Pekanbaru (SegmenNews.com)– Formasi penerimaan Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, dipastikan tidak ada bagi tamatan SLTA/sederajat. Hal ini disampaikan Kepala Bagian Administrasi dan Kepegawaian BKD Riau Raja Agustiarman.
“Kalau yang kita ajukan ke BKN pusat tidak ada untuk tamatan SLTA yang ada D3, S1 dan S2. Kan anjurannya memang seperti itu, kecuali ada hal khusus,” ungkapnya saat ditemui di kantornya, Rabu (20/3).
Lanjutnya, formasi yang diajukan berjumlah 724 orang. Jumlah penerimaan tergantung pusat dan akan disesuaikan dengan analisa jabatan kebutuhan masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
“Formasinya 724 yang diusulkan, belum tahu disetujui, makanya kita mau melakukan pendataan pegawai, bisa jadi berkembang. Disesuaikan dengan anjab jadi sesuai dengan kebutuhan,” ungkapnya lebih lanjut.
Penerimaan CPNS ini untuk semua bidang. Tetapi paling banyak di bidang kesehatan dan pendidikan. Formasi tersebut diterangkan Agustiarman lagi, mendekati anjab karena masih ada anjab yang belum selesai maka hanya bisa disebutkan mendekati.
Untuk di Kabupaten/kota sendiri menyampaikan usulan langsung ke pusat dan hanya mengirimkan tembusan ke provinsi. Saat ini sudah ada empat kabupaten/kota yang mengirimkan tembusan ke Provinsi yakni Bengkalis, Pelalawan, Rokan Hilir dan Meranti.
“Sudah ada empat kabupaten/kota yang mengirimkan tembusan kekita. Tapi untuk usulan mereka langsung menyerahkan ke pusat,” imbuhnya.
Seperti yang diketahui, tahun 2013 ini Kemenpan-RB mengeluarkan kebijakan untuk merekrut 60 ribu tenaga CPNS baru di tingkat pemerintah pusat dan pemerintah daerah (Pemda). Rincian kuota CPNS yang akan diterima itu yakni, 40 ribu untuk di seluruh Pemda di Indonesia dan 20 ribu untuk di tingkat pusat. (rn/ur)
Bupati Siak H Syamsuar pimpin rapat ekspos evaluasi kinerja BUMD di Ruang Zamrud Kediaman Bupati
Siak (SegmenNews.com)– Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi memimpin rapat evaluasi kinerja sejumlah BUMD di kabupaten Siak yang dilaksanakan di ruang rapat Zamrud Room kediaman Bupati Siak, Rabu (20/3/2013).
Hadir pada kesempatan itu Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Drs H Amzar, Asisten II H Syafrilenti, Asisten III H Jamaludin, Kepala Bappeda H Yan Prana Jaya, Kadis Pertambangan dan Energi H Amin Budiyadi, Kadis Kehutanan dan Perkebunan H Teten Efendi, Kadis Perindagkop & UMKM H Wan Bukhori, Kadis PPKAD H T Said Hamzah, Dirut PT.BSP Jusmadi Yusuf, serta sejumlah Dirut dari BUMD yang hadir diantaranya PT.Persi Husni Merza, SPS, SPE dan PT.KITB.
Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi mengungkapkan rapat evaluasi sangat bermanfaat untuk mengetahui kinerja BUMD yang ada, sekaligus mengetahui persoalan yg dihadapi dan memberikan masukan serta solusi terhadap penyempuranaan kinerja dimasa yg akan datang.
“Hal ini sesuai dengan harapan keberadaan BUMD, bermanfaat bagi pendapatan asli daerah, peningkatan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Pemaparan kinerja ini sendiri diawali oleh PT.BSP disampaikan langsung oleh Dirut BSP Jusmadi Yusuf. Dalam pemaparan ini terungkap produksi minyak yang dihasilkan sepanjang 2012 rata-rata 16.484 barel/hari dengan total produksi 6.033.357 barel/tahun. Sedangkan jumlah pendapatan migas berkisar 117.433.523 US Dolar dari rencana target 122 juta US Dolar. Dengan rincian beban pokok pendapatan mencapai 89.130.002 US Dolar.
