembali turnamen selanjutnya,” ungkap Yasrizal.***(rin)

Dewan Siak Kunjungi Dirjen Migas

logo dprdSiak (SegmenNews.com)– untuk mengetahui tentang Minyak dan Gas (Migas) terutama besaran perhitungan minyak atau lifting pada triwulan III sebagai perhitungan dana bagi hasil migas antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Siak, Komisi III DPRD Kabupaten Siak kunjungi Ditjen Migas di Jakarta.

Kunjungan hari Selasa disambut oleh Kasi Perhitungan Penerimaan Negara Ditjen Migas, Siwi Pamungkas,SE,MM di kantornya.
Siwi yang menjelaskan Perhitungan-Mingak/Lifting untuk Kabupaten Siak saat ini memasuki periode III dan disampaikannya hasil minyak di Kabupaten Siak triwulan III ini menurun dibanding sebelumnya.

Hal ini disebabkan karena faktor alam dan tidak ditemuinya sumber sumur minyak yang akan diexsplorasikan. Namun Siwi menjelaskan meskipun perolehan minyak menurun tetapi pendapatan masih didukung dengan kurs valuta asing karena transaksi penerima menggunakan dolar sehingga penerimaan tetap tinggi.

Siwi menambahkan target APBN dari Minyak di Wilayah Kabupaten pada tahun ini sudah mencapai 73 % dan hingga akhir tahun ini akan mencapai target yang telah direncanakan.

Sugianto Anggota Komisi 1 yang hadir pada pertemuan tersebut menyampaikan agar kerja sama antara Ditjen MIgas dengan Pemerintah Kabupaten SIak melalui DPPKAD serta Distanben dapat ditingkatkan melalui diadakannya rakor untuk membicarakn Dana Bagi Hasil (DBH) yang lebih transparan dan akuntabel.

Karena menurutnya dana bagi hasil dari minyak ini tentu akan mendukung pertumbuhan di Kabupaten Siak nantinya.***(adv/hum)

Dugaan Korupsi KTIB, Arwin AS Diperiksa Kejati

Ariwin saat menjalani persidangan (dok)
Ariwin saat menjalani persidangan (dok)

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Tim Penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau memeriksa mantan Bupati Siak, Arwin AS dan Nana S Yusuf, selaku Direktur PT Kreasi Laksana dalam penyidikan dugaan korupsi yang dilakukan PT Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) Siak, Selasa (19/11/2013).

Keduanya tiba di Kantor Kejati Riau sekitar pukul 09.00 WIB. Sesampainya di Kejati Riau, Arwin langsung masuk ke Gedung Pidsus untuk menjalani pemeriksaan.

Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Mukhzan SH didampingi Kasi Penyidikan Rachmat Lubis SH kepada wartawan, Selasa (18/11/2013) mengatakan, Arwin AS dan Nana S Yusuf diperiksa masih sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi penyimpangan dana penyertaan modal Pemkab Siak ke PT Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) yang dilakukan PT KITB senilai Rp37 miliar dengan tersangka Direktur Utama (Dirut) PT KITB, Syarifuddin.

“Untuk Arwin AS diperiksa oleh jaksa penyidik Satria SH dan Rohim SH. Sedangkan Nana S Yusuf diperiksa oleh jaksa penyidik Bunadi SH,” jelasnya.

Dalam pemeriksaan itu tambah Mukhzan, Arwin AS diberikan pertanyaan sekitar 25 pertanyaan. “Pertanyaan yang kita lontarkan seputar alasan Pemkab Siak membentuk PT KITB dan apa tujuannya,” kata Mukhzan.***(rn/kn)

2014, UMK Kuansing Rp1.770.000

uangTeluk Kuantan (SegmenNews.com)– Rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Kuantan Singingi pada Selasa (12/11/2013) lalu menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2014 sebesar Rp1.770.000.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Kuantan Singingi, Muharlius, ketika dikonfirmasi wartawan, Sabtu (16/11/2013).

Dia mengatakan, UMK tahun 2014 mengalami kenaikan dari tahun 2013 lalu, yakni hanya sebesar Rp1.470.800.

Muharlis menjelaskan, pada rapat tersebut dihadiri Asosiasis Pengusaha Indonesia (Apindo), Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Badan Pusat Statistik (BPS) dan akademisi serta wakil dari pemerintah.

Sebelum dilakukan pembahasan terlebih dahulu dilakukan survei, berdasarkan itulah telah ditetapkan survei biaya hidup minimum yang layak di masyarakat.

Selain itu, lanjutnya, besarannya juga mengacu kepada Upah Minimum Provinsi (UMP) Riau yang telah ditetapkan.

Setelah UMK Kuansing ditetapkan, hasilnya itu akan disampaikan ke Pemprov Riau supaya diterbitkan SK-nya oleh Gubernur Riau.***(ul/kn)

Sekdaprov Siapkan Rumdis Pj Gubri Djohermansyah

djohermansyahPekanbaru (SegmenNews.com)- Pasca ditunjuknya Djohermansyah sebagai penjabat Gubernur Riau (Gubri), Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, H Zaini Ismail berharap, seluruh masyarakat Riau dan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mendukung Pj Gubri.

“Alhamdulillah, akhirnya Presiden menunjuk seorang Penjabat Gubri. Ini tentunya kita sambut baik. Mudah-mudahan, ini awal yang baik,” ujar Zaini dilansir riauplus.

Lebih jauh Zaini mengatakan, Pemprov Riau sendiri tengah mempersiapkan seluruh kelengkapan dan fasilitas yang akan diperlukan oleh Pj Gubri saat bertugas nantinya. Termasuk, rumah dinas yang akan ditempati Pj Gubri.

“Beliau nanti akan tinggal di Rumah Dinas Gubernur Riau di Jalan Diponegoro. Sekarang semuanya sedang dalam tahap persiapan,” kata Zaini yang mengaku sedang berada di Jakarta.

Zaini juga menyebutkan, jika Djohermansyah akan dilantik oleh Mendagri Gamawan Fauzi di Jakarta. Begitu dilantik, Djohermansyah langsung bertolak ke Riau.

Kemudian lanjut Zaini, tugas pertamanya Djohermansyah nanti adalah, melantik Bupati Indragiri Hilir HM Wardan di Tembilahan. Dijadalkan, Jumat (22/11/13) lusa,”terangnya.

Ditunjuknya Pj Gubri, kata Zaini, otomatis akan mempermudah jalannya roda pemerintahan di Riau. Sehingga diharapkan, seluruh program pembangunan dapat berjalan dengan lancar.***(rn/rpl)

 

Jalan Rusak Parah, Perekonomian Dua Desa di Kepenuhan Terancam

Jalan rusak (ilustrasi net)
Jalan rusak (ilustrasi net)

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Akibat tingginya curah hujan, membuat jalan di Dua Desa Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu rusak parah. Bahkan saat ini jalan sepanjang 8 Kilometer penghubung dua Desa Ulak Patian dan Rantau Binuang Sakti itu dan akses keluar tidak bisa dilalui kendaraan roda dua.

“Cobalah lihat pak, penderitaan kami ini pak,” keluh warga Ulak Patian Jufri kepada SegmenNews.com saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (19/11/13).

Sebahagian besar perekonomian masyarakat di Dua Desa tersebut adalah perkebunan, dengan rusak parahnya jalan sehingga masyarakat tidak lagi bisa menjual hasil panen kebun mereka. Saat ini jalan itu hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki.

Masyarakat dua Desa itu saat ini membutuhkan bantuan Pemerintah Rokan Hulu untuk perbaikan jalan bahkan mereka mengharapkan ada peningkatan jalan, agar kedepan perekonomian masyarakat tidak terganggu dan lancar.

“Kami berharap pihak terkait memperbaiki jalan, karena saat ini ekonomi kami terancam,” harapnya.***(r4n)

Terkait Penyadapan SBY, Australia Tolak Minta Maaf

Perdana Metri Australia dan SBY
Perdana Metri Australia dan SBY

Perdana Menteri Australia Tony Abbott menolak permintaan Indonesia untuk meminta maaf maupun memberikan penjelasan atas penyadapan oleh intelijen Australia terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan sejumlah pejabat pemerintah Indonesia.

Sebagaimana diberitakan ABC, Abbott berbicara di parlemen Selasa (19/11/2013) sore waktu setempat. Ia menegaskan pernyataan sebelumnya bahwa semua pemerintahan di negara manapun melakukan pengumpulan informasi dan semua negara juga tahu itu.

Abbott menyatakan Australia tak perlu meminta maaf kepada Indonesia atas langkah yang dilakukan untuk melindungi negara (Australia). “Penting digaris bawahi, dalam kasus Australia, kita menggunakan semua sumber daya kita, termasuk informasi untuk membantu kawan dan sekutu kita, bukan untuk melukai mereka,” ujarnya.

Menurutnya, Australia tidak perlu meminta maaf atas tindakan demi melindungi negara, baik di saat ini maupun di masa lalu.

“Itu berarti, Australia tidak perlu menjelaskan secara detail apa yang kita lakukan untuk melindungi negara kita seperti halnya negara lain tidak perlu menjelaskan secara detail apa yang mereka lakukan untuk melindungi negara mereka. Negara lain seharusnya bertindak seperti halnya yang mereka lakukan sendiri,” tegas Abbott.

Ia juga menegaskan bahwa penyadapan itu merupakan tindakan yang beralasan dan bisa diterima. “Saya berpendapat Australia tidak perlu meminta maaf atas tindakan intelijen dalam tindakan pengumpulan informasi karena itu sangat beralasan. Seperti halnya negara lain tidak seharusnya meminta maaf atas upaya pengumpulan informasi oleh intelijennya,” kata Abbott menjawa pertanyaan anggota parlemen.

Menurutnya, Australia sangat menghormati tetangga terdekatnya dan mengatakan, “Ini merupakan hubungan yang paling penting bagi Australia.”

Meskipun menolak meminta maaf, Abbot menyesalkan penyadapan pembicaraan telepon Presiden SBY. “Saya menghormati Presiden Yudhoyono sebagai seorang sahabat Australia. Bahkan, beliau merupakan salah seorang sahabat terbaik bagi Australia. Karena itu, saya menyesalkan hal memalukan seperti diberitakan media massa,” tegas Abbott.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia, melalui Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa meminta agar Australia meminta maaf atas penyadapan itu dan berjanji untuk tidak melakukannya lagi di masa depan.***(rn)

Sumber : inilah

Diduga Tak Mampu Biayai Sekolah, Pelajar ini Nekat Gantung Diri

Pelajar tewas gantung diri
Pelajar tewas gantung diri

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Sementara Kapolres Kampar, AKBP Ery Apriyono melalui Kapolsek Kuok, Iptu, Zuhri Siregar mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi termasuk dari pihak keluarga korban.

Informasi awal, katanya, korban nekat mengakhiri hidupnya karena orang tua tidak lagi mampu membayar hutang biaya sekolah dan buku di sekolah.

“Korban merupakan warga Dusun Suka Maju, Desa Ganting Damai, Kecamatan Salo. Menurut saksi-saksi, kejadiannya ketahuan tadi pagi sekitar jam 06.30 WIB,” katanya.

Korban menurut dia, pertamakali ditemukan oleh ibunya dalam kondisi tergantung di dekat pintu dapur.

“Tali gantungan mengikat leher korban hingga menghambat pernafasan dan akhirnya korban meninggal dunia,” kata dia.

Kapolsek mengatakan, anggota juga telah melakukan olah tempat kejadian serta menyita sejumlah barang bukti berupa tali yang digunakan korban untuk bunuh diri dan lainnya.

“Kasusnya masih dalam penyelidikan. Sementara ini, saksi-saksi termasuk ibu korban telah dimintai keterangannya. Bisa jadi pihak sekolah juga akan dimintai keterangan terkait indikasi korban mengakhiri hidupnya itu,” imbuhnya.***(rn/kn)

Gempa 5,5 Skala Richter Guncang Kupang

Gempa bumi berkekuatan 5,5 skala Richter mengguncang Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (19/11/2013) pagi. Gempa tersebut terjadi sekitar pukul 05.35 Wita.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kupang melaporkan, pusat gempa tersebut berada pada kedalaman 29 kilometer. Lokasi pusat gempa berada pada jarak 25 kilometer di tenggara Kota Kupang.

Belum ada laporan korban maupun kerusakan akibat gempa ini. Meski demikian, gempa dilaporkan terasa sampai kawasan pesisir pulau tersebut.

Sumber : ANT