Beranda blog Halaman 88

Bupati Bengkalis: Selamat Hari Bhayangkara ke-79, Terima Kasih atas Pengabdian dan Dedikasi

Bengkalis(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis Kasmarni mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, semoga Polri semakin presisi dan dicintai rakyat Republik Indonesia juga terima kasih atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan selama ini.

Ucapan itu disampaikan Bupati Bengkalis Kasmarni saat menghadiri upacara HUT Bhayangkara ke-79, Selasa 1 Juli 2025 pagi, di halaman Kantor Camat Mandau.

Upacara HUT Bhayangkara ke-79, dimulai pukul 07.30 WIB, dipimpin langsung Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan.

“Atas nama pribadi, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-79, kepada seluruh jajaran anggota Polri, khususnya di lingkungan Polres Bengkalis, semoga sukses selalu dalam menjalankan tugas serta diberikan kekuatan dalam mewujudkan Polri prediktif, responsibilitas, transparansi dan berkeadilan,” ungkap Kasmarni ketika usai menghadiri upacara.

Bupati juga mendoakan semoga Polres Bengkalis semakin dekat dan dicintai masyarakat dalam memberikan rasa aman, nyaman dan kondusif di Negeri Junjungan.

“Mari kita doakan agar Polres Bengkalis sukses selalu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,”ujarnya.

Selanjutnya Kasmarni juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bengkalis, memperkuat hubungan dan sinergitas bersama Polri, menciptakan rasa aman, saling peduli, saling mendukung dan menolong. Sehingga diharapkan dapat memberi manfaat positif dalam meningkatkan perekonomian daerah.

Sesuai dengan tema HUT Bhayangkara ke-79 tahun 2025, “Polri Untuk Masyarakat”.

Sementara itu, Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, atas segala dukungannya, sehingga berbagai kegiatan menjelang peringatan HUT Bhayangkara ke-79, yang digelar Polres Bengkalis berlangsung meriah, lancar dan sukses.

Budi mengatakan, dukungan serta kerja sama dari seluruh pihak, sangat membantu Polri dalam menjalankan tugas, dalam memberikan rasa aman, nyaman dan terus presisi (prediktif, responsibilitas, transparansi dan berkeadilan).

Selanjutnya Kapolres menjelaskan, hari Bhayangkara adalah momen untuk meningkatkan rasa keadilan dan pentingnya menghormati serta mematuhi hukum.

“Mari kita menjadi warga negara taat hukum demi tercapainya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,”ajaknya.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan penghargaan apresiasi kepada seluruh yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan HUT Bhayangkara ke-79.

Kemudian dilanjutkan pemotongan tumpeng, kue ulang tahun, berfoto dan makan bersama.

Turut hadir, Wakil Ketua I DPRD M Arysa Fadhillah, Sekda Bengkalis Ersan Saputra, Bupati Bengkalis ke-14 Amril Mukminin, Ketua Pengadilan Negeri Bengkalis, Bayu Soho Rahardjo, Danposal Bengkalis Letda Laut Arisman.

Lalu, Forkopimda Kabupaten Bengkalis, Camat Mandau Riki Rihardi, Camat Pinggir Zama Riko Dakanahay, Camat Bathin Solapan Muhammad Rusydy.

Kemudian Kepala Perangkat Daerah dilingkungan Pemkab Bengkalis, 7 tokoh agama, tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat Kabupaten Bengkalis.***(inf)

Wako Pekanbaru Hadiri Peringatan HUT Bhayangkara ke-79

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 di Lapangan Balai Serindit, Komplek Gubernuran Riau, Selasa (1/7/2025).

Agung hadir bersama seluruh pejabat Forkopimda Pekanbaru, dan Provinsi Riau dalam HUT Bhayangkara yang mengusung tema besar ‘Polri untuk Masyarakat’ ini.

Peringatan HUT Bhayangkara ini bukan sekedar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi, kolaborasi lintas sektor, dan komitmen nyata untuk membangun Polri yang lebih humanis, inklusif, dan berkelanjutan.

Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan mengatakan bahwa tema besar ‘Polri untuk Masyarakat’ bukan sekadar slogan, tetapi cerminan dari transformasi mendalam Polri sebagai pelindung dan pengayom yang peka terhadap isu sosial, budaya, dan lingkungan.

“Kami ingin menghadirkan wajah Polri yang lebih mendengar, merangkul, dan hadir nyata di tengah masyarakat. Polri harus berempati dan bertanggung jawab secara sosial,” ujar Irjen Herry.

Momen puncak acara dimeriahkan dengan formasi simbolik angka “7” dan “9” oleh 11 tokoh dari berbagai latar belakang akademisi, tokoh adat, pelaku usaha, hingga aktivis lingkungan. Lebih dari sekadar angka usia, formasi ini melambangkan semangat kolaborasi dalam membentuk kepolisian yang modern dan adaptif terhadap tantangan zaman.

Rangkaian kegiatan menyambut HUT Bhayangkara tahun ini mencakup ziarah ke Taman Makam Pahlawan, anjangsana sosial, perlombaan pantun dan syair Melayu, hingga pelayanan publik gratis dan pameran kepolisian. Semua ini menjadi bagian dari upaya ‘membumikan’ kembali nilai-nilai lokal yang kian tergerus zaman.

“Polri bukan hanya soal hukum dan keamanan, tapi juga penjaga budaya dan perekat sosial,” papar Kapolda.

Sementara itu Wako Pekanbaru, Agung Nugroho usia mengikuti kegiatan mengucapkan selamat HUT Bhayangkara ke-79. Dalam momentum ini juga menjadi ajang untuk lebih memperkuat kolaborasi Pemerintah Kota Pekanbaru dengan kepolisian.

“Tentunya kami mewakili Pemerintah Kota Pekanbaru mengucapkan HUT Bhayangkara Ke-79, dan siap berkolaborasi dalam menciptakan Kamtibmas,” ujar Agung Nugroho.

Ia juga memberikan apresiasi atas kinerja kepolisian khususnya Polresta Pekanbaru, dan Polda Riau dalam menjaga kondisi masyarakat Pekanbaru yang aman, tertib, dan patuh hukum.

Kondisi masyarakat yang tertib menjadi modal berharga, dan pondasi penting dalam rangka mewujudkan pembangunan di Kota Pekanbaru.***(dmf)

Perambahan TNTN, Pengamat Hukum: Harus Diproses

Pekanbaru(SegmenNews.com)- -Permasalahan perambahan hutan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Kabupaten Pelalawan, Riau, masih menjadi isu krusial yang belum terselesaikan.

Meski area hutan yang dikuasai telah disita oleh pemerintah, ribuan penduduk yang tinggal di dalamnya masih enggan untuk meninggalkan lokasi tersebut. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius mengingat TNTN merupakan habitat vital bagi sejumlah satwa langka dan dilindungi, terutama gajah sumatera.

Pengamat Hukum Riau, Aspandiar, menegaskan perlunya ketegasan dan keseriusan pemerintah dalam menertibkan para pelaku perambahan hutan. Menurutnya, TNTN adalah “rumah” bagi satwa seperti gajah dan harimau sumatera, yang populasinya semakin terancam akibat konversi hutan menjadi perkebunan.

“Satwa seperti gajah sumatera dan harimau sumatera di TNTN, itu kan hewan yang dilindungi pemerintah. Tapi, rumah mereka dirambah dan berubah fungsi menjadi perkebunan. Jadi, pemerintah harus tegas menindak pelaku perambah hutan ini, agar kembalinya fungsi hutan,” kata Aspandiar kepada wartawan di Pekanbaru, Senin (30/6/2025).

Lebih lanjut, Aspandiar menyoroti praktik pengembalian kebun sawit di TNTN oleh seorang pengusaha kepada negara, seluas 401 hektare. Meskipun terlihat sebagai langkah positif, ia memandang ini sebagai preseden buruk yang bisa melemahkan penegakan hukum.

“Sedap betul. Sudah merambah hutan jadi kebun sawit ratusan hektare, terus dikembalikan ke negara, urusan selesai. Bahkan digadang-gadangkan jadi pahlawan,” ujarnya dengan nada sinis.

Aspandiar merasa hukum seolah-olah “mogok jalan” dalam kasus-kasus semacam ini. Peristiwa ini terjadi di tengah gencarnya desakan publik agar negara lebih serius dalam menyelamatkan kawasan konservasi.

Apalagi, pembentukan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) melalui Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 menunjukkan keseriusan pemerintah dengan mengucurkan anggaran dan tenaga besar.

Namun, jika hasil dari upaya besar ini hanya sebatas pengembalian lahan secara sukarela dan kemudian dianggap selesai, publik patut mempertanyakan efektivitasnya.

“Tapi, jika hasilnya hanya pengembalian lahan secara sukarela, lalu selesai begitu saja, publik patut bertanya, buat apa semua itu?,” tegas Aspandiar, menyiratkan keraguan terhadap tujuan utama pembentukan Satgas PKH.

Sebagai informasi, lebih dari 40.000 hektare hutan TNTN di Kabupaten Pelalawan, Riau, telah dirambah dan beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit. Selain perkebunan, sebagian besar kawasan hutan lindung ini juga telah berubah menjadi permukiman, dengan ribuan orang mendiami area tersebut.

Kondisi ini secara langsung memperburuk ancaman terhadap populasi gajah sumatera, salah satu penghuni utama TNTN.

Beberapa pekan sebelumnya, Satgas PKH telah melakukan penertiban lahan di kawasan hutan tersebut dan meminta warga untuk melakukan relokasi mandiri dalam kurun waktu 3 bulan. Namun, permintaan ini ditolak oleh warga dengan alasan bahwa lahan tersebut telah mereka beli, menunjukkan kompleksitas sosial di balik masalah lingkungan ini.

Situasi di TNTN menjadi cerminan nyata akan tantangan besar dalam upaya konservasi hutan di Indonesia, di mana kepentingan ekonomi dan sosial seringkali berbenturan dengan perlindungan lingkungan. Ketegasan pemerintah dan sinergi antarlembaga menjadi kunci untuk memastikan hukum tidak hanya berjalan di atas kertas, tetapi juga ditegakkan secara adil demi kelestarian alam.***(mr)

DPRD Inhil Paripurna ke-14 Masa Sidang III

Tembilahan(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Muamar Ghadafi, menghadiri Rapat Paripurna ke-14 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025 Kabupaten Indragiri Hilir di Ruang Rapat DPRD Inhil pada Senin pagi.

Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Inhil menyampaikan dua rancangan peraturan daerah (ranperda), yaitu Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, Ketenteraman, dan Perlindungan Masyarakat.

Dalam sambutannya, Muamar Ghadafi menyampaikan harapan agar kedua ranperda ini dapat dibahas dan dikaji secara bersama antara Panitia Khusus DPRD Kabupaten Inhil dengan tim yang telah ditetapkan, sehingga menghasilkan peraturan yang tepat sasaran dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Kami berharap proses pembahasan kedua ranperda ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan regulasi yang mampu mendukung terciptanya ketertiban, ketenteraman, serta iklim investasi yang kondusif di Kabupaten Indragiri Hilir,” ungkap Muamar Ghadafi.

Rapat paripurna ini turut dihadiri anggota DPRD Inhil, unsur Forkopimda, serta perwakilan perangkat daerah terkait.***(rl)

PLN Pasok Listrik 2 × 27,7 MVA ke Pabrik Baterai EV di Karawang

Karawang(SegmenNews.com)- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan _Groundbreaking_ Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi di Kawasan Industri Karawang, Jawa Barat, pada Minggu (29/6). Salah satu bagian proyek ini adalah pabrik baterai kendaraan listrik (_Electric Vehicle_/EV) milik PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) di mana PT PLN (Persero) mendukung penuh inisiatif ini melalui penyediaan pasokan listrik andal hingga 2 × 27,7 megavolt ampere (MVA), sebagai komitmen dalam mendorong akselerasi ekosistem EV di Indonesia.

Presiden Prabowo menyebut _groundbreaking_ ini sebagai langkah strategis dalam mewujudkan swasembada energi, sekaligus simbol kolaborasi lintas sektor dan mitra global.

“Kita bisa bekerja sama dengan program yang menurut saya ini termasuk, bisa dikatakan kolosal, bisa dikatakan terobosan luar biasa. Dari sini kita bisa menghasilkan energi terbarukan dan ramah lingkungan yang dicita-citakan seluruh dunia,” ujar Prabowo.

Ia juga menyoroti bahwa program hilirisasi merupakan strategi nasional untuk memastikan kekayaan alam Indonesia dikelola secara optimal dan hasilnya memberi manfaat nyata bagi seluruh rakyat.

