Beranda blog Halaman 908

Ditengah Pandemi Covid-19, Polsek Merbau Panen Jagung di Lahan Kampung Tangguh

Meranti(SegmenNews.com)-Sebagai upaya dalam menjaga ketahanan pangan bagi masyarakat ditengah Pandemi Covid-19, Polsek Merbau melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan Kampung Tangguh, tepatnya di Desa Bandul, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten kepulauan Meranti, Kamis (08/10/2020).

Kapolres Meranti AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK melalui Kapolsek Merbau, IPTU Sahrudin Pangaribuan SH saat dikonfirmasi awak media melalui selulernya, giat ini dilakukan sebagai upaya bersama dalam menjaga ketahanan pangan guna memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Apalagi di tengah Pandemi Covid-19 saat ini diperlukan gerakan yang positif dan bernilai baik bagi kelangsungan hidup masyarakat kedepannya.

“Tidak hanya jagung yang bisa menjadi alternatif masyarakat kedepan, apapun bentuk tanaman yang menghasilkan nilai guna dalam menjaga ketahanan pangan di tengah masyarakat tentunya perlu dilakukan dan terus diupayakan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ucapnya.

“Kita tadi telah melaksanakan panen jagung sebanyak 500 Kg yang selanjutnya kita bagikan secara gratis kepada masyarakat setempat demi kepentingan bersama. Semoga hal ini paling tidak bisa sedikit membantu kebutuhan pangan di masyarakat saat Pandemi Covid-19,” sambungnya.

“Saya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat tetap mematuhi protokol kesehatan dalam segala aktifitas dan semoga berkat kerjasama kita semua wabah virus corona ini cepat berlalu khususnya di Kecamatan Tasik Putri Puyu dan Kecamatan Merbau kedepan.” Tutup Kapolsek Sahrudin Pangaribuan.

Sebagai informasi, panen kali ini dihadiri juga, Kapolsek Merbau IPTU Sahrudin Pangaribuan SH, Sekcam Tasik Putri Puyu, T. Mahadar, Kanit Binmas Polsek Merbau, BRIPKA Mardoni, personil Polsek Merbau, Babinsa Desa Bandul Pelda A. Nababan, Kades Bandul Zahri, KSOP Tanjung Buton Wilker Desa Bandul, Mustafa, Ketua beserta anggota Kelompok Tani Desa Bandul dan komponen lainnya.(Ags)

Tahun Ini, 26 Produk UMKM dan IKM Pelalawan Dapat Seryifikat Halal

Pelalawan(SegmenNews.com) – Sebanyak 26 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kabupaten Pelalawan mendapatkan sertifikat halal gratis oleh Kementerian Agama (Kemenag) Propinsi Riau pada tahun 2020 ini..

Dalam hal ini Dinas Koperasi UKM dan Perindag telah berusaha meningkatkan daya saing produk-produk bagi pelaku UMKM dan IKM di wilayah Kabupaten Pelalawan sebagai wujud program Pelalawan Makmur dari 7 program strategis Pemda Pelalawan. Dengan mencari peluang ke instansi/lembaga yang berwenang dalam pengurusan sertifikat halal tersebut seperti Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau.

“Setelah kami mengirimkan usulan, ternyata alhamdulillah direspon dengan baik sehingga dilakukan tahapan sosialisasi dan pendampingan pengurusan sertifikat label halal bagi produk-produk UMKM dan IKM yang telah kita laksanakan sebelumnya, pada Senin, 5 Oktober 2020 lalu, di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (PLUT KUMKM) Pangkalan Kerinci,” terang Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindag Pelalawan, H. Fakhrizal, M.Si, Kamis 8 Oktober 2020.

Ditambahkan Fakhrizal, dengan dilaksanakan kegiatan tersebut untuk memberikan pemahaman kepada pelaku usaha tentang tata cara dan persyaratan dalam proses pengurusan sertifikasi halal guna meningkatkan pendapatan masyarakat dengan memperkuat daya saing produk-produk lokal.

Produk-produk yang telah berlabel halal, menurutnya, akan memberikan keuntungan bagi pelaku UMKM dan IKM dalam mempercepat promosi penjualannya dan memberikan keamanan bagi pembeli untuk mengkonsumsinya.

“Dengan demikian akan meningkatkan penerimaan masyarakat yang tergolong berpenghasilan rendah atau mikro dan kecil,” beber Fakhrizal.

Dinas Koperasi UKM dan Perindag, katanya, akan terus menciptakan terobosan dan inovasi baru dalam melaksanakan apa yang menjadi sasaran dari 7 Program Strategis Pemerintah Daerah yang tertuang dalam RPJMD Tahun 2016-2021 di Kabupaten Pelalawan.

Kegiatan sosialisasi ini juga di ikuti oleh 42 orang pelaku usaha dari berbagai kecamatan, adapun peserta yang dominan di ikuti oleh Kecamatan Pangkalan Kerinci, dan ada juga Kecamatan Pangkalan Kuras.

“Dan dalam kegiatan tersebut peserta harus membawa produknya untuk di verifikasi, dan jenis-jenis produk yang dibawa seperti jenis makanan ringan, roti dan kue, serta aneka ragam minuman,” pungkasnya kepada SegmenNews.com.***(R.A).

Bersama PKS Bupati Rohul, Tingkatkan Kegiatan Keagamaan

Rohul(SegmenNews.com)– Tidak hanya berkonsentrasi dalam menjalankan roda pemerintahan dibidang pelayanan dan aspek pembangunan fisik, Pemkab Rohul juga membangun karakter masyarakat melalui sejumlah kegiatan keagamaan yang kian intens dilaksanakan.

Terutama dalam melaksanakan Safari Subuh bersama jamaah yang tergabung dalam Gerakan Sholat Subuh Berjamaah (GSSB), Pjs Bupati Rohul Drs H. Masrul Kasmy M.Si telah melaksanakan di beberapa kecamatan, seperti pada Rabu (7/10/2020) mengikuti GSSB di Mesjid Ubudiyah, Kecamatan Tandun.

Pjs Bupati Rohul Drs H. Masrul Kasmy M.Si saat dikonfirmasi Media Center Diskominfo Rohul melalui Telepon Selulernya, Rabu (7/10/2020) petang mengatakan selain untuk meningkatkan ibadah kepada Allah SWT, juga dapat merekatkan ukhuwah dan silaturahmi umat serta mengkampanyekan pelaksanaan Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan Covid-19

Apalagi ditengah Pandemi ini, kata Masrul melalui GSSB ini selain untuk meningkatkan ketaatan dalam mengamalkan agama juga mengkampanyekan pencegahan penyebaran Covid-19 yang berpedoman sesuai Syar’i melalui kegiatan keagamaan.

“Jadi memang hari inikan kita dihadapi sebuah cobaan ditengah Pandemi Covid-19, tentu harus kita sikapi terutama meningkatkan ketaatan dalam mengamalkan agama terutama kepada kaum muslimin dan muslimat untuk memakmurkan Mesjid Allah,” ujarnya.

“Melalui GSSB inikan kita bisa berkampanye untuk pencegahan penyebaran Covid-19 dengan melaksanakan protokol kesehatan yang berpedoman pada Syar’i seperti dilakukan kegiatan keagamaan di Rumah Ibadah dengan menerapkan protokol Kesehatan,” kata Masrul Kasmy.

Mantan Wakil Bupati Kepulauan Meranti ini mengatakan tujuan melaksanakan GSSB ini berharap melalui sholat, berdoa untuk bermunajat kepada Allah juga mengkampanyekan Protokol Kesehatan di Rumah Ibadah.

“Karena kita harapkan Rohul yang berjuluk Negeri Seribuk Suluk ini kembali seperti dulu berkah dengan membangun ketaatan bersama memakmurkan terutama kepada Kaum Muslimin dan Muslimat begitu juga dengan penganut agama lain silahkan menjalan ibadah sesuai dengan tuntunan mereka,” katanya.

Untuk kegiatan keagamaan lainnya, Lanjut Masrul Kasmy, dalam rangka menyambut HUT Rohul ke XXI ini juga meminta kepada jamaah GSSB dan Masyarakat Rohul untuk berzikir dan berdoa agar negeri ini semakin maju, semangat membangun daerah sembari berdoa Covid-19 ini segera berakhir.

“Jadi memang momen hari Jadi Rohul ini menjadi semangat luar biasa untuk mendorong kemajuan pembangunan kekuatan ukhuwah masyarakat dan doakan daerah ini segera terhindar dari mara bahaya,” ujarnya.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan Kemasyarakatan Setdaprov Riau ini juga mengajak umat Islam di Rohul untuk menggalakkan gerakan Subuh Berjamaah di masjid-masjid.

“Mari kita ramaikan masjid-masjid dengan shalat berjamaah, Subuh berjamaah ini adalah salah satunya untuk makmurkan masjid-masjid kita,” himbaunya.

Lanjutnya, berjamaah dengan gerakan Shalat Subuh berjamaah diyakini dengan memantapkan dan membiasakan melakukan shalat berjamaah maka dengan sendirinya akan membangun pondasi yang kuat dalam upaya mewujudkan kemaslahatan Ummat.

“Tentunya hal itu didasarkan pada pandangan realistis bahwa kebersamaan dan silaturahmi yang terbangun dalam pelaksanaan shalat berjamaah tentu akan lebih mempererat tali silaturahmi sehingga akan terbangun rasa kebersamaan dalam menjalankan peran masing-masing dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya. (pr komimfo/fit)

[VIDEO] Ditemui Dewan Hardianto, Suasana Demo Mahasiswa Kembali Memanas, Batu Beterbangan

[VIDEO]
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Unjukrasa mahasiswa di DPRD Riau dari berbagai Universitas menolak Undang-undang Omnibus Law Ciptakerja berujung ricuh, Kamis (8/10/2020).

Unjukrasa yang sempat diwarnai dengan lemparan kayu dan batu kearah polisi. Aparat kepolisian juga menembakkan gas air mata sempat mereda.

Namun Anggota DPRD Riau Hardianto bersama beberapa anggota dewan yang berniat menerima aspirasi mahasiswa justru ditolak mentah-mentah oleh mahasiswa.

Hardianto mengatakan akan menerima aspirasi mahasiswa, namun mahasiswa meminta Hardianto untuk ikut menolak undang-undang Omnibus Law Ciptakerja.

Mahasiswa mengatakan bahwa partai Hardianto mendukung UU Omnibus Law Ciptakerja. Walau demikian, secara kelembagaan DPRD Riau mereka meminta Hardianto ikut menolaknya.

Mendengar pernyataan mahasiswa yang memaksa. Hardianto bersama anggota DPRD lainnya beranjak masuk ke gedung DPRD Riau.

Bersamaan dengan itu, mahasiswa mulai ribut dan melempar berbagai benda kearah kepolisian. Suasana kembali memanas. Aparat kepolisian kembali menembakkan gas air mata. Mahasiswapun berhamburan dari seberang jalan gedung DPRD Riau.***(ran)

Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Penikaman di Jalan Gelora

Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Penikaman di Jalan Gelora

Meranti(SegmenNews.com)- Pihak Polsek Tebing Tinggi telah berhasil mengamankan seorang terduga pelaku penganiayaan luka ringan berinisial RM (32 thn) yang telah melakukan penikaman terhadap salah seorang warga di Jalan Gelora Gg. Nangka RT 002/RW 009, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, sekitar pukul 16.00 Wib pada Rabu (07/10/2020).

Informasi ini disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK melalui Kapolsek Tebing Tinggi, IPTU Aguslan SH saat dikonfirmasi awak media, Kamis (08/10/2020). Dijelaskannya, pelaku berhasil kita amankan di wilayah Selatpanjang sekitar pukul 24.00 Wib berkat kerjasama dan informasi dari masyarakat.

Dimana berdasarkan hasil visum terhadap korban berinisial IM (36 thun) menerangkan bahwa akibat tusukan itu korban mengalami luka ringan karena luka tersebut tidak mengganggu organ lain. “Korban mengalami luka robek sedalam 05 Cm dan lebar 1,5 Cm,” ucapnya.

Kronologis kejadian bermula pada hari Rabu tanggal 07 Oktober 2020 sekitar pukul 16.00 Wib, pelaku datang ke rumah korban dengan menggunakan 1 unit sepeda motor R2 Merk Honda Beat warna merah dan pelaku memanggil korban untuk keluar dari rumah dengan menanyakan KTP.

Dan selanjutnya pelaku langsung pergi. Kemudian selang beberapa menit pelaku datang lagi dan memanggil korban, “Pelaku dan korban bertemu di depan pintu rumah korban, tiba-tiba pelaku langsung menusuk dada korban dengan menggunakan sebilah pisau sebanyak satu kali dengan menggunakan tangan kiri,” jelas IPTU Aguslan SH

“Sehingga akibat kejadian tersebut korban mengalami luka robek di bagian dada sebelah kanan tepatnya di seputaran uluh hati, dan pelaku langsung melarikan diri (DPO) dengan menggunakan sepeda motor R2, kemudian korban langsung dibawa ke RSUD Kepulauan Meranti guna mendapat perawatan,” sambungnya.

IPTU Aguslan menambahkan, penangkapan terhadap terduga pelaku tepatnya pada hari Kamis tanggal 08 Oktober 2020 sekitar pukul 23.00 Wib salah seorang keluarga pelaku menelepon dan menginformasikan kepada Kapolsek Tebing Tinggi bahwasanya pelaku ada di rumahnya bertempat di Jalan Kartini.

Tanpa mengulur waktu dengan dipimpin Kanit Reskrim Polsek Tebing Tinggi, AIPTU Bobben J. Rikardo SH beserta Anggota langsung menjemput pelaku.

“Dan selanjutnya pelaku di serahkan pihak keluarga kepada Personil Polsek Tebing Tinggi guna diamankan dan dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.

“Dari hasil penyidikan berhasil diamankan Barang Bukti (BB) berupa 1 helai baju kaos warna hitam merek Joger, bercak darah, 1 helai celana pendek warna Merah Maron bermotif daun, bercak darah, hasil Visum Et Vertum dan 1 unit sepeda motor R2 merek Honda Beat warna merah dengan BM 5130 XD. Untuk motif pelaku sejauh ini masih dalam proses penyelidikan dan pasal yang dipersangkakan terhadap pelaku yakni pasal 351 ayat (1) KUHP,” tutupnya.(Ags)

Kabid Kanwil Kemenag Provinsi Riau Berikan Sosialisasi ke Seluruh Madrasah Rohul

Rohul(SegmenNews.com)- Kabid Penmad Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Drs. H. Asmuni MA yang didampingi kasubag kemenag kabupaten rokan hulu Zulkifli Syarif dan kepala seksi (KASI) H. Rusli mensosialisasikan KMA 183, 184, KMA 980 tahun 2019, Kepdirjen 1111 dan 4446 serta sinkronisasinya dengan simpatika dalam kondisi khusus/darurat pada madrasah serokan hulu yang bertempat di MTS Negeri 3 Kecamatan Rambah, Kamis (8/10/2020).

Dijelaskan Drs. H. Asmuni MA bahwa sosialisasi artinya sama dengan memberitahukan menyampaikan informasi memperluas informasi ke Masyarakat khususnya masyarakat madrasah baik masyarakat saat itu guru maupun non guru seperti tata usaha dan lain-lainnya itu tujuan sosialisasi secara umum.

“Adapun informasi yang diberikan dalam bentuk verbal komunikasi gak ada praktek, kalaupun ada praktek itu dibagian lain. diundang hari ini dihadiri 1 kepala madrasah, 2 Waka kurikulum, 3 operator (operator itu kita ada namanya operator emis dan ada operator simpatika),” kata Asmuni.

Disampaikan Kabid Penmad Kanwil kemenag provinsi riau sejauh ini ada hambatan geografis kalau hambatan dari sisi lain tidak ada.

