Beranda blog Halaman 2664

Bupati dan Kakan Kemenag Rohul Tinjau Pelaksanaan UN

Bupati dan Kakan Kemenag Rohul Tinjau Pelaksanaan UN
Bupati dan Kakan Kemenag Rohul Tinjau Pelaksanaan UN

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Hari Pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Tingkat Madrasah Aliah (MA) se Rohul, yang dikuti sebanyak 291 orang peserta dari 11 MAN/MAS se Rohul, berjalan lancar, aman, dan tertib, tanpa ada hambatan dan gangguan, baik dari segi kelengkapan bahan UN maupun yang lainnya.

Demikian terungkap dari hasil peninjauan langsung Bupati Rohul Drs H Achmad MSi, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, dan Kadisdikpora Rohul HM. Jen MPd, kekita meninjau pelaksanaan UN pada MAN Pasir Pengaraian, Senin (14/4/2014) bertempat di Boter Pasir Pengaraian.

Bupati Rohul H Achmad menyatakan bahwa UN berjalan lancar pada MAN Pasir Pengaraian, soal ujian dan lembar jawaban juga cukup. Siswa kita dapat mengerjakan soal dengan baik, sekalipun tahun ini try out ditiadakan, sebab APBD kita belum disahkan oleh DPRD Rohul.

Achmad memuji kampus MAN Pasir Pengaraian yang cukup bagus dan refresentatif, diharapkan anak-anak kita dapat belajar dengan tekun, rajin, dan dapat meraih prestasi terbaik, serta dapat mengukir prestasi di masa-masa mendatang.

Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa tahun ini peserta UN MA adalah 291 orang dari 11 MA se Rohul. MAN Pasir Pengaraian menjadi penyelenggara pelaksanaan UN MA untuk MAS Ponpes Khalid bin Walid, MAS Al-Fata Bangun Purba, MA Jabal Rahmah Tanjung Medan, dan MA Raudhatussalam Mahato Tambusai Utara.

Sedangkan MAS Darussalam Saran Kabun menjadi penyelenggara bagi MAS Ash-Shohwah Ujungbatu, Al-Ma’arif Kunto Darussalam, An-Nabawiyah Rokan IV Koto, dan Darul Ulum Tandun. Adapun MAS Darul Jihad Kepenuhan melaksanakan sendiri.

Ketika ditanya tentang target kelulusan UN MA se Rohul, Ahmad Supardi menjelaskan bahwa target kelulusan kita adalah 100 persen. Hal ini sangat mungkin untuk dicapai karena anak-anak telah disiapkan para gurunya dengan cukup matang, seperti dengan melaksanakan try out secara swadaya, membahas soal-soal dan sebagainya.

Terkait dengan rencana pengembangan MAN Pasir Pengaraian ke depan, Ahmad Supardi juga menjerlasakan bahwa MAN Pasir Pengaraian ini akan dikembangkan secara berkesinambungan. Tahap awal dengan menyiapkan sarana dan prasarana yang memadai, serta meningkatkan kualitas guru, sehingga menjadi guru profesional.

Ke depan, MAN Pasir Pengaraian ini akan menggunakan system boarding school atau asrama, sehingga anak-anak kita dapat belajar dan hidup mandiri. Ditambah lagi dengan penggunaan bahasa Inggris dan Arab setiap harinya, dibawah bimbingan guru yang professional.***(adv/hum/r4n)

Pemkab Rohul Diminta Bangun Pabrik Karet

karetRokan Hulu (SegmenNews.com)- Sebagian besar masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu adalah petani karet, bahkan Provinsi Riau dan Rokan Hulu setiap tahunnya memprogramkan pembibitan karet seta kelengkapan menjadi program utama.

Ditahun 2014 ini diprogramkan 400 Ha lahan yang dialokaskan untuk karet, belum lagi ditahun-tahun sebelumnya. Jika Program ini berjalan 5 tahun, maka lahan karet sudah berjumlah 2000 ha di Kabupaten Rokan Hulu, belum lagi pohon karet yang berasal dari masyarakat sendiri.

Untuk itu masyarakat tentunya membutuhkan penampungan hasil kebun karet. Besar harapan masyarakat Pemkab Rokan Hulu membangun pabrik karet yang dikelola Perusda.

