Beranda blog Halaman 840

Bupati Pimpin Rakor Kepulauan Meranti Menuju Kampung Kakap Putih dengan Kapasitas 5000 KJA dan Produksi 2700 Ton

Bupati Pimpin Rakor Kepulauan Meranti Menuju Kampung Kakap Putih Dengan Kapasitas 5000 KJA dan Produksi 2700 Ton

Meranti(SegmenNews.com)-Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil SH, memimpin Rapat Koordinasi persiapan Meranti menjadi Kampung Kakap Putih di Indonesia, dalam Rakor bersama perwakilan Kementrian Kelautan dan Perikanan Ri dan Dinas KKP Provinsi Riau.

Bupati H. M Adil siap mendukung program Budidaya Kakap Putih dengan Kapasitas 5000 Keramba Jaring Apung (KJA) dengan produksi 2700 Ton, bertempat di Aula Kantor Bupati Meranti, Kamis (18/3/2021).

Rakor ini seperti dijelaskan Kepala Dinas Perikanan Meranti adalah tindak lanjut MoU antara pihak Kementrian Kelautan dan Perikanan RI, Dinas KKP Provinsi Riau dan Pemkab. Meranti Tentang Kawasan Industrial Budidaya Kakap Putih, dalam pengembangan budidaya Kakap Putih di Provinsi Riau, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dimana tindak lanjut dari MoU tersebut adalah dengan ditetapkannya Kabupaten Meranti sebagai Kampung Kakap Putih di Indonesia.

Sekedar informasi, Budidaya Ikan Kakap Putih merupakan program dari Kementrian KKP Republik Indonesia, dalam rangka menjadikan Indonesia sebagai Negara pengekspor Ikan Kakap Putih Dunia. Untuk mensukseskan Kementrian KKP RI, akan menggelontorkan dana sebesar 215 Miliar yang akan digunakan untuk membenahi budidaya Kakap Putih hingga mewujudkan sistem bisnis budidaya laut ini secara terintegrasi, mulai dari subsistem di hulu hingga subsistem di hilir.

Untuk mensukseskan program ini Kementrian KKP bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau akan membangun 5000 Keramba Jaring Apung di Meranti dimana tiap keramba terdapat 500 ekor bibit kakap putih yang nantinya akan menghasilkan 2700 Ton/Tahun.

Untuk lokasi Kampung Kakap Putih ini, Pemkab. Meranti telah memusatkan di Desa Bantar, Kecamatan Rangsang Barat, namun tidak tertutup kemungkinan untuk diperluas hingga ke Kecamatan Pulau Merbau menimbang dilokasi itu juga banyak terdapat Ikan Rucah sebagai pakan alami Kakap Putih.

Menyikapi hal itu, Bupati Kepulauan Meranti H.M Adil, mengucapkan apresiasi kepada Kementrian KKP RI dan Dinas KKP Provinsi Riau yang telah menunjuk Kepulauan Meranti sebagai Kampung Kakap Putih di Indonesia.

Bupati mengaku akan mendukung penuh program Kementrian KKP tersebut, dalam upaya meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Nelayan di Meranti. Lebih jauh dikatakan Bupati program ini juga sejalan dengan rencananya yang akan mencoba mengalihkan pola Nelayan Tangkap menjadi Nelayan Budidaya yang saat ini dinilai lebih menjanjikan.

Selanjutnya Bupati berharap Kampung Kakap Putih ini nantinya bukan hanya terpusat di Desa Bantar tapi juga Pulau Merbau dan Kecamatan lainnya yang memiliki ekosisten serupa sehingga budidaya Kakap Putih di Meranti dapat dilakukan lebih masif.

Terakhir, Bupati H.M Adil, berharap keseriusan dari Kementrian KKP RI dan Dinas KKP Provinsi Riau untuk mensukseskan progam ini mulai dari penyediaan bibit, pembinaan Kelompok Nelayan Meranti, hingga segi Industri dan pemasarannya.

Sebagai wujud komitmen Pemkab. Meranti dalam mendukung program Kampung Kakap Putih tersebut, pada kesempatan itu Bupati Adil, langsung meneken ketersediaan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembibitan Kakan Putih yang berada di Desa Gogok Darusalam, Kecamatan Tebing Tinggi Barat.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas KKP Provinsi Riau, Herman Mahmud, menjelaskan dipilihnya Meranti sebagai Kampung Kakap Putih, didasari oleh Maping dari Dinas KKP Provinsi Riau yang menyatakan Meranti memiliki sumber Pakan alami Kakap Putih yang berlimpah, selain itu jauh dari Centra Produksi benih sehingga untuk pengadaan bibit harga lebih mahal dan resiko kematian tinggi.

Untuk mensukseskan program Kampung Kakap Putih ini, Dinas KKP Provinsi Riau juga akan menggelontorkan dana sebesar 2.8 Miliar. Herman berpesan kepada Dinas Perikanan Meranti untuk tetap menjaga pelestarian Pakan Alami Kakap Putih (ikan lomek.red) sehingga budidaya dapat berkelanjutan.

Selain itu juga dalam pemilihan kelompok masyarakat Nelayan, Herman Mahmud meminta harus kelompok yang Qualified sehingga target yang ingin dicapai dapat terwujud.

Sekedar informasi, dalam kesempatan itu seperti dijelaskan Kadis Perikanan Meranti, Eldi Syaputra, untuk mendukung program ini pihak Kementrian KKP RI juga menyerahkan 25 Unit KJA, dan kedepan masih ditahun 2021, Dinas KKP Provinsi Riau dan Direktorat Jendral Budidaya Perikanan Kementrian KKP akan menambah bantuan 192 Jaring Apung lagi.(Ags)

[VIDEO] Sekdaprov Riau Geleng-Geleng Kepala Dengar Jaksa Dakwa Dirinya Korupsi Rp2,8 Miliar

[VIDEO]
Pekanbaru(SegmenNews.com)-Sekdaprov Riau, Yan Prana Jaya, terus menggeleng-gelengkan kepala ketika mendengar Jaksa Penuntut Umum mendakwa dirinya korupsi sebesar Rp2,85 miliar hasil pemotongan anggaran rutin Bappeda Siak tahun anggaran 2013-2017.

Yan Prana Jaya, Kamis 18 Maret 2021, diajukan ke pengadilan melalui sidang virtual di Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Sidang yang dipimpin hakim ketua Lilin Herlina SH MH, ini merupakan sidang perdana dengan agenda mendengar dakwaan Jaksa Penuntut Umum.

Di hadapan majelis hakim l, Jaksa Penuntut Umum Hendri Junaidi SH dan Putra Himawan SH cs, menyebutkan Yan Prana Jaya Indra Rasyid bin Mohamad Rasyid Zein, secara bersama-sama Donna Fitria (perkaranya diajukan dalam berkas perkara terpisah), bersama-sama pula dengan Ade Kusendang, Erita,, sekitar Januari 2013 sampai dengan Bulan Desember 2017, melakukan atau yang turut serta melakukan beberapa perbuatan yang harus dipandang sebagai satu perbuatan berlanjut, secara melawan hukum, melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, yaitu memperkaya terdakwa sebesar Rp2.896.349.844,37.

terdakwa Yan Prana, saat pengangkatan DONNA FITRIA tersebut mengarahkan untuk melakukan pemotongan biaya perjalanan dinas sebesar 10% dari setiap masing masing pelaksana Kegiatan Perjalanan Dinas.

Bahwa selanjutnya DONNA FITRIA sebagai Bendahara Pengeluaran melakukan pemotongan anggaran perjalanan dinas Bappeda Kabupaten Siak tahun anggaran 2013 sampai dengan Maret 2015 pada saat pencairan anggaran SPPD setiap pelaksana Kegiatan. Besaran pemotongan berdasarkan total penerimaan yang terdapat didalam Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) perjalanan Dinas dipotong sebesar 10%(sepuluh persen), uang yang diterima Pelaksana Kegiatan tidak sesuai dengan Tanda Terima biaya perjalanan Dinas yang ditandatangani oleh masing-masing pelaksana yang melakukan perjalanan Dinas.

Bahwa pelaksana kegiatan sebagaimana yang tercantum pada Surat Perintah Tugas pelaksanaan perjalanan dinas Bappeda Kabupaten Siak pada tahun 2013 sebelumnya sudah mengetahui bahwa terdapat pemotongan anggaran Perjalanan Dinas Bappeda Kabupaten Siak atas arahan terdakwa.