“Harapannya terhadap kepala madrasah dengan adanya sosialisasi ini tentu yang kurang mengerti menjadi lebih mengerti yang kurang paham menjadi lebih paham selanjutnya dapat mereka menerapkan melaksanakan informasi-informasi yang kami sampaikan dalam rangka menciptakan rasa madrasah hebat bermartabat adalah moto kami,” ungkapnya.

Acara berlangsung dengan lancar dan khidmat yang tetap mamatuhi protokol kesehatan yakni selalu jaga jarak, gunakan masker, dan cuci tangan dengan sabun.(fit)

[VIDEO] Ricuh! Demo Mahasiswa Diwarnai Lemparan Batu dan Gas Air Mata di DPRD Riau

[VIDEO]
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Unjukrasa mahasiswa di DPRD Riau dari berbagai Universitas menolak Undang-undang Omnibus Law Ciptakerja berujung ricuh, Kamis (8/10/2020).

Unjukrasa diwarnai dengan lemparan kayu dan batu kearah polisi. Aparat kepolisian juga menembakkan gas air mata. Aksi itu membuat mahasiswa berlarian dan berkumpul kembali di gedung budaya, tepatnya didepan Gedung DPRD Riau.

Dari pantauan sejumlah mahasiswa terlihat kesakitan menahan perih mata akibat gas airmata yang ditembakkan polisi, dan seorang aparat kepolisian mengalami luka di kepala, diduga akibat lemparan batu.

Hingga berita ini diturunkan mahasiswa masih melanjutkan orasi dari seberang jalan depan gedung DPRD Riau.(ran)

Ribuan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Ribuan mahasiswa dari berbagai universitas di Riau mengepung gedung DPRD Provinsi Riau. Mahasiswa menuntut pembatalan undang-undang Omnibus Law Ciptakerja, Kamis (8/10/2020).

Pantauan SegmenNews.com, mulai pukul 13:00 WIB, gelombang mahasiswa terus berdatangan. Mahasiswa memadati Jalan Protokol Jaalan Senderal Sudirman.

Pintu masuk dan pintu keluar juga dipadati oleh mahasiswa yang berorasi memaksa Ingin bertemu dengan anggota DPRD Riau.

Hingga berita ini diturunkan mahasiswa masih melakukan orasi sambil menunggu mahasiswa lainnya.

Tak hanya mahasiswa, para pelajar juga ikut andil dalam unjukrasa Ciptakerja ini.***(ran)

Giliran Becak Ojek dan Buruh Pelabuhan Pelindo I Terima Bantuan Beras Cadangan

Giliran Becak Ojek dan Buruh Pelabuhan Pelindo I Terima Bantuan Beras Cadangan

Meranti(SegmenNews.com)-Pengemudi Becak Ojek dan Buruh Pelabuhan di Kota Selatpanjang mendapatkan beras Cadangan dari Pemerintah Kabupaten. Hal ini disalurkan untuk mengantisipasi terjadinya kerawanan pangan masyarakat ditengah Pandemi Covid-19.

Pemberian beras bantuan cadangan Pemerintah Daerah kepada warga pekerja yang terdampak Covid-19 tersebut, dilakukan langsung oleh Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si, yang diwakili oleh Asisten II Sekdakab. Meranti Drs. H. Asroruddin M.Si, Bertempat di Pelabuhan Pelindo I, Kamis (08/10/2020).

Dikatakan Camat Tebingtinggi Rayan Pribadi kalau pihaknya telah melakukan pendataan terhadap para pengemudi Ojek dan buruh yang sehari-hari beraktifitas di Pelabuhan I Pelindo Selatpanjang.

“Dari hasil pendataan tercatat 197 orang yang nantinya akan menerima beras cadangan Pemerintah Daerah sebanyak 10 Kg/orang,” katanya.

Bantaun berupa beras ini diakui Camat untuk mengurangi beban para pengemudi Ojek dan buruh pelabuhan yang terdampak ekonomi karena sejak terjadinya Pandemi Covid-19 aktifitas sudah mulai menurun.

Bupati Meranti Melalui Asisten II Sekdakab. Meranti H. Asroruddin menyampaikan kalau bantuan ini sudah menjadi program Pemerintah Daerah dalam rangka mengantisipasi kerawanan pangan masyarakat di Kepulauan Meranti akibat terdampak Pandemi Covid-19.

