Dikukuhkan, Tim AOK Riau dan SBM Siap Menangkan HM Adil Gubernur Riau 2024-2029
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Tim AOK (Adil Orang Kite) Provinsi Riau dan Tim Songo Banyu Muli Riau dikukuhkan sebagai tim pemenangan HM Adil Gubernur Riau 2024-2029 mendatang, Sabtu (29/1/2022), bertempat di Pendopo Amarta Puri, Jalan Sukarno Hatta, Pekanbaru.
Ketua Tim AOK Riau, Zainuddin saat dikukuhkan oleh HM Adil menegaskan, timnya siap mendukung penuh HM Adil sebagai Gubernur Riau 2024-2029.
Sosok HM Adil layak mendapat dukungan, karena ia memiliki prinsip dan komitmen yang layak diperhitungkan untuk kemajuan daerah.
Sementara itu, Ketua Tim Songo Banyu Muli Provinsi Riau, Kamri Loto menyampaikan dukungan timnya 100 persen untuk HM Adil.
Ia menilai, sosok HM Adil adalah seorang figther sejati yang memiliki karakter dan pendirian untuk kemajuan yang sangat kuat. Komitmen seorang HM Adil juga sangat baik. Semua dilakukan demi kemajuan daerah.
“Saya yakin Bapak (HM Adil) pasti akan membimbing kami, dan apapun program HM Adil pasti kami dukung, jangan diragukan, kami orang Jawa Timur Jangan diragukan kesetiaan Kami, Kami tidak butuh orang yang tidak punya pendirian. Kami butuh sosok HM Adil memimpin Riau kedepan,” tegasnya.***rn)
[VIDEO] Pekanbaru(SegmenNews.com)- H Muhammad Adil, Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti mendeklarasikan diri maju sebagai calon Gubernur Riau periode 2024-2029, Sabtu (29/1/2022) bertempat di Pendopo Amarta Puri Jalan Sukarno Hatta, Pekanbaru.
Deklarasi tersebut dihadiri ribuan pendukung dan dari berbagai tokoh, seperti Tokoh masyarakat Minang Riau, Hardoni Archan, Tokoh Masyarakat Batak, Ranwel Sitompul, Tokoh Masyarakat Bugis Bustambi, pengurus Pujakesuma Provinsi Riau dan Tim AOK (Adil Orang Kite) Provinsi Riau dan Tim Songo Banyu Muli Riau dan lainnya.
Dikatakan mantan Anggota DPRD Provinsi Riau dua periode ini, dirinya memiliki prinsip sudah selayaknya Provinsi Riau menjadi lebih maju dan memiliki masyarakat yang sejahtera. Sebab Provinsi Riau kaya dengan sumberdaya alam yang bisa dimanfaatkan lebih baik lagi.
Ia berharap dengan majunya dirinya sebagai calon Gubernur Riau 2024-2029 mendatang, akan membawa Provinsi Riau kearah yang lebih baik lagi sesuai visi dan misinya Riau Cerdas Maju dan Bermartabat.
“Kenapa Riau cerdas? Harapan kita semua suku penduduk di Riau wajib kuliah, karena untuk mengangkat derajat warga kita, kita harus peduli dan memberikan perhatian kepada masyarakat Riau untuk pendidikan ke jenjang universitas. Kalau masyarakat cerdas tentu akan maju,” ujarnya.
Jika ia sebagai Gubernur Riau 2024-2029, ia menyiapkan uang setengah triliun untuk pendidikan. Seperti yang telah dilakukannya di Meranti, dengan APBD Rp1 triliun, ia menjamin masyarakat kuliah hingga 5000 sarjana S1, 500 master dan 200 orang doktor.
Sebaliknya, Provinsi Riau dengan APBD hampir Rp10 triliun tentunya bisa menguliahkan masyarakatnya. Anak-anak Riau cerdas bisa dikuliahkan di Rusia, Iran, Inggris dan lainnya.
“Ini penting (pendidikan), minimal saja ada 10 orang anak Riau ahli minyak bisa mengelola minyak bumi dan sawit. Riau harus banyak perubahaan,” tegasnya.
Disamping itu, dibidang kesehatan, HM Adil sebagai Bupati Meranti, telah sukses melakukan kerjasama dengan berbagai rumah sakit di dalam maupun diluar Provinsi Riau untuk berobat gratis khusus masyarakat yang sedang berada di luar daerah Meranti.