Total beban ini masih dibawah renacana yang semula diperkirakan mencapai 105 US Dolar. Dengan demikian laba (unaudited) mencapai 28.303.521 atau lebih besar dari rencana sebesar 16 juta US Dolar. Peningkatan pendapatan dari rencana semula ini disebutkan tidak dipengaruhi oleh jumlah penambahan sumur, akan tetapi diuntungkan melalui kurs dolar Rp 8.800 perkiraannya menjadi Rp 9.670 serta ICP rata-rata 95 menjadi 119.41.
Sementara itu untuk pemaparan rencana kegiatan tahun 2013 akan dilakukan program optimasi terhadap 220 sumur, pemboran pengembangan 5 unit sumur dan pemboran eksplorasi sebanyak 2 sumur. Menurut Jusmadi penambahan sumur yang akan dilakukan pengeboran tidak serta merta meningkatkan laju produksi akan tetapi diharapkan mampu menekan penurunan produksi.
Sehingga total produksi 2013 diharapkan mencapai 6.079.440 barel/tahun. Jumlah pendapatan keuangan sendiri diperkirakan mencapai 129 juta US$ dengan total beban 109 US Dolar. Dengan demikian laba diperkirakan berkisar 20 juta US Dolar jika kurs rupiah berkisar 9300 rupiah.
Sementara itu penyaluran dana yang telah dilakukan BSP sepanjang 2012 mencapai 2 Miliyar lebih untuk bantuan dibeberapa bidang seperti bantuan sosial, ekonomi, kesehatan, pendidikan dll. Ditambah 4 miliyar lebih untuk pembangunan venue sepatu roda PON XVIII 2012.
Beberapa kendala yang dihadapi adalah mengenai faktor lapangan sudah tua, fasilitas produksi, seperti pompa dan pipa yang sudah tua. Disamping terjadi gangguan suplay listrik dari chevron dan gangguan jaringan, serta diberlakukannya UU 32 th 2009 ttg perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup sehingga chevron membatasi jumlah air terproduksi. Termasuk lamanya kepengurusan pinjam pakai lahan kawasan hutan produksi.
Dari laporan yg disampaikan, bupati menanggapi persoalan mengenai usia PT.BSP yang hanya tinggal 9 tahun. Dan hal ini terang bupati tentunya harus dipersiapkan perusahaan holding (holding company) termasuk membuat usaha tambahan yg akan dilakukan. Termasuk dgn melakukan industri hilir dan masuk untuk mencari peluang usaha pengolahan ladang minyak di daerah lain.
“Kami mohon informasi sejauh ini perkembangannya sampai dimana, dan sejauh mana persiapan mengenai perusahaan holding ini. Dan yg tak kalah penting adalah persoalan mengenai SDM dalam rangka meningkatkan kinerja atau barangkali menyiapkan SDM dalam rangka mempersiapkan perusahaan holding (holding compony) tsb,” ujar bupati.
Untuk CSR, Bupati mengharapkan PT.BSP dapat melakukan Peningkatan ekonomi msyarakat di wilayah dari areal bob, diharapkan BSP bisa memberiakan bantuan peternakan sapi. (humas)
Siak (SegmenNews.com)- Bupati Siak Drs.H.Syamsuar,M.Si pimpin rapat persentasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Siak 2012-2013 yang di gelar dirumah kediaman Bupati Siak.Pada rapat tersebut di pimpin langsung oleh Bupati Siak Drs.H. Syamsuar,M.Si di damping Sekdakab Siak Drs.H. Amzar,M.Si, Asisten II Sekdakab Siak Drs.H Syafrilenti, M.Si, Kepala Bappeda Kabupaten Siak, Drs.H. Yan Prana Jaya, M.Si Kepala Dinas Keuangan Kabupaten Siak, Drs.H. Said Hamzah,Kabag Ekonomi,Drs.H. Mhd Arifin,Dinas Kehutanan Kabupaten Siak,Drs.H.Teten Efendi dan Direktur PT.BSP Yusmadi.
Bupati Siak Drs.H. Syamsuar,M.Si pada rapat tersebut mengatakan,bahwa rapat persentasi kinerja BUMD tahun 2012-2013 sangat penting dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pencapaian kinerja BUMD selama satu tahun.