“Kami (Pemerintah Daerah,red) sangat menyadari Pandemi Covid-19 telah menyasar keseluruhan sektor kehidupan, baik ekonomi serta melemahkan dunia usaha lantaran kurangnya daya beli, serta sekolah diliburkan dan aktifitas pekerjaan semakin menurun,” ungkapnya.

Disampaikan dia, bantuan yang telah menjadi program pemerintah ini memang sangat dibutuhkan masyarakat menengah kebawah. Jika memang masih ada para buruh yang belum terdata dan layak menerima dapat mengajukannya ke Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak melalui Camat untuk difasilitasi.

“Jika ada masyarakat yang membutuhkan dan belum menerima bantuan baik dari PKH dan lainnya akan dibantu Pemda untuk mendapatkan beras cadangan pemerintah,” jelasnya.(Ags)

[VIDEO] Dua Kampanye Paslon Pilkada di Riau Dibubarkan

[VIDEO]
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Hari ini Kampanye Pilkada serentak tahun 2020 sudah memasuki hari ke-12, Rabu (05/10/2020).

Hasil Pengawasan Bawaslu 9 Kab/Kota se Riau terdapat 449 kali penyelenggaraan kampanye dalam bentuk pertemuan terbatas, dua kali diantaranya dibubarkan.

Data Hasil pengawasan yang dikeluarkan Bawaslu Riau baru sampai hari senin tanggal yg tanggal 5 Oktober 2020, sebab Bawaslu melakukan update hasil pengawasan setiap sepuluh hari.

Sesuai jadwal, dari tanggal 26 September 2020, para paslon yang telah ditetapkan oleh KPU telah diperbolehkan melakukan kampanye.

Adapaun prosedur yang harus ditempuh dalam melakukan kampanye, pasangan calon harus mengantongi Surat Tanda Terima Pemberitahuan Kampanye (STTP) dari pihak kepolisian setempat. Hal ini berlaku untuk setiap jenis kampanye, termasuk tatap muka/dialogis. STTP tersebut harus disampaikan terlebih dahulu kepada polisi yang ditembuskan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Ketua Bawaslu Provinsi Riau, Rusidi Rusdan, S.Ag., M.Pd.I menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Riau, terdapat ada 2 kegiatan kampanye yang dibubarkan oleh Pengawas Pemilu setelah berkordinasi dengan Kepolisian setempat. Pembubaran tersebut terjadi di Kota Dumai dikarenakan pihak penyelenggara kampanye tidak mengantongi STTP.

“Hasil pengawasan kami di 10 hari Kampanye pertama ini, ada 2 kegiatan kampanye di Kota Dumai yang tidak memiliki STTP. Dan jajaran kami bersama dengan pihak kepolisian setempat mengambil langkah tegas berupa pembubaran kegiatan.” tutur Rusidi.

Dalam pengawasan kampanye di 10 hari pertama ini lanjut Rusidi, Paslon lebih banyak melakukan kampanye dengan pertemuan terbatas, penyebaran bahan kampanye dalam bentuk masker, penutup kepala wanita (jilbab), kartu nama, brosur, serta stiker dan lain lain. Kegiatan ini tersebar di beberapa daerah seperti di Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kota Dumai.

“Bahan kampanye yang dibagikan pasangan calon kita lihat ada yang berbentuk jilbab, masker, pakaian, kartu nama dan brosur, dan itu diperbolehkan.” jelasnya.

Pada masa pandemi Covid-19 ini penerapan Protokol kesehatan juga merupakan bagian fokus pengawasan Bawaslu. Catatan Bawaslu, pelanggaran protokol kesehatan terjadi di Kabupaten Kuansing dan Kabupaten Kepulauan Meranti, namun Pengawas yang berada di lapangan segera mengingatkan kepada tim sukses dan masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan.

“Bawaslu Kabupaten/Kota se-Riau juga akan terus melakukan pengawasan terhadap pemasangan APK yang tidak sesuai aturan, dan jika kami mendapatinya kami akan langsung tertibkan.” tegasnya.(rls)