Hal tersebut dikatakan oleh tokoh pemuda Kepenuhan, Afrianto, Sabtu (12/4/14). Menurutnya, Pembangunan Pabrik Karet oleh Pemkab merupakan kebutuhan masyarakat. Kedua, dari sisi harga yang selama ini menjadi persoalan yang tidak berkesudahan di masyarakat.

Ketiga, adanya kebutuhan tenaga kerja dari anak jati Rokan Hulu. Keempat, pabrik karet bisa menjadi sumber Pendapatan Asli daerah (PAD), Kelima, Pabrik Karet juga diwujudkan menjadi pilot projek di Riau.

“Kita mendesak Pemkab Rohul membangun Pabrik karet, sebab pabrik karet juga banyak manfaat bagi masyarakat dan Pemkab Rohul sendiri. Masalah tempat pembangunan, bisa dimana saja asalkan terjangkau oleh masyarakat se Rokan Hulu,” desaknya.***(acce/rls)

Pemkab Rohul Didesak Perbaiki Isfrastruktur Jalan di Rantau Binuang Sakti

 

Masyarakat harus berjuang melintasi jalan Rantau Binuang Sakti
Masyarakat harus berjuang melintasi jalan Rantau Binuang Sakti

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Meski Indonesia sudah merdeka, namun masyarakat di Desa Ulak Patian menuju Desa Rantau Binuang Sakti, Kecamatan Kepenuhan merasa belum Merdeka.

Pasalnya, mereka belum bisa menikmati insfrastruktur jalan yang memadai seperti layaknya masyarakat di Desa-Desa lain.

Kondisi jalan disana sangat memprihatinkan. Masyarakat tak bisa berbuat banyak hanya mengharapkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Padahal, Insfrastruktur jalan sangat dibutuhkan untuk menunjang perekonomian mereka. Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu segera mengambil sikap memperbaiki jalan mereka.

Mirisnya, walaupun selama tiga tahun terakhir salah satu anggota DPRD Komisi III Rokan Hulu, Ismail Hamkaz SAg terus menyuarakan aspirasi dan hak masyarakat, namun belum juga terlaksana.

Menurut Ismail, di tahun 2011 lalu pihaknya telah mengajukan perencanaan pembangunan fisik jalan, sumber dana APBD Rohul sepanjang 14 Km sebesar Rp 15 Miliar. Namun hingga tahun 2014 belum terealisasi.

“Masyarakat disana sangat membutuhkan insfrastrukstur jalan, Kita sangat berharap Pemkab Rokan Hulu betul-betul konsisten dan kontiniu bisa merealisasikannya,” desak Ismail.

Tersimpan Situs Sejarah

Selain untuk menunjang perekonomian masyarakat, lanjut Ismail, insfrastruktur jalan juga menjadi faktor penting untuk menghidupkan kembali situs sejarah yang banyak terpendam di Rantau Binuang Sakti. Situs sejarah disana tak hanya berskala Daerah, Sejarah juga berskala Nasional bahkan Internasional.

Seperti Syekh Abdul wahab Rokan Alkholidi Naqsabandi selaku putra daerah atau jati Rokan Hulu. Sampai saat ini masih melegenda, bahkan ilmu dan ajarannya sudah menyebar ke Manca Negara.

Kedua, adalah Sultal Mohammad Zainal Abidin (Yang diusulkan menjadi Pahlawan Nasional tahun 2005 oleh Pemda Riau)beliau juga merupakan raja ke-16 dari kerajaan Tambusai. Dan masih banyak lagi peninggalan sejarah dan situs sebagai peradaban perjuangan yang seharusnya menjadi perhatian bersama.

“Jika insfrastruktur jalan memadai, tentunya dapat mensejahterakan masyarakat, sebab jalan merupakan fasilitas transportasi penting bagi perekonomian mereka. Tak hanya itu situs sejarah di sana otomatsi akan terangkat, dan akan banyak pengunjung. Maka Rokan Hulu juga akan dikenal dengan berbagai situs sejarah yang menjadi pembelajaran bagi generasi mendatang,” papar Ismail.***(r4n/rls)

209 Pejabat Eselon III dan IV Bengkalis Dilantik

Prosesi pelantikan pejabat Bengkalis
Prosesi pelantikan pejabat Bengkalis

Bengkalis (SegmenNews.com)- Sebanyak 209 Pejabat struktural tingkat Eselon III dan IV dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Bengkalis Herliyan Saleh, mutasi kali ini termasuk yang terbesar dilaksanakan Pemkab Bengkalis.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dilaksanakan Jum’at (11/4/14) Siang tersebut juga dihadiri oleh sekretaris Daerah Burhanuddin dan para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemkab Bengkalis.

Bupati Herliyan usai pelantikan mengatakan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat eselon III dan IV ini merupakan bagian dari upaya penyegaran, dan dirinya mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru dilantik.

“Penunjukan saudara-saudara menempati jabatan eselon III dan IV ini merupakan suatu kehormatan dan amanah, sekaligus merupakan tanggung jawab yang harus dilaksanakan secara tulus, ikhlas dan bertanggungjawab,”kata Herliyan.

Menurut Herliyan, momentum pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya penyegaran melalui mutasi dan promosi jabatan, dalam rangka penataan dan pemenuhan formasi jabatan sesuai tuntutan peraturan pemerintah Nomor 41 tahun 2007 tentang organisasi perangkat daerah.

“Tujuannya untuk mewujudkan kinerja Pemkab Bengkalis yang optimal dalam memenuhi harapan masyarakat yang terus berkembang saat ini,”tambahnya.

Pada acara pelantikan tersebut Bupati juga memaparkan dan menegaskan bahwa pengangkatan pejabat tersebut disesuaikan dengan potensi yang dimiliki sesuai bidang masing-masing. Hal ini tentunya sudah dipertimbangkan secara matang serta melalui proses pada aturan kepegawaian yang berlaku.

“Selain itu, mutasi ini juga mempertimbangkan situasi, kondisi, serta tantangan yang dinamis sehingga kita pun harus menyesuaikan dengan dinamika yang berkembang,”ungkap Herliyan.***(adv/wan)

Pelaku Hipnotis Penipuan Ditangkap

Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Arwin memperlihatkan guci mini untuk menipu korbannya
Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Arwin memperlihatkan guci mini untuk menipu korbannya

kapolsek menimbau kepada masyarakat yang merasa menjadi Korban hipnotis, agar datang untuk memastikan pelaku: Baca Berita Terkait:Penipu bermodus Jual Pusaka dan Menghipnotis Korbannya di Tangkap    

Kotak Suara di Bunut-Pelalawan Dirusak Oknum Pejabat Kecamatan

ilustrasi
ilustrasi

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Kotak suara yang terkumpul di kantor Lurah Bunut, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan diduga dibuka paksa oleh oknum pejabat kecamatan, Kamis (10/4) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Pelalawan, Pandapotan Marpaung, Jumat (11/4) membenarkan adanya kotak suara yang dikumpulkan di kantor kelurahan Bunut di rusak orang.

“Benar ada kotak suara yang dibuka dan segelnya telah di rusak dan beberapa dokumen ikut dibawa. Tapi apa isi yang diambil kita masih menunggu laporan dari Panwaslu Kecamatan dan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian,” ujar Ketua Panwaslu Pelalawan.

Dijelaskan Pandapotan, bahwa pembukaan surat suara itu tidak serta merta dapat dilakuan oleh siapapun termasuk aparat kecamatan. Harus ada mekanisme dan di saksikan seluruh saksi dari partai politik, panitia pemugnutan suara (PPS) dan pihak ke amanan.

“Siapapun kalau sudah dipasang segel kotak suara tidak boleh dibuka. Jadi terkait dugaan pelanggaran ini akan kita dalami, bukan saja memeriksa saksi-saksi juga termasuk orang yang diduga pelaku akan kita undang untuk dimintai keterangan,” ulasnya.

Namun apabila oknum pejabat Kecamatan tersebut terbukti melakukan pelanggaran pemilu. Maka kasusnya akan kita serahkan ke Gakumdu untuk diproses lebih lanjut. Karena indikasi telah terjadi ke curagan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) di kecamatan Bunut, kabupaten Pelalawan tersebut.

Sementara data yang diperoleh menyebutkan bahwa kota suara yang berisi hasil rekapitulasi dan kertas suara yang telah dilakukan penghitungan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) oleh PPS di kumpulkan ke kantor Lurah untuk di lakukan penghitungan rekapitulasi di tingkat kelurahan.

Tetapi saat salah satu kota suara yang telah terkumpul di kantor Lurah Bunut diam-diam telah di buka secara paksa yang diduga dilakukan oleh pejabat Kecamatan. Atas dugaan kerugaian itu akhirnya di laporkan ke Panwacab dan di teruskan ke Panwalu kabupaten Pelalawan.