Ia menyampaikan,bahwa rapat ini sangat perlu dilakukan guna untuk mengetahui kinerja BUMD yang dilakukan selama setahun dan sekaligus bisa mencari jalan dan solusi pemecahannya terhadap persoalan yang di alami selama ini di lapangan.
Lebih lanjut Bupati mengatakan, keberadaan BUMD yang di lahirkan oleh pemerintah Kabupaten Siak guna untuk meningkatkan PAD Kabupaten Siak dan sekaligus dalam meningkatkan ekonomi masyarakat yang ada di Kabupaten Siak ini.
Sementara itu Direktur PT.BSP Yusmadi Yusuf mengatakan,bahwa saat ini produksi minyak tidak lagi optimal,karna sumur minyak yang di tinggalkan oleh Caltex terdahulu pada umumnya merupakan sumur tua.
Tak hanya itu, kata Yusmadi,”tidak optimalnya produksi minyak yang ada dan di kelola selama ini sering terdapat gangguan supplay listrik.”selain alasan sumur tua dan gangguan supplay listrik, pengelolaan minyak juga terbentur dengan berlakunya UU Nomor 32 tahun 2009,tentang perlindungan hidup sehingga Chevron membatasi jumlah air terproduksi sesuai dengan kemampuan alat pengelolaan.
Dia juga mengatakan,untuk mengembangkan pengeboran minyak terhadap wilayah yang ada di wilayah Kabupaten Siak, tergendala di sebabkannya, lamanya pengurusan izin pinjam pakai lahan kawasan hutan yang ada.Direktur PT.BSP Juga menjelaskan,bahwa untuk kegiatan tahun 2013 ini, PT.BSP telah merencanakan pemiliharan sumur sebanyak 220 sumur,pengeboran sebanyak 5 sumur dan pengeboran eksplorasi sebanyal 2 sumur.Dan semua pembiayan tersebut akan mengunakan mata uang dolar. (rin)
Rokan Hulu (Segmennews.com)– Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu mencanangkan akan membat Peraturan Bupati tentang standar Pendidikan masyarakat di kabupaten Rokan Hulu yakni di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).
“Kita akan buat standar Pendidikan sekolah di Rohul tingkat SMA melalui Perbup,” tegas Bupati Rohul, Drs H Achmad Msi, Selasa (19/3/2013).
Oleh itu, camat, Kades Lurah agar melakukan perencanaan peningkatan insfrastruktur sekolah hingga ke Desa melalui APBD Riau, APBN maupun melalui Program CSR Perusahaan.
Ditargetkan Bupati di tahun 2016 mendatang tidak ada lagi sekolah Negeri berlantai tanah, berdinding papan dan beratapkan daun kering.
“Camat, kades, Lurah saling berkordinasi bagimana mendapatkan bantuan di tahun 2014 untuk pendidikan dari berbagai sumber baik itu APBD Riau, APBN maupun CSR Perusahaan,” tegas Bupati.
Menurut Bupati, Perbup yang akan dibuat itu juga terkait peraturan tentang larangan bagi siswa bekerja membantu orang tua saat sedang jam sekolah. Peraturan larangan anak nonton TV mulai pukul 18:00 Wib hingga pukul 20:00 Wib malam. Sejam dijam itu anak harus melaksanakan sholat, magrib mengaji dan belajar.
“Kedepan, jika ada orang tua yang membiarkan anaknya melanggar peraturan itu, maka orangtua akan diberi sanksi,” tukas Achmad.
Agar Peraturan Bupati itu dapat berjalan lancar, Achmad menginstruksikan kepada Camat dan aparatur Desa agar mensosialisasikannya ke masyarakat. (adv/humas)
Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Sesuai peraturan pola Penerimaan Siswa Baru (PSB) bebas tidak melalui tes, Penerimaan Siswa Sekolah Dasar (SD) hingga SMA di kabupaten Rokan Hulu di tahun 2013 diprioritaskan bagi warga sekitar sekolah.
Hal itu disampaikan Kepala Disdikpora Rohul, HM Zen M,MPd, Rabu (20/3/2013) sata rapat guru dan Kepsek di aula Kantor Disdikpora, Pasirpangaraian.
