Beranda blog Halaman 2544

Wako Lepas Ribuan Pawai Taaruf Santri PDTA Tahun Baru Hijriyah

Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT  melepas pawai taaruf tahun baru hijriyah oleh santri PDTA
Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT melepas pawai taaruf tahun baru hijriyah oleh santri PDTA

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Kawasan jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru macet tortal, ribuan santri PDTA se-Kota Pekanbaru tumpah ruah ke jalan, dalam rangka pawai taaruf menyambut tahun baru Hijryah 1436 yang digelar oleh Pemko Pekanbaru, Rabu (22/10/14) di halaman belakang kantor Walikota.

Pawai yang dilepas langsung oleh Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT tersebut dihadiri oleh para Muspida dan Kepala Kemenag Pekanbaru, serta seluruh pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru serta seluruh kepala sekolah di Kota Pekanbaru.

Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT kepada wartawan menjelaskan bahwa pawai taaruf tersebut dimaksudkan menumbuhkan rasa cinta anak-anak usia dini kepada ajaran agama, serta memperkenalkan adanya kalender Islam yang tidak sama dengan dengan kalender masehi, karena rentetan kegiatan keagaamaan dilaksanakan sesuai dengan penjadwalan dalam kalender hiriyah.

“Penyambutan tahun baru hijriyah ini sebagai wujud dari upaya kita mengajak masyarakat untuk selalu menjalankan syariat agama, dalam membentuk masyarakat metropolitan yang madani, aman, nyaman dan penuh kekeluargaan,’’ ujar Walikota.

Ditambahkan walikota bahwa kegiatan menyambut tahun baru hijriyah juga disemarakan dengan zikir bersama dan penetapan masjid parpurna Pemko Pekanbaru yang digelar di di Masjid Arrahman dari siang hingga malam hari.***(chir)

Pertumbuhan Ekonomi Riau Tercatat 2,48 Persen

centerPekanbaru (SegmenNews.com)- Pertumbuhan ekonomi Riau dalam kurun waktu lima tahun terakhir menunjukkan kecenderungan yang melambat, pada triwulan II 2014 tercatat 2,48 persen, namun dengan mengeluarkan unsur migas, pertumbuhannya tercatat lebih tinggi mencapai 7,13 persen.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Riau, Mahdi Muhammad di Pekanbaru, Rabu (22/10) mengatakan, meskipun mampu mencatat angka pertumbuhan migas yang cukup tinggi, namun secara umum belum mampu melebihi pertumbuhan sebelum periode krisis yag tercatat rata-rata tumbuh di atas 8 persen.

Lebih lanjut Mahdi mengatakan, sejak tahun 2009 Riau merupakan kekuatan ekonomi terbesar di luar pulau Jawa atau terbesar di Sumatera.

Ia mengatakan, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Riau pada tahun 2013 mencapai Rp522 triliun, memiliki kontribusi sekitar 5,7 persen terhadap ekonomi nasional atau berada pada urutan ke lima secara nasional. “Pangsa terbesar berada pada sektor pertambangan, industri pengolahan dan pertanian,” katanya.

Sementara itu dari sisi penggunaan, Mahdi mengatakan, melambatnya ekonomi Riau pada triwulan II 2014 didorong oleh kontraksi pada komponen ekspor.

Sementara konsumsi khusus rumah tangga yang masih kuat menurut dia menjadi sumber pertumbuhan pada triwulan II 2014, walau sesungguhnya harga komoditas unggulan Riau masih belum membaik.

Kemudian dari sisi lapangan usaha, kata dia, sumber perlambatan berasal dari kontraksinya sektor pertambangan Riau khususnya pertambangan migas.

“Namun peningkatan pertumbuhan sektor pertanian dan industri pengolahan telah menahan laju perlambatan ekonomi Riau pada triwulan ke II 2014,” katanya.***(advertorial/hms/chir)

Pecah Proyek Rp83 Miliar, PPTK CK Pekanbaru Ngaku Diperiksa Jaksa

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Alinafiah, salah seorang PPTK proyek pengadaan langsung di Dinas Perumahan, Permukiman dan Cipta Karya Kota Pekanbaru, kepada sejumlah kontraktor mengaku diperiksa Jaksa di Kejaksaan Tinggi Riau, pasca maraknya pemberitaan mengenai dugaan penyimpangan proyek tersebut.

