Beranda blog Halaman 2810

415 PNS Pemko Pekanbaru Negatif Narkoba

net
net

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Sebanyak 415 Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru dinyatakan Nihil atau negatif mengandung narkoba  oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Pekanbaru setelah dilakukan tes urine.

Demikian disampaikan Kasi Pemberdayaan Masyarakat BNN Pekanbaru, Kompol Joniwar, Kamis (19/9/2013).Menurutnya proses tes urin PNS di Kantor Walikota yang berlangsung dua hari secara lisan sudah di dapat .Diakuinya secara tulisan dan laporan resminya BNN akan menyampaikan ini secara rinci ke Walikota Pekanbaru Firdaus MT.

“Kemarin hari terakhir sudah ada 415 orang yang sudah di lakukan tes urin ini sesuai dengan target yang di sampaikan BKD Pekanbaru,” ujar Kompol, Joniwar.

Menurut Joniwar, proses tes urin di lakukan dua hari mulai pukul 8.30 -12.00 WIB, Kita menunggu sampai jam 12, kalau ada yang tidak datang akan dilaporkan ke BKD, ” terangnya.

Terkait hasil keseluruhan tes urin PNS Pemko Ia menerangkan, dari 415 yang di tes di tempat nihil semua.”Meski hasil resmi tertulisnnya akan kita terbitkan 7 hari kedepan dan secara tertulis akan kita laporkan ke Walikota .Namun secara lisan dari rekapitulasi tes tidak ada satupun urinnya yang mengandung narkoba,” tandasnnya.

Dari 415 terdapat terdapat 157 Wanita, sisanya pria. Sementara alat tes urin  Rapid test yang digunakan adalah hibah BNN pusat . Setiap 1 urin di gunakan 1 alat tes makanya biaya untuk tes urin itu mahal karena untuk 1 rapit tes dihargai kisaran Rp80 ribu.
“Alat ini di danai BNN, setiap alat rapit tes bisa mendeteksi urin dalam hitungan menit, nilai satu alat tes itu Rp85 ribu, makanya untuk tes urin itu cukup mahal biayanya,” tutupnya. (war/ur)

BPBD Bantu Korban Kebakaran di Tandun

Bantuan yang akan di serahkan kepada korban kebakaran di Kecamatan Tandun
Bantuan yang akan di serahkan kepada korban kebakaran di Kecamatan Tandun

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hulu memberikan bantua kepada korban kebakaran di pasar Tandun, Kamis (19/9/132) siang.

bantuan tersebut berupa 12 Paket sembako untuk 12 KK, masing-masing KK juga mendapatkan 10 kg beras, 6 kodi buku dan berbagai perlengkapan anak-anak.

Kepala BPBD Rohul, Aceng Herdiana melalui Sekretaris Rhokhanan E Trianto, SE kepada SegmenNews.com, menuturkan bencana kebakaran yang terjadi, Selasa (17/9/13) sekitar pukul 03:00 Wib pagi itu menyebabkan 1 rumah dan 24 kios terbakar yang dimiliki oleh 12 KK, sedangkan total kerugian korban diperkirakan 2,5 Miliar.

“Hingga saat ini kita belum mengetahui penyebab kebakaran itu, dari informasi yang kita dapat saat kejadian lampu PLN mati,” imbuhnya. (r4n)

Kafe Remang di Gerbek, 3 “Mami” Diamankan

ilustrasi (net)
ilustrasi (net)

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)– Tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Pelalan melakukan penggerebekan di sejumlah kafe remang-remang di Pangkalan Kerinci, alhasil 3 orang mucikari atau yang disebut mami-maminya wanita malam di giring ke Markas Satpol-PP.

Selain itu, 9 orang wanita pemuas nafsu hidung belang juga turut di amankan berikut 27 botol Miras. Penggerebekan dilakukan, Rabu (18/9) malam sekitar pukul 21.40 WIB di Jalan Lingkar, Pangkalan Kerinci yang dipimpin oleh Sekertaris Satpol PP Aktar SE bersama Kabid Perundang-undangan Taswir SSos.

Menurut Aktar bahwa razia kali ini terpaksa disusun secara apik dengan melakukan pengintaian. Sebab di bulan yang lalu razia tidak berhasil.

“Selama ini kita selalu rutin razia tapi hasil selalu nihil. Jadi kali ini susun rencana dengan mengintai lebih dulu, setelah itu baru digerebek, sehingga kita berhasil mengamankan para wanita penghibur,” ungkapnya.