Jika ia sebagai Gubernur 2024-2029 nanti, berobat gratis diluar daerah itu juga akan diterapkannya. Bahkan masyarakat Riau yang berada di Papua bisa berobat disana cukup pakai KTP saja.
Selain itu, HM Adil juga akan memberikan pelayanan yang prima untuk masyarakat Riau, seperti membuat KTP cukup satu hari saja. Dan peningkatakan layanan masyarakat bidang lainnya.
“Saya yakinkan orang Riau buat KTP cukup satu hari, tidak boleh lebih. Pelayanan harus prima, beri kemudahan, jangan dipersulit,” imbuhnya.
HM Adil juga memastikan jika dirinya Gubernur Riau 2024-2029, ia akan upayakan melahirkan 1000 UMKM, dibantu dengan dana APBD Riau sebesar Rp1 triliun untuk UMKM masyarakat.
“Saya yakin bisa, jika dikeluarkan Rp1 triliun untuk UMKM, saya yakin UMKM akan tumbuh, dan masyarakat sejahtera,” tegas Adil.
Dengan konsep I Love Japura Community Best Turisme Tarik Minat Investor di Inhu
Inhu(SegmenNews.com)- Potensi Kabupaten Indragiri hulu Sangat Beragam baik dari potensi Wisata maupun Kuliner dengan julukan Negeri sejuta Pesona dengan 10 destinasi Wisata Favorit diantaranya, Taman Nasional Bukit Tiga Puluh(TNBT), Air Terjun denalo, Air Terjun Sialang, Danau Raja, Kawah Biru dan banyak lagi objek wisata yang menjadi daya tarik Indragirihulu.
Namum dari kaca mata penggiat pariwisata sepertinya Destinasi Wisata yang ada di Inhu Belum Digarap secara Maksimal untuk lebih dikenal lagi di Pasar Lokal Maupun Domestik dan tentunya bermuara kepada kesejahteraan masyarakat Inhu dan sekitarnya.
Terkait hal itu, bandara penerbangan Japura Rengat (INHU) bisa menjadi salah satu prasarana tujuan perjalanan para pengunjung dari lokal hingga mancanegara yang akan melakukan kunjungan wisata di Kabupaten Inhu.
Dengan konsep I LOVE JAPURA ” Cominity Best Turisme ” ini yang diangkat oleh pengamat Pengamat Sektor Pariwisata dan sosial Penerbangan Drs. Riyono Gede Trisoko ,.MM saat memberikan pemaparannya tentang potensi Wisata yang ada di Inhu.
Riono Gede Trisoko menyampaikan bahwa Destinasi Wisata Inhu sangatlah Potensial apabila dikelola dengan baik untuk Menjadi Tujuan Wisata Lokal Maupun Domestik, dimana kita ketahui berbagai potensi wisata di Inhu sangatlah mumpuni dan menarik untuk di kunjungi dari wisatawan lokal maupun Mancanegara .
” Buat Market yang membuat orang tertarik berkunjung ke Inhu Negeri dengan julukan Sejuta Pesona yang nantinya akan menghidupkan banyak sektor Ekonomi, apalagi Inhu Mempunyai Bandar Udara yang mumpuni yakni Japura Airport, ya pasti tentunya ini akan berjalan dengan harus melibatkan semua pihak seperti Pemerintahnya, anggota DPRD nya dan perusahaan swasta yang ada di Kabupaten Inhu agar sektor wisata bisa Berkembang dan Bandar Udara ini juga pastinya akan hidup dan berjalan sesuai harapan semuannya.” demikian dikatakan Drs.Riyono Gede Trisoko,.MM.
Begitu juga Rahmad Handayani selaku Ketua Forum Pemred Riau sebagai pembicara diacara itu, memaparkan di Hadapan KA Sabandar Japura dan staf serta para rekan media bahwa dirinya red_ Rahmad melihat dari sudut pandang yang tidak jauh berbeda dari pengamat sektor Pariwisata dan Sosial Penerbangan.
Rahmad menjelaskan untuk menghidupkan Bandara Japura Rengat ini tak terlepas peran media. dijelaskannya, bahwa upaya yang harus dilakukan untuk menggaet investor yaitu dengan cara memberikan Take and Give yaitu timbal balik atau disebut keuntungan.
Dijelaskan Rahmad, untuk upaya menjalin kerjasama itu dirinya menyarