Beranda blog Halaman 3042

Wan Syamsir Yus Lantik Ketua PMI Pelalawan

PELALAWAN (Segmennews.com)- Ketua PMI Riau Wan Syamsir Yus resmi melantik ketua PMI Kabupaten Pelalawan, yakni Wabup Pelalawan Drs H Marwan Ibrahim, periode 2012-2017, Kamis (27/9) kemarin, bertempat di ruang Auditorium lantai 3 kantor Bupati Pelalawan.

Usai di Lantik, Marwan Ibrahim melanjutkan melantik jajaran pengurus PMI Kecamatan di Pelalawan. Acara pengukuhan dan pelantikan tersebut diserahkan juga sejumlah bantuan dana hibah dari Pemkab Pelalawan kepada sejumlah organisasi kepemudaan, mesjid, gereja, organisasi mahasiswa, dewan pendidikan dan lainnya.

Ketua PMI Riau, Wan Syamsir Yus menyatakan, bahwa PMI harus selalu berpegang teguh pada tujuh prinsip dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan sabit merah yakni, dibidang kemanusiaan, kesukarelaan, kemandirian, kesatuan, kenetralan dan kesemestaan. 

“Keberadaan PMI di daerah rentan bencana menjadi wadah sangat penting. Apalagi, dalam kapasitas dan tugasnya PMI harus dapat memberikan pelayanan yang maksimal pada masyarakat,” ujarnya.

Lanjutnya, oleh itu, dalam tugas PMI tidak berpihak pada golongan politik, ras, suku ataupun agama tertentu. Tak hanya itu, PMI dalam pelaksanaannya juga tidak melakukan pembedaan tetapi mengutamakan objek korban yang paling membutuhkan pertolongan segera untuk keselamatan jiwanya.

“Tingginya pertumbuhan masyarakat, maka akan tinggi pulalah perkembangan kendaraan, kondisi ini akan meningkatkan terjadinya kecelakaan. Tingginya korban kecelakaan otomatis membuat permintaan darah meningkat. Dan saat ini, di Pekanbaru sendiri, setiap harinya harus ada 120 kantong darah yang tersedia,” ungkapnya.

SEmentara itu, Ketua PMI Pelalawan menyatakan bahwa jajarannya akan bekerja maksimal dalam memberikan pertolongan kepada yang membutuhkan tanpa melihat ras,suku dan golongan.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Pelalawan Drs H Marwan Ibrahim yang juga sebagai Ketua PMI Kabupaten Pelalawan untuk lima tahun ke depan, mantan Ketua PMI Kabupaten Pelalawan sebelumnya HT Kasroen Haroen, Wakil Ketua DPRD Pelalawan Ikmal Pasha, Kadis/Kabag/Kaban, OKP serta tokoh-tokoh masyarakat dan para undangan. (rz)

JCH Diimbau Waspada Virus Corona

Rokan Hulu (Segmennews)- Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA didampingi Kasi Urais Penyelenggara Haji Rusli Sag, menghimbau kepada seluruh JCH Rohul yang akan berangkat menunaikan ibadah haji ke tanah suci, untuk mewaspadai penularan Virus Corona yang saat ini mewabah di Arab Saudi.

Namun demikian, para JCH tidak perlu terlalu khawatir sebab seluruh JCH sudah mendapat vaksinasi meningitis dan influenza. Insya Allah akan terhindar dari Virus tersebut. 

Menurut informasi yang disampaikan Kadis Kesehatan Rohul Dr H Wildan Asfan Hasibuan M Kes kepada Kakan Kemenag Rohul tanggal 26/9/2012 sesuai surat Nomor : 451.14/Dinkes/2012/3250 perihal Kewaspadaan Terhadap Virus Corona, Virus Corona ini dapat menyebabkan infeksi saluran nafas pada manusia, namun sebahagian besar dalam bentuk yang sangat ringan.

Sebagai persiapan untuk berjaga-jaga dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Kakan Kemenag Rohul menghimbau kepada  seluruh JCH, untuk senantiasa menjaga kebersihan, mengkonsumsi makanan yang higienis dan memakai masker terutama di kawasan yang padat. (gibson)

Cekik Harga TBS, Ketua DPD APKASINDO Rohul Meradang

Ketua DPD APKASINDO ROHUL Ardiman Daulay

PASIRPANGARAIAN (Segmennews.com)- Merosotnya harga Tandan Buah Sawit (TBS) sejak akhir Lebaran, membuat beberapa petani merasa terbebani dan dirugikan, harga beli Perusahaan Kelapa Sawit (PKS) jauh di bawah harga ketentuan. Hal itu membuat Ketua DPD  Assosiasi Petani Kelapa Sawit Seluruh Indonesia (APKASINDO) kabupaten Rokan Hulu meradang.       