Bahwa atas arahan terdakwa, mekanisme pemotongan Anggaran Perjalanan Dinastersebut adalah setiap pencairan SPPD dilakukan pemotongan 10%, (sepuluh persen) yang dikumpulkan dan disimpan DONNA FITRIA selaku Bendahara Pengeluaran di brangkas Bendahara di Kantor Bappeda Kabupaten Siak, DONNA FITRIAmencatat dan menyerahkan kepada terdakwa secara bertahap sesuai dengan permintaannya.***(ran)

Bupati H. Adil Gelar Pertemuan Dengan Kepala Sekolah SD

Bupati H. Adil Gelar Pertemuan Dengan Kepala Sekolah SD

Meranti(SegmenNews.com)- Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil SH, menggelar pertemuan dengan para Kepala Sekolah SD Se-Kabupaten Kep. Meranti, kegiatan silahturahmi sekaligus menghimpun masukan dari para guru dalam rangka meningkatkan kualitas SDM melalui peningkatan kualitas dunia pendidikan Meranti, dipusatkan di Aula SMAN 2 Selatpanjang, Kamis (18/3/2021).

Hadir dalam acara itu, Kadis Pendidikan Meranti Triyono, Sekretaris Dinas Pendidikan Meranti Hj. Syarifah Zuma, Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan Meranti Syafrizal, dan Kepala Sekolah SD Se-Kabupaten Meranti.

Dalam pengarahannya, Bupati Kepulauan Meranti H.M Adil, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan Kualiatas Sumber Daya Manusia (SDM), sesuai dengan Program dan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Meranti H.M Adil-H. Asmar, melalui peningkatan kualitas pendidikan di Meranti.

Untuk itu ia berharap kepada para guru khususnya Kepala Sekolah SD Se-Meranti untuk dapat bekerja serius tulus dan ihklas dalam memajukan dunia pendidikan Meranti.

“Saya minta kepada guru cukup memikirkan bagaimana upaya mencerdaskan anak-anak Meranti, dengan tulus dan ikhlas jangan berfikir yang lain,” ujar Bupati.

Agar para guru dapat bekerja fokus dan konsen mengawal suksesknya dunia pendidikan Meranti, Bupati H.M Adil juga menyampaikan komitmennya untuk mensejahterakan para guru. Salah satunya dengan mengangkat seluruh guru komite menjadi guru honor Kabupaten dengan gaji 2 Juta perbulan.

Dan bagi guru ASN, Mantan Legislator DPRD Riau 2 Periode itu juga mengintruksikan OPD terkait, untuk membayarkan Insentif dan sertifikasi guru yang sebelumnya dengan sistem rapel/semester menjadi tiap bulan.

“Saya telah meminta kepada BPKAD untuk membayarkan semua hak guru setiap bulan, jangan ditunda-tunda,” ucapnya.

Selanjutnya dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pengajar, Bupati H.M Adil, menegaskan setiap guru harus memiliki kompetensi dan profesionalitas sehingga kualitas belajar mengajar kepada peserta didik dapat meningkat. Untuk meningkatkan kualitas guru tersebut, Bupati H.M Adil akan memperbanyak pemberian pelatihan kepada para guru di Meranti.

Dan yang luar biasa adalah akan memberikan Bea Siswa gratis S2 dan S3 kepada para guru dan Kepala sekolah yang ingin melanjutkan pendidikan.

“Bagi guru dan Kepala Sekolah yang ingin melanjutkan pendidikan S2 dan S3 kita sekolahkan gratis. Pemkab. Meranti telah menggarkan dana 12.5 Miliar untuk biaya pendidikan S1 sampai Program Doktor,  termasuk juga Dokter Umum,” jelas Bupati yang langsung disambut tepuk tangan oleh para guru.

Kemudian dalam upaya membantu mobilitas peserta didik berangkat sekolah dan mengaji di Masjid, sesuai dengan program Bupati H.M Adil, akan memberikan sepeda gratis kepada siswa Kelas 4 SD hingga Kelas 2 SMP.

“Kita telah menganggarkan dana dalam APBD-P untuk pengadaan sepeda bagi anak-anak Meranti, Insha Allah tahun ini juga akan direalisasikan,” ucapnya.

Kemudian dalam upaya memajukan dunia pendidian Meranti Bupati H.M Adil juga menyampaikan beberapa penegasan diantaranya adalah :

1. Akan meroling guru-guru yang berprestasi yang sudah lama bertugas di Kota untuk ditugaskan membenahi sekolah-sekolah yang ada di Desa.

2. Meminta kepada para Kepala Sekolah baik negeri maupun swasta mulai saat ini tidak lagi melakukan pengangkatan guru honor secara sepihak jika ditemukan akan dikenakan sanksi berat.