Wanita malam rata-rata berumur diatas 30-an itu akan di data dan diserahkan ke Dinas Sosial guna pembinaan. (fin)

Waktu Mepet, Dinas TRCK Rohul Diminta Segera Lelang Pembangunan Madrasah Syekh Abdul Wahab

Ismail Hamkaz, SAg, Msi
Ismail Hamkaz, SAg, Msi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Pembangunan Madrasah Syekh Abdul Wahab Rokan Al-KHolidi sangat dibutuhkan untuk pendidikan keagamaan yang juga untuk mengenang Tuan Guru besar Syekh Abdul Wahab Rokan Al-KHolidi yang dilahirkan di Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu.

Namun hingga saat ini berkas lelang pembangunan Madrasah tersebut belum juga disampaikan oleh Dinas Tata ruang Cipta Karya (TRCK) Rohul ke ULP. Padahal, anggaran kegiatan tersebut sudah di syahkan di APBD Murni 2013 pada akhir 2012 lalu. Lambannya proses tersebut menyebabkan kinerja Dinas TRCK patut dipertanyakan.

Hal tersebut di keluhkan oleh anggota DPRD Komisi III, Ismail Hamkaz, SAg, Msi, Rabu (18/9/13) kepada SegmenNews.com melalui sambungan telephone.  Dia juga khawatir jika kegiatan tersebut terus diundur ditakutkan pengerjaannya tak selesai, karena sudah memasuki akhir tahun.

Lanjutnya, pembangunan Madrasah tersebut sangat penting untuk pelaksanaan kegiatan kelahiran tuan guru Syekh Abdul Wahab Rokan Al-KHolidi yang akan digelar pada tanggal 20 Februari 2014 mendatang yang di hadiri oleh Negara se-Asia Tenggara. Di hari itu juga akan dilaksanakan suluk 10-40 hari dilokasi.

Ismail khawatir jika pembangunan tersebut tidak dilaksanakan, maka kegiatan Haul yang dinantikan seluruh umat Islam di berbagai penjuru Negara tersebut ditakutkan akan terkendala. Bahkan Pemda juga dinilai telah melakukan pembohongan publik terhadap apa yang di deklarasikan dengan memprioritas Rp 2 Miliar untuk pembangunan keagamaan di Rokan Hulu.

“Kita harap Pemda mengerti apa yang saat ini dibutuhkan masyarakat dalam mendukung membumikan nilai-nilai agama di Negeri yang berjuluk Negeri Seribu Suluk ini. Kita berharap Pemda membantu percepatan pembangunan madrasah tersebut,” harap Ismail dengan sangat yang mewakili masyarakat dan jemaah tarikat.

Harapan dan pernyataan tokoh adat bergelar Sutan Kayo Muah tersebut, selain secara tokoh, kelembagaan maupun pribadi dia juga menyampaikan tuntutan masyarakat dan para jemaah yang sebelumnya melakukan unjuk rasa di Kantor Dinas TRCK menuntut percepatan proses lelang kegiatan agar pembangunan madrasah segera dilaksanakan demi kesuksesan kegiatan se-Asia tenggara yang mengharumkan nama Rokan Hulu. (r4n)

Putaran 2, KPU Riau Cetak 4.000.459 Surat Suara

intPekanbaru (SegmenNews.com)– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau akan kembali mencetak surat suara sebanyak 4.000.459 ditambah 2.5 persen dari total tersebut. Jumlah tersebut sama pada Pilgubri putaran pertama sesuai dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Seperti diketahui Sesuai hasil rapat pleno rekapitulasi yang digelar, Ahad (15/9/2013) lalu dipastikan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur priode 2013-2018 berlangsung menjadi dua putaran setelah pada putaran pertama tidak satu pasangan pun dari lima pasangan yang mengantongi suara lebih dari 30 persen.

Demikian disampaikan Ketua KPU Riau, Tengku Edy Sabli saat dihubungi, Slasa (18/9/2013). “Kita tetap menyediakan sesuai dengan jumlah pemilih yang ada di DPT. Karena tidak mungkin dikurangi bahkan menambah, walau dalam hasilnya hanya 61 persen suara yang terealisasi dalam pelaksanaan putaran pertama,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya KPU Riau juga membutuhkan anggaran sekitar 32 miliyar lagin untuk menjalankan pelaksanaan Pilgubri putaran kedua. Namun, demikian KPU juga masih menunggu dana tersebut cair dari Pemerintah Provinsi Riau.”Kita masih menunggu dana tersebut,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Pelalawan ini.

Sementara itu, untuk suarat suara pada pilgubri putaran pertama lalu surat suara yang terpakai, baik yang sah maupun yang tidak sah berjumlah 2.452.559 suara, sementara sisa sebanyak 1547900 suara yang belum terpakai.

Menurut Edy surat suara  yang tidak terpakai akan dilelang. Karena tidak akan terpakai lagi pada putaran kedua. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa tidak akan ada kecurangan dari sisa surat suara tersebut.

