Beranda blog Halaman 843

6 Orang Terjaring Yustisi Protokol Kesehatan

6 Orang Terjaring Yustisi Protokol Kesehatan

Surabaya(SegmenNews.com)- Operasi yustisi protokol kesehatan terus digencarkan di wilayah tugas Kodim 0830/Surabaya Utara.

Tak tanggung-tanggung, hampir setiap waktu aparat gabungan di wilayah
Kodim terus memantau pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat.

Meski sudah disosialiasikan, ternyata masih terdapat beberapa warga
yang terbukti tak patuh adanya peraturan Pemerintah dalam rangka memutus rantai penyebaran pandemi itu.

“Ada 6 warga yang kedapatan tidak memakai masker,” kata Babinsa Koramil
Pabean Cantian, Sertu Dewa. Selasa, 10 Maret 2021 dini hari.

Ia menyebut jika beberapa sanksi telah diberikan oleh para pelanggar
itu, termasuk adanya tilang identitas atau KTP. “Termasuk adanya sanksi
administrasi berupa denda sebesar Rp 150 ribu,” pungkasnya.***(rls/Dandim 0830/Surabaya Utara, Kolonel Inf Sriyono)

Dheni Kurnia Resmi Menjadi Penasihat Ahli Gubernur Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Tokoh Pers Riau H Dheni Kurnia resmi diangkat menjadi Penasihat Ahli Gubernur Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Pengangkatan itu ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) nomor: Kpts.278/III/2021 tertanggal 4 Maret 2021 yang ditandatangani oleh Gubernur Riau Drs H Syamsuar, MSi.

Dheni Kurnia yang dikonfirmasi media, Rabu (9/3/2021) siang, membenarkan tentang pengangkatan dirinya sebagai Penasehat Ahli Gubernur Riau bidang Informasi dan Komunikasi. “Alhamdulillah, hari ini saya sudah menerima SK pengangkatan tersebut. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Gubernur Riau atas kepercayaan dan amanah yang diberikan. Insha Allah, saya akan amanah,” kata Dheni Kurnia di kantornya, komplek rumah dinas Gubernur Riau, Jalan Diponegoro Nomor 1, Pekanbaru.

Tugas Penasehat Ahli Gubernur Riau seperti yang tertulis dalam SK yang diperoleh media, di antaranya, memberikan saran dan pertimbangan di Bidang Informasi dan Komunikasi kepada Gubernur Riau, mengikuti rapat/kunjungan apabila diperlukan; melakukan koordinasi dengan perangkat daerah/instansi terkait dan; melaksanakan tugas lain yang diberikan gubernur sesuai dengan bidang tugasnya. Juga ditegaskan dalam SK tersebut, dalam melaksanakan tugasnya, Penasehat Ahli Gubernur Bidang Infokom, bertanggungjawab kepada Gubernur Riau.

Menurut Dheni Kurnia, ia menerima amanah itu karena tugas selaku Penasihat Ahli Gubernur sejalan dengan pekerjaan sehari-harinya, baik sebagai wartawan, pemimpin media cetak dan dan juga Ketua Dewan Kehormatan PWI Provinsi Riau. “Saya menerima amanah dan kepercayaan itu karena sejalan dengan tugas-tugas selaku jurnalis,” papar Dheni.

Ia juga menyampaikan akan bekerjasama dengan instansi terkait, terutama Dinas Kominfo Riau dan akan berusaha amanah dalam menjalankan tugasnya. “Mohon dukungan dari instansi dan pihak-pihak terkait, seperti Dinas Kominfo Riau, Komisi Informasi, teman-teman media dan wartawan. Karena tugas ini pada dasarnya adalah untuk menjaga keseimbangan informasi antara Gubenur Riau dengan masyarakat maupun pihak-pihak terkait lainnya,” tutur Dheni.