Roy, salah seorang kontraktor di Pekanbaru, mengaku memperoleh informasi tersebut dari rekannya sesama kontraktor. “Kepada rekan kontraktor Alinafiah mengaku diperiksa di ruang Kasi II Bidang Intelijen. Ketika ditanya hasil pemeriksaannya, Alinafiah mengaku hanaya disuruh untuk melelangkan proyek tersebut oleh jaksa yang memeriksa,” ujarnya.

Sementara kontraktor lainnya yang tidak bersedia namanya ditulis, mengaku Kadis Cipta Karya Kota Pekanbaru, Dadang, pernah sesumbar mengatakan dirinya tidak takut diperiksa jaksa. “Mungkin karena pemeriksaannya seperti itu makanya Dadang menganggap remeh pihak Kejaksaan,” ujarnya.

Dikatakannya, dengan adanya informasi penyimpangan yang dilakukan di Dinas Cipta Karya Kota Pekanbaru, penyidik di Kejaksaan Tinggi Riau memasang mata dan telinga melakukan pemantauan untuk menjerat para koruptor yang berupaya bermain. Bukan malah tiba-tiba dipanggil dan menyuruh proyek tersebut dilelang.

“Mau dilelang seperti apalagi? Proyek sudah dikerjakan, bahkan danyanya juga sudah cair sekitar Rp70 miliar. Apa lagi yang mau dilelang?,” ujarnya heran.

Dikatakannya, seharusnya Kejaksaan Tinggi Riau meniru kinerja Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, yang baru-baru ini menangkap anggota DPRD karena menerima fee proyek yang dipecah, seperti halnya yang terjadi di Dinas Ciptaq Karya dam Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru. Di Jawa Barat mereka juga beralasan proyek dipecah karena merupakan aspirasi dewan. Padahal pekerjaannya yang merupakan aspirasi masyarakat melalui dewan bukan danya yang milik anggota dewan,” ujarnya.

Sementara Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konsruksi Daerah Riau, HM Nasir Day, meminta penegak hukum bekerja profesional. “Kita juga memperoleh informasi ini sudah ditangani penegak hukum, jadi kita percayuakan saja kepada mereka untuk mengusutnya,” ujar Nasir Day.

Sementara Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Mukhzan, ketika dikonfirmasi mengaku pihaknya belum melakukan pemanggilan terhadap hal tersebut. “Kita baru sebatas menerima laporan, saat ini masih dilakukan telaahan,” ujarnya.Kelanjutannya, Baca Koran Riau Realitas Edisi 20-27 Oktober 2014.***(ran)

KPK Diminta Usut Perusahaan di Riau Terlibat Ijon

Salah satu pengerjaan jalan dijalan lintas Pekanbaru Bangkinang oleh PT Lutvindo Wijaya Perkasa
Salah satu pengerjaan jalan dijalan lintas Pekanbaru Bangkinang oleh PT Lutvindo Wijaya Perkasa

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Dalam penangkapan di kediaman Gubernur Riau, Annas Maamun di Perumahan Citra Grand Cibubur, penyidik KPK menemukan dokumen mengenai proyek di Pemerintahan Provinsi Riau. KPK diminta mengusut tuntas proyek itu, serta menangkap para mafia proyek, salah sarunya di Dias PU Riau.

“Saat penangkapan, kita dapat dokumen daftar beberapa proyek-proyek yang mungkin nantinya akan dilaksanakan di Provinsi Riau,” ujar Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad di kantornya, Jakarta.

Namun, Samad enggan menyebut proyek apa dan perusahaan mana yang diduga turut menyuap Annas.

“KPK mensinyalir duit ini sebagai ijon untuk dapatkan proyek-proyek yang akan ada di Provinsi Riau. Kenapa kita duga demikian? Karena saat penangkapan dan pemeriksaan kita temukan daftar tadi,” kata dia.