Untuk pelaksanaan Pilgubri putaran kedua ini akan dilaksanakan sesuai dengan jadwal dan tahapan yeng telah dibuat oleh KPU Riau.

Seperti diketahu untuk pencetakan suara suara putaran kedua ini masih bekerja sama dengan pihak rekanan yang sama pada putaran pertama. (chir/ur)

Negara Rugi Rp26 M, Kajati Riau Tetapkan Dirut PT KITB Tersangka

ilustrasi
ilustrasi

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Penyidik Kejaksaan Tinggi Riau resmi menetapkan Syafruddin, Dirut PT Kawasan Industri Tanjung Buton, sebagai tersangka korupsi investasi di Kabupaten Siak.

Hal ini diungkapkan Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau, Amril Rigo, SH, Rabu (18/9/2013).

Dikatakannya, dugaan korupsi dilakukan dengan cara kerja sama investasi antara PT KITB yang merupakan BUMD Kabupaten Siak dengan Tanjung Buton Makmur Sejahtera.

Namun dalam kenyataannya kerja sama tersebut tidak sesuai dengan tujuan semula. Di mana, perusahaan malah membeli kapal tanker.

Belakangan kapal tanker tersebut tidak dapat dioperasionalkan. Berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan, ada kerugian negara sebesar Rp26 miliar pada kerjasama tersebut. (fai/chir)

Rusli Zainal kemungkinan disidang di Pekanbaru

net
net

Pekanbaru (SegmenNews.com) – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Johan Budi menyatakan tersangka kasus dugaan korupsi proyek PON dan kehutanan Rusli Zainal kemungkinan disidang di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Riau.

“Itu bisa jadi, namun kita lihat perkembangannya nanti,” kata Johan Budi yang dihubungi dari Pekanbaru, Rabu siang.

Pada 8 Februari 2013, KPK telah menetapkan Gubernur Riau itu sebagai tersangka untuk kasus korupsi proyek Pekan Olahraga Nasional (PON) dan kehutanan di Kabupaten Pelalawan.

Untuk kasus PON Riau, KPK menjerat Rusli dengan Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 5 Ayat 2 atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara pada kasus dugaan tindak pidana korupsi Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu-Hutan Tanaman periode 2001-2006, Rusli Zainal dikenakan pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 Undang-undang No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 tentang penyelenggara negara yang menyalahgunakan kewenangannya.

“Saya belum mengetahui kabar terakhir apakah berkas perkara untuk RZ (Rusli Zainal) sudah lengkap atau P21 atau belum. Kalau misalnya sudah, akan dilimpahkan ke jaksa penuntut untuk segera disidangkan,” kata Johan.

Ia menjelaskan, dalam beberapa pekan terakhir KPK juga masih terus memeriksa Gubernur Riau itu di Jakarta.

Selain itu, kata dia, penyidik juga masih terus memeriksa sejumlah saksi lainnya terkait kasus PON Riau dan kehutanan Pelalawan. Pada kasus dugaan korupsi PON, penyidik KPK sebelumnya telah menetapkan belasan orang sebagai tersangka.

Sementara untuk kasus korupsi kehutanan, merupakan pengembangan dari kasus dugaan korupsi atas pengeluaran izin pengelolaan hutan di Kabupaten Pelalawan, Riau, dengan sejumlah pejabat setempat telah divonis oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pekanbaru.

Mereka adalah Tengku Azmun Ja`afar (eks Bupati Pelalawan), Arwin As (eks Bupati Siak), Asral Rahman (eks Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Riau 2002-2003), Syuhada Tasman (eks Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Riau 2003-2004) dan Burhanuddin Husin (eks kepala dinas kehutanan propinsi riau 2005-2006).

sumber: antara

Loper koran Naik Haji

SegmenNews.com– Seorang calon haji asal Dusun Juwet, Kelurahan Glagahan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Mohammad Anwar, membuktikan bahwa loper koran seperti dirinya juga bisa menunaikan ibadah haji yang terbilang mahal itu.

“Sehari-harinya, saya adalah loper koran sejak tahun 1992 dengan pelanggan kurang lebih 60 pelanggan, tapi setiap bulan, saya menyisihkan penghasilan sekitar Rp300 ribu hingga Rp500 ribu untuk ditabung,” kata bapak tiga anak dan empat cucu itu seperti dikutip dari antaranews.

Sekitar lima tahun yang lalu, Anwar mempunyai sepeda motor Supra Fit yang dijual atas saran seorang kiai panutannya yakni KH Haris Munawir yang merupakan seorang pengurus MWC NU Perak, Jombang.

“Nek awakmu pengin lungo kaji, dolen sepedamu (kalau kamu ingin berangkat haji, jual saja sepeda motormu),” katanya menirukan ucapan sang kiai saat memberikan motivasi dalam Bahasa Jawa berdialek Jombang itu.

Dengan perdebatan yang cukup panjang, Anwar akhirnya merelakan motornya dijual untuk segera mendaftarkan diri ke bank dan mendapatkan porsi berangkat haji pada tahun 2013.

Bersama ketiga anaknya yang semuanya menjadi guru di Jombang, ia menabung pada setiap bulan untuk bisa melunasi biaya hajinya itu.

“Alhamdulillah, saya akhirnya bisa melunasinya, malah ada kelebihannya sekitar satu jutaan yang bisa dibuat sebagai uang saku, selain ada tambahan living cost dari pemerintah,” kata calon haji yang berangkat dengan Kloter 12 itu. (**)

Dua kebakaran landa pemondokan haji di Madinah

Surabaya (SegmenNews.com) – Dua kali kebakaran melanda pemondokan calon haji Indonesia di Madinah, kata Direktur Pembinaan Haji dan Umroh Kemenag RI, Ahmad Kartono, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Rabu.

“Saya tidak hafal kapan kejadiannya, tapi insiden itu terjadi dalam rentang waktu pemberangkatan pertama sampai hari ini (18/9),” katanya di sela-sela sidak saat calon haji asal Gresik hendak berangkat ke Bandara Juanda Surabaya.

Menurut dia, kebakaran itu terjadi akibat kelalaian calon haji sendiri, karena mereka lupa mematikan listrik dan kompor listrik ketika meninggalkan pemondokan, sehingga menyebabkan kebakaran itu terjadi.

“Tidak ada korban jiwa atas insiden itu. Mungkin mereka lupa mematikan listrik ketika hendak meninggalkan pemondokan untuk pergi shalat berjamaah,” ujar mantan Kepala Daerah Kerja (Daker) Haji Indonesia di Madinah itu.

Selain itu, ada calon haji asal Indonesia yang menjadi korban penipuan. “Tas bawaannya dirampas, karena itu para calon haji Indonesia hendaknya meningkatkan kewaspadaaan selama menunaikan ibadah haji,” katanya.

Ia menambahkan pihaknya juga mendapatkan laporan dari petugas haji di Tanah Suci bahwa saat ini ada dua calon haji asal Indonesia yang meninggal dunia di Tanah Suci. Mereka berasal dari Solo, Jawa Tengah (Jateng), dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

sumber : antara

Rokan Hulu Kekurangan Produksi Ikan 10 Ton

Kadisnakkan Rohul, Marjoko
Kadisnakkan Rohul, Marjoko

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Minimnya peternak ikan di Kabupaten Rokan Hulu sehaingga menyebabkan Daerah Negeri Seribu Suluk tersebut kekurangan ikan hingga 10 ton pertahunnya.

Data Dinas Perikanan dan Pternakan (Disnakkan) Rokan Hulu kebutuhan ikan bagi masyarakat di Rokan Hulu mencapai 17 ton pertahunnya, namum Rokan hulu hanya mampu mempoduksi ikan 7 ton pertahun. Sehingga tiap tahun Rokan Hulu kekurangan 10 ton ika.

“Untuk mengatasi kekurangan ikan, kita terpaksa mendatangkan dari Daerah Sumbar dan Medan, Baik itu ikan tawar maupun ikan laut,” ungkap Kadisnakkan, Marjoko, kepada segmennews.com, Rabu (18/9/13) diruang kerjanya.

Diakui Marjoko kurangnya ikan di Rokan Hulu disebabkan masyarakat masih memanfaatkan ikan yang ada di sungai sehingga masyarakat yang mau beternak ikan sangat minim.

Tapi lambat laun masyarakat mulai memahami akan kebutuhan ikan di Rokan Hulu. Melalui sosialisasi dan program bibit ikan maka kesadaran masyarakat mulai menggeliat, terutama pada ternak ikan lele yang sangat diminati masyarakat.

“Kita membantu masyarakat peternak ikan yang tergabung pada kelompok tani di 5 kecamatan memberikan bibit ikan dan pembuatan kolam ikan dari terpal Masing-masing kelompok mendapatkan 24 ribu bibit ikan dan 3,25 ton pakan ikan ditahun 2012 lalu,” papar Marjoko.

Menurut Marjoko pihaknya menerapkan pembuatan kolam ikan dari terpal, sebab kolam itu akan lebih hemat lahan, tapi tetap berpenghasilan memuaskan.

“Kita akan terus memacu kesadaran masyarakat untuk beternak ikan agar Rokan Hulu tidak lagi kekurangan ikan bahkan biasa berproduksi untuk dijual keluar Daerah,” ujarnya. (r4n)