Selanjutnya, Bupati H.M Adil, juga membuka ruang dialog untuk menghimpun masukan dari para guru dalam upaya memajukan dunia pendidikan Meranti, termasuk juga menyangkut peningkatan kesejahteraan guru.

Ada beberapa hal yang disampaikan oleh para Kepala Sekolah, diantaranya penambahan ruang kelas, pengadaan jaringan internet untuk penunjang proses belajar mengajar, pembayaran dana sertifikasi, hingga penambahan tenaga pengajar disekolah yang menerapkan kelas jauh, serta dana BOS Daerah.

Menyikapi usulan tersebut, Bupati H.M. Adil akan mengkaji sesuai skala prioritas dengan Dinas Pendidikan Meranti. Jika dinilai urgen dan harus diadakan segera akan dilaksanakan seperti pengadaan ruang kelas untuk sekolah jauh di Nerlang Tebing Tinggi Timur. Untuk menunjang proses belajar mengajar disana Bupati berjanji akan menangun 4 ruang kelas baru.

“Untuk di Nerlang kita akan bangun 4 ruang kelas baru,” ujar Bupati.

Selanjutnya juga, Bupati H.M Adil, juga membuka kesempatan kepada para guru untuk menyampaikan berbagai keluhan dan permasalahan yang dihadapi dalam proses belajar mengajar disekolah. Dengan memberikan nomor kontak pribadi Bupati.

“Jika ada permasalahan dalam proses belajar mengajar silahkan hubungi saya dinomor 08127569509,” ucap Bupati.

Kedepan Bupati H.M. Adil juga berencana akan menerapkan konsep Smart City yang didukung dengan teknologi IT, sehingga para guru dan Kepala Sekolah yang ingin berkomunikasi dengan Bupati dapat memanfaatkan teknologi tersebut.(Ags)

Jelang Ramadhan, Polsek Tebingtinggi Cek Pengaktifan Pos Kamling

Jelang Ramadhan, Polsek Tebingtinggi Cek Pengaktifan Pos Kamling

Meranti(SegmenNews.com)- Menjelang bulan suci Ramadhan Polsek Tebingtinggi berencana menggiatkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) di lingkungan masyarakat terkecil.

Hal itu ditandai dengan dilaksanakannya kegiatan pengecekan pengaktifan Pos Kamling Mandiri di Jalan Belut, RT001/RW003, Kelurahan Selatpanjang Barat, Kecamatan Tebingtinggi, Kepulauan Meranti.

Pengecekan pengaktifan Pos Kamling di wilayah hukum Polsek Tebingtinggi dilaksanakan oleh Bhabinkamtimas Kelurahan Selatpanjang Barat, Kecamatan Tebingtinggi, AIPTU Tengku Ishak.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk, melalui Kapolsek Tebingtinggi, IPTU Aguslan SH mengungkapkan bahwa kegiatan dilaksanakan untuk mengantisipasi kejahatan di wilayah hukum Polsek Tebingtinggi khususnya di lingkungan masyarakat Kelurahan Selatpanjang Barat.

“Kegiatan ini dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan dan antisipasi pelaku kejahatan. Kegiatan ini juga untuk menciptakan situasi dan kondisi yang aman, tertib, dan tentram di lingkungan masyarakat dalam penanggulangan terhadap setiap kemungkinan timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),” ungkapnya.

Dikatakan personil kepolisian bekerja sama dengan masyarakat untuk mengamankan lingkungan sekitarnya.

“Dalam sistem pertahanan keamanan itu, keikutsertaan masyarakat di dalam menjaga keamanan lingkungannya juga penting. Untuk itu Siskamling akan kita galakkan kembali,” ujar Aguslan.

Kapolsek menegaskan, penguatan siskamling di masyarakat bertujuan meningkatkan daya cegah atau daya tangkal kejahatan di masyarakat.