Menanggapi hal ini, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Kontraktor Konstruksi Indonesia (DPN AKSI), Syakirman, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi mengusut daftar nama perusahaan dan paket pekerjaan yang diperoleh saat penangkapan Gubernur Riau Annas Maamun.

Saat ini yang harus dipantau oleh KPK adalah proyek besar dan kontraktor yang diduga bermain di Dinas PU Riau. Kontraktor dan proyek pekerjaan tersebut. Daftar Perusahaan yang diduga terlibat praktik Ijon? Baca koran Riau Realitas Edisi 20-27 Oktober 2014.***(ran)

Polda Usut Proyek Gagal Bupati Meranti Irwan

Dua awak media diatas tumpukan material jembatan selat rengit pasca pemeriksaan Polda Riau
Dua awak media diatas tumpukan material jembatan selat rengit pasca pemeriksaan Polda Riau

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Satu per satu proyek yang gagal di bawah kepemimpinan Bupati Meranti, Irwan Nasir diusut secara hukum. Jika sebelumnya proyek Jalan Lukun, kali ini proyek Pembangunan Jembatan Selat Rengit senilai Rp460 miliar lebih diusut tim Tipikor Polda Riau.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Yohanes Widodo, melalui Panit Subdit III, Adtya, ketika dikonfirmasi wartawan, baru-baru ini, membenarkan pihaknya tengah mengusut dugaan korupsi dua proyek di Meranti. Yakni Pembangunan Jembatan Selat Rengit dan pembangunan Pelabuhan Dorak.

“Kita ada menerima informasi mengenai dugaan penyimpangan kedua proyek tersebut. Saat ini kita tindak lanjuti dengan mengumpulkan data-data,” ujarnya.

Aditya juga mengakui timnya sudah turun ke dua lokasi proyek tersebut yakni Jembatan Selat Rengit dan Pelabuhan Dorak di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti. “Tim juga sudah turun ke lapangan. Kedatangan tim ke dua lokasi beberapa waktu lalu dalam rangka pengumpulan data-data,” ujarnya.

Seperti diketahui, pembangunan Jembatan Selat Rengit itu merupakan proyek multiyears di bawah kepemimpinan Bupati Irwan Nasir tahun 2012 hingga 2014 dengan anggaran sebesar Rp460 miliar lebih. Yakni tahun 2012 dianggarkan sebesar Rp125 miliar, tahun 2013 sebesar Rp235 miliar dan tahun 2014 sebesar Rp102 miliar.

Nilai ini belum termasuk biaya pengawasan tahun pertama Rp2 miliar, tahun kedua Rp3,2 miliar dan tahun ketiga Rp1,6 miliar. Namun kenyataannya proyek yang dikerjakan PT Nindya Karya KSO ini tidak tuntas dan baru berupa pancang-pancang. Terakhir disebut-sebut kontraktor sudah mulai hengkang dari lokasi proyek.Mau tau kelanjutannya? Baca Koran (Riau Realitas edisi 20-27 Oktober 2014).***(ran)

Pegawai Dipenda Duri Dirampok, Uang Ratusan Juta Lenyap

Pegawai Dipenda Duri Dirampok
Pegawai Dipenda Duri Dirampok

Duri (SegmenNews.com)- Aksi perampokan dengan cara memecahkan kaca mobil korbannya kembali terjadi di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Senin (20/10/14) sekitar pukul 17.00 WIB. Kali ini menimpa Veni, salah seorang pegawai Kantor Dinas pendapatan daerah Propinsi Riau (Dipenda) perwakilan Kota Duri (Samsat).

Saat kejadian dilansir riauterkini, Veni beserta rekan kerjanya salah seorang Polisi wanita (Polwan) yang mengendarai mobil jenis Avanza warna hitam berplat Nomor polisi (Nopol) BM 1902 TT mampir kesalah satu toko bunga Rindang Anugerah yang terletak dijalan Jendral Sudirman.

Tak sadar akan uang ratusan juta yang berada didalam kendaraannya, Veni dan rekannya itu dengan santai masuk kedalam toko tersebut.

Namun apes, tidak berselang lama, alarm mobilnya pun menyala dan diikuti dengan rauangan kendaraan yang melaju dari arah mobilnya.

Terkejut, korban langsung berlari diikuti karyawan toko bungan itu kearah mobilnya. Saat dilihat, kaca bahagian kanan bahagian tengah telah pecah dan uang ratusan juta yang berada dibangku tengah mobil telah raib.

Spontan saja, teriakan korban mengundang warga dan pengendara yang melintas dijalan padat kendaraan itu. ” Ya Ampun, itukan uang kantor. Lagian didalamnya juga ada STNK dan BPKB orang,” tangis korban Veni seketika pecah begitu mengetahui dirinya menjadi korban perampokan yang tegolong nekat itu.

Dari Informasi yang dirangkum riauterkini.com disekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), pelaku yang berjumlah dua orang itu menggunakan satu unit kendaraan, begitu berhasil menjalankan operasinya langsung tancap gas kearah pasar Mandau Raya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian masih berada disekitar TKP guna memastikan aksi nekat perampok itu dan korban telah membuat laporan resmi atas kejadian yang menimpanya.***(rtc/ran)

Belasan Orang Pingsan Kelaparan di Pesta Jokowi

Belasan orang kelaparan di pesta pelantikan Jokowi
Belasan orang kelaparan di pesta pelantikan Jokowi

Jakarta (SegmenNews.com)- Belasan pengunjung Pesta Rakyat di Monumen Nasional (Monas) bertumbangan saat hendak menyaksikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpidato di atas panggung.

Petugas Dinas Kesehatan (Sudinkes) DKI Jakarta, Adi, mengatakan, sejak sore tadi dirinya menghitung sudah ada 18 orang yang jatuh pingsan.

“Total sementara ada 18 orang, terdiri dari anak-anak hingga dewasa,” kata dia, Senin (20/10/2014).

Adi menjelaskan, ke-18 penggunjung yang pingsan itu diakibatkan dehidrasi serta dalam kondisi kelaparan. “Penyebabnya kehausan dan kelaparan,” ucapnya.

Adi menjelaskan, para warga yang pingsan hanya diberikan pertolongan pertama dengan cara memberikan oksigen kepada mereka. Selain itu, kata dia, posko kesehatan juga kedatangan sekira 70 orang yang meminta pertolongan dan mengeluh sakit.

“Ada 70-an, ada yang lecet-lecet dan ada juga yang mengaku pusing-pusing,” tutupnya seperti dikutip KapurNews.com.***
Red; hasran
Sumber : okezone

Pemprov Riau Bantu Porprov VIII Rp5 Miliar

uangTeluk Kuantan (SegmenNews.com)- Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau VIII tentu telah dipersiapkan dengan matang. Bahkan untuk melaksanakan event ini, Pemprov Riau mengalokasikan Rp5 milar dari APBD 2014.

Menurut Ketua Bidang Publikasi dan Promosi KONI Riau, Dheni Kurnia, dana tersebut untuk berbagai keperluan akomodasi, penginapan dan upacara.

“Tentunya Kabupaten Inhu juga sudah menganggarkan dana yang lebih besar untuk memperbaiki dan membangun venue sebagai tempat pelaksanaan event Porprov, dan berbagai keperluan lain,” ujarnya.

Dijelaskannya, ada 17 cabang olahraga yang dipertandingkan, di antaranya sepakbola, voli pantai, panjat tebing, tinju, atletik, bulu tangkis, tenis lapangan, tarung drajat dan sebagainya.

Selain itu, untuk mendapatkan informasi terkait Porprov dapat di lihat di Media Center yang terletak di Gedung Gerbangsari Pematang Reba dalam Kompleks Perkantoran Bupati Inhu.

Bagi Riau ajang itu akan dimanfaatkan untuk menjaring atlet-atlet berbakat yang akan dipersiapkan untuk PON Jawa Barat 2016, tegasnya.***(kpr)

Jutaan Hektare Sawit di Riau Ilegal

kebun_sawitPekanbaru (SegmenNews.com)- Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Provinsi Riau, menyatakan lebih dari separuh potensi sawit di Provinsi Riau berada di kawasan ilegal.