Menurut Dheni, sekalipun SK baru diterimanya pada Maret ini, namun tugas-tugas yang berkaitan dengan Penasihat Ahli Gubernur sudah mulai dijalankannya sejak Oktober 2020 lalu. “Karena saya butuh waktu untuk berdiskusi terlebih dahulu, baik dengan rekan-rekan wartawan maupun pengurus PWI Riau dan PWI Pusat sebelum menerima tawaran ini. Alhamdulillah, semua mendukungnya dan baru saya putuskan untuk menjadi penasihat ahli Pak Gubernur,” ungkap Dheni.

Wartawan Senior

Dheni Kurnia lahir di Airmolek Indragiri Hulu, Riau, 5 Mei 1961. Adalah wartawan senior yang sudah bekerja di beberapa media di beberapa wilayah Indonesia. Antara lain, Palembang, Jambi, Surabaya, Aceh, Yogjakarta dan DKI Jakarta.

Memulai karir sebagai wartawan di Mingguan Genta Pekanbaru (1984-1988), Persda Harian KOMPAS (1988-1999), Harian Jambi Ekspres (1999-2001), Harian Jurnal Indonesia (2001-2003), Rakyat Jambi (2003-2005), Riau Mandiri/Haluan Riau (2005-2017) dan Harian Vokal sejak 2018 hingga sekarang.

Dalam karir jurnalistiknya, pernah menjadi Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Jambi dan Sumatera Selatan. Pernah pula menjadi Wakil Ketua dan Ketua PWI Riau dua priode (2007-2017). Mendirikan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau (2017) dan kini dipercaya memimpin organisasi JMSI (Jaringan Media Siber Indonesia) Provinsi Riau periode 2020-2025.

Menempuh pendidikan di Universitas Riau (1989), LES Moncleer College, California, USA (1995), Universitas Muhammadiyah Jakarta (2008). Pernah pula menjalankan tugas-tugas Jurnalistik ke Amerika, Mesir, Canada, China, Inggris, Prancis, Swiss, Liechtenstein dan beberapa negara Asia dan ASEAN. (**)

Tantangan Membangun Kesadaran Hukum di Era Pandemi, Kejari Meranti Goes To Kampus

Meranti(SegmenNews.com)- Dalam menjalankan fungsi penyuluhan dan penerangan hukum, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Meranti menggelar kegiatan ‘Jaksa goes to kampus’, yang diadakan di Kampus Amik Selatpanjang, Selasa (9/3/2021).

Kegiatan dengan tema ‘Milenial Dan Tantangan Membangun Kesadaran Hukum Di Era Pandemi’ tersebut menghadirkan Narasumber Kasi Intelijen Kejari Kepulauan Meranti Hamiko SH, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Muhammad Fahri SKm, Direktur AMIK Selatpanjang serta diikuti kurang lebih 35 orang mahasiswa/i Amik Selatpanjang.

Dalam pemaparannya, Kejari Kepulauan Meranti yang diwakili Kasi Intelijen Kejari Kepulauan Meranti Hamiko SH mengatakan bahwa kegiatan Jaksa Goes To Campus merupakan bagian dari Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yaitu salah satu kegiatan Seksi Intelijen Kejari Kepulauan Meranti dalam menjalankan fungsi penyuluhan dan penerangan hukum.

Dikatakan Hamiko, Program Jaksa Masuk Sekolah diharapkan dapat memberikan sosialisasi bidang hukum sekaligus pengenalan Institusi Kejaksaan kepada kalangan Mahasiswa sehingga diharapkan para Mahasiswa yang merupakan generasi muda menjadi peduli dan sadar dengan Hukum.

“Kita harap dengan kegiatan ini, mahasiswa bisa jadi peduli dan sadar hukum,” ujarnya.

Dijelaskannya, Program Jaksa Goes To Campus dengan tema ‘Milenial dan Tantangan Membangun Kesadaran Hukum di Era Pandemi’ juga diharapkan dapat memberikan edukasi dan sosisalisasi sehingga dapat menyukseskan Vaksinasi yang telah di canangkan oleh Pemerintah, khususnya Pemrintah Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Kita harap pada situasi Pandemi Covid-19 ini, program ini mampu membangun kesadaran mahasiswa untuk mensukseskan program vaksinasi pemerintah,” harapnya lagi.(Ags)

Total 1271 Mustahik Terima Bantuan Rumah Yatim Selama Februari

Total 1271 Mustahik Terima Bantuan Rumah Yatim Selama Februari

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Sejak awal bulan Februari lalu, Rumah Yatim Cabang Riau telah menyalurkan berbagai program bantuan yang diterima 1271 mustahik yang tersebar di wilayah Provinsi Riau.

Berikut merupakan rincian laporan penyaluran bantuan selama bulan Februari 2021;

1. Program Bantuan Ibnu Sabil, 12 penerima manfaat.
2. Program Bantuan Sekolah & Madrasah, 170 penerima manfaat.
3. Program Bingkisan Da’i, 21 penerima manfaat.
4. Program Bingkisan Guru, 22 penerima manfaat.
5. Bantuan Pendidikan Back To School, 32 penerima manfaat.
6. Program Bantuan Masjid & Madrasah, 150 penerima manfaat.
7. Program Bantuan Biaya Hidup, 143 penerima manfaat.
8. Bantuan Sarana Publik, 100 penerima manfaat.
9. Bantuan Beasiswa Pendidikan, 4 penerima manfaat.
10. Program Bantuan Sembako, 286 penerima manfaat.
11. Bantuan Beasiswa Dhuafa, 324 penerima manfaat.
12. Program ATM Yatim Berprestasi, 3 penerima manfaat.

Kepala Cabang Rumah Yatim Riau, Ramdan Burhanudin, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para donatur atas dermaan sebagian hartanya untuk di donasikan ke Rumah Yatim.

“Jazakumullah khoiran katsiro, semoga Allah membalas semua kebaikannya di dunia maupun akhirat”, tutup Ramdan.***(rls)

Bupati dan Wakil Bupati Tinjau Vaksinasi Tahap II Untuk Para Guru

Bupati dan Wakil Bupati Tinjau Vaksinasi Tahap II Untuk Para Guru

Meranti(SegmenNews.com)- Bupati dan Wakil Bupati Kepulaun Meranti H. Muhammad Adil dan H. Asmar, melakukan peninjauan pemberian Vaksinasi Covid-19 Tahap II di Kepulauan Meranti.

Peninjuan dilakukan di Puskemas Alah Air dan Puskesmas Tebing Tinggi, pada kesempatan itu Bupati menghimbau masyarakat untuk mensukseskan Program Nasional tersebut dengan tidak takut di Vaksin, Rabu (10/3/2021).

Pada keseatan itu, Bupati H.M Adil dan rombongan, berkesempatan utuk melihat secara langsung proses pemberdian Vaksinasi Tahap II yang dilaksanakan oleh petugas Puskesmas Alah Air dan Tebing Tinggi. Dari hasil pemantauannya proses Vaksinasi sudah dilaksanakan sesuai prosedur dan  berjalan dengan baik aman dan lancar. Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya warga yang di Vaksin mengalami efek yang tidak diinginkan.

Untuk itu agar Program Nasional Vaksinasi Covid-19 ini berjalan sesuai harapan, Bupati H.M Adil menghimbau kepada masyarakat jangan takut di Vaksin karena dengan Vaksinasi masyarakat Indonesia khususnya di Kepulauan Meranti dapat terbebas dari Covid-19, Ekonomi meningkat dan masyarakat sejahtera.

Terkait Vaksinasi Tahap II ini, seperti dijelaskan oleh Kepala Dinas Kesehatan Dr. Misri, setelah selesai diberikan kepada Tenaga Kesehatan, kini Vaksinasi mulai diprioritaskan kepada para guru, hal ini menimbang karena guru adalah Garda terdepan pendidikan apalagi saat ini sudah mulai dilakukan sistem belajar dengan tatap muka.

“Karena guru langsung bersentuhan dengan pelayanan publik apalagi akan dilakukan sistem pembelajaran tatap muka kita tidak ingin terjadi penyebaran Covid-19 di sekolah,” jelas Misri.

Selain meninjau proses pemberian Vaksinasi, Bupati H.M Adil dan rombongan juga mengunjungi Instalasi Farmasi milik Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti yang digunakan untuk penyimpanan Vaksin Covid-19 agar tetap terjaga.

Setelah Tenaga Kesehatan dan Guru selesai untuk tahap selanjutnya Vaksinasi akan diberikan kepada TNI, Polri, Satpol PP dan lainnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sebanyak 130 vial vaksin Covid-19 atau setara dengan 1.300 dosis vaksin untuk pelayan publik tiba di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (2/3/2021) lalu.

Juru Bicara Gugus Gugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Meranti, Muhammad Fahri, mengatakan, vaksin gelombang kedua ini diperuntukkan bagi pelayan publik, seperti TNI,Polri, Satpol PP dan lainnya.

Dan bagi tenaga kesehatan yang belum divaksinasi, Fahri, menjelaskan, bisa diikutsertakan pada pelaksanaan vaksinasi gelombang kedua ini. Direncanakan penyuntikan vaksin pada akhir mingggu kedua bulan Maret 2021.

Untuk target sendiri akan diberikan kepada 8.000 sasaran seperti TNI Polri, PNS wartawan, karyawan bank, pegawai BUMN dan termasuk pedagang pasar.(Ags)

Kasus Covid-19 Meningkat, Bupati H.M Adil Intruksikan Dinas Kesehatan dan OPD Terkait Lebih Serius

Kasus Covid-19 Meningkat, Bupati H.M Adil Intruksikan Dinas Kesehatan dan OPD Terkait Lebih Serius

Meranti(SegmenNews.com)- Dalam dua minggu terakhir terjadi peningkatan Kasus Covid-19 di Provinsi Riau termasuk Kabupaten Kepulauan Meranti, khusus untuk Kepulauan Meranti jumlah kasus Covid-19 per 10 Maret 2021 terdapat 30 kasus, dengan terjadinya peningkatan kasus tersebut.

Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil SH, mengintruksikan kepada Dinas dan OPD terkait untuk perketat pengawasan dan penerapan Protokol Kesehatan secara konsisten.

“Saya ingin peningkatan kasus Covid-19 ini disikapi sangat serius, perketat pengawasan dan penerapan protokol kesehatan secara konsisten ditengah masyarakat,” ujar Bupati, saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penaggulangan Covid-19 bersama Dinas Kesehatan dan OPD terkait dikediaman Bupati, Rabu (10/3/2021).

Sepert dijelaskan oleh Kadis Kesehatan Meranti Dr. Misri, saat ini jumlah penambahan kasus Covid-19 di Riau sebanyak 109 orang, khusus di Meranti Per 10 Maret terdapat 30 kasus positif. Dengan rincian 17 Pasien dirawat di RSUD Meranti, 13 orang dalam kondisi OTG diisolasi di BLK Dinas Sosial.

Dikatakan Kadiskes Misri, peningkatan kasus Covid-19 di Kepulauan Meranti terjadi dalam 2 minggu terakhir, dimana pada akhir Februari lalu jumlah kasus di Meranti masih Nol.

Peningkatan kasus dipicu oleh kurangnya kesadaran dari masyarakat untuk mematuhi Prokol Kesehatan (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan hindari kerumunan). Yang semakin kendur saat ini.

Parahnya lagi dari pengakuan Kadiskes Meranti, ada warga yang terdeteksi positif Covid-19 membandel dan tak mau diisolasi sehingga menyebabkan terjadinya Transmisi Lokal atau penularan dari orang keorang.

Untuk kasus ini Bupati menegaskan, setiap pasien yang terdeteksi Positif Covid-19 harus diisolasi di Rumah Sakit ataupun di BLK tanpa terkecuali.

“Semua yang terpapar Covid-19 harus di Isolasi di RSUD atau BLK, tidak ada yang Isolasi mandiri dirumah karena dapat memicu terjadinya Transmisi Lokal, kepada Satgas Covid-19 harus tegas,” ujar Bupati.

Selain itu juga pengawasan keluar masuk penumpang di Pelabuhan Tj. Harapan sedikit longgar. Jika sebelumnya dilakukan pengecekan suhu tubuh, penerapan protokol kesehatan, yang disertai dengan pendataan identitas penumpang. Kini hanya dilakukan pengecekan suhu tubuh tanpa pengecekan identitas yang dilakukan oleh Tim Yustisi (Satpol PP, Dinas Perhubungan, Kepolisian, Dinas Kesehatan).

Untuk memperketat pengawasan Kadiskes Dr. Misri Hasanto, juga menyarankan dibentuknya Satuan Tugas Penganggulangan Covid-19 bukan hanya ditingkat Kabupaten tapi juga sampai Kecamatan dan Desa. Sehingga pengawasan sampai lingkungan masyarakat terkecil dapat dioptimalkan.

“Untuk efektifnya pengawasan dan penanggulangan Covid-19, kita akan bentuk Tim Satgas di Kecamatan dan Desa agar pengawasan semakin optimal dan efektif,” ucapnya.(Ags)

Warga Pakal Panen Raya Ditengah Pandemi

Warga Pakal Panen Raya Ditengah Pandemi

Surabaya(SegmenNews.com)- Adanya panen raya di Kecamatan Pakal, Surabaya seakan menjadi berkah tersendiri. Betapa tidak, ditengah pandemi saat ini ketahanan pangan dinilai mampu mengatasi adanya krisis pangan yang terjadi.

Demikian disampaikan Walikota Surabaya, Eri Cahyadi usai menghadiri
panen raya bersama beberapa pejabat TNI dan Polri di Surabaya. Selasa,
09 Maret 2021.

“Panen raya ini suatu langkah dari Pemkot Surabaya untuk mendukung
pemerintah mengatasi krisis pangan selama pandemi,” ujarnya.

Bahkan, ia pun mengajak semua warga untuk ikut serta menjaga aset
ataupun lahan Pemerintah untuk dimaksimalkan demi kesejahteraan bersama.

“Dimana aset itu nantinya akan dikelola oleh warga yang berada di setiap
wilayah. Diharapkan bisa menambah pendapatan masyarakat,” bebernya.

Sementara itu, Danrem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo menambahkan jika dirinya mengapresiasi adanya panen raya tersebut.

Sebab, ia menilai jika adanya panen raya itu, bukan hanya mampu
mengatasi adanya krisis pangan di tengah pandemi saja. Namun, program
ketahanan pangan, menurutnya sangat sejalan dengan adanya tugas yang
saat ini diemban oleh pihak TNI-AD, khususnya Korem 084/Bhaskara Jaya.

“Visi dan misi kita sama, khususnya pada program ketahanan pangan
nasional. Sebelumnya, kita semua juga sudah menginstruksikan seluruh
Babinsa yang ada di wilayah agar ikut serta berpartisipasi membantu para
petani,” ungkap Danrem.***(rls/Kapenrem 084/Bhaskara Jaya, Mayor Inf Atjep Hindarsjah)

DPRD Meranti Komisi II Tinjau Pasar Modern

DPRD Meranti Komisi II Tinjau Pasar Modern

Meranti(SegmenNews.com)-Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti melakukan peninjauan di Pasar Modern Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (9/3/2021).

Tampak hadir dalam kunjungan tersebut, Sekretaris Komisi II At Taufiek, Anggota Komisi II DPRD Meranti Dedi Yuhara Lubis, H Atta, Tengku Mohd Nasir, serta Kabid Perdagangan Ade Suhartian dan lainnya

Tinjauan tersebut dalam rangka melihat langsung kondisi pasar modern yang ada di Jalan Pelabuhan. Apalagi, sebelumnya ada insiden jatuhnya plafon di area pasar tersebut.