“Kunci daripada pembangunan suatu bangsa adalah memang kemampuan bangsa itu mengolah sumber alam menjadi bahan yang bermanfaat dan punya nilai tambah yang tinggi sehingga bisa mendorong kemakmuran dan kesejahteraan,” lanjut Prabowo.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa proyek ini berperan strategis dalam mendukung kemandirian energi nasional dan ekosistem EV. Dengan skala produksi baterai EV yang besar, Indonesia berpotensi mengurangi ketergantungan pada impor energi berbasis fosil.

“Kita resmikan _groundbreaking_ proyek berkapasitas produksi 15 gigawatt hour (GWh), ini sama dengan kalau kita konversi ke mobil, baterai mobil itu kurang lebih sekitar 250 ribu sampai 300 ribu mobil. Ini kita bisa menghemat impor bahan bakar minyak (BBM) sekitar 300 ribu kiloliter per tahunnya,” jelas Bahlil.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan kesiapan PLN mendukung penuh visi Asta Cita Presiden Prabowo dalam mewujudkan swasembada energi dan memperkuat ekosistem EV nasional.

“PLN siap menjadi _support system_ dalam pengembangan proyek strategis nasional ini melalui penyediaan infrastruktur kelistrikan yang andal, layanan responsif, dan kolaborasi erat dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Darmawan.

Darmawan menjelaskan bahwa penyambungan daya dilakukan secara progresif untuk memastikan setiap tahap pembangunan berjalan tanpa hambatan.

“Tahap awal kami suplai sebesar 2,1 MVA untuk mendukung proses konstruksi. Selanjutnya, kapasitas akan ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai 2 × 27,7 MVA pada tahun 2027,” pungkas Darmawan.***(rl)

Suguhkan Konsep Pesisir, Bupati Kasmarni Bangga Bengkalis Tuan Rumah MTQ Riau

Bengkalis(SegmenNews.com)- Sebagai tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-43 tingkat Provinsi Riau tahun 1447 Hijriah-2025 Masehi, Kabupaten Bengkalis usung konsep inovatif bernuansa “Kawasan Pesisir”, melalui astaka utamanya yang berdiri megah di tepian pantai Selat Bengkalis.

Melalui Konsep ini Pemerintah Kabupaten Bengkalis ingin memberikan pengalaman baru dan kesan yang mendalam bagi peserta serta pengunjung, sekaligus ingin memperkenalkan kekayaan alam serta potensi kemaritiman yang dimiliki oleh Kabupaten Bengkalis, sebagai Daerah yang berada di tepian Selat Melaka kepada khalayak luas.

Hal tersebut tergambarkan dari kemeriahan seremoni pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-43 tingkat Provinsi Riau tahun 1447 Hijriah/2025 Masehi, bertempat di Lapangan Pasir Andam Dewi Bengkalis, Sabtu, 28 Juni malam.

Mengawali sambutannya, Bupati Bengkalis Kasmarni menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Riau kepada Kabupaten Bengkalis sebagai tuan rumah perhelatan akbar bernuansa religius tersebut.

“Alhamdulillah, sebuah kehormatan bagi kami masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis bisa kembali dipercaya sebagai tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Riau, setelah lebih dari 13 tahun yang lalu kami juga pernah menyelenggarakan kegiatan yang sama.” ungkap Bupati Kasmarni dengan penuh haru.

Lebih lanjut Bupati yang bergelar Datuk Sri Setia Amanah Negeri itu juga menegaskan akan komitmen tinggi Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta dan tamu undangan selama pelaksanaan MTQ berlangsung.

Mengangkat tema “Internalisasi Nilai-Nilai Al-Qur’an Menuju Riau Berbudaya, Agamis dan Maju”, Bupati Kasmarni berharap MTQ ke-43 ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, sekaligus mendorong pengamalan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami optimis, jika seluruh elemen masyarakat mampu menginternalisasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-harinya, In syaa Allah Negeri kita akan semakin bermarwah, maju, dan sejahtera,” ujarnya optimis.

Tak hanya dari sisi syiar Islam, Bupati Kasmarni juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan MTQ ini memberikan dampak positif terhadap perekonomian Daerah, khususnya bagi pelaku UMKM, penginapan, hingga sentra kuliner dan kerajinan lokal.

“Omset UMKM mengalami peningkatan signifikan, hunian penginapan penuh, dan geliat ekonomi rakyat terasa nyata. Ini membuktikan bahwa MTQ juga membawa berkah duniawi bagi masyarakat Negeri Junjungan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kanjeng Mas Tumenggung Kasmarni Purbaningtiyas mengajak seluruh tamu dari Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau untuk menyempatkan diri menikmati pesona wisata, kuliner, dan produk khas Bengkalis sebelum kembali ke Daerah masing-masing.

Diakhir sambutannya, Bupati Bengkalis mengatakan siap menjadi tuan rumah terbaik, dalam menyemarakkan syiar Islam, serta menjadi bagian penting dalam perjalanan Riau yang agamis, berbudaya dan maju.***(inf)

Stan Bazar MTQ Provinsi Riau di Bengkalis Diresmikan

Inhil(SegmenNews.com)- Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman dan Ketua TP. PKK sekaligus Ketua Dekranasda Katerina Susanti, hadiri peresmian Pameran Stan Bazar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 43 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Bengkalis.

Stan Bazar yang terpajang di Lapangan Pasir Andam Dewi ini, diresmikan Gubernur Riau Abdul Wahid pada Sabtu (28/6) siang.

Selepas peresmian, Gubri didampingi Ketua TP. PKK Riau dan jajaran, mengunjungi Stan Kabupaten/Kota yang masing-masing menampilkan ragam karya khas daerahnya, termasuk Indragiri Hilir.

Tanjak berbahan Upeh Kelapa, Batik dan Songket Inhil, Kerajinan tangan buah karya UMKM, Produk turunan kelapa kebanggaan Inhil, termasuk berbagai makanan khas daerah disajikan, saat Bupati Herman dan sang istri Katerina Susanti menyambut Gubri dan rombongan.

Bupati Hermanpun merasa senang atas kesempatan mengekspose produk Inhil pada Bazar MTQ ini.

“Selain untuk menyemarakkan acara MTQ, Stan Bazar menjadi ajang bagi kabupaten/kota untuk melestarikan produk-produk lokal,” ungkap Bupati Herman. Harap Bupati, upaya ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Ini menjadi peluang bagi UMKM daerah kita untuk memasarkan hasil karya mereka secara lebih luas. Mudah-mudahan dengan acara ini bertambah pula pelanggan dari daeran lain yang berminat terhadap produk yang kita tampilkan, hasilnya UMKM pun semakin berkembang ekonomi masyarakat meningkat,” Herman berharap.

Saat di Stan Inhil, Gubri Abdul Wahid, Ketua TP. PKK Riau dan jajaranpun sempat mencicipi makanan khas Inhil kemudian mengamati berbagai produk dan kerajinan yang menjadi jati diri Kabupaten Inhil.***(sup/hm)

Pemkab Rohul Usulkan Program Strategis di RPJMD Riau Tahun 2025-2029

Pemkab Rohul Usulkan Program Strategis
di RPJMD Riau Tahun 2025-2029

Rohul(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) di bawah kepemimpinan Bupati Anton ST MM dan Wakil Bupati H Syafaruddin Poti SH MM terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan yang terintegrasi dengan Pemerintah Provinsi Riau.

Dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Provinsi Riau Tahun 2025-2029, Pemkab Rohul mengusulkan sejumlah program strategis agar masuk dalam rencana pembangunan lima tahunan tersebut.

Usulan program prioritas ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Rohul H Syafaruddin Poti SH MM mewakili Bupati Rohul Anton ST MM saat menghadiri Musrenbang RPJMD yang digelar di Balai Serindit, Gedung Daerah Provinsi Riau, Senin (30/6/2025).

Acara Musrenbang RPJMD Riau ini dipimpin langsung oleh Gubernur Riau H Abdul Wahid dan dihadiri oleh pimpinan DPRD Riau, Forkopimda, para kepala daerah se-Riau, kepala Bappeda, akademisi serta berbagai pemangku kepentingan. Turut hadir mendampingi Wabup Syafaruddin Poti, Wakil Ketua DPRD Rohul Mohd Aidi SH dan Kepala Bappeda Rohul Drs H Yusmar MSi.

Wabup Rohul H Syafaruddin Poti didampingi Kepala Bappeda Rohul Drs H Yusmar MSi saat dikonfirmasi Riaupos.co, Senin (30/6/2025) petang, menyampaikan Pemkab Rohul mendukung penuh visi dan misi pembangunan Provinsi Riau lima tahun ke depan. Ia menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Riau atas perhatian yang diberikan kepada Kabupaten Rohul.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur Riau yang telah membantu Bupati Rohul Anton ST MM dalam memfasilitasi pihak penerbangan dan kelancaran pemberangkatan dan kepulangan jamaah calon haji asal Rohul melalui Bandara Tuanku Tambusai Pasirpengaraian langsung ke Batam maupun kepulangan jamaah haji dari Batam ke Pasirpengaraian. Ini bentuk kepedulian nyata dari Pemprov kepada masyarakat Rohul,” ujar Syafaruddin Poti yang mendapat aplaus dari peserta Musrenbang RPJMD Riau yang hadir.

Tak hanya itu, kata Mantan Wakil Ketua DPRD Riau itu, tahun ini, Pemprov Riau telah mengucurkan anggaran untuk perbaikan kerusakan Jembatan Sungai Rokan di Ujung Batu yang saat ini tengah dikerjakan oleh Dinas PUPR Riau.

Syafaruddin Poti menyebutkan, dalam Musrenbang RPJMD Riau, Pemkab Rohul mengusulkan sejumlah proyek strategis, seperti peningkatan konektivitas dan aksesibilitas wilayah melalui pengembangan infrastruktur.

Baca Juga: Seluruh SMA di Inhil Ikut Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten, Inilah 9 Mapel yang Dilombakan

Di antaranya, pembangunan dan peningkatan ruas Jalan Dalu-Dalu-Mahato-Simpang Manggala, serta ruas Jalan Simpang Suram–Bagan 7-Sontang (Rohul).

Selain itu, usulan pembangunan Jembatan Gantung Sei Rokan pada ruas Jalan Lingkar Ujung Batu-Sukadamai yang mangkrak sejak tahun 2018, juga diajukan untuk mendapat prioritas pembangunan oleh Pemprov Riau pada tahun anggaran 2026.

“Dari lima proyek jembatan yang sempat terbengkalai sejak 2018, empat di antaranya telah selesai dibangun oleh Pemprov. Kini tinggal satu lagi, yakni Jembatan Gantung Sei Rokan. Jika ini terealisasi, maka lima jembatan itu akan tuntas semuanya,” ujarnya.***(inf)

Satgas PKH Tumbangkan Sawit di Lahan 401 Hektar Milik Nico Sianipar di TNTN

Satgas PKH Tumbangkan 401 Hektar Lahan Sawit Milik Nico Sianipar di TNTN

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) terus menunjukkan kemajuan nyata dalam upaya pemulihan/reforestasi dan penertiban kawasan hutan di Indonesia.

Hari ini, sebuah langkah penting kembali tercatat dalam agenda kerja Satgas PKH (yang terdiri dari berbagai Kementerian Lembaga), dengan dilaksanakannya kegiatan penumbangan pohon sawit di atas lahan seluas lebih kurang 401 hektar yang berada di dalam Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), tepatnya di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Lahan tersebut sebelumnya dimanfaatkan untuk kegiatan perkebunan kelapa sawit oleh Pelaku Usaha -Nico Sianipar.

Setelah menyadari bahwa aktivitas tersebut dilakukan di dalam Hutan konservasi yang tentu tidak memiliki ijin yang sah, yang bersangkutan secara sadar dan sukarela menyatakan niat untuk menyerahkan kembali lahan tersebut kepada negara dan membantu melakukan pemulihan serta memulangkan pekerjanya secara mandiri.

Penyerahan sudah disampaikan sejak bulan Mei 2025 dan proses ainistrasinya sudah berlangsung kemarin kemarin namun eksekusi lapangan baru terealisasi pada pelaksanaan kegiatan hari ini.

Kegiatan penumbangan sawit hari ini dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Satgas Garuda, Brigadir Jenderal TNI Dody Triwinarto, yang menyampaikan apresiasi terhadap berbagai pihak yang telah mendukung proses ini, termasuk aparat penegak hukum dari kejaksaan, kepolisian, dan pengawas kehutanan yang sejak awal telah melakukan penegakan hukum dan pendekatan secara persuasif.

Dalam pernyataannya, Brigjen Dody menyampaikan bahwa langkah yang diambil oleh Nico Sianipar mencerminkan bentuk kesadaran hukum dan tanggung jawab moral terhadap lingkungan.

Ia menambahkan bahwa sejak bulan Juni 2025, kawasan Taman Nasional Tesso Nilo secara fisik telah kembali dikuasai oleh negara, dan penyerahan lahan ini merupakan wujud nyata dari proses tersebut.

“Dengan pendekatan yang dilakukan oleh Satgas PKH, Alhamdulillah mulai terlihat hasilnya. Sudah ada masyarakat yang bersedia menyerahkan lahannya secara sukarela, salah satunya adalah yang kita saksikan hari ini. Ini menunjukkan bahwa dengan cara-cara yang soft approach dan humanis, proses reforestasi dapat berlangsung lebih cepat,” ujar Brigjen Dody.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tindakan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi para pelaku usaha lainnya yang masih melakukan aktivitas dalam TNTN.

Dengan total kawasan yang harus dipulihkan mencapai 81.793 hektar, peran serta masyarakat sangat penting untuk mempercepat pemulihan yang dilakukan oleh negara melalui Satgas PKH.

Sebagai bagian dari proses administrasi, sejumlah aset yang berada di atas lahan tersebut, yakni satu unit jhondeer, satu unit truk, serta beberapa bangunan kayu, telah dilaporkan oleh Satgas kepada pimpinan di pusat dan tercatat sebagai bagian barang yg dikuasai negara.

Saat ini Penegakan hukum oleh Satgas PKH sendiri dilakukan dengan mengedepankan asas ultimum remedium, yaitu menjadikan hukum pidana sebagai pilihan terakhir.

Mengingat kompleksitas sosial dan ekonomi yang melatarbelakangi perambahan di kawasan ini, penyelesaian dilakukan melalui kebijakan yang bijak dan terobosan yang efektif, sesuai arahan Pimpinan Satgas PKH.

Peristiwa hari ini adalah salah satu bukti bahwa pendekatan tersebut dapat menghasilkan solusi damai dan produktif bagi semua pihak.

Satgas PKH akan terus bekerja sama dengan masyarakat, aparat, dan pemerintah daerah untuk memastikan bahwa proses pemulihan kawasan hutan negara berjalan efektif, berkeadilan, dan berkelanjutan demi menjaga kelestarian lingkungan dan warisan alam Indonesia.***(rl)

Wabup Bagus dampingi Gubri Launching Kios Pangan Kebangsaan dan Gerakan Pangan Murah

Bengkalis(SegmenNews.com)- Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso mendampingi Gubernur Provinsi Riau H. Abdul Wahid melaunching Kios Pangan Kebangsaan dan
Gerakan Pangan Murah, Ahad 29 Juni 2025, bertempat di Andy Kios Jalan Diponegoro Damon.

Peresmian pangan murah dan kios pangan ini, ditandai dengan pemotongan pita oleh Gubri bersama Wabup Bengkalis.

Pada kesempatan itu Gubernur Provinsi Riau H. Wahid mengatakan, pangan merupakan sendi kehidupan utama yang harus dipenuhi.

Menurut Wahid penyelesaian permasalahan pangan sangat berat bagi pemerintah. Karena kita pemerintah harus bisa memastikan ketersediaan pangan tetap stabil.

“Fokus kita hari ini bagaimana penyediaan pangan di Provinsi Riau tetap terjamin dan tersedia, maka kita di Pemerintah Provinsi Riau hampir setiap bulan mengikuti rapat bersama pemerintah pusat, guna membahas penyediaan swasembada beras dan protein lainnya, sesuai dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto,”ujarnya.

Wahid juga memberikan apresiasi dengan adanya Gerakan Pangan Murah dan Launching Kios Pangan Bengkalis, diharapkan dapat membantu daya beli masyarakat serta harga pangan tetap stabil terjangkau.

“Kami minta kepada gerak pangan murah dan Kios Pangan Bengkalis, supaya terus berkomitmen menyediakan pangan murah untuk masyarakat,”pintanya.

Usai melakukan peresmian, Gubri bersama Wabup Bengkalis meninjau langsung ke Kios Pangan Bengkalis dan Gerakan Pangan Murah yang digelar di Jalan Diponegoro Damon.

Terlihat hadir pada kesempatan itu, Staf Ahli Bupati Bengkalis, anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Riau dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkalis, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten, Ketua MUI Bengkalis serta tamu undangan lainnya.***(inf)