Kepala BKSDA Riau, Kemal Amas Senin (20/10/2014), mengatakan, masyarakat jangan merasa bangga dulu dengan kekayaan sektor sawit di Riau yang ada sekitar empat juta hektare itu, karena tidak semuanya memiliki izin yang jelas. “Ada sekitar 2,2 juta hektare berada di kawasan ilegal,” katanya.

Dia mengatakan, sebagian tanaman sawit di Riau tersebut berada pada kawasan hutan lindung yang ditanami masyarakat dan perusahaan tanpa sertifikat yang jelas. “Tidak semuanya ada izin,” katanya.

Dia menjelaskan, di Riau, ada sebanyak 16 hutan konservasi dan 11 di antaranya adalah Suaka Margasatwa.

Dengan keberadaan sawit ilegal tersebut, menurut dia sangat mengganggu. Selain terhadap satwa yang ada di sana, termasuk yang dilindungi seperti harimau dan gajah, juga akan dapat berdampak terhadap manusia sendiri.

Dia menilai para pelaku tersebut merupakan orang yang tidak bertanggung jawab karena sudah mempersempit ruang bagi satwa. Sebaliknya, mereka membuka peluang konflik antara manusia dan hewan.

“Kalau binatang saja bisa ngomong, mungkin mereka mencari “pengacara” karena ada yang merampas haknya,” katanya.

Upaya nyata dalam menekan terjadinya tanaman sawit di lahan terlarang tersebut, pihaknya mencoba untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai lahan yang di pakai.

Di sisi lain, dia juga menyebutkan untuk memproses ke ranah hukum. Di sini, pihaknya tentu perlu dukungan dari berbagai pihak karena akan sulit bekerja sendiri.***(ant/ran)

Kuli Bangunan Setubuhi Ibu & Dua Putrinya

ilustrasi
ilustrasi

SegmenNews.com– Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung mengamankan seorang pekerja bangunan berinisial AS (45). Pria paruh baya itu diamankan karena menyetubuhi dua perempuan muda yang merupakan anak dari pasangannya.

Kasat‎reskrim Polrestabes Bandung, AKBP M Ngajib, mengatakan, selama ini AS tinggal bersama YS tanpa ikatan pernikahan. Dua anak YS berinisial IA (17) dan Y (20) juga tinggal di sana. “Mereka tanpa ikatan tapi sudah tinggal satu rumah,” jelas Ngajib, Senin (20/10/2014).

Selama tinggal serumah itu, AS nyatanya tidak hanya berhubungan intim dengan YS yang umurnya lima tahun lebih tua, namun juga dengan Y. Persetubuhan AS dengan Y berlangsung sejak 2007 saat Y masih remaja. Perbuatan itu berujung pada kehamilan Y dan kini anak hasil hubungan itu sudah berusia lima tahun.

Meski mengetahui AS telah menghamili anaknya, YS tetap setia hidup bersama. Tapi, tampaknya AS kembali mengkhianati kesetiaan perempuan yang mencintainya. AS menyetubuhi adik Y berinisial IA.

Perbuatan itu berlangsung selama empat kali sepanjang September 20014. AS berhubungan badan dengan IA saat rumah sepi. Sepak terjang AS pun berujung penjara karena YS memilih mengadukan peristiwa tersebut ke polisi.

“Baru dari situ ibu korban melaporkan AS. Memang awalnya saat anaknya dihamili, ibunya tak berniat melaporkan AS karena kasihan. Tapi setelah anak keduanya juga disetubuhi baru mau melapor,” terangnya.

Ngajib mengatakan, dalam setiap aksinya, AS selalu melakukan ancaman. “Jadi kalau tidak mau melayani, nanti aib mereka berupa persetubuhan sebelumnya akan disebarkan,” bebernya.

AS kini ditahan di Rutan Satreskrim Polrestabes Bandung. Dia dijerat dengan Pasal 81 dan 82 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang ancaman hukumannya 15 tahun penjara.***
Red: hasran
Sumber : okezone