Sekretaris Komisi II At – Taufiek dibuat kaget saat melihat kondisi pasar modern saat ini, pasalnya banyak infrastruktur yang ada di area diakuinya sudah tidak layak lagi.

“Kalau dilihat sekarang ini bukan pasar modern lagi, melainkan pasar tradisional. Banyak bagian bangunan yang kondisinya sudah tidak layak seperti plafon yang rusak hingga berjatuhan, keramik pecah-pecah,” terangnya.

Untuk itu dirinya berharap agar dinas terkait bisa sesegera mungkin membereskan, dibagian plafon dan juga lampu yang bergantungan, supaya tidak membahayakan baik itu pedagang maupun pembeli.

“Kita harap dalam minggu-minggu ini sudah beres, dan itu akan kita pantau terus,” ungkapnya.

Sejauh ini, dikatakannya pihak DPRD Kepulauan Meranti melalui Komisi II DPRD Kepulauan Meranti sudah memberikan teguran kepada Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagprindkop-UKM) Kepulauan Meranti selaku dinas terkait.

“Sebelumnya juga kita sudah tekankan bagaimana tanggung jawab kepada dinas terkait untuk segera menindak lanjuti masalah sarana dan operasi pasar,” ungkapnya.

“Walaupun pedagang ada yang susah diatur, namun bagaimana ketegasan pihak Dinas lagi untuk mengatur agar lebih teratur,” tambahnya.

Untuk itu dirinya berharap dinas terkait kedepannya agar lebih intens dalam meningkatkan kapasitas pasar, baik itu sarana dan prasarananya serta menertibkan pedagang-pedagang yang ada di pasar modern tersebut, baik itu yang dipinggir jalan atau di luar bangunan agar berjualan didalam pasar yang sudah dibuat.

“Jadi buat apa Pemerintah mahal-mahal membangun pasar ini, tapi tidak dimanfaatkan. Nantinya kita akan panggil dinas untuk rapat hearing terkait pasar ini,” tukasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kepulauan Meranti Dedi Yuhara Lubis mengatakan menyangkut keamanan yang ada di Pasar Modern tersebut juga perlu diperhatikan, pasalnya banyak keluhan para pedagang yang dirugikan akibat banyaknya barang dagangan yang hilang.

“Menyangkut keamanan, kita harapkan dapat diperhatikan. Untuk itu penjagaan keamanan di malam hari perlu diperhatikan juga, agar tidak ada lagi para pedagang yang kehilangan dan mengalami kerugian akibat barang dagangan hilang,” ungkapnya.

Untuk itu dirinya berharap agar keamanan disekitaran area pasar perlu menjadi perhatian khusus dinas terkait, agar para pedagang yang menyimpan barang di gudang tidak hilang.

“Untuk itu, kita harap ada keamanan pasar perlu juga dan pembuatan gudang yang kokoh juga perlu di area pasar,” harapnya.

Saat berada di Area Pasar Modern, salah seorang pedagang ikan mengakui sering kehilangan barang dagangannya saat menyimpan di gudang yang berada di area Pasar Modern tersebut.

“Sering kehilangan, baik itu barang dagangan maupun alat untuk berdagang, seperti timbangan, parang dan lainnya. Bahkan kemarin itu pernah juga kota amal hilang,” katanya.

“Kita harap adalah keamanan dimalam hari,” harapnya.

Disisi lain, Anggota DPRD Kepulauan Meranti H Atta mengatakan pihak Dinas Terkait perlu memperhatikan dan meningkatkan kebersihan di area Pasar Modern Selatpanjang.

“Kita minta kebersihan diarea pasar perlu juga ditingkatkan pihak Dinas terkait,” kata H Atta.