“Panwaslu kecamatan telah turun tadi malam, setelah mendapat laporan. Jadi sekarang kita masih menelusuri adanya dugaan ke curangan. Mudah-mudahan kalau saksi yang di undang segera hadir untuk dimintai keterangan dan terduga pelaku dilakukan klarifikasi,” tambah Pandapotan.***(afin)

Diduga Money Politik, Caleg Dilaporkan ke Panwaslu Siak

money politikSiak (SegmenNews.com)- Diduga memberikan uang Rp 100 ribu dan hadiah mainan kunci kepada masyarakat, salah satu Calon Legislatif Kabupaten Siak, dari Parpol Gerindra, JA Dapil Siak III dilaporkan ke Panwaslu Siak.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Siak Aries Susanto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan proses penelitian dan mengumpulkan bahan keterangan saksi-saksi dan barang bukti lainnya.

“Ya, saat ini kita masih melakukan proses atas adanya gudaan praktik manney politik yang dilakukan JA dari Partai Gerindra Dapil Siak III, saat ini kita mengumpulkan bahan keterangan saksi-saksi. Untuk barang bukti, kita sudah ada,” papart Aries.***(rinto)

Modus Jual Pusaka, Pelaku Hipnotis Ditangkap Polisi

Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Arwin memperlihatkan guci mini untuk menipu korbannya
Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Arwin memperlihatkan guci mini untuk menipu korbannya

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Setelah beberapa bulan menjadi target Kepolisian Resort Pelalawan, akhirnya pelaku hipnotis, Iswandi alias IA (41) warga asal Payakumbuh, kecamatan Lima Puluh Kota, dan rekannya Yanto alias Anto (56) warga Jalan Swadaya, kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru dibekuk.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Arwin S, Jum’at (11/4/14) dua orang pelaku hipnotis dan menipu masyarakat berhasil di tangkap, namun saat penangkapan hanya dua orang yang tertangkap, sementara satu orang lagi yang sudah diketahui identitasnya berhasil melarikan diri dengan mengendarai mobil.

“Dua tersangka penipu bermodus jual benda pusaka berhasil ditangkap, satu orang lagi masih dalam pengejaran,” ungkap Kapolsek.

Kapolsek menghimbau kepada masyarakat yang merasa tertipu oelh pelaku bermodus hipnotis menjual barang-barang pusaka palsu seperti, gendi kuning berukuran mini, batu delima palsu dan lainnya agar segera melapor ke Polsek.

Saat penangkapan, korban hipnotis, yang merupakan pasangan suami istri (Pasutri), H Damehuri (48) bersama istrinya Hj A Lina (42)sebelumnya belum melapor menjadi korban hipnotis penipuan, mendatangi kantor Polisi untuk memastikan pelakunya. Ternyata benar, pelaku juga yang telah menipu mereka.

Diceritakan Pasutri ini, mereka ditipu, Senin 31 Maret 2014 silam. Saat itu mereka sedang berada di Jalan Lintas Timur, Sorek, depan Bank BNI Pangkalan Kuras.

Namun salah satu pelaku bertubuh kecil yang kini masih dalam pengejaran polisi, menghampiri korban. Dengan modus berpura-pura menanyakan alamat salah satu anggota DPRD Riau yang tinggal di Pelalawan tersebut.

Niatan pelaku ingin bertemu anggota DPRD itu untuk menjual barang pusaka berupa kendi mini berisi batu delima merah. Saat itu, korban hendak pergi, tapi pelaku meminta tumpangan ke Simpang Bunut. Ketika di dalam mobil itulah pelaku mulai mempegaruhi pasangan suami istri yang sedang membawa mobil tersebut.

Setibanya di Simpang Bunut, dua pelaku yakni Is dan Anto telah menunggu berpura-pura sebagai warga negara asal Malaysia berminat ingin membeli barang pusaka tersebut. Dengan berbagai bujuk rayu akhirnya pasutri yang sehari-hari bekerja sebagai petani sawit mulai terbedaya.

Uang sebesar Rp3 juta di dalam dompet mulau diserahkan, tetapi pelaku masih kurang, hingga terpaksa pulang mengambil uang dan perhasan istrinya berupa kalung, gelang, dan cincin untuk diserahka ke pelaku hipnotis tersebut. Dengan total kerugian sebesar Rp90 juta lebih.

