Beranda blog Halaman 2955

Wan Abu Bakar dan Isjoni Maju Pilgubri Jalur Independen

pilgubri intPekanbaru (SegmenNews.com)-Pasangan bakal calon gubernur Riau dari jalur independen, Wan Abu Bakar dan Isjoni menggelar deklarasi pasangan untuk maju dalam pemilihan Gubernur Riau mendatang, Rabu (3/4) di kediamnnya di Jalan Lingga.

Selain menggelar deklarasi, pasangan tersebut sekaligus mengumumkan julukan terbaru untuknya yakni dengan sebutan WIN (Wan Abu Bakar dan Isjoni).

“Dengan mengucapkan bismillahhirrahmanirrahim, hari ini kami deklarasikan bahwa kami maju dalam Pilgubri,” kata Wan Abu Bakar disambut tepuk tangan dari para undangan yang menghadiri acara tersebut.

Dikatakannya, sebenarnya pada hari ini pihaknya akan mengantarkan surat dukungan berupa KTP yang telah dikumpulkannya ke KPU Riau, namun hal tersebut batal terlaksana karena pihak KPU tidak lengkap berada di ruangannya.

Sementara itu, Warkanis, Ketua Tim Sukses WIN mengatakan kalau pihaknya sangat berharap akan dukungan dari semua kalangan, termasuk dari masyarakat pedalaman.

“Hari ini telah di mulai genderang untuk membangun Riau lebih cemerlang. Lebih satu tahun perjuangan ini kami temui masyarakat ke daerah-daerah, dusun-dusun dan alhamdullillah hari ini tercapai apa yang kita inginkan bersama dan mohon do’a restu dari semua,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Lena Farida, Ketua Divisi Bidang Sosialisasi KPU Riau mengungkapkan kekesalannya kepada tim WIN yang tidak memberitahukan pihaknya atas tidak jadinya tim WIN untuk mengantarkan KTP dukungan ke KPU Riau.

“Kami tidak diberitahu apa alasannya diundur, malahan kami hanya memperoleh infonya dari intel polda, padahal kami di sini selalu stand by,” imbuhnya seperti dilansir riauterkini.com.(*)

Wan Syamsir dan Syamsurizal Diperiksa KPK

kpkJakarta (SegmenNews.com)– Mantan Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Wan Syamsir Yus dan Kepala Inspektorat Riau, Syamsurizal, yang juga mantan Ketua Harian PB PON ke XVIII Riau, dijadwalkan diperiksa Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK Kuningan, Jakarta, Rabu (3/4/2013).

Kehadiran kedua saksi penting ini, guna menambah alat bukti atas tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal dalam kasus suap PON Riau. Dimana sampai saat ini, Gubernur Riau HM Rusli Zainal masih menjalankan tugas sehari-hari pasca ditetapkan tersangka kurang lebih dua bulan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam dua kasus.

Pemeriksaan kedua pejabat di lingkungan Pemprov Riau ini oleh Penyidik KPK, karena keduanya dianggap tahu terkait pengajuan anggaran Venue Lapangan Menembak PON ke XVIII Riau lewat Perda Nom

Diserang Buaya, Warga Meranti Ditemukan Tewas di Siak

int
int

Sungai Apit (SegmenNews.com)– Sapri bin Yusuf (27) warga Kabupaten Meranti, ditemukan tewas mengapung di perairan Lubuk Gelenggang Sungai Mungkal, Desa Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Diduga ia tewas diserang buaya saat merakit batang sagu didalam air, sebab kaki kiri korban buntung.

Rozali, salah seorang kerabat korban, menuturkan bermula saat korban beserta dua teman sekampungnya Desa Tanjung Kulim yakni Irin (35) dan Du (40) mengambil upah memanen batang rumbia di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Selasa (26/3) lalu, saat itu ketiganya sedang merakit tual sagu di dalam sungai, tiba-tiba Sapri yang berada ditengah menjerit minta tolong kemudian menghilang ke dalam air.

Mendengar teriakan, Irin dan Du berusaha untuk membantu akan tetapi sesaat kemudian tubuh Sapri langsung menghilang ke dalam sungai, kemudian Irin dan Du memberitahukan kepada pekerja yang lain bahwa Sapri tiba-tiba menjerit dan tenggelam. Ia diduga ditangkap buaya yang sering muncul disekitar lokasi tempat mereka bekerja.

“Saat kami sedang bekerja, tiba-tiba saja korban (Sapri,red) menjerit dan langsung tenggelam. Kami menduga ia diserang buaya, sebab buaya sunagi sering muncul disekitaran perairan ini,” urai Rozali.

Mendapat kabar Sapri tewas tenggelam diduga diserang buaya, pihak keluarga dari Desa Tanjung Kulim berdatangan untuk mencari jasad korban dengan mengunakan pompong dan sampan dayung.

Setelah dilakukan pencaharian sehari semalam, jasad Sapri ditemukan sudah tidak bernyawa di muara Sungai Mungkal tak jauh dari lokasi kejadian dengan kondisi mengenaskan dimana kaki sebelah kiri korban sudah buntung akibat dimakan buaya.

Jenazah korban dibawa ke kampung halamannya di Desa Tanjung Kulim untuk disemayamkan.

Sementara itu Kades Penyengat melalui Sekdes Abok Agustinus saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (3/4/13) membenarkan kejadian warga diserang buaya.

“Jasad korban sudah ditemukan kemudian pihak keluarga membawanya ke kampung, Desa Tanjung Kulim untuk disemayamkan,” ungkap Sekdes. (rinto)

Pejabat dan Staf Pemda Rohul Rayakan Ultah Bupati

Bupati Rohul, Drs H Achmad Msi memotong kue Ultah ke 58
Bupati Rohul, Drs H Achmad Msi memotong kue Ultah ke 58

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Bertempat di lantai satu gedung Bupati Sekda Rohul, Ir Damri, Wabup Ir Hafith Syukri MM beserta jajaran staf pegawai memberikan kejutan Hari Ulang Tahun kepada Bupati yang genap berusia 58 tahun, Rabu (3/4/2013).

Disampaikan Wabup, bahwa di umur 58 tahun bukanlah waktu yang singkat, beliau telah banyak suka dan duka yang dilalui dalam meniti karir dan mengabdi kepada bangsa dan Negara khususnya bagi masyarakat kabupaten Rokan Hulu menuju terbaik dan sejahtera.

Sehingga sosok Achmad pantas menjadi tauladan bagi masyarakat, serta di berikan nikmat, kesehatan selalu bagi beliau. Wabup berharap Bupati Achmad selalu sukses dalam karir maupun dalam mengayomi masyarakat.

Sementara itu Bupati Achmad mengucapkan terimakasihnya kepada jajaran pemerintahan dan masyarakat yang selama ini dapat bekerjasama dengan baik. Walaupun acara HUT hanya dilaksanakan secara sederhana, namun Achmad merasa bersukur, beliau berharap agar masyarakat, sataf dan pejabat Pemkab Rohul saling bahu-membahu dalam mewujudkan Kabupaten terbaik di Riau.

“Mari kita jaga kekompakan antara masyarakat, pegawai dan pejabat dalam mewujudkan Rokan Hulu sebagai Kabupaten terbaik. Semoga Negeri kita tetap terjaga dan diberkahi oleh allah SWT,” ajak dan do’a Achmad. (adv/hum)

JK: Naikkan Harga BBM Subsidi Jadi Rp 6.000/Liter

int
int

Jakarta (SegmenNews.com)– Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla mengungkapkan agar APBN Indonesia tidak rusak hanya gara-gara subsidi BBM yang terlampau besar, lebih baik harga BBM subsidi dinaikkan menjadi Rp 6.000 per liter.

“Memang ini tidak enak, tapi naikkan saja harga BBM subsidi dari pada memilih kebijakan BBM yang lain yang nyatanya sulit dilakukan,” ucap JK ketika ditemui di Hotel Dharmawangsa, Rabu (3/4/2013).

Pasalnya dengan menaikkan harga BBM subsidi kata JK tidak akan ada masyarakat yang protes dan APBN selamat.

“Yakin lah tidak ada yang protes, kita kan dulu pernah naikkan (jadi) Rp 6.000 per liter, tidak ada yang protes kok, masyarakat juga sudah pernah merasakannya harga BBM Rp 6.000,” tegas JK.

Menurut JK kalau dahulu masyarakat boleh protes ketika harga minyak tanah dinaikkan.

“Toh sekarang mana ada masyarakat yang protes harga minyak tanah, karena semua pakai gas, dulu minyak tanah dipakai orang miskin wajar mereka protes, kalau BBM (Premium-Solar subsidi) kan kecil, nggak akan banyak yang protes,” tandasnya.(dtc/sn)

Bupati Siak dan Pelalawan Sepakat Tapal Batas

Bupati Siak
Bupati Siak

Siak (SegmenNews.com)– Bupati Kabupaten Siak, H Syamsuar dan Bupati Pelalawan, HM Harris menandatangani kesepakatan terkait tata batas Daerah Administrasi Pemerintahan, Rabu (3/4/2013).