Sementara itu, dalam meningkatkan kapasitas pasar modern, Anggota DPRD Kepulauan Meranti T Mohd Nasir mengharapkan agar kedepannya pihak dinas terkait bisa lebih berkolaborasi dengan Komisi II DPRD Kepulauan Meranti.

“Kita harap dinas lebih aktif berkolaborasi dengan kita,” harap Ace.

Selain itu, menanggapi saran dan masukan pihak DPRD Kepulauan Meranti melalui Komisi II, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Ade Suhartian mengatakan menanggapi masukan dari Komisi II DPRD Kepulauan Meranti.

“Insyalah, apa yang menjadi harapan bersama untuk meningkatkan kapasitas pasar, salah satunya infrastruktur pasar modern ini,” ungkap Ade.

Diakui Ade, Pihaknya akan secepat mungkin merealisasikan tanggapan yang diberikan pihak Komisi II DPRD Kepulauan Meranti.

“Secepatnya akan kita realisasikan. Mudah-mudahan ditahun 2021 ini sudah selesai, kita buka seperti plafon dan lampu ini yang masih bergantungan, agar tidak lagi membahayakan,” terangnya.(Ags)

Seluruh Kendaraan Dinas Dikumpulkan di Halaman Kantor Bupati

Seluruh Kendaraan Dinas Dikumpulkan di Halaman Kantor Bupati

Meranti(SegmenNews.com)-Seluruh kendaraan aset Pemerintah Kabupaten Kepulauan dikumpulkan di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti Jalan Dorak Selatpanjang.

Dikumpulkannya kendaraan dinas ini dilaksanakan dalam rangka penertiban. Sebab, selama ini banyak kendaraan dinas yang tidak sesuai dengan peruntukkannya.

Seluruh kendaraan dinas yang berada di seluruh OPD dikumpulkan dan sedang dilakukan pendataan oleh Bidang Aset, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Hal itu sesuai dengan instruksi Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Muhammad Adil SH dan H Asmar.

Dari pantauan wartawan di lapangan, sejumlah OPD yang belum mengantar diantaranya, Dinas Sosial, Disparpora, Sekretariat DPRD, Disdikbud, DLHK, Dinas Ketahanan PanganTPP dan BPBD. Sementara OPD lainnya sudah ada yang mulai mengantar.

Plt Kepala Bidang Aset, Susanti SH mengatakan masih banyak OPD yang belum menyerahkan kendaraan dinas.
Namun pihaknya tetap akan menunggu, Karena pendataan aset tersebut mulai dilakukan Senin (8/3/2021) sampai dengan Jum’at (12/3/2021) mendatang.

“Pendataan ini dilakukan untuk menertibkan dan merapikan,. apakah kendaraan yang ada di OPD sama dengan data yang kita punya,” kata Susanti.

Susanti mengatakan total kendaraan dinas di dua kecamatan terdekat yakni Tebingtinggi dan Tebingtinggi Barat Dia merincikan jumlah kendaraan yang akan didata dan dikumpulkan yakni sebanyak 758 sepeda motor roda dua, sebanyak 34 kendaraan roda tiga, 173 kendaraan roda empat dan sebanyak 19 unit roda enam dengan total sebanyak 984 unit, sementara secara keseluruhan berjumlah 1.075 unit.

Pihaknya juga akan menunggu sampai batas waktu yang telah ditentukan.
Dalam upaya mengumpulkan dan pendataan aset kendaraan ini bekerjasama dengan Satpol PP.

Sejauh ini, pihaknya sudah menyurati seluruh OPD untuk segera menyerahkan dan mengumpulkan kendaraan dinas tersebut. Setelah dikumpulkan nantinya, Susanti mengatakan akan dilakukan pengecekan fisik kondisi seluruh kendaraan dinas tersebut.