Setelah berhasil, pelaku menyuruh korban shalat di masjid di daerah Simpang Bunut. Usai shalat barulah korban menyadari kalua mereka telah tertipu.***(afin)

Bayi asal Rohul Lahir Tanpa Otak dan Tempurung Kepala

dr Arif didampingi Humas RSUD PasirPangaraian saat memberi keterangan penyakit bayi (SegmenNews.com)
dr Arif didampingi Humas RSUD PasirPangaraian saat memberi keterangan penyakit bayi (SegmenNews.com)

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Rumah Sakit Umum (RSUD) Daerah Kabupaten Rokan Hulu di Pasir Pangaraian tangani bayi laki-laki yang lahir tanpa otak dan tempurung kepala bagian atas.

Bayi tersebut anak dari pasangan SF dan KN warga Trans 500 Desa Rimba Jaya, Kecamatan Kuntodarussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Dari Informasi dari bibi bayi yang enggan disebut namanya, Jum’at (11/4/14) menyampaikan, bayi yang belum sempat dinamai itu lahir, Kamis (10/4/14) sekitar pukul 01:00 wib dini hari dirumahnya yang ditangani oleh bidan.

Karena ada kelainan, maka bidan menyarankan dirawat di Rumah Sakit. Bayi dirujuk ke RSUD PasirPangaraian sekitar pukul 06:00 wib pagi. Saat ini bayi itu di rawat di ruangan Perinatologi RSUD Pasirpangaraian.

“Bayi lahir dirumah, dibantu bidan, tapi karena ada kelainan, bidan menyarankan dirujuk ke RSUD ini. Saya ikut langsung membawa bayi kesini sekitar pukul 06:00 wib. Orangtua bayi cuma punya KTP Rokan Hulu, makanya dibawa kemari,” sampai bibi bayi.

Bayi tanpa otak dan tempurung kepala bagian atas di rawat di RSUD Rohul
Bayi tanpa otak dan tempurung kepala bagian atas di rawat di RSUD Rohul

Sementara, dr Arif, yang menangani bayi, menuturkan, saat ini bayi tersebut berada di ruangan inkubator. Namun karena bayi tidak memiliki otak untuk mengatur metabolisme, maka bayi akan susah untuk bertahan.

Menurutnya, penyakit yang diderita bayi malang itu adalah penyakit anensefali. Adapun faktor utama yang menyebabkannya adalah kekurangan asam folat. Penyakit itu juga bisa ditimbulkan ibu yang hamil diatas umur 35 tahun.

“Ibu bayi ini, berumur diatas 50 tahun, itu bisa menjadi faktor kelainan bayi. Namun kekurangan asam folat juga akan menyebabkan kelainan pada bayi, seperti tidak ada tempurung kepala,” paparnya.

Arif menyarankan kepada ibu-ibu yang sedang mengandung agar rajin mengkonsumsi asam folat dan melahirkan di umur 20 hingga 35 tahun. Sebab, melahirkan diatas umur 35 tahun akan beresiko kelainan pada janin atau penyakit anensefali atau Sindrom Down.***(r4n)

Siswi 14 Tahun Dicabuli Teman Dekatnya

perkosa1Pekanbaru (SegmenNews.com)- Seorang anak perempuan yang masih belia berinisial S (14) seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Pekanbaru dengan didampingi oleh orang Tuanya datang ke Mapolresta Pekanbau untuk melaporkan peristiwa pencabulan yang dilakukan oleh Teman dekatnya bernama RN (17) warga Jalan Yos Sudarso Kecamatan Rumbai Pesisir Pekanbaru.

Berdasarkan keterangan korban S, dirinya dipaksa untuk melakukan hubungan intim layaknya suami istri saat berada dirumah pelaku beberapa waktu silam.

Ketika itu korban diajak pelaku untuk datang kerumahnya, ternyata sesampai dirumahnya keadaan sunyi senyap lantaran keluarga pelaku tidak berada dirumah. Ketika berada dirumah, pelaku memaksa korban untuk membuka baju dan melampiaskan nafsu bejatnya.

Laporan ini dibenarkan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto Watratan SH SSos MH saat dikonfirmasi melaui Kasat Reskrim Kompol Atief Fajar Satria SH Sik MH, membenarkan adanya laporan kasus pencabulan dan kini masih dalam lidik. “Korban baru saja melapor dan masih lidik, jika memang terbukti bersalah pelaku akan kita tahan” Jelas Kasat Reskrim Arief Fajar Satria SIK.***(ard)