Menurut M Zen dengan pola penerimaan baru itu maka akan menekan terjadinya pungutan pada PSB. Sebab selama ini siswa yang masuk kesekolah berasal dari berbagai Desa dan Daerah luar. Padahal masyarakat sekitar belum mendapatkan tempat.
Penerimaan siswa tahun ini juga tidak berlama-lama, sebab jika penerimaan siswa baru masyarakat sekitar telah mencukupi untuk ruang belajar yang ada, maka penerimaan akan ditutup. Namun jika masih kurang baru bisa menerima siswa dari Desa sebelah.
“Kalau sudah penuh penerimaan tutup. Sebab siswa sekitar yang mendaftar langsung diterima tanpa ada tes,” ujar M Zen.
Disamping itu M Zen juga memaparkan tentang pembiatan RKS harus sesuai kebutuhan sekolah, Pelaksanaan MoU dengan Manager Kabupaten, membuat laporan 10 setelah dana BOSda di cairkan.
Untuk itu dia menghimbau kepada kepala sekolah segera menyelesaikan SPJ agar dana bisa di ajukan. Sebab BOSda akan diajukan hari ini. Dengan nilai Rp 10 miliar untuk 66 sekolah tingkat SLTA.
Penyalurannya langsung ke rekening sekolah, sesuai Rencana Anggaran Sekolah RKA.
Sementar itu dana bagi guru sertifikasi 2013 akan disalurkan dari pusat kesekolah, sekolah wajib mengirim data guru sesuai aplikasi yang di buat. Apabila data tidak lengkap maka guru tersebut tidak akan dapat dana. Total yang guru sertifikai sebanyak 1100 orang dari jumlah keseluruhan 2600 guru. (r4n)
Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Menyusul akan dibuatnya Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Rokan Hulu tentang Standar pendidikan masyarakat Rokan Hulu tingkat SMA. Maka saat ini dirancang pula pendidikan bagi anak-anak pemulung maupun gelandangan yang berada di berbagai daerah Rokan Hulu ditahun 2014 mendatang.
“Kita bersama Pemda Rohul sedang merancang untuk tahun 2014 mendatang tidak ada lagi anak-anak pemulung dan gelandangan yang tidak sekolah, akan di buat sekolah khusus untuk mereka,” papar Kepala Disdikpora Rohuk, HM Zen M,MPd, Rabu (20/3/2013) di raung kerjanya.
Menurut M Zen walaupun sekolah sudah digratiskan, namun masih ada anak-anak pemulung dan gelandangan yang tidak mau kesekolah, oleh itu pemulung maupun anak-anak gelandangan akan tetap belajar walaupun di lapangan terbuka dengan mengenakan seragam biasa.
Hal itu dilakukan agar para anak-anak itu tetap dapat menimba ilmu walaupun di luar disela-sela kegiatan mereka. M Zen akan berkordinasi dengan pihak Kades dan RT di seluruh wilayah Rokan Hulu untuk mendata anak-anak pemulung dan gelandangan.
Begitu juga bagi anak gelandangan dan pemulung yang berada di jalanan akan di angkut pihak Satuan Pamong Praja (Satpol-PP) dan dibimbing untuk mengikuti pelajaran di sekolah.
“Standar pendidikan Rokan Hulu akan di buat tingkat SMA, oleh itu tidak ada alasan bagi anak-anak yang tidak mau sekolah,” ujar M Zen.
Di samping itu, sesuai Perda Bupati yang akan di buat tentang anak-anak sekolah tidak ada yang menonton televisi mulai pukul 18:00 Wib hingga pukul 20:00 Wib. Sebab di saat itu anak sekolah harus melakukan sholat magrib berjemaah, mengaji, menghafal alqur’an, dan belajar.
Selain itu para siswa tidak di bebani lagi dengan Pekerjaan Rumah (PR) dari sekolah. Sebab dengan itu anak-anak akan fokus melakukan kegiatan seperti di paparkan diatas.