“Jika tak mengantar juga sampai dengan hari jum’at, maka akan ditarik paksa. Setelah terkumpul semua nanti akan dilakukan pengecekan fisik kendaraan oleh bupati dan wakil bupati. Kita akan sesuaikan pencatatan dengan kondisi kendaraan. Setelah didata dan dilakukan pengecekan, seluruh kendaraan dinas ini akan kembali diserahkan kepada OPD untuk mendukung operasional mereka,” jelasnya.

Dijelaskan Susanti, tidak semua kendaraan dinas yang dikumpulkan, untuk diluar dua kecamatan tersebut, pihaknya akan mendatangi dan mengecek langsung di lapangan.

“Jumlah 1.075 itu tidak termasuk kendaraan laut, dan untuk diluar dua kecamatan tersebut, kita akan lakukan pendataan langsung dengan turun ke lapangan, kita yang akan jemput bola untuk mendata dan melakukan pengecekan fisik,” pungkasnya.(Ags)

Terkait ASN Dan Honorer Tak Boleh Ngopi Diluar Kantor, Ini Penjelasan Wabup H.Asmar

Terkait ASN Dan Honorer Tak Boleh Ngopi Diluar Kantor, Ini Penjelasan Wabup H.Asmar

Meranti(SegmenNews.com)- Terkait ASN Dan Honorer Kabupaten Kepulauan Meranti yang tak boleh ngopi diluar kantor atau diwaktu jam kerja yang menjadi pertanyaan dikalangan masyarakat dalam mengartikan pemberitaan adanya larangan untuk ASN dan Honorer yang tidak boleh ngopi.

Tidak sampai disitu, pertanyaan itu juga jadi perbincangan di Sosial Media (facebook.red).

Menanggapi hal tersebut, kepada wartawan Wakil Bupati H.Asmar menyampaikan, bahwa maksud dalam salah satu berita saat Bupati H.Adil mengatakan “ASN Dan Honorer Meranti dilarang saat jam kerja” dan diberita lainnya menyebutkan sebaliknya bahwa “ASN dan Honorer boleh ngopi tak lebih satu jam” yang disampaikan wakil bupati itu harus dipahami, Senin Malam, (8/3/2021) Dirumah dinas

H.Asmar menjelaskan bahwa maksud Bupati Meranti dan ucapannya tersebut bahwa untuk ASN dan Honorer itu tetap boleh duduk dan minum kopi diluar kantor, tapi dilakukan disaat satu jam setelah mengikuti apel (upacara) pagi.

“Saya ada melihat disosial media bahwa ucapan saya dan bupati menjadi salah arti masyarakat, dan menjadi kebingungan”ucapnya.

Namun, setelah itu segera masuk dikantor masing-masing untuk melaksanakan kewajiban sebagai abdi negara dan melayani masyarakat Meranti.

“Maksud saya dan bupati disalah satu media pemberitaan, bahwa ASN dan Honorer itu boleh ngopi diluar kantor, tapi setelah apel, dan hanya satu jam saja, sisanya masuklah kantor sesuai tugas kita sebagai abdi negara dan melayani masyarakat meranti”tegasnya lagi.

Tidak sampai disitu, ia hanya melihat bahwa jika terlalu lama ASN Dan Honorer duduk dan minum kopi diluar kantor akan mengganggu kinerja dan pelayanan masyarakat Meranti.

“Saya paham jika kita terlalu melarang ASN dan Honorer ngopi diluar itu akan mengganggu pengusaha Kedai kopi kita, dan jika terlalu lama di kedai kopi itu juga akan mengganggu kinerja dan pelayanan masyarakat meranti jadinya” jelasnya.

Menilai dari perbincangan di Sosial media (facebook.red) tersebut, H.Asmar meminta agar masyarakat lebih cerdas dalam menggunakan media sosial dan bisa memilah saat membaca berita yang beredar.

“Saya berharap masyarakat Meranti harus pandai menggunakan media sosial seperti Facebook itu, apalagi mengartikan suatu berita yang beredar, karna jika tidak faham dalam pemberitaan itu coba tanya kepada narasumbernya langsung”pungkasnya.(Ags)