“Ini kita tumbuh kembangkan sehingga daya cegah masyarakat akan kejahatan itu optimal dalam arti kita jaga. Dimana kejahatan yang masih mewarnai di lingkungan Polsek Tebingtinggi itu masih bersifat konvensional misal pencurian kendaraan bermotor. Memasuki bulan Ramadhan, ada peningkatan kejahatan,” pungkasnya.(Ags)

Kapolres Rohul Pimpin Sertijab Kapolsek Rambah Hilir

Kapolres Rohul Pimpin Sertijab Kapolsek Rambah Hilir

Rohul(SegmenNews.com)- Kapolres Rokan Hulu, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat S.IK MH memimpin serah terima jabatan (sertijab) Kapolsek Rambah Hilir,di halaman Mapolres Rokan Hulu, jalan Lingkar Km 4 Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Rabu (17/3/2021) Siang

Dalam pelaksanaan
sertijab kali ini dilakukan dengan protokol kesehatan dengan physical distanscing atau menjaga jarak aman antar personel yang mengikuti kegiatan, serta Pakai masker sebagai
upaya pencegahan penyebaran covid-19.

Pejabat yang diserah terima kan, Iptu Suheri Sitorus SH yang sebelumnya menjabat sebagai Panit Shabara Polsek Ujung Batu mendapatkan promosi jabatan sebagai Kapolsek Rambah Hilir yang baru menggantikan Iptu Budi Ikhsani SH yang akan menjabat sebagai Kasat Binmas Polres Pelelawan

Pada kegiatan itu pejabat yang baru melakukan sumpah jabatan, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara sertijab, berita acara pengambilan sumpah jabatan dan fakta Integritas.

Dalam Sambutannya Kapolres Rokan Hulu AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat S.IK MH usai melaksanakan upacara Sertijab mengucapkan selamat kepada Kapolsek yang baru dan Kapolsek lama yang akan menjabat sebagai Kasat Binmas Polres Pelalawan

“Selamat kepada Kapolsek Rambah Hilir yang lama IPTU Budi Ikhsani, SH dengan jabatan barunya sebagai Kasatbimas di Polres Pelalawan,

“Mudahan-mudahan dengan pengalaman selama beliau bertugas menjadi Kapolsek Rambah Hilir bisa menyesuaikan atau beradaptasi dengan lingkungan yang baru,” Ujarnya.

Kapolres Rohul juga mengucapkan selamat kepada Kapolsek yang baru menjabat sebagai Kapolsek Rambah Hilir IPTU Suheri Sitorus, SH.

“Selamat datang juga kepada Kapolsek Rambah Hilir yang baru, dengan pengalaman beliau selama bertugas  bisa menjalankan  semua tugasnya dalam peningkatan kerja yang baik serta pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat,” Harapnya.

Dalam kegiatan itu, turut hadir Waka Polres Rohul Kompol Willy Kartamanah, AKS, SIP, MSi, para  Kabag, Kasat, Kasi, Perwira, Staf, Personel Polres Rohul, para Kapolsek jajaran dan lainnya.

Sertijab dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada 29 personil dan ASN Polres Rohul yang berprestasi atas kreatifitasi dan loyalitas dalam pelaksanaan tugas kepolisian sesuai Keputusan Kepala Kepolisian Resor Rokan Hulu, Nomor : Kep/11/2021.***(fit)

 

[VIDEO] Waduh! Limbah Medis Dibuang Dipinggir Jalan

[VIDEO]
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Limbah medis mengeluarkan aroma busuk ditemukan di pinggir jalan Hangtuah, Pekanbaru. Limbah dia itu berupa alat suntik, masker, sarung tangan dan lainnya.

Kepala Dinas Kota Pekanbaru, M Noer menyayangkan pembuangan limbah medis tersebut. Sebab bagi penyedia fasilitas kesehatan sudah mengetahui aturan limbah medis dan ketentuan lainnya sebelum mengurus perizinan.

“Kota terkejut nih. Membuang sampah disana, dan yang parahnya lagi yang dibuang adalah limbah medis. Ini sesuatu yang memang tidak diperbolehkan,” ujarnya.

M Noer meminta bagi masyarakat yang mengetahui pelaku pembuangan limbah medis itu agar segera melaporkan ke pihak kepolisian, untuk diproses secara hukum.

Kita minta kepada masyarakat yang mengetahui pelaku pembuangan limbah medis itu segera dilaporkan ke pihak berwajib agar persoalan ini diproses hukum. Karna ini benar-benar melanggar,” tegasnya.

Dijelaskannya, soal penanganan limbah medis itu telah diatur pada menteri LHK nomor 56 tahun 2016.(rn)

Rahmad Handayani Ditunjuk sebagai Ketua Forum Pemred Riau Periode 2021-2024

Rahmad Handayani Ditunjuk sebagai Ketua Forum Pemred Riau Periode 2021-2024

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Forum Pemimpin Redaksi (FPR) Riau melaksanakan musyawarah di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru, Selasa (16/03/2021), dipimpin oleh Dewan Pendiri Tun Akhyar.