“Ya, ini jelas ada permainan pihak PKS, harga TBS di Rohul sudah tidak benar, sudah banyak petani yang memberikan laporan ke saya, kalau perusahaan PKS membeli sawit masyarakat dengan harga di bawah ketentuan, salah satunya PKS PT Musimas Rohul,” gusar Ketua DPD APKASINDO Rohul, Ardiman Daulay, Jum’at (28/9) diruang kerjanya.

Pria yang juga menjabat anggota Komisi C DPRD Rohul ini juga menegaskan bahwa harga jual CPO saat ini tidak ada perubahan, lalu kenapa pihak PKS semena-mena menurunkan harga TBS tanpa ada koordinasi kepada pihak terkait. Mereka (PKS) harus mengacu pada Peraturan Gubernur no. 248 tahun 2009 tentang harga TBS.

Perlakuan PKS sudah jauh diambang batas lanjut Ardiman, dari laporan petani, bahwa mereka bisa membongkar TBS asalkan bersedia di potong 40 persen oleh pihak PKS. Ardiman juga sangat menyesalkan adanya isu beredar bahwa anjloknya harga TBS dipicu pelaksanaan PON di Rokan Hulu.

“Petani jelas dirugikan, pihak PKS harus memberikan penjelasan. Turunnya harga TBS di Rokan Hulu tidak ada hubungannnya dengan pelaksanaan PON di Rokan Hulu, pihak PKS jangan memanfaatkan momen penting di Rokan Hulu itu untuk menurunkan harga TBS,” geramnya lagi.

Kekesalan Wardiman tak sampai disitu. Pada pertemuannya dengan pihak PKS dan Wabup Rohul serta Diskoperindag Rokan Hulu bertempat di aula Dishutbun pagi tadi (Jum’at-red). Dari 28 PKS yang beroperasi di Rohul yang di panggil, hanya utusan 11 PKS yang datang, yang diutus pihak perusahaan juga orang yang tidak bisa mengambil keputusan.

“PKS tidak serius menyelesaikan masalah ini, dari 28 PKS hanya utusan 11 PKS yang datang, utusan itupun orang yang tidak bisa mengambil keputusan, kalau tak bisa mengambil keputusan kenapa di utus kesini,” kesal Ardiman.

Saat pertemuan Wabup, Ir Hafith Syukri MM menyatakan, dari pemeriksaan Diskoperindag nanti, jika memang ada permainan, pihak PKS akan ditindak tegas.

Begitu juga Ardiman, selaku ketua DPD APKASINDO Rohul, pihaknya juga akan membentuk Tim dan akan mengumpulkan petani-petani yang telah dirugikan.

“Kita akan menunggu hasil investigasi Diskoperindag, jika memang ada permainan, kita akan bentuk tim dan mengumpulkan petani yang dirugikan dan dibodohi,” tegasnya. (idab)

Aha…Kapolres Rohul Beralih Jadi Penangkap Belut

PASIRPANGARAIAN (Segmennews.com)- Polisi bertugas sebagai pengayom masyarakat, dan memberantas kejahatan. Namun kali ini Kepala Kepolisian Resort (kapolres) Rokan Hulu, AKBP Yudi Kurniawan SIK,Msi beralih tugas menjadi sang penangkap belut yang dikenal licin dan lincah.

Hal itu dilakukan Kapolres Rohul pada kegiatan memeriahkan acara Hari Ulang Tahun (HUT) Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke 60, Jum’at (28/9) di Mapolres Rohul beserta jajarannya dan TIM Bhayangkari Polres Rohul. Selain kegiatan menangkap belut, acara juga dimeriahkan dengan lomba joget, nyanyi dan pameran.

Dikatakan ketua Bhayangkari Rohul, Novi Yudi Kurniawan bahwa hari ini adalah hari puncak HUT HKGB, sebelumnya mereka telah menaja kegiatan Seminar, anjang sana membantu anat cacat. Besok (Sabtu-red) Bhayangkari Rokan Hulu juga akan mengadakan kegiatan lomba Keterampilan cabang Rohul.

“Tahun-tahun sebelumnya, HUT HKGB dilaksanakan di Polda, namun kali ini kegiatan ini dilaksanakan juga di Polres,” ujar istri Kapolres Rohul ini.

Menurutnya selaku ketua Bhayangkari, dia berkomitmen memberikan suasana baru dalam berbagai kegiatan Bhayangkari. Selain memberikan dukungan penuh kepada suami-suami mereka dalam tugas Negara, mereka juga akan melakukan kegiatan yang positif bagi istri-istri Polri untuk berkreasi.

“Kita terus berupaya untuk mencari ide-ide kreatif yang dapat menunjang kreatifitas dan keterampilan para istri Polri ini. Seperti beberapa bulan lalu, Tim Bahayangkari Polres Rohul meraih juara III tari poco-poco di Mako Brimob Pekanbaru. Kreasi tari tersebut saya bimbing sendiri,” urainya. (idab)

Kemenag Rohul Lepas 13 JCH Rambah Samo

Rambah Samo (Segmennews.com)- Kepala kantor Kemeterian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs H Ahmad Supardi hasibuan MA resmi melepas sebanyak 13 Jemaah Calon Haji (JCH) Kecamatan Rabah Samo bertempat di Masjid At Thoyyibah Desa Danausati.

Turut dihadiri oleh, Camat Rambah Samo Suharman Nasution, Ka KUA Rambah Samo Thamrin S,Ag, Ketua IPHI Rambah Samo Amri Ahmad S,sos dan Kades Rambah Samo Barat

Ahmad Supardi menyampaikan bahwa seluruh ibadah haji adalah puncak dari seluruh ibadah, sebab ibadah haji menempati rukun Islam yang kelima, ibadah haji juga adalah ibadah paling sulit dilakukan. Sebab untuk melaksanakannya dibutuhkan kesiapan fisik dan mental, disamping itu ketersediaan dana juga harus mencukupi, baik bagi dirinya sendiri, maupun keluarga yang ditinggal.

Sedangkan ibadah lainnya tidaklah seperti ibadah haji, barang kali inilah penyebab ibadah haji wajib satu kali sedangkan yang kedua dan seterusnya hukumnya adalah sunnah.

Diterangkannya, untuk pencapaian haji mabrur perlu diketahui ada lima hal yakni, meluruskan niat sematan-mata hanya untuk Allah SWT, tolong menolong dalam menunaikan ibadah haji dan ikhlas dalam beramal. (gibson)

Wou,Bupati Rohul Ancam Pecat Honorer Mangkir Kerja

PASIRPANGARAIAN (Segmennews.com)- Sejak masa kepemimpinan Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi selalu menginstruksikan agar pegawai Honorer maupn PNS bekerja dengan maksimal dan disiplin. Agar pelayanan masyarakat bisa lebih maksimal.

Namun kali ini, Bupati Rohul akan bertindak tegas, bagi pegawai honorer yang kedapatan mangkir ngantor tanpa keterangan, maka yang bersangkutan akan langsung di berhentikan tidak hormat.

“Jika saya Sidak nanti, kedapatan pegawai honorer tidak hadir tanpa keterangan, maka yang bersangkutan akan langsung diberhentikan,” tegas Bupati saat memimpin apel pagi di halaman kantor Bupati, Kamis (27/9).

Sedangkan bagi PNS yang tidak mengikuti apel pagi, akan di absen. Sanksi tegas langsung diberikan dengan memotong dana kesejahteraan sebanyak 15 persen. Mereka juga akan membuat surat pernyataan kedepannya.

Begitu juga bagi Pegawai yang tidak mengikuti sholat zuhur dan Ashar berjemaah di Masjid Madani Islamic Center, jika kedapatan maka dana transportasi mereka akan dipotong.

Menyangkut akan tibanya hari raya Idul Adha, maka mulai besok (Jum’at-red) seluruh SKPD diminta untuk memaksimalkan ibadah kurban, baik PNS maupun para tenaga honorer. (idab)

Awas, Kebakaran Hutan Ancam Kehidupan

Kadisdik Pelalawan MD Rizal

PELALAWAN (Segmennews.com)- Saat ini ancaman kelestarian hutan perlu diantisipasi secara optimal. Pasalnya hingga saat ini kerap terjadi kebakaran lahan yang berujung rusaknya kelestarian hutan sekitar yang akan berujung mengancam kehidupan makhluk hidup di Dunia.

“Kebakaran lahan dan hutan akan semakin memperburuk kelestarian hutan sekitar. Oleh itu, diperlukan penanganan yang serius dan optimal, agar kelak tidak mengancam kehidupan,” tutur Sekdakab Pelalawan Drs H Zardewan MM, Rabu (26/9).

Tak hanya kebaran hutan yang akan menghambat kelestarian hutan. Penanganan kegiatan Pertambangan yang sewenang-wenang seperti pembalakan liar atau illegal logging, konversi lahan untuk pemukiman dan perkebunan juga akan memperburuk kelestarian alam hutan.

Walaupun saat ini kerusakan lingkungan sudah menurun secara signifikan, namun upaya-upaya pencegahan dan rehabilitasi hutan harus terus ditingkatkan dan melibatkan semua komponen. Kebijakan jeda tebang (Moratorium) itu juga tetap perlu dikembangkan dan diatur secara berimbang.

Konversi lahan mesti melihat aspek tata ruang melalui kajian lingkungan hidup strategis. Kemudian hal penting lainnya adalah melanjutkan dan mengembangkan upaya penanaman dan pemeliharaan pohon seperti gerakan 1 milyar pohon yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia beberapa waktu lalu.

“Karena itulah, Pemkab mengajak semua pihak untuk berpartisipasi menjaga sumber daya alam terutama hutan agar dapat bermanfaat secara berkelanjutan,” urainya. (rz)

Sejarah di Luhak Kepenuhan Butuh Perhatian Khusus

Ismail Hamkaz SAg,Msi

Kepenuhan (Segmennews.com)- Luhak (eks kerajaan) Kepenuhan, kabupaten Rokan Hulu tersimpan berbagai cerita sejarah dan tokoh-tokoh yang di kenang hingga saat ini. Bahkan ada juga telah di nobatkan sebagai tokoh pahlawan nasional dan tokoh Pendidikan agama.

Tokoh asal Luhak Kepenuhan Rokan Hulu tersebut terdiri dari, Syekh Abdul Wahab Rokan Alkholidi Nagshabandy dan Sultan Zaini Abidin tercatat jadi Pahlawan Nasional, Sedangkan Sultan Sulaiman tercatat dalam sejarah sebagai raja terakhir dua luhak yakni, luhak Kepenuhan dan Luhak Rambah pada zaman Penjajahan Jepang silam.

Sedangkan tuan Yahya Anshoruddin tercatat sebagai tokoh Pendidikan Agama, sekolah agama pondok pesantren Darul Ulum Kota tengah yang didirikannya pada zaman penjajahan Belanda tahun 1929 silam, hingga saat ini masih berdiri kokoh walaupun ada beberapa yang sudah di renovasi.

Sekolah Agama Yahya Anshoruddin termasuk sekolah Modern di Zamannya. Siswa tamatan sekolah tersebut sampai kelas 7, bahkan alumni sekolah itu banyak yang menjadi pendakwah dan mendirikan Lembaga Sekolah Agama di daerah mereka masing-masing. Saat ini siswanya banyak dari berbagai daerah Medan Sumatra Utara berdatangan untuk menimba ilmu pondok pesantren tersebut.

Sekolah Agama yang terletak persis di luhak kepenuhan RW 2 Gelugur Kelurahan Kepenuhan tengah, Kecamatan kepenuhan Hulu tepat ditengah pusat perkotaan luhak kepenuhan ini mentrasfer ilmu menggunakan sistem kurikulum berkelas.

Sebagai anggota ranperda RTRW Kabupaten Rohul 2012-2013, Ismail Hamkaz menyatakan lokasi tersebut dapat dijadikan atau masuk wilayah daerah strategi Rohul bidang Sosial budaya sebab sejarah.

“Kita dari masyarakat kepenuhanaan terus mengangkat nilai-nilai sejarah, sampai Pemkab Rohul betul-betul seratus persen memberikan perhatian khusus pada bangunan bersejarah di Luhak Kepenuhan, sebab di Luhak Kepenuhan banyak tersimpan sejarah dan tokoh yang terlahir disini,” harapnya. (has)

Wabup Rohul: Rokan Hulu Jauh dari Isu "Sara"

Wabup menyerahkan pin peserta

PASIRPANGARAIAN (Segmennews.com)- Wakil Bupati Rokan Hulu menyampaikan bahwa selama ini kabupaten Rokan Hulu jauh dan terhindar dari isu-isu yang mengundang sara. Oleh itu Kerukunan umat beragama perlu ditingkatkan dan dipertahankan.

“Rokan Hulu belum ada isu Sara bagi umat antar agama, kerukunan umat beragama. Ini perlu ditingkatkan dan di pertahankan,” imbuh wabup saat membuka acara Peningkatan Toleransi dan kerukunan dalam kehidupan beragama di Rokan Hulu yang ditaja oleh Kesbang Polinmas Rohul, Rabu (26/9) bertempat di Hotel Sapadia.

Ditegaskan wabup bahwa, kerukunan umat beragama ini adalah wadah untuk menyelesaikan segala permasalahan terkait agama. Selaku umat beragama harus saling menghargai satu sama lainnya, agar tercipta kerukunan yang berkelanjutan.

Dan melalui kegiatan ini pulalah semua umat beragama dapat pembelajaran tentang toleransi dalam kehidupan antar umat beragama. yang dapat di sampaikan kepada penganut agama mereka masing masing di daerah mereka.

Acara Sosialisasi yang diikuti 2 orang setiap Kecamatan dari 16 Kecamatan yang ada di Rokan Hulu ini mendapat pengarahan dari nara sumber Dirjen KesbangPol Kemendagri, Salman Al-Fariri,SIp,Msi, dihadiri oleh FKUB Provinsi Riau, Drs H Abdul Razak Z,MM, Kepala Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan,MA Kepala Kesbang Rohul, Irfan Rido.

Usai membuka acara, Wabup Rohul menyerahkan pin tanda peserta kepada 2 orang perwakilan peserta sosialisasi umat beragama.(gibson)

Ratusan Siswa SMKN 1 Kerinci Tuntut Kepsek Mundur

PELALAWAN (Segmennews.com)- Hingga saat ini persoalan internal terus terjadi di SMKN 1 Pangkalan Kerinci terus bergulir. Kali ini ratusan siswa-siswi di sekolah berstatus Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) Menuntut Kepala Sekolah mundur dari jabatannya.

Pasalnya, menurut siswa, Kepala sekolah tidak pernah berada di tempat. Sejak menduduki kelas X mereka belum pernah ketemu dengan Kepsek, disamping itu jabatan penting disekolah juga di pegang oleh saudara-saudara Kepala Sekolah itu sendiri.

salah satu siswa, Dwi bahwa jika tuntutan mereka tidak diindahkan, maka mereka akan melakukan mogok belajar selama satu minggu.

“Kami akan mengadakan aksi mogok belajar selama satu minggu ke depan, sebelum tuntutan kami agar Kepala Sekolah dan anak serta menantunya dicopot dari jabatannya. Aksi ini juga adalah sebagai bentuk tuntutan kami akan Jani Kepala Dinas Pendidikan Pelalawan dan anggota DPRD Komisi A, yang katanya ingin menyelesaikan persoalan ini secara tuntas,” terang Dwi Surya Pamungkas, kemarin.

Menanggapi hal ini, Kabid Kurikulum Disdik Pelalawan Salbiah S.Pd didampingi Sekretaris Disdik Jalal S.Pd mengatakan bahwa untuk masalah sarana dan prasarana maka hal tersebut telah dikondisikan oleh Dinas Pendidikan Pelalawan melalui bidang program. Artinya, para siswa tidak ada lagi dibebankan hal-hal seperti itu.

Sementara untuk pencopotan jabatan Kepsek dan anak menantunya itu, diakuinya adalah kewenangan Bupati dan harus ada Surat Keputusan (SK) Bupati.

“Untuk tuntutan mengenai kepsek, akan saya sampaikan ke Pak Kadis yang saat ini sedang berada di Jakarta. Tapi perlu diketahui, kalau kepsek itu gaungnya adalah Bupati Pelalawan karena SK-nya adalah SK Bupati,” tandasnya.

Ditempat terpisah, Ketua DPRD Pelalawan, H Zakri dikonfirmasi terkait tuntutan siswa SMKN 1, menyatakan keprihatinannya atas kejadian ini. Dia juga berjanji akan menyelesaikan permasalahan dengan mengganti Kepsek yang baru. (rz)