“Tidak ada lagi PR di yang dikerjakan di rumah. Orang tua ikut bertanggung jawab memberikan pendidikan keagamaan di rumah, hal itu juga penting untuk pendidikan mereka di masa mendatang yang menjadikan anak berbakti dan tetap bekerja dalam koridor agama,” urainya. (adv/humas)
Siak (SegmenNews.com)– Setelah usai melakoni berbagai tahapan, baik dari panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) maupun seleksi yang dilakukan oleh pihak Pemerintah Kecamatan, dua orang Calon Kepala Desa (Cakades) Buatan Lestari Kecamatan Bungaraya, diantaranya Rochmad Sodikin dan Sadeli, Selasa (19/3) kemarin resmi bertarung untuk memperebutkan kursi Kepala Desa Buantan Lestari Kecamatan Bungaraya.
Dua orang Cakades yang dinyatakan berhak dan lolos untuk maju bertarung guna memperebutkan kursi dan singgasana Kepala Desa Buantan Lestari oleh panitia Pilkades, periode 2013 dua orang Cakades ini yaitu Rochmad Sodikin dan Sadeli saat itu bersaing secara ketat. Dari 1174 pemilih yang memberikan hak suaranya kepada masing-masing Cakades kejar mengejar angka terus terjadi.
Tak hanya itu, pemilihan Kepala Desa Buantan Lestari Kecamatan Bungaraya, yang digelar sekira jam 9.00 Wib dan dilangsungkan dihalaman kantor Desa Buantan Lestari. Perhitungan surat suara yang dimulai pada pukul 14.00 Wib dan berakhir pada pukul 15.00 Wib tersebut, dua calon kepala desa yang bertarung dan dipilih oleh masyarakat Desa Buantan Lestari, setelah penghitungan surat suara usai yang dilakukan oleh panitia Pilkades, akhirnya dalam menit-menit terakhir, Sadeli yang memegang nomor urut 2 berhasil unggul, dengan perolehan suara sebanyak 660 suara yang mengalahkan rekannya, Rocmad Sodikin nomor urut 1dengan perolehan suara sebanyak 478 suara.
Sementara itu perhitungan surat suara yang dilakukan oleh panitia pemilihan kepala desa Buantan Lestari, masing-masing pendukung calon yang hadir pada hari pemilihan tersebut, terus bergumuruh, pasalnya, bila saja ada calon yang disebutkan oleh panitia pemilih, tepuk tangan dan yel-yel calon, sontak berkumandang. Keseruan ini benar-benar menjadikan pemilihan Kepala Desa Buantan Lestari sangat demokratis.
Pada akhir perhitungan surat suara yang dilakukan oleh panitia, dari 1174 pemilih, nomor Urut 1 Rocmad Sodikinberhasil memperoleh suara sebanyak 478 suara. Sedangkan Nomor Urut 2 Sadeli memperoleh suara, sebanyak 660 suara, dan yang hangus/golongan putih (golput) ada sekitar 36 suara. (rin)
Kabupaten Rokan Hulu telah bertekad untuk membangun kesehatan masyarakat Rokan Hulu dengan Visi Rokan Hulu Sehat 2016 yaitu sebagai gambaran masyarakat Rokan Hulu yang memiliki derajat kesehatan tertinggi di Propinsi Riau Tahun 2016.
Atas keyakinan Bupati kabupaten Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi dengan Program-program dibidang kesehatan, maka saat ini masyarakat Kabupaten Rokan Hulu telah menikmatinya. Seperti masyarakat bebas Mandi Cuci Kakus (MCK) di sungai. Sebab 156 Desa dan 6 kelurahan di 16 Kecamatan yang ada di Kabupaten Rokan Hulu telah tersedia air bersih.
Sehingga kesehatan masyarakat menggunakan air bersih tanpa MCK di sungai lebih terjaga. Masyarakat hanya tinggal memanfaatkannya dan menjaga fungsi dan keawetan fasilitas air Bersih.
“Camat, Kades dan Lurah harus membangun pendekatan kepada masyarakat dan melakukan sosialisasi agar masyarakat lebih merasa memiliki air bersih, sehingga rasa tanggung jawab akan perawatannya terus terjaga,” instruksi Bupati.
Komitmen Pemerintah Rokan Hulu juga tercermin dari indikator pencapaian visi dan misi tahun 2016 tersebut juga telah menurunkan angka kematian bayi di tahun 2012 menjadi, 16/1000 kelahiran hidup, menurunkan angka kematian ibu menjadi, 100/100.000 kelahiran hidup, status gizi, gizi buruk 2 persen dan gizi kurang 10 persen, umur harapan hidup 72 tahun.
Kualitas pelayanan kesehatan ibu, bayi dan balita ditunjukkan, antara lain cakupan akses pelayanan K4 atau ibu hamil yang sudah memeriksakan lengkap empat kali kunjungan tahun 2006 sebesar 81,52 persen. Sedangkan tahun 2011 meningkat 92,2 persen, artinya telah di atas target SPM tahun 2011 sebesar 90 persen. Kemudian, pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan, pada tahun 2006 sebesar 63,70 persen.
Sedangkan tahun 2011 meningkat menjadi 92,1 persen. Capaian ini lebih tinggi dari target nasional, yakni 90 persen dan target MDGs sebesar 86 persen. Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani, pada tahun 2011 adalah 42,88 persen. Capaian ini meningkat bila dibandingkan tahun 2010 yaitu sebesar 20,58 persen.
**Pengobatan Gratis**
Sementara itu, Untuk jaminan kesehatan dan pelayanan kesehatan penduduk miskin atau kurang mampu, tersedia program jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas). Namun, masih banyak masalah di lapangan, sehingga program tersebut masih ada yang belum tepat sasaran. Oleh karena itu, untuk menampung penduduk miskin dan kurang mampu, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu pada tahun 2010 telah melakukan terobosan mengembangkan program jaminan kesehatan daerah (Jamkesda), bagi penduduk miskin,
Sasaran Jamkesmas sebesar, 104.265 jiwa, Jamkesda 2010 sebesar 40.000 jiwa. Tahun 2011 ditingkatkan lagi sebesar 90.000 jiwa. Jadi jumlah peserta Jamkesmas dan Jamkesda sebesar 194.265 jiwa (39%) dari jumlah penduduk. Belum lagi peserta ASKES, ASABRI dan asuransi komersial lainnya.
Di samping itu, untuk menjamin akses penduduk miskin dan kurang mampu terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu, sejak tahun 2009 lalu telah dibuat kebijakan pengobatan gratis di seluruh puskesmas, bagi seluruh lapisan masyarakat Rokan Hulu dan di RSUD kelas 3 bagi keluarga miskin, cukup menunjukkan kartu keluarga atau KTP Rokan Hulu.
Tak tanggung-tanggung ditahun 2013 ini Pemkab Rohul telah menyediakan 90 Ribu Kartu Jamkesda bagi masyarakat kurang mampu, APBD Rohul 2013 telah menganggarkan senilai Rp 5 miliar dan untuk membantu memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi.
Sedangkan untuk program Jamkesmas, tahun ini telah dibuat 70.000 kartu sesuai data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik.
*Tingkatkan Pelayanan di RSUD*
Demi memberikan pelayanan kesehatan yang baik bagi masyarakat Rokan Hulu, tentunya pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rohul harus ditingkatkan, namun kwalitas peralatan dan tipe RSUD juga perlu ditingkatkan. Hal itu juga telah dilakukan Pemkab Rohul.
Paningkatan Gedung RSUD dari tipe C ke tipe B dibangun 6 lantai melalui dana APBN saat ini menunggu lanjutan pembangunan tahap berikutnya. Mimpi menjadikan RSUD Pasirpangaraian sebagai salah satu rumah sakit terbaik di Provinsi harus diwujudkan yakni dengan melakukan berbagai perbaikan sarana dan prasarana termasuk peningkatan pelayanan dalam bidang “publik service”.
Menurut Bupati Achmad, paham masyarakat Indonesia sekarang adalah rumah sakit yang menjadi acuan untuk berobat merupakan rumah sakit yang memiliki pelayanan bagus. Sebab itu dia terus mewanti-wanti kalangan medis dan para medis lebih meningkatkan pelayanan.
saat ini petugas medis dan para medis di RSUD Pasirpangaraian sudah mencukupi untuk melayani masyarakat luas. Sedikitnya 12 dokter spesialis dengan 106 tempat tidur di RSUD Pasirpangaraian sudah mencukupi.
Jika RSUD Pasirpangaraian telah naik status, Pemkab Rohul baru akan merekrut petugas medis dan para medis baru, termasuk penambahan tempat tidur menjadi 200-250 unit, serta menyediakan sarana dan prasarana pendukung, serta kelengkapan alat-alat kesehatan yang dibutuhkan sebuah rumah sakit type B.
Sat ini juga masyarakat telah di mudahkan dengan pelayanan komputerisasi dengan sistem “barcode” yakni, rekam medik menggunakan menggunakan infrared, semakin memudahkan masyarakat luas untuk mendapatkan pelayanan baik dan cepat.
Menurut Bupati Rohul Achmad, cukup registrasi melalui mesin yang mirip mesin “automated teller machine” (ATM) atau biasa disebut anjungan transaksi mandiri, calon pasien bisa berobat ke dokter yang sesuai dengan keluhan penyakitnya.
Saat ini RSUD Pasirpangaraian juga sudah menggunakan instalasi oksigen dengan sistem sentral life. Oksigen tidak lagi menggunakan tabung, namun sudah langsung disalurkan ke seluruh ruangan dengan menggunakan instalasi khusus.
Struktur bangunan baru RSUD Pasirpangaraian sudah terealisasi 80 persen. Gedung 6 lantai itu sudah memasuki tahap finishing. Dibantu dana APBN 2013, tahun ini juga diadakan alat-alat kesehatan rumah sakit, dan pada akhir tahun ini seluruhnya ditargetkan sudah selesai sehingga pada awal 2014 sudah mulai difungsikan untuk melayani seluruh masyarakat dalam bidang kesehatan.
Pasca dilakukan pembinaan Sumber Daya Manusia, peningkatan infrastruktur, serta pemenuhan seluruh kebutuhan sarana dan prasarana rumah sakit, termasuk pengadaan alat-alat kesehatan, Pemkab Rohul secepatnya akan mengajukan ke Menteri Kesehatan agar RSUD Pasirpangaraian naik status dari type C menjadi type B.
Hal itu lah yang ditargetkan Bupati Achmad agar RSUD Pasirpangaraian menjadi salah satu rumah sakit terbaik di Provinsi Riau. Secara rutin juga, Bupati Achmad dan wakilnya Hafith Syukri rutin mengunjungi rumah sakit tersebut.
*Dirjen P2PL Kemenkes RI Puji Keberhasilan Peningkatan Kesehatan*
Saat pelaksanaan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-48 tingkat Kabupaten Rokan Hulu, yang dipusatkan di Desa Muara Jaya, Kecamatan Kepenuhan Hulu tahun lalu. Peningkatan kesehatan Rohul mendapat apresiasi dari Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan RI Prof dr Tjandra Yoga Aditama.
Dirjen P2PL Kemenkes RI yang langsung menghadiri peringatan HKN itu salut dan bangga atas peningkatan kesehatan kesehatan masyarakat.
“Saya bangga dan memberikan apresiasi kepada Pemkab Rohul, atas tingginya partisipasi masyarakat, sehingga taraf hidup masyarakat dibidang kesehatan meningkat. Begitujuga kesaran masyarakat akan kesehatan telah terbukti,” pujinya.
Begitu juga dengan keberhasilan pemerintah Rohul dalam meningkatkan taraf kesehatan seperti keberhasilan dalam menekan angka gizi buruk serta angka kematian ibu dan bayi di bawah rata-rata nasional dalam tiga tahun terakhir ini.
Di peringatan HKN itu juga Pemkab Rohul mencanangkan Gerakan Rokan Hulu Bersih berlaku di fasilitas umum seperti kawasan perkantoran, sarana pendidikan, sarana kesehatan, rumah ibadah, terminal, pasar, tempat wisata, restoran dan rumah makan.
Dengan pecanangan tersebut, kebersihan lingkungan di fasilitas umum terkelola dengan baik. Untuk kebersihan, sebuah sarana mesti memiliki air bersih, memiliki pengelolaan sampah, tidak ada nyamuk aedes, serta berlakukan kawasan bebas rokok di areal perkantoran, sekolah, Puskesmas, rumah sakit, dan rumah ibadah.
Dirjen P2PL Kemenkes RI menyerahkan bantuan 30 unit keramik filter penyaring air kepada Pemerintah Rokan Hulu, untuk diberikan kepada desa yang kesulitan air bersih. Tanda Jasa dan Penghargaan Bupati Rohul Drs. H. Achmad M. Si
1).Satya Lencana Karya Satya, Tahun 2004, Presiden RI,
2).Bakti Koperasi dan UKM, Tahun 2007, Menteri Koperasi dan UKM
3).Satya Lencana Pembangunan, Tahun 2007, Presiden RI
4).Satya Lencana Ksatria Arutala Bidang Kesehatan, Tahun 2007,
Menteri Kesehatan
5).Penghargaan Sebagai Salah Satu Kabupaten Yang Tercepat
Menyampaikan Akuntabilitas, Kinerja Pemerintahan Kepada
Presiden, Melalui Menpan
6).Satya Lencana Pembangunan Bidang Pengembangan Usaha
Ekonomi Menengah, Tahun 2008, Presiden RI
7).Penghargaan Keberhasilan Dalam Peningkatan Produksi Beras,
Tahun 2008, Presiden RI
8).Penghargaan Ketahanan Pangan Tahun 2009
9).Penghargaan Koperasi Paradhana Madya Tahun 2009
10).Penghargaan Di Bidang Pramuka Dari Gubernur Riau Tahun 2010
11).Penghargaan Penggerak Koperasi dan UKM Tahun 2011
12).Penghargaan Bintang Jasa Utama, Tahun 2011, Presiden RI
13).Penganugrahan Penghargaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTPS)
di Bidang Penanaman Modal Kabupaten dan Kota Terbaik
14). Penghargaan Apresiasi Pendidikan Agama Islam 2013. (r4n)
Jakarta (SegmenNews.com) – Pemerkosaan disertai perampokan terjadi di Rawa Lumbu, Bekasi, Jawa Barat. Seorang wanita berusia 21 tahun menjadi korban kejahatan ini. Wanita berinisal A ini menderita luka cekik di bagian lehernya. Selain itu motornya juga dirampok pelaku pemerkosaan itu.
A selama ini mengontrak di kawasan Bojong, Rawa Lumbu, Bekasi. Kontrakan ini berbentuk kamar-kamar petak, di depan kamar itu terdapat taman. “Sekitar pukul 05.00 WIB korban keluar dengan kondisi tangan terikat dari kamarnya,” kata Pendi salah seorang tetangga A kepada wartawan, Selasa (19/3/2013).
Pendi mengatakan, saat keluar dari kamarnya, A tidak mengenakan celana. Sebab itulah Pendi kemudian memanggil tetangga wanita yang ada di kontrakan itu. Menuturnya dia sempat mendegar ada pria yang sedang berbincang-bincang di depan kontrakan itu pada pukul 01.00 WIB.
“Korban belum lama mengontrak di kawasan ini,” katanya.
Menurut informasi, pemerkosaan ini terjadi saat A sedang tidur di kontrakannya di sekitar Rawa Lumbu. Saat itu tiba-tiba saja ada pelaku masuk dan mencekik leher korban. Pelaku juga mengikat tangan korban, menggunakan kabel dan menyumpal mulut korban dengan celana dalam milik A.
Usai memerkosa A, pelaku langsung kabur dengan membawa sepeda motor Beat milik korban dan sebuah HP BlackBerry Gemini. Saat ini kasus tersebut ditangani Polres Bekasi. (snc/dtc)
Abubakar didampingi Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho menjelaskan penerimaan CPNS tahun 2013 ini akan diumumkan kuotanya pada Juli mendatang.
“Juli nanti kuota penerimaan CPNS tahun 2013 ini sudah bisa diketahui. Jumlah ini sekitar 50 persen dari total jumlah PNS yang pensiun tahun ini, yang jumlahnya mencapai 120 ribu orang,” ujar Abubakar.
Disebutkannya, penerimaan CPNS tahun 2013 akan difokuskan kepada kebutuhan lembaga atau departemen dengan mengedepankan azas kompetensi dan kelayakan. Dengan kata lain, lanjut Abubakar, penerimaan CPNS tahun 2013 ini akan disesuaikan dengan kebutuhan atau yang diperlukan saja.
“Pola seperti ini harus dilakukan karena jumlah PNS kita sudah banyak berlebih untuk satu lembaga atau departemen. Jadi prinsipnya, kita hanya menerima formasi CPNS yang paling dibutuhkan saja,” katanya.(snc/dtc)