Musyawarah ini menyepakati Ketua Forum Pemred Riau periode 2021-2024 disandangkan kepada Rahmad Handayani, Pemimpin Redaksi riauantara.co. Sekretaris Budi Suseno, Pemimpin Redaksi nadariau.com dan Bendahara dijabat oleh Harry Jumaulana, Pemimpin Redaksi salisma.com.

Musyawarah kemudian dilanjutkan dengan penyusunan pengurus, dewan pendiri, dewan penasehat dan dewan pakar.

Dalam musyawarah ada beberapa perubahan nama dan penambahan bidang dari pengurus sebelumnya. Seperti pemimpin FPR sebelumnya dengan sebutan President di ganti dengan Ketua, dan penambahan bidang Dewan Pakar yang dipercayakan kepada para jurnalis senior di Provinsi Riau.

Disamping itu, sesuai usulan salah satu dewan pakar, Satria Batubara, kedepannya agar melakukan study banding ke Forum Pemred di Jakarta.

Ketua FPR Rahmad Handayani menyambut baik usulan tersebut dan akan memasukkannya kedalam program kerja FPR ke depan.

Rahmad Handayani juga berjanji akan segera mengurus legalitas FPR di notaris termasuk pengesahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) FPR.

Diakhir acara, Rahmad Handayani menyampaikan permohonan bimbingan dan tunjuk ajar kepada para senior-senior pers di Provinsi Riau untuk memajukan FPR.

Agar tetap dalam koridor awal pembentukan FPR, yakni untuk kepentingan peningkatan intelektual Para Pemimpin Redaksi di Provinsi Riau, serta sebagai sumbangsih dan peran serta dunia profesi kewartawanan dalam mendorong kemajuan Provinsi Riau di segala bidang.

Sebagai organisasi profesi independen, FPR juga menggunakan kekuatan moral untuk ikut membangun sistem demokrasi yang sehat demi terciptanya masyarakat yang cerdas dan tercerahkan.

Susunan Pengurus Forum
Pemred Riau Periode 2021-2024

1. Dewan Pendiri
– Tun Akhyar
– Antony Harry
– Novrizon Burman
– Yanto Budiman
– Taufik Hidayat (Atan Lasak)

2. Dewan Penasehat
– H. Dheni Kurnia
– Zufra Irwan
– Luzi Diamanda
– Luna Agustin
– Fajar Muhardi
– Yuki Chandra

3. Dewan Pakar
– H Syafriadi ( Hukum Pers)
– Fachrunas MA Jabar (Budaya)
– H Fendri Jaswir ( Pendidikan)
– Zulmansyah Sekedang (Bisnis Media)
– Satria Utama (Komunikasi Publik)

FORUM PEMRED RIAU :
Ketua: Rahmad Handayani
Wakil Ketua: Harijal Jalil
Sekretaris : Budi Suseno
Wakil Sekretaris : Alvi Abidin
Bendahara: Harry Jumaulana

Koordinator bidang Organisasi & SDM : Dedi Yusnianto
Koordinator Bidang Politik & Pemerintahan : Denny Winson
Koordinator Bidang Sosial & Keagamaan : HM. Ikhwan
Koordinator Bidang Ekonomi Bisnis : Jinto
Koordinator Bidang Dana dan Usaha : Hasran Abadi
Koordinator IT & Medsos : Taufik Hidayat
Koordinator Bidang Hukum: Tommy Simanungkalit
Koordinator Bidang Kebudayaan & Pariwisata : Omeng
Bidang Humas : Zulmiron.**/ril

Terbukti Peras 61 Kepala SMP, Kajari Inhu Divonis 5 Tahun Penjara

Terbukti Peras 61 Kepala SMP, Kajari Inhu Divonis 5 Tahun Penjara

Pekanbaru (Segmennew.com)- Hayyin Sutikno SH MH, Kepala Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu tahun 2019, divonis selama lima tahun penjara. Ia dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi, dengan cara bersama-sama dengan Ostar Alpansri SH MH, Kasi Pidsus dan Rional, Kasubsi Barang Rampasan, melakukan pemerasan terhadap 61 kepala SMP di Kabupaten Inhu.

Dari 61 kepala sekolah tersebut diperoleh dana Rp1,5 miliar. Dari jumlah tersebut, terdakwa Hayyin Sutikno memperoleh Rp736 juta.

Vonis ini dijatuhka. Oleh majelis hakim yang diketuai Saut Maruli Tua SH MH. Selain penjara lima tahun, hakim juga menghukum Hayyin Sutikno membayar denda sebesar Rp200 juta, subsider tiga bulan kurungan.

Vonis yang diberikan majelis hakim ini lebih tinggi dibanding tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum yang sebelumnya hanya menuntut selama tiga tahun penjara.

Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan tidak sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut terdakwa sesuai dengan Pasal 23 Undang-Undang Tipikor, namun menyatakan perbuatan terdakwa terbukti melanggar Pasal 12 huruf e UU Tipikor.

Majelis hakim juga menyatakan tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang hanya menuntut terdakwa Hayyin Sutikno selama tiga tahun penjara. Menurut hakim, perbuatan terdakwa Hayyin Sutikno, sudah mencoreng institusi pemerintah, terutama Kejaksaan Agung RI.

Selain itu, disebutkan majelis hakim, tujuan pemberian hukuman bukan Saja jntuk pemulihan keuangan, tetapi juga sebagai pendidikan. Agar masyarakat tidak berniat melakukan perbuatan seperti yang dilakukan oleh terdakwa, sebagai pejabat telah merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kejaksaan Agung RI.

Atas putusan ini, terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum menyatakan pikir-pikir.***(ran)

353 Prajurit Kodim Lamongan Masuk Vaksinasi Tahap Kedua

353 Prajurit Kodim Lamongan Masuk Vaksinasi Tahap Kedua

Lamongan(SegmenNews.com)- Sebanyak 353 personel Kodim 0812/Lamongan saat ini tengah mengikuti proses vaksinasi tahap kedua di Aula Kadet Suwoko. Selasa, 16 Maret 2021.

“Vaksinasi ini kan digelar dengan batas waktu 14 hari setelah penyuntikan tahap pertama. Untuk vaksin tahap kedua ini, sifatnya untuk memperkuat daya tahan tubuh,” kata Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono.

Vaksinasi itu, kata Dandim, terbagi menjadi 2 gelombang. Untuk
gelombang pertama, sebanyak 180 anggota, sedangkan untuk sisanya nanti
masuk pada gelombang kedua.

Meski sudah dilakukan vaksinasi, ia tetap mengimbau prajuritnya untuk
mentaati adanya protokol kesehatan. “Sebab, protokol kesehatan adalah
bentuk vaksinasi alami yang bisa mencegah terpaparnya virus Covid-19,”
pungkasnya.***(rls/
Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono)

Kodam Brawijaya Mampu Kebut Vaksinasi

Kodam Brawijaya Mampu Kebut Vaksinasi

Surabaya(SegmenNews.com)- Kinerja baik dibuktikan oleh pihak Kodam V/Brawijaya dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 di wilayah teritorialnya.

Pasalnya, dalam kurun waktu 3 hari pihak Kodam telah berhasil
menyelesaikan program vaksinasi yang sebelumnya hanya diberikan batas
waktu 10 hari oleh pihak Mabesad tersebut.

“Alhamdulillah, Kodam Brawijaya mampu menyelesaikan dalam waktu 3
hari,” kata Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto usai meninjau
vaksinasi yang digelar di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya,
Surabaya. Selasa, 16 Maret 2021.

Percepatan itu, kata Pangdam, sengaja dilakukan sebagai upaya membantu program Pemerintah, terlebih dalam rangka memutus rantai penyebaran pandemi di wilayah teritorial Kodam. “Jadi, semakin cepat semakin baik. Untuk sisa hari 7 hari bisa dilaksanakan ke personel lainnya,” jelasnya.

Dirinya menjelaskan, selain alokasi vaksin dari Markas Angkatan Darat,
Kodam Brawijaya ternyata juga mendapatkan alokasi, atau pemberian izin dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota untuk prajurit TNI yang ada di daerah untuk melaksanakan vaksinasi.

“Nah, sampai sekarang jumlahnya juga sampai 9 ribu lebih. Artinya, yang
dari Mabesad 9.559 dosis. Kemudian dari Dinkes Kabupaten/Kota juga 9
ribu lebih. Sehingga prajurit yang sudah tervaksin kali ini sekitar 18
ribu lebih,” ungkapnya. (rls/Pendam V/Brawijaya)