
Pekanbaru (SegmenNews.com)-Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, dinilai gagal mengelola APBD Riau tahun 2016 untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Riau.
Hal ini tertuang dalam Pandangan Umum Fraksi Partai Amanat Nasional DPRD Riau terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pemerintah Daerah Riau terhadap Pelaksanaan APBD Riau 2016, yang disampaikan juru bicara FPAN Musyafat Assikin, pada Sidang Paripurna DPRD Riau.
Dikatakan Musyafat, penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Riau, terhadap laporan pertanggungjawaban keuangan APBD Riau 2016, yang disampaikan Juni 2017 lalu, hanya sebatas proses pertanggungjawaban keuangan dan kewajaran administrasi saja.
Tapi belum memberikan dampak signifikan kepada kesejahteraan masyarakat.