Bupati Siak H. Syamsuar dalam sambutannya mengatakan atas nama pemerintah daerah Kabupaten Siak kepada Bupati Pelalalawan yang dapat hadir bersama untuk menandatangai kesepakatan bersama terkait tata batas yang sudah cukup lama, dan sering menjadi masalah, antara pemerintah Kabupaten Siak dan Kabupaten Pelalawan telah adanya kesepakatan dan kemudian dilakukan tindak lanjut untuk adanya kesepakatan.

“Bahwa antara Siak dan Pelalawan juga telah melakukan kerjasama dalam bidang pelayanan dalam bidang kesehatan, hal ini dalam upaya untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, selain itu juga kerjasama dalam bidang penerangan listrik TMMG Pelalawan dengan Siak yang dalam waktu dekat akan dilaksanakan, selian itu juga dalam bidang pariwisata untuk saling memberikan promosi supaya masuk dalam asset pariwisata”.

Kesemuanya ini dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kiranya apa yang telah disepakti untuk dapat disosialisasikan kepada masyarakat supaya tidak ada keraguan lagi, baik yang berkaitan denga asset, bagi pelajar yang akan belajar tetap tidak terganggu tetap berjalan sebagaimana biasa termasuk tenaga pengajar.

Jika ada hal hal yang berkaitan degan masalah masyarakat dapat kita lakukan konsultasikan, dan ini patut kita sukuri, sebab ini merupakan langkah maju untuk membangun daerah ini yang harus kita amankan dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bupati Siak bersama rombongan diantaranya ketua DPRD Siak Zlfi Mursal dan Muspida, disambut oleh Bupati Pelalawan H M Haris dan Wakil Bupati H. Marwan Ibrahim.

Sementara itu Bupati Pelalawan HM. Haris mengatakan, bahwa sebenarnya masalah ini sudah lama bisa kita selesaikan, karenanya adanya campur tangan lain, dan sebenarnya kita tidak ada permasalahan, hal ini agar tidak ada kesalah pahaman antara masyarakat Siak dan Pelalawan yang ada dilapangan, oleh karena itu kita sama sama menjaga keamanan dan ketertiban, jika ditemukan adanya permasalahan untuk dilakukan adanya duduk bersama.

Adapun ksepakatan yang dilakukan adalah, bahwa untuk batas administrasi pemerintahan kabupaten Pelalawan denga kabupaten Siak di desa Mekar Jaya Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan dan Desa Bukit Agung Kecamatan kerinci Kanan Kabupaten Siak, Bahwa untuk batas administrasi pemerintahan kabupaten Pelalawan dengan kabupaten Siak didusun II Desa Kerinci Kanan Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak adalah pemukiman masyarakat yang secara administrasi dilayani oleh pemerintah kabupaten Pelalawan, disepakati masuk ke dalam wilayah kabupaten Pelalawan dengan koordinat yang telah ditentukan.

Aset Kabupaten Siak yang diserahkan Ke Pelawawan yang diserahkan SDN 008 Kecamatan kerinci Kanan kepada Pelalawan, SDN 10 Delima jaya Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan kepada Kabupaten Siak, sementarra untuk kedua sekolah akan dibicarakan lebih lanjut oleh tim, mengenai tenaga pendidik dan kependidikan pada kedua belah pihak akan diadakan sosialisasi oleh masing masing pihak.

Berkaitan dengan listrik yang ada di Pelalawan bisa juga bisa dimanfaatkan di Kabupaten Siak secara kekeluargaan kita dapat selesaikan dengan adanya kebersamaan akan terwujud dengan baik.
(adv/humas)

Pemkab Karawang Jawa Barat Belajar PATEN ke Rokan Hulu

Asisten satu Pemkab Rohul (kiri) menyerahkan cendera mata ke Asisten Karawang Jabar
Asisten satu Pemkab Rohul (kiri) menyerahkan cendera mata ke Asisten Karawang Jabar

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Kerawang Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang terdiri dari asisten Pemkab Karawang dan 13 Camat Belajar pemantapan dan sistem Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di kabupaten Rokan Hulu, Rabu (3/4/2013) pagi.

Kedatangan rombongan tersebut di sambut asisten satu Pemkab Rohul, Drs Munif Msi, Para Kabid bertempat di lantai 2 gedung bupati PasirPangaraian. Munif memaparkan bahwa Kabupaten Rokan Hulu saat ini memberikan 57 pelayanan yang dilimpahkan di kecamatan. Hal tersebut terus dievaluasi dalam setahun sekali.

Sehingga proses pelimpahan wewenang yang dilakukan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Katanya, dengan adanya kunjunagn ini maka ternyata Kabupaten Rokan Hulu diakui oleh pihak Provinsi luar Riau, begitu juga derah lain. Hal itu adalah suatu aklamasi bahwa Kabupaten rokan Hulu merupakan Kabupaten terbaik di segala bidang termasuk PATEN.

“Dua kecamatan yakni Ujung Batu dan Rambah samo telah memperoleh penghargaan dibidang PATEN,” papar Munif.

Sementara itu, asisten Pemkab Karawang, H Endang Sumantri juga memperkenalkan Kabupaten Mereka. Namun mereka ingin mengetahui lebih dalam lagi tentang PATEN di Rokan Hulu yang sangat bagus.

Diakuinya, kunjungan ke Rohul ini juga di rekomendasi oleh Kemeterian Dalam Negeri bahwa Rokan Hulu merupakan kabupaten Terbaik dalam pelayanan kepada Masyarakatnya.

“Rokan Hulu di rekomendasi oleh Kemendagri akan terbaik bidang pelayanan. Oleh itu kami belajart di Rohul dan akan menrapkannya di Kabupaten Kerawang,” sampainya. (adv/humas)

2 Oknum Polisi Rohul Terlibat Perampokan, 9 Saksi dan BAP Berbeda

 

ilustrasi
ilustrasi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terdakwa 2 oknum Polisi Polres Rohul Ed dan PS dalam perkara pencurian dengan kekerasan berbeda dengan keterangan 9 orang saksi yang telah di hadirkan di persidangan Pengadilan Negeri (PN) PasirPangaraian, kabupaten Rokan Hulu.

Di BAP terdakwa diterangkan bahwa mereka melakukan penangkapan karena diduga mobil colt diesel canter BM 8428 TA milik korban, Juliana Sirait warga Bangun Purba membawa sapi curian. Namun fakta dipersidangan, dari 9 orang saksi yang telah dihadirkan beberapa waktu lalu, tidak satupun saksi melihat adanya sapi di bawa mobil tersebut.

“Kita telah meminta keterangan sejumlah saksi, namun tak satupun melihat mobil itu membawa sapi, korban juga mengaku tidak membawa sapi saat kejadian,” ujar Kasipidum Kejaksaan Negeri (Kejari) PasirPangaraian, Rohul, Andre SH,MH, Rabu (3/4/2013) tadi pagi kepada SegmenNews.com.

Dijelaskannya, hari ini pihaknya akan menghadirkan dua orang saksi lagi yakni, Maswita orangtua korban dan Salmat. Korban menderita kerugian tas berisi Rp 5.520.000 dan perhiasan emas 24 karat seberat 6 gram lenyap. Sedangkan mobil canter yang dijadikan barang bukti telah di tarik pihak leasing karena keterlambatan pembayaran kredit oleh korban.

Dari laporan korban dan BAP terdakwa, kejadian bermula Kamis 16 Agustus 2012 sekitar pukul 3:30 Wib korban Juliana Sirait bersama sopir, Hendri mengendarai mobil colt diesel canter dari PT Ekadura menuju Tanjung Baru, Kecamatan Tambusai. Diperjalanan tepatnya di Desa batas mereka pepet dan di hadang seunit mobil yang berisi dua orang.

Setelah mobil yang mereka kendarai berhenti dari mobil tersebut keluar seorang pria dengan menodongkan senjata laras panjang. Juliana dan sopirpun lari di arah berbeda.

Karena kunci mobil truk milik korban di bawa lari sopir, maka 2 oknum polisi tersebut meminta bantuan warga untuk mendorong dan menghidupkan mobil ke bengkel.

Di sore harinya, sekitar pukul 14:00 Wib dua oknum polisi tersebut menelpon korban dan meminta uang tebusan senilai Rp 30 juta. Namun korban melaporkan kejadian itu ke Polres Rohul, setelah dilakukan pengecekan ternyata nomor telephon tersebut milik salah seorang 2 oknum polisi tersebut.

Saat itu Kapolres Rohul kepada wartawan menegaskan bahwa, jika kedua oknum polisi itu bersalah atas putusan di Pengadilan Negeri, maka keduanya akan diberhentikan dari kepolisian dengan cara tidak hormat.

“Kita tunggu saja putusan Pengadilan. Tetapi pihak kita pun tetap melakukan sidang kode etik terhadap kedua tersangka,” tegasnya.

Kedua terdakwa di jerat pasal pencurian dengan kekerasan pasal 365 ayat (2) ke 2 dan pasal 368 ayat 1 jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. (r4n)

FPI Minta Eyang Subur Ceraikan 5 Istrinya

Eyang subur (int)
Eyang subur (int)

SegmenNews.com– Sebagai Ketua DPD FPI DKI, Habib Selon mengaku kaget mendengar pengakuan jumlah istri dari Eyang Subur. Lantaran dianggap melanggar syariat agama, Habib Selon meminta Eyang Subur menceraikan keempat istrinya itu.

“Eyang Subur punya istri sampai 8 atau 9 orang. Ini kita akan kejar untuk menceraikan 5 istrinya. Karena di dalam Islam berpoligami hanya boleh sampai 4,” jelasnya saat jumpa pers di Markas FPI di Petamburan, Jakarta, Senin (1/4).

Mulanya, Habib Selon sempat menanyakan kebenaran kabar bahwa mantan guru spiritual Adi Bing Slamet itu memiliki 9 istri. Tak jauh berbeda dari jumlah kabar yang beredar, ternyata, Eyang Subur memiliki 8 istri.

“Kita pertanyakan lagi pak Subur, apakah benar anda punya istri 9? Jawab dia ‘tidak habib, istri saya 8’. Kaget saya. Pada saat itu juga kita minta untuk yang 4 istrinya diceraikan dan diberikan uang,” tuturnya bercerita. (kpl/snc)

Lagi, Kafilah Kecamatan Siak Juara Umum MTQ XIII Siak

Bupati Siak H Syamsuar menyerahkan piala bergilir  MTQ XIII Tingkat Kabupaten Siak
Bupati Siak H Syamsuar menyerahkan piala bergilir MTQ XIII Tingkat Kabupaten Siak

Bungaraya (SegmenNews.com)– MTQ XIII Tingkat Kabupaten Siak di Kecamatan Bungaraya, Senin (1/4/13) sekitar pukul 21.00 WIB resmi ditutup Wakil Bupati (Wabup) Siak Alfedri. Piala bergilir MTQ Siak kembali diraih Kecamatan Siak mengalahkan kafilah tuan rumah Kecamatan Bungaraya dan juga mengalahkan 12 kecamatan lainnya. Dan piala bergilir diserahkan langsung Bupati Syamsuar ke Camat Siak mewakili kafilahnya.

Dengan ditetapkan kafilah dari Kecamatan Siak sebagai juara umum pada MTQ Tingkat Kabupaten Siak ke-XIII, maka gelar juara umum telah tiga kali berturut-turut disandangnya. Dan untuk urutan 2 kafilah dari Kecamatan Sungai Apit, urutan ke 3 kafilah dari Kecamatan Tualang,urutan ke 4 kafilah dari Kecamatan Kerinci kanan, dan urutan ke 5 kafilah dari Kecamatan Pusako,serta urutan 6 kafilah Kecamatan Mempura.

Sementara itu untuk pawai ta’aruf diraih juara 1 Kecamatan Tualang, 2 dari Kecamatan Bungaraya, dan 3 Kecamatan Koto Gasib, dan Stan Bazar Kecamatan, juara 1 diraih Kecamatan Tuan Rumah yakni Kecamatan Bungaraya, juara 2 Kecamatan Mandau,dan juara 3 Kecamatan Tualang.

Wabup Alfedri mengharapkan bahwa untuk kafilah peraih juara dalam MTQ XIII Tingkat Kabupaten Siak di Kecamatan Bungaraya ini, dapat mempertahankan juaranya serta dapat terus meningkatkan kemampuannya. Dan kepada peserta yang mendapatkan juara, diucapkan terimakasih atas keikutsertaannya, dan jangan bekecil hati, karena masih ada kesempatan untuk meraih prestasi pada MTQ tahun berikutnya.

“Dengan terpilihnya kafilah Kecamatan Siak sebagai juara umum pada MTQ XIII Tingkat Kabupaten di Bungaraya ini, diharapkan dapat mempertahankan juaranya pada MTQ mendatang serta terus dapat meningkatkan kuwalitasnya. Dan untuk yang belum mendapatkan juara, dapat meningkatkan kuwalitasnya dan diharapkan menjadi juara pada MTQ mendatang,” terang Wabup Alfedri.

Sementara itu dijadwalkan untuk MTQ ke XIV Tingkat Kabupaten Siak berikutnya ditetapkan di Kecamatan Mempura, dan diharapkan Kecamatan Mempura dapat bersiap-siap jauh-jauh hari agar pelaksanaan MTQ berikutnya berjalan lancar. (rinto)