Bengkalis(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis, Kasmarni meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) agar segera menerapkan upah minimum 2024 selambat-lambatnya 30 November 2023.
Intruksi tersebut disampaikan Bupati diwakili Kabag Perekonomian, Khairi Fahrizal saat mengikuti rapat virtual pengendalian inflasi yang ditaja Kementerian Dalam Negeri, Senin, 20 November 2023.
Rapat yang dipimpin Mendagri Tito Karnavian itu juga dihadiri Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah.
“Menaker mewajibkan kabupaten/kota agar segera menetapkan upah minimun paling lambat 30 November 2023 serta mempedomani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 51 Tahun 2023”, ucap Khairi.
Dilanjutkannya, PP Nomor 51 Tahun 2023 ini berisi tentang Perubahan Atas PP Nomor 36 tahun 2021 tentang Pengupahan.
Salah satu point penting dalam PP terbaru ini adalah kebijakan upah minimum bagi pekerja atau buruh dengan masa kerja di bawah 1 (satu) tahun.
“Ini merupakan wujud perlindungan pemerintah agar pekerja atau buruh masa kerja 1 (satu) tahun tidak dibayar dengan upah murah”, ucapnya lagi.
Namun tentu saja dalam pelaksanaan upah minimun nantinya tergantung kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan di masing-masing wilayah.
Formulasi penyesuaian atau kenaikan upaya minimun menggunakan 3 (tiga) variabel utama yaitu inflasi, pertumbuhan ekonomi dan indeks tertentu.
“Salah satunya peran Dewan Pengupahan Daerah memiliki kewenangan menentukan nilai, guna dijadikan sebagai dasar penetapan upah minimum tahun depan”, jelasnya mengakhiri.
Rapat virtual yang diselenggarakan di Ruang Rapat Hang Jebat, Kantor Bupati Bengkalis ini juga dihadiri Pasi Intel Kodim 0303/Bengkalis, Kapten Hendriko.
Sementara dari Pemkab Bengkalis, selain Khairi Fahrizal juga tampak hadir Kabid Pengembangan Perdagangan Disdagperin, Yoan Dema serta sejumlah Pejabat Pemkab lainnya.***(imam/hm)
Dirut PLN Ajak Kolaborasi Global Atasi Perubahan Iklim Dunia
Yogyakarta(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) kembali menegaskan pentingnya kolaborasi global dalam mengatasi perubahan iklim dunia saat ini. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam diskusi panel yang merupakan salah satu rangkaian perayaan Milad ke-111 tahun Persyarikatan Muhammadiyah di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta, Jumat (17/11).
Bertajuk “Global Forum for Climate Movement: Promoting Green Culture, Innovation, and Cooperation”, rangkaian ini sukses melibatkan akademisi, praktisi, sekaligus pembuat kebijakan dari 13 negara. Adapun 13 negara yang terlibat antara lain Malaysia, Filipina, Singapura, Belanda, Kenya, Papua Nugini, Inggris, Australia, Maroko, Norwegia, Jepang, Amerika Serikat, dan Vatikan.
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti dalam sambutannya mengatakan Muhammadiyah ingin membawa isu ini sebagai komitmen bersama untuk menyelamatkan dan merawat lingkungan. Salah satunya sinergi PLN dengan komunitas global.
“Sebab ini adalah tanggung jawab kita sebagai manusia dan tanggung jawab sebagai muslim yang diberi tugas menjadi _khalifatullah_ untuk merawat lingkungan dan menciptakan kemakmuran di muka bumi,” ujarnya.
Dalam kesempatannya pada sesi diskusi panel bertajuk _”Innovation for Climate Resillience: Highlinghting Innovative Projects, Technologies, and Strategies Aimed at Addressing Climate Change adn Building Resillience”_, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyerukan pentingnya kolaborasi global untuk mempercepat penanggulangan perubahan iklim.
“Kunci untuk memerangi perubahan iklim adalah bagaimana komunitas global berubah dari terfragmentasi menjadi bersatu menjadi berjuang,” ujar Darmawan.
Darmawan menjabarkan, setiap ton emisi CO2 yang timbul antara satu tempat dengan tempat lainnya akan menimbulkan dampak kerusakan yang sama. Karena itu, guna melawan perubahan iklim tidak bisa hanya satu negara atau institusi saja melainkan seluruh pihak.
“Jadi harus diatasi dan ditangani oleh komunitas global, tidak hanya masyarakat Indonesia saja atau PLN, kita tidak akan mampu menanggung beban ini sendirian. Satu-satunya cara untuk maju adalah dengan berkolaborasi,” kata Darmawan.
Darmawan menambahkan, semangat untuk memerangi perubahan iklim juga perlu didasarkan rasa kepedulian untuk generasi mendatang. Dirinya berharap semangat perubahan iklim bukan hanya berdasarkan perjanjian semata.
”Ada banyak perjanjian lingkungan hidup internasional mulai dari Protokol Kyoto, Perjanjian Paris, tapi kami melakukan ini bukan hanya karena perjanjian internasional. Kami melakukan ini karena kami benar-benar peduli. Kita perlu memastikan bahwa masa depan generasi mendatang harus lebih baik dari masa depan kita,” lanjut Darmawan.
Untuk mendukung komitmen tersebut, lanjut Darmawan, sejak tiga tahun lalu, PLN telah menghapus rencana pembangunan proyek PLTU batubara sebesar 13 Gigawatt (GW). Langkah ini berhasil menghindarkan Indonesia dari 1,8 miliar ton emisi CO2 dalam kurun 25 tahun.
Lalu, PLN secara heroik juga telah merancang Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) paling hijau atau _green_ RUPTL dalam sejarah Indonesia guna mencapai target _Net Zero Emissions_ pada 2060.
“Kami sedang dalam proses merancang ulang perencanaan listrik nasional, 75% dari tambahan kapasitas pembangkitan berasal dari energi terbarukan, tidak ada lagi batubara dalam desain dan pengembangan, sisanya 25% berasal dari gas alam yang sebetulnya pengurangan emisinya sudah sampai 60%,” kata Darmawan.
Lebih lanjut, PLN juga menyiapkan strategi andal yang disebut _Acceleration Renewable Energy Development_ (ARED) guna mempercepat transisi energi. Hal ini untuk mengatasi sejumlah tantangan seperti ketidaksesuaian antara lokasi pembangkit listrik berbasis EBT dengan episentrum kebutuhan listrik.
”Kami menghadapi beberapa tantangan. Ketidaksesuaian antara lokasi pembangkit listrik tenaga air skala besar dengan episentrum permintaan. Jadi, kami merancang dan mengembangkan apa yang kami sebut _Accelerated Renewable Energy Development_,” tutur Darmawan.
Melalui ARED kata Darmawan, potensi intermitensi dari EBT mampu diputus. Bahkan potensi EBT yang ada mampu dimaksimalkan. Dia mencontohkan bauran dari energi angin dan surya tanpa ARED hanya mampu diakses sebesar 5 GW saja, dengan ARED ini mampu ditingkatkan menjadi 28 GW.
Sebab, penambahan pembangkit EBT berbasis surya dan angin yang bersifat intermiten menyebabkan fluktuasi dan berpotensi memberikan tekanan cukup besar pada sistem kelistrikan.
“Karena itu, kami membangun ARED yang dibekali _Smart Grid_ secara _end-to-end_ dan pembangkitan yang fleksibel. Dengan hadirnya _Smart Grid_ dan _Flexible Generation_, penambahan kapasitas pembangkit listrik tenaga angin dan surya meningkat hampir enam kali lipat dari 5 GW menjadi 28 GW pada tahun 2040,” ujar Darmawan.
Darmawan menekankan, transisi energi juga penting untuk mempercepat pertumbuhan, membangun kapasitas nasional dengan menciptakan lapangan kerja. Di saat bersamaan, hal ini juga akan memberikan kesejahteraan pada masyarakat dan mengentaskan kemiskinan, serta mampu menjaga lingkungan.
”Transisi energi ini sangat penting kita lakukan dalam menyediakan energi berkelanjutan bagi masyarakat kita. Di sini saya ingin menyampaikan bahwa kami berkomitmen mengurangi emisi gas rumah kaca untuk memperlambat pemanasan dan mendinginkan bumi,” tutup Darmawan.
Selain Darmawan, sesi diskusi panel ini juga diikuti oleh Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey, Head of Environment Unit UNDP, Aretha Aprilia, Environment Policy Adviser & JICA Expert, Koji Arizon, Kepala Kelompok Kerja Edukasi dan Sosialisasi Badan Restorasi Gambut dan Mangrove, Suwignya Utama, dan Lead Adviser Climate Change KIAT, Toby Brennan. ***(rl)
HUT ke-23, Desa Rambah Gerak Jalan Santai dan Bagikan Door Prize
Rohul(SegmenNews.com)- Memperingati Hari ulang tahun (HUT) Desa Rambah ke 23 Tahun, Pemerintah Desa (Pemdes) Rambah mengadakan gerak jalan santai serta pembagian door prize Berhadiah yang diikuti camat rambah hilir, para Siswa/i, Pelajar SMP, SD, TK dan masyarakat setempat, yang bertempat di lapangan hijau bola kaki Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Sabtu (18/11/2023).
Pelepasan gerak jalan santai ini dilakukan oleh Camat Rambah Hilir Agus Salim didampingi oleh Kades Rambah Adi Saputra. Adapun dalam gerak jalan santai tersebut ada kupon undian berhadiah (Doorprize) utamanya adalah kulkas, kipas angin, sapu, baskom, ember, dispenser, beras, dan hadiah lainnya.
Kades Rambah Adi Saputra mengucapkan kebahagiaannya melihat tingginya antusias masyarakat yang hadir mengikuti kegiatan ini. Dan ikut memeriahkan hari jadi desa rambah Ke 23 semoga semakin berjaya dan maju.
Ia juga menyampaikan ada beberapa rangkaian acara yang di laksanakan dalam menyambut serta memeriahkan hari jadi Desa Rambah yang ke 23 tahun 2023.
“Ada beberapa rangkaian acara yang kita agendakan, diantaranya kita juga menggelar turnamen bola voli yang saat ini sedang berlangsung, festival rebana, jalan santai, dan sore nanti ada kuda lumping serta malamnya ada hiburan rakyat untuk masyarakat,” ungkapnya.
Kemudian Camat Rambah Hilir Agus Salim, S.Sos memberikan ucapan selamat Hari Jadi Desa Rambah ke 23 dengan ucapan semoga Desa Rambah tetap kompak dan sejahtera.
“Kita mengucapkan terima kasih kepada Pemdes Rambah dengan kegiatan-kegiatan seperti ini dapat memotivasi untuk lebih giat lagi bekerja sama dalam membangun desa dan selalu meningkatkan kekompakan dan persatuan dengan masyarakatnya, dengan kekompakan membangun desa bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Desa yang sudah menunjukkan kemajuan dalam membangun serta pelayanan terhadap Masyarakat.
“Selama ini Kepala Desa Rambah beserta Aparatur Pemerintahan Desa sudah bekerja dengan baik dengan mengikuti aturan-aturan yang telah di tetapkan sesuai undang-undang terutama aturan yang ada di Rohul,” ungkap Agus Salim.
Di tempat yang sama, Kapolsek Rambah Hilir Ipda Hendra Gunawan, SH juga mengucapkan selamat Hari Jadi Desa Rambah ke 23, Ia juga memberikan dukungan atas program-program yang di laksanakan oleh Kecamatan dan Desa.
“Kita juga dari pihak kepolisian berharap kepada pemerintah desa dapat mendukung kami dalam rangka menciptakan keamanan yang kondusif terutama dalam pemilu tahun 2024 nanti,” kata Kapolsek.(fit)
Anggota DPRD Riau, Adam Syafaat Serap Aspirasi Masyarakat Desa Rambah Samo Barat
Rohul(SegmenNews.com)- Anggota DPRD Provinsi Riau Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Adam Syafaat, MA menyerap aspirasi masyarakat dalam Resesnya di Desa Rambah Samo Barat, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan hulu (Rohul), Sabtu (18/11/2023) sore.
Hadir dalam acara reses tersebut, Kepala Desa Rambah Samo Barat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda serta para undangan lainnya.
Di awal penyampaiannya Anggota DPRD Provinsi Riau ini memperkenalkan dirinya
kepada seluruh undangan peserta reses yang hadir.
“Mungkin sebagian dari kita yang hadir belum begitu kenal dengan saya, saya sendiri putra asli Rohul yang berasal dari kecamatan Ujung Batu Rokan,” katanya.
Ia juga mengatakan, sekalipun dirinya Anggota DPRD Provinsi tapi beliau tidak berniat membuat Rumah di Pekanbaru karena baginya belum sepenuhnya dirinya bisa membantu masyarakat Rohul dan masyarakat juga mudah bersilaturahmi dengannya.
“Saya juga berharap kepada bapak, ibu semua untuk mempererat tali silaturahmi di antara kita, karena silaturahmi itu tidak hanya bisa bertatap langsung tapi bisa melalui komunikasi di handphone,” ujarnya.
Pada kesempatan itu juga, salah satu tokoh masyarakat yang mewakili masyarakat menyampaikan keluhan dari masyarakat tentang pembangunan Masjid, Musholla dan Rumah layak huni.
“Kami atas nama masyarakat Desa Rambah Samo Barat minta bantuan untuk pembangunan masjid dan musholla yang saat ini masih terkendala pembangunan nya, dan juga bantuan rumah layak huni bagi masyarakat yang kurang mampu,” pintanya.
Menanggapi aspirasi atau keluhan dari masyarakat tersebut, Adam Syafaat akan berusaha untuk membantu dan akan memperjuangkan apapun yang telah disampaikan oleh masyarakat.
“Insyaallah apapun aspirasi yang di sampaikan oleh masyarakat kita akan berusaha bantu,” kata Adam.
Dikatakannya juga bahwa ia siap maju untuk kedua kalinya yakni 2 periode menjadi DPRD provinsi Riau dari fraksi PKS pada pesta demokrasi pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024.
“Yang pertama kita sudah berbuat untuk masyarakat, kemudian masyarakat yang menilai dan mudah-mudahan masyarakat Rokan hulu yang kita cintai masih bersemangat untuk mendukung kita dipemilu 2024. Tentu akan banyak lagi yang kita akan perjuangkan untuk masyarakat,” tutupnya.(fit)
Founder’s Day Tahun 2023, Ratusan Karyawan RAPP Gelar Bhakti Sosial
Kampar(SegmenNews.com)- Ratusan karyawan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) bersama masyarakat Kenegerian Gunung Sahilan, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, Riau, menggelar Bakti Sosial dalam rangka memperingati Royal Golden Eagle (RGE) Founder’s Day tahun 2023, Sabtu, 18 November 2023.
Usai bergotong royong dan bakti sosial lainnya, ratusan karyawan dan masyarakat bersama-sama menikmati makan siang dalam Kenduri Kampung. Untuk jamuan ini, masyarakat dan karyawan memotong sapi sehari sebelumnya untuk dimasak bersama lalu dihidangkan untuk dinikmati bersama-sama juga.
Rangkaian kegiatan yang digelar di dua desa ini diawali jalan sehat dan senam bersama. Kemudian ada khitan massal, story telling di SDN 001 Gunung Sahilan, pembersihan lingkungan dan pengecatan Surau Suluk dan kantor Desa Gunung Sahilan.
Sedangkan di Desa Sahilan Darusallam meliputi pembersihan lingkungan dan pengecatan kantor desa, renovasi dan pengecatan musala, dan renovasi atap Rumah Adat Siompu Datuk Besar Khalifah Kampar Kiri.
Diadakan juga kampanye kesehatan tentang bahaya narkoba di SMAN 3 Gunung Sahilan dan motivasi bertema ‘What I will be in the future’. Yang tak kalah penting adalah penanaman pohon buah yang sejalan dengan upaya RAPP dalam upaya memitigasi perubahan iklim, tak lepas dari komitmen APRIL 2030 untuk mendukung iklim positif.
Rudi Yanto GM Plantation Mineral Soil RAPP, dalam sambutannya menyebutkan, Founder’s Day ini digelar setiap tahun sejak 2019, sebagai bentuk kepedulian karyawan seluruh grup bisnis RGE terhadap masyarakat. Sesuai filosofi bisnisnya, yakni 5C; Good for Community, Country, Climate, Customer, dan Company.
RGE mengelola grup bisnis global yang bergerak di bidang manufaktur berbasis sumber daya alam dan mempekerjakan lebih dari 60.000 karyawan di berbagai belahan bumi.
“Kita mengutamakan masyarakat. Melalui Founder’s Day ini, kita ingin karyawan selalu memiliki sifat mau bergotong royong dengan masyarakat. Tanpa dukungan masyarakat, tentu perusahaan tidak akan bisa tumbuh dan berkembang,” ungkapnya, mewakili manajemen RAPP.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kampar Hambali mengaku tergerak dengan semangat RGE Founder’s Day yang memasuki tahun ke-5 ini, yakni ‘The more you give the more you have’. Pada hari ini, RAPP juga mendistribusikan paket bahan pokok untuk warga kurang mampu.
“Berarti kita diajak untuk selalu memberi. Dengan kita memberi kita mendapatkan lebih banyak, seperti halnya RAPP yang memberi bantuan kepada kita hari ini. Pada Founder’s Day ini, saya berharap, semoga RAPP semakin maju, semakin berkontribusi untuk masyarakat,” lanjutnya.
Jajaran manajemen terlibat langsung menyerahkan 200 paket bahan pokok ke rumah warga kurang mampu. Di antara mereka, ada Ani, warga Dusun III Pulau Baru Desa Gunung Sahilan, yang rumahnya tengah tergenang banjir saat didatangi untuk penyerahan paket bahan pokok.
Ani mengatakan bantuan paket bahan pokok tersebut sangat membantu perekonomian keluarganya, apalagi di situasi sekarang ini yang serba sulit.
“Terima kasih banyak kepada perusahaan PT RAPP yang telah memberikan bantuan bahan makanan pokok kepada saya dan keluarga. Bantuan ini sangat bermanfaat di tengah situasi sulit saat ini,” ungkap Ani.
Sementara itu, Datuk Besar Khalifah Kampar Kiri H Marwas, mengungkapkan hubungan baik RAPP dengan masyarakat adat Kenegerian Gunung Sahilan sudah terjalin sejak lama.
“Kami selaku Datuk Besar sangat bangga dengan keberadaan RAPP di tengah-tengah kami yang telah membawa banyak peluang bagi anak kemenakan, terutama peluang kerja. Kami berharap ke depan, dengan acara Founder’s Day hari ini hubungan baik ini semakin dipererat,” sebut pengurus tanah ulayat di Kenegerian Gunung Sahilan ini.
Kegiatan ini juga dihadiri Camat Gunung Sahilan Musnaini, perwakilan Danramil 05/Kampar Kiri Kodim 0313/KPR, Perwakilan Kapolsek Kampar Kiri, Kepala Desa Gunung Sahilan Dedy Gunawan, Kepala Desa Sahilan Darusallam Hendri, dan warga lainnya.
Untuk diketahui, dalam rangkaian perayaan RGE Founder’s Day 2023 sebelumnya telah digelar beragam kegiatan di Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan. Selanjutnya, akan digelar juga kegiatan serupa di Desa Penyengat Kabupaten Siak.***(inf)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Jaksa Agung mengapresiasi terkait adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap 2 oknum Jaksa di Bondowoso.
Kapuspenkum Kajagung RI, Dr. Ketut Sumedana, melalui Kasi Penkum Kajati Riau, Bambang Heripurwanto dalam keterangan tertulisnya kepada SegmenNews.com, Kamis 16 November 2023 mengatakan Jaksa Agung secara tegas menyampaikan kepada jajaran bahwa kegiatan tersebut sangat baik untuk bersih-bersih internal Kejaksaan.
Bahkan dalam setiap kesempatan, Jaksa Agung juga sering menyampaikan kepada masyarakat dan media apabila ditemukan oknum yang masih berbuat penyelewengan dan menceradai masyarakat akan ditindak secara tegas.
Oleh sebab itu, kedua oknum Jaksa yang telah melakukan perbuatan tercela sudah tidak lagi dibutuhkan di Kejaksaan, sehingga penindakan terhadap kedua oknum Jaksa di Bondowoso tersebut memang sudah sepantasnya.
Tak terkecuali terhadap oknum yang bermain proyek dan perkara, Jaksa Agung tidak segan-segan untuk memproses pidana, sebagaimana yang kami lakukan kepada seorang oknum Kejari Buleleng yang saat ini dalam proses penahanan dan penyidikan oleh Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS).
“Tidak mungkin kami bertindak tegas dan keras terhadap pihak luar, bila di internal kami masih ada oknum yang melakukan tindakan yang mencoreng dan mencederai nama baik Institusi. Terhadap oknum tersebut, harus disikat habis karena tidak ada tempat lagi bagi mereka untuk bernaung di Institusi Kejaksaan,” ujar Jaksa Agung, dalam keterangannya.
Kejaksaan RI membutuhkan Jaksa-Jaksa yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki integritas. Ke depan akan berjalan seleksi alam apabila secara konsisten Kejaksaan melakukan pembenahan.
Dengan demikian, Insan Adhyaksa terbaik yang berdedikasi, berintegritas dan memiliki komitmen yang akan bertahan di lingkungan Kejaksaan. Hal tersebutlah yang sesuai dengan harapan dan imbauan Jaksa Agung ST Burhanuddin di berbagai kesempatan.
“Saya tidak membutuhkan Jaksa yang pintar tetapi tidak bermoral. Saya juga tidak butuh Jaksa yang cerdas tapi tidak berintegritas, yang saya butuhkan adalah Jaksa-Jaksa yang pintar dan berintegritas,” imbuh Jaksa Agung.***(ran)
Masuki Rumdis, Kajati Riau Syukuran dan Berbagi Bersama Anak Panti Asuhan
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Dalam rangka memasuki Rumah Dinas (Rumdis). Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau, Akmal Abbas, SH,MH melaksanakan syukuran do’a bersama dan berbagi bersama anak-anak panti asuhan, Kamis (16/11/23).
Kajati Akmal Abbas menyampaikan terimakasih telah diberi kepercayaan menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, dan juga berterimakasih karena berkesempatan memasuki rumah dinas dan juga berbagi bersama dengan anak-anak panti asuhan.
“Memasuki rumah dinas ini merupakan wujud rasa syukur kami atas memasuki rumah dinas. Dan juga berharap akan mendatangkan keberkahan pada rumah ini. Semoga rumah ini juga mendatangkan ketenangan dan kenyamanan bagi kami sebagai penghuninya,” sampai Akmal Abbas.
Kegiatan syukuran memasuki rumah dinas diawali dengan acara doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan acara makan bersama dan berbagi berkah dengan anak-anak panti asuhan.
Kegiatan dihadiri Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Hendrizal Husin, SH., MH, para asisten dan koordinator, lara Kasi dan jaksa fungsional beserta seluruh pegawai Kejaksaan Tinggi Riau.***(ran)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Banyak dari lokasi tumpukan sampah di Kota Pekanbaru merupakan Tempat Penampungan Sementara (TPS) ilegal di kawasan tersebut. Akibatnya setiap hari ada saja sampah menumpuk yang harus diangkut dari lokasi itu.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Fahlevi tidak menampik masih banyak titik TPS Ilegal. Jumlah TPS ini bisa bertambah karena ada oknum yang membuang sampah sembarangan.
“Sampah pun menumpuk di lokasi luar TPS resmi yang kita tetapkan, kita langsung perintahkan operator untuk mengangkut begitu ada tumpukan,” ujarnya.
Dirinya menjelaskan bahwa titik TPS ilegal di Kota Pekanbaru mencapai ratusan titik. Total ada 140 titik TPS ilegal yang menyebar di 15 kecamatan.
Jumlah TPS ilegal ini lebih banyak dari TPS resmi yang ditetapkan oleh DLHK Kota Pekanbaru. Pihaknya sudah melakukan pendataan kembali jumlah TPS resmi di kota ini.
“Total jumlah TPS resmi yang ditetapkan DLHK Kota Pekanbaru mencapai 48 titik,” paparnya.
Sebelumnya, Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Hendra Afriadi sudah menerbitkan nota dinas untuk penempatan puluhan personel itu di tim Penegakan Hukum (Gakkum). Mereka nantinya bakal mengawasi puluhan titik TPS ilegal yang memang sering terdapat tumpukan sampah.
Proses pengakutan di TPS ilegal itu tidak bisa tuntas dalam sehari. Ia mendorong proses pengakutan sampah di tiga zona bisa berlangsung optimal.
Pihaknya juga menutup TPS ilegal dengan menempatkan spanduk larangan buang sampah di kawasan. Mereka memasang spanduk larangan buang sampah di belasan titik.(dmf)
Bupati Kasmarni Ikut Rapat Bersama Plt. Gubri, Bahas Sejumlah Isu Pembangunan
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis Kasmarni dan Bupati/Walikota se-Riau, mengikuti rapat bersama Plt. Gubernur Riau H. Edi Natar dalam rangka sinergi pembangunan Riau, Rabu 15 November 2023, di Taman Gembira, Pekanbaru.
Kemudian membahas sejumlah isu strategis, baik dari sisi pembangunan, kesehatan, pendidikan, pangan, ekonomi dan lainnya.
Salah satu isu yang menjadi perhatian yakni pembangunan Jembatan untuk Pulau Sumatera- Pulau Bengkalis.
Menurut Plt. Gubri Pulau Bengkalis layak dibangun jembatan menuju Pulau Sumatera. Karena isu ini sudah lama dibahas.
“Terdapat lima alasan penting mengapa pembangunan jembatan ini penting, pertama yakni alasan historis, yang mana Bengkalis merupakan Kabupaten Induk pada saat awal Provinsi Riau terbentuk, kedua alasan ekonomis, yang mana Bengkalis terkenal dengan Durian Bengkalis yang bisa menjadi sektor ekonomi yang bisa dikembangkan termasuk Ikan Terubuk yang ada di Bengkalis.
“Alasan strategis ketiganya, Bengkalis merupakan pulau terluar yang menjadi etalase negara dengan potensi Internasional yang besar. Keempat alasan Kompromistis, dimana Bengkalis adalah daerah penghasil Minyak dan Gas terbesar di Indonesia sehingga perlu perhatian pembangunan sejak berdirinya kabupaten ini,” ucapnya.
Lalu terakhir, alasan logis, yaitu Pulau Bengkalis memerlukan aksebilitas transportasi yang lebih baik dengan lalu lintas barang dan jasa dari dan ke Pulau Bengkalis dengan prasarana jembatan terbaik.
“Memang dari Kabupaten Bengkalis sudah sering follow up ke pusat, akan tetapi jika ditambah dengan kekuatan dari Provinsi insya Allah kita akan semakin kuat, apalagi kita paparkan ke lima alasan ini, kami optimis pembangunan ini bisa direalisasikan,” ujar Plt. Gubernur.
Sementara itu, Bupati Bengkalis mengucapkan terima kasih kepada Plt. Gubernur Riau yang sudah sangat peduli terhadap Kabupaten Bengkalis.
“Memang ini isu yang sudah lama di bangun, kami siap bersinergi dan berkolaborasi dalam merealisasikan pembangunan ini. Apatah lagi pembangunan ini sangat penting untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan perkembangan Pulau Bengkalis kedepannya,” sambung Kanjeng Mas Tumenggung Purbaningtyas.
Dalam forum tersebut, Bupati Perempuan Pertama di Provinsi Riau itu juga menyampaikan aspirasi yang menjadi permasalah di Kabupaten Bengkalis.
“Jadi Pak Plt. Gubernur, di Kabupaten Bengkalis terdapat permasalahan yang menjadi kebijakan dari Provinsi. Salah satunya seperti masalah PLN, ketika kita inigin bangun travo, hal tersebut malah jadi kebijakan Provinsi, lalu masalah Rumah Layak Huni, yang juga berbenturan, serta masalah infrastruktur jalan. Mudah-mudahan ke depan persoalan ini akan ada jalan keluarnya, yang tentunya dibutuhkan sinergi, kolaborasi serta komunikasi dari Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan pihak terkait,” ujar wanita yang akrab disapa Bukkas tersebut.
Selain itu, Kepala Daerah Bengkalis juga mengapresiasi pertemuan yang dilakukan oleh Plt. Gubernur Riau. Menurutnya, pertemuan ini akan menjadi ajang curhat dan sharing antara seluruh Bupati/Walikota se-Riau.
“Jadi pertemuan yang kita lakukan demi keberlangsungan pembangunan ini tidak hanya dalam forum Musrenbang saja. Apalagi saat Musrenbang apa yang menjadi prioritas tidak diterima, jadi dengan adanya pertemuan ini, segala permasalahan ini dapat disampaikan. Dan kami optimis, dengan kerjasama yang baik antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota, insya Allah, Riau akan lebih baik,”tutur Kasmarni.***(imam/hm)
Rohul(SegmenNews.com)- Sidang perkara Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh oknum polisi inisial TS di Kabupaten Rokan Hulu bergulir di Pengadilan Negeri Pasir Pangaraian dengan agenda putusan, Rabu 15 November 2023.
Dipersidangan, putusan dibacakan Hakim Ketua Hendri Putra Nainggolan, SH terdakwa TS terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana KDRT sesuai dakwaan dari JPU, menjatuhkan pidana penjara selama 3 bulan, menetapkan terdakwa ditahan, menetapkan barang bukti satu unit flashdisk dan membayar biaya perkara Rp 5000,-.
Adapun alasan yang memberatkan menurut majelis hakim, terdakwa merupakan aparat penegak hukum, KDRT dilakukan didepan anak anak.
Hal yang meringankan, terdakwa mengakui segala perbuatannya dan menyesali perbuatannya.
Sementara, Korban EAP kepada wartawan usai sidang mengatakan keberatan dengan hukuman yang diberikan majelis hakim.
“Ini tidak adil, karna pelaku sudah dua kali melakukan KDRT terhadap saya, 11 bulan saya tidak dikasih nafkah, bahkan di usir dari rumah dan saya sudah melapor ke Propam Polda,” ujarnya.
Dalam dakwaan JPU Stefano Alexander Aron Marbun, SH perbuatan terdakwa sebagaimana diancam pidana pasal 44 ayat (1) UU no 2023.
Bahwa terdakwa TS Sabtu, 15 Juli 2023, TS dan EAG perselisihan dan beradu mulut, lalu terdakwa menyuruh saksi EAG duduk diruang tengah bersama dengan anak anak mereka. Kemudian terdakwa menyuruh saksi EAG untuk menandatangani surat perceraian yang telah disiapkan oleh terdakwa sebelumnya.
Akan tetapi, dikarenakan saksi EAG menolak menandatangani surat tersebut, terdakwa kemudian menarik rambut saksi EAG berkali kali, lalu terdakwa menggunakan kaki menendang punggung saksi EAG satu kali.
Akibat perbuatan terdakwa TS saksi korban EAG mengalami sakit dibagian kepala dan kecemasan psikologis.***(chir)