Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Dihari ke-2 pelaksanaan Ujian Nasional (UN ) yang berlangsung Selasa 23 April 2013 di tingkat Sekolah lanjutan Pertama yakni, SMP dan MTS di Rokan Hulu, Wakil Bupati masih melakukan peninjauan guna memberikan semangat dan motifasi siswa.
Kali ini Wabup mengunjungi siswa UN tingkat STP di SMPN 3, SMPN 1 dan MTS di Kecamatan Ujung batu sebanyak 708 siswa yang mengikuti UN. Dengan rincian 171 MTS, 45 pelajar paket B.
Wakil Bupati Rohul, Ir Hafith Syukri MM, menuturkan paling tidak siswa dapat mempertahankan ranking UN di tahun 2013 ini. Selain itu pengawas Un diminta dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Sehingga pelaksanaan UN sukses dantida ada kendala dan siswa menadpatkan nilai sesuai harapan.
Katanya, dari 7.192 peserta UN SLTP terdapat di 132 sekolah yakni, 5.840 di 97 SMP Negeri/swasta di Rokan Hulu. Sisanya sebanyak 1.352 peserta UN terdapat dari MTS swasta dan Negeri. Untuk paket B se-Rohul diikuti 317 peserta dari 17 KLP.
Secara keseluruhan UN di Kabupaten Rokan Hulu berjalan lancar diharapkannya, UN berjalan lancar hingga akhir UN. (adv/humas)
Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Pada dasarnya Pemerintah kabupaten Rokan hulu mendukung semua kegiatan positif di ntengah-tengah masyarakat, baik itu yang bersifat hiburan dan kegiatan yang mendatangkan manfaat yang positif bai masyarakat. Apalagi kegiatan keagamaan.
Hal itu di sampaikan oleh Wakil Bupati Rohul, Ir Hafith Syukri MM, Senin (22/4) malam pada penutupan festival Rebana tingkat Kabupaten di Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah.
Menurutnya, salah satu concoh kegiatan tersebut yakni, festival rebana yang tentunya akan berdampak positif bagi masyarakat. Dia berharap kegiatan seperti ini juga terus di galakkan ditengah-tengah masyarakat.
“Dikegiatan ini, disamping masyarakat mendapatkan hiburan, masyarakat juga mendapatkan pesan dakwah,” ujarnya.
Ketua Panitia festival rebana, Hamdan menyampaikan pemenang juara 1 diraih oleh Yani berasal dari goup rebana Nur Hidayah Pasir Putih, juara II AZ-ZAHRA dari Desa Danau sati/okak Kecamatan Rambah Samo.
Ditegaskan Hamdan, festival reban ini akan terus di galakkan, sebab rebana adalah kesenian derah yang perlu di lestarikan hingga menjadi suatu kebudayaan bagi masyarakat. (adv/humas)
Jakarta (SegmenNews.com)— Setelah dua minggu melakukan investigasi, akhirnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan dua fatwa mengenai keberadaan Eyang Subur dan praktiknya sebagai “orang pintar”.
“Pertama, ditemukan praktik keagamaan yang bertentangan dengan pokok-pokok syariat oleh Saudara Subur, dengan menikahi wanita lebih dari empat orang, dengan waktu bersamaan, yang dibuktikan dengan pengakuan yang bersangkutan (ikrar) dan persaksian sejumlah orang yang tepercaya (syahadat). Penyimpangan tersebut didasarkan pada Fatwa MUI tentang Beristri Lebih dari Empat dalam Waktu Bersamaan,” papar KH Dr Ma’ruf Amin, Ketua MUI Bidang Fatwa, membacakan fatwa pertama di Kantor MUI, Jakarta, Senin (22/4/2013)
“Kedua, ditemukan adanya praktik perdukunan dan peramalan oleh Saudara Subur, yang dibuktikan oleh kesaksian (syahadat) sejumlah orang, yang jumlahnya sangat sulit untuk terjadinya kebohongan (tuhiil al-‘adah tawathu ‘uhum ‘ala al-kadzib) serta indikasi kuat dalam proses klarifikasi yang menunjukkan adanya praktik yang dimaksud. Penyimpangan tersebut didasarkan pada Fatwa MUI Nomor 2/Munas VII/2005 tentang Perdukunan dan Peramalan,” lanjutnya.
MUI menjawab permintaan dari artis Adi Bing Slamet dan pihak Subur. Keduanya menuntut MUI mengeluarkan jawaban soal praktik yang dilakukan oleh Subur. Investigasi telah dilakukan sejak 8-20 April 2013 dan melaporkan hasilnya kepada Dewan Pimpinan MUI. Lantas, Komisi Fatwa MUI melakukan Rapat Pleno Komisi Fatwa pada 19 April 2013 dan keluarlah dua fatwa tersebut.
Koto Gasib (SegmenNews.com)– Tim Terpadu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak terdiri dari Kabag Tapem Budhi L Yuwono, Kabid Amdal Alhaq Zulkarnain, Kepala kantor pelayanan. Terpadu Satu Pintu Heri, Dinas Pertambangan dan energi, Dinas perhubungan, Disnaker, Dinas tarcip, Kepala kantor satuan pol PP Siak Hadi Sanjoyo, Bina Marga dan pengairan, Camat Koto Gasib Drs Arlisman, Senin (22/4/13) datangi PT.Musi Mas (MM) di Desa Buatan II.
Kedatangan tim tersebut, berawal tidak adanya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tiga unit tangki raksasa milik perusahaan yang dibangun sekitar tiga bulan lalu. Setelah itu, pertemuan berlangsung alot dan tim akhirnya memeriksa seluruh dokumen yang diminta agar dapat diperlihatkan saat ekspos nantinya.
Selain itu diketahui bahwa, perusahaan tersebut sudah beroperasi di wilayah Kabupaten Siak sejak 1998, saat masih bergabung ke Kabupaten Bengkalis ternyata tidak mengantongi perizinan sesuai Peraturan Daerah (Perda) yang ada.
Masing-masing intansi yang tergabung dalam tim tersebut mempertanyakan segala sesuatu yang menyangkut tugas dan pokok mereka, diantaranya yakni Alhaq Zulkarnain Kabid Amdal Dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Siak.
Ia mengungkapkan kronologis pelanggaran yang di lakukan oleh pihak perusahaan yang bergerak di bidang CPO itu, tidak adanya dokumen dampak lingkungan, sesuai dengan peraturan pemerintah no 27 , setiap ada penambahan perusahaan wajib merevisi kembali dokumen yang telah di sampaikan.
“Hal tersebut sudah ada peraturannya, dan bila perusahaan yang membangun tangki harus melihat jarak dari bibir sungai dan hendaknya di bangun Kolam emergency terkait hal itu masih belum di lakukan oleh pihak perusahaan, ” terang Alhaq.
Selain itu Dinas Bina Marga dan Perairan (BMP) melalui Bidang Bina Marga dan Pengairan yakni cecep, bila ada bangunan yang akan di bangun di dalam perluasan hendaknya kontruksinya harus melalui tahapan dan di laporkan kepihak bina marga.
Serta Dinas Tenaga Kerja, menyampaikan agar PT.MM menyiapkan dokumen wajib lapor, bukti setoran jamsostek, ijin pengesahan tangki dari dinas tenaga kerja, penyesuaian upah minimum Kabupaten Siak.
Untuk menanggapi hal tersebut, perwakilan dari perusahaan PT.MM Hermin, dalam jawaban beberapa pertanyaan yang di ajukan dinas terkait tersebut menyebutkan, bahwa pihak nya akan melakukan pengurusan ijin yang dimaksud sesuai dengan aturan. Meskipun selama ini belum mengangtongi ijin.
“Yang berlalu biarlah berlalu dan sekarang kami dari perusahaan meminta arahan apa saja yang harus di persiapkan untuk memenuhi perlengkapan ijin,” jawab Hermin.
Pihaknya meminta waktu untuk mempersiapkan perlengkapan yang diminta. Disebutkan hermin, dalam waktu dekat ini pihaknya akan membangun turap. Dibibir pantai operasional perusahaan.
“Terhadap dinas terkait lainnya Untuk dinas tenaga kerja akan di lengkapi. Dan yang lainnya akan di komunikasikan. Dan di harapkan arahannya” ucap Hermin. (rinto)
Jakarta (SegmenNews.com)– . Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri marah atas insiden penyerangan anggota Yon Zikon 13 (sebelumnya ditulis Yon Zipur 13) di kantor DPP PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (20/4). Megawati akan mengirim surat protes keras kepada Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono.
“Tanggapan dari Ibu (Megawati), untuk protes keras. Karena markas dan kantor adalah lambang partai, akan buat surat ke Panglima TNI untuk protes keras. Karena lebih kurang 10 orang oknum TNI menggunakan senjata memasuki markas, memukuli petugas parkir, yang pada malam itu Ibu Ketua Umum ada di sini sedang teken DCS (Daftar Calon Sementara),” ujar Sekjen PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo di kantor DPP PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (21/4).
Tjahjo menegaskan surat itu akan langsung disampaikan kepada Panglima TNI hari ini. “Siang ini juga. Gelagat perkembangan dinamika. Apa hubungannya di sana, tapi menyerang ke sini. Harga diri kami dan ketua umum juga,” ujar dia.
Tjahjo menyatakan penyesalan atas insiden penyerangan tersebut. Dia mengakui petinggi markas penyerang itu sudah meminta maaf. “Ini menyangkut harga diri dan kehormatan TNI dan partai sendiri. Walau Zikon menyampaikan permintaan maaf, kemudian kami minta dua orang yang ditangkap. Malam itu juga dilaksanakan apel,” jelas Tjahjo.
Sebelumnya, anggota TNI yang mendatangi Kantor DPP PDIP di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (20/4) kemarin malam tengah diperiksa oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom), Cijantung. Mereka dimintai keterangan terkait insiden pemukulan di kantor PDIP tersebut.
“10 Orang anggota tengah diperiksa di Denpom Cijantung. Termasuk Prada Puguh. Saya belum tahu siapa pelaku pemukul satpam di Kantor PDIP,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen Rukman Ahmad kepada merdeka.com, Minggu (21/4).
Pelalawan (SegmenNews.com)– Wakil Bupati Pelalawn, H Marwan Ibrahim, Senin (22/4/13) memberikan motivasi siswa tingkat SLTP agar sukses menjawab segala soal Ujian Nasinal (UN).
Motivasi tersebut ditunjukkan wabup di dampingi Kepala Disdikpora Pelalawan dengan meninjau pelaksanaan UN di sejumlah Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP). Dengan peninjauan tersebut siswa lebih bersemangat dalam menjawab soal UN.
Dikatakan Wabup, walaupun saat ini di Pelalawan baru ada dua soal UN, yakni, Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, namun tak menurutkan niat untuk menjawab seluruh soal UN di hari-hari selanjutnya.
“Hari ini baru ada dua Soal, sedangkan soal matematika dan IPA diperkirakan datang malam ini, Kita targetkan siswa lulus 100 persen dan mendapatkan ranking terbaik,” sampai Wabup.
Disamping itu, Kadisdikpora Pelalawan, MD Rizal menyampaikan bahwa seluruh siswa yang mengikuti UN SLTP Negeri dan swasta sebanyak 4201 siswa, seratus persen jumlah siswa tersebut mengikuti UN.
Sementara siswa yang mengikuti paket B (setara SLTP) sebanyak 191 siswa, pelaksanaannya sama dengan sistem UN. (dn/rz)
Pelalawan (SegmenNews.com)– Ratusan masyarakat yang didominasi para ibu-ibu dan remaja putri antusias mengikuti menyaksikan pagelaran lomba busana yang diikuti oleh 22 ibu Lomba busana, Senin (22/4/13).
Lomba yang ditaja tim penggerak PKK Kabupaten Pelalawan tersebut dalam rangka menyambut Hari kartini tahun 2013 di gelar di gedung serba guna kantor camat pangkalan Kerinci. Dengan lomba Busana diyakini akan membengkitkan semangat budaya akan kebaya nasinal.
Ketua Tim PKK, Ratna Mainar Harris menuturkan bahwa hari Kartini sebagai simbol suatu gerakan para wanita. Di emansipasi wanita ini harus mampu berkarir atau perperan ganda, dalam menyalurkan potensi dan kreatifitas mereka untuk melestarikan seni budaya asli Indonesia.
Maka dengan lomba busana ini, akan menjadi suatu ajang mengaktualkan kebaya atau pakaian tradisional kartini. Yang merupakan warisan leluhur bangsa kepada kaum wanita.
“kita harapkan lomba ini akan menimbulkan minat para wanita untuk melestarikan budaya dan mengenang perjuangan Kartini dalam meningkatkan derajat wanita di Indonesia,” harapnya. (dn/rz)
Duri (SegmenNews.com)– Lagi, bawang bombay tanpa dokumen ditangkap. Kali ini jajaran Polsek Mandau, Bengkalis yang berhasil menangkap 400 karung bawang bombay ilegal yang diselundupkan dari Kota Dumai dan akan dibawa ke Padang Panjang, Sumatera Barat.
Penangkapan ini berlangsung saat Polsek Mandau sekitar pukul 04.00 WIB dinihari menggelar razia cipta kondisi di Simpang Bangko Jalan Lintas Duri-Dumai, Desa Sebangar, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Minggu (21/4/13).
Saat razia berlangsung, Polisi sudah mulai curiga saat melihat truk cold diesel dengan nopol BM 8230 MU yang tengah melintas dijalan tersebut. Pasalnya muatan truk tersebut dibungkus sangat rapi.
Saat dilakukan penyetopan, ternyata benar, bak truk tersebut memuat bawang bombay, yang tidak memiliki dokumen edar. Kapolsek Mandau Kompol Dani Ardiantara SIK mengatakan, saat razia, sopir tidak bisa menunjukkan dokumen kelengkapan bawang bombai tersebut.
“Ya karena tidak bisa menunjukkan kelengkapan dokumen kita menghubungi pihak karantina Provinsi Riau, barulah kendaraan dan sopirnya kita amankan. Kalau dari pengakuan sang sopir yang tidak bisa kita sebutkan nama dan inisialnya karena masih dalam pemeriksaan, bawang tersebut didapatkan dari Kota Dumai dan akan dibawa ke Padang Panjang, Sumatera Barat,” ungkapnya.
Dijelaskannya lagi, saat diinterogasi, Supir pengakut bawang juga tidak bisa menunjukkan surat import barang dari pelabuhan Belawan, karena sesuai yang sudah disepakati pemerintah pusat.
“Seharusnya yang namanya bawang itu masuk dari pelabuhan Belawan di Medan, terus kalau dari Kota Dumai, lantas dari pelabuhan mana. Pemilik bawang tersebut masih dalam penyelidikan kita saat ini,” ucapnya. (ur/dn)
Pekanbaru (SegmenNews.com)– Dihari terakhir pendaftaran DPD RI, Senin (22/04/2013)telah ada 20 orang yang mendaftar untuk memperebutkan empat kursi di DPD RI.
Hingga berita ini diterbitkan nama-nama tersebut yakni, Instsiawati Ayus, Azwar Noer, Afri, Maimunah Umar, Gapar Usman
,Ribhan Dwi Jayana,Zulkarnaen,Ilyas Labay, alwi Arifin, Agustian Rasmanto,M Muzamil,Khairuddin,Narlis,Santoso
,Iwa Sirwani Bibra ,Sutrisno ,Taufik Ikcan Jamil ,H Said Zohrin, Arsadianto,Wan abubakar.
Sementara itu, data dukungan yang sudah dipenuhi oleh masing-masing pendaftar tersebut akan ditindaklanjuti untuk diperivikasi sesuai dengan tahapan.
Dimana dalam ferivikasi nantinya menggunakan sistem sampling yakni, mengambil 10 peren dari jumlah dukungan dimasing-masing Kabupaten/kota. (ur/dn)
Pekanbaru (SegmenNews.com)- Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Sahril menegaskan bahwa dalam aturan anggaran bagi kegiatan reses DPRD, tidak ada istilah pinjaman. Hal ini menyusul pernyataan Sekwan yang tidak lagi memberikan dana awal kegiatan reses bagi anggota dewan.
Rencana kegiatan reses yang akan dilakukan Anggota DPRD Pekanbaru mulai Mei mendatang, diwarnai dengan adanya pernyataan Sekwan tentang anggaran reses. Dimana Sekwan DPRD Pekanbaru Syahrial menegaskan tidak ada lagi pinjaman yang diberikan kepada DPRD untuk kegiatan tersebut.
Kondisi ini membuat Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Sahril angkat bicara. Senin (22/4) di ruang kerjanya ia menegaskan bahwa segala kegiatan yang dilakukan anggota dewan, dibebankan kepada negara dalam kata lain dibiayai oleh APBD Pemko. Jadi tidak ada istilah pinjaman seperti dilontarkan Sekwan.
“Sebenarnya istilah yang tepat itu panjar. Bila memang anggaran di Pemko tidak mencukupi. Uang itupun diserahkan kepada bendahara kegiatan reses bukan ke anggota dewan langsung,” tegasnya.
Jadi bila Sekwan DPRD menyatakan tidak ada pinjaman kepada anggota dewan dalam kegiatan reses, hal ini sudah menyalahi aturan yang ada.
Untuk itu, Sahril berharap Sekwan dapat melakukan koordinasi dan konsultasi terlebih dahulu kepada anggota dewan dan pimpinan bila memang ada hal yang belum jelas dan tidak diketahuinya. “Supaya masalah dan kendala ini tidak melebar kemana-mana,” harapnya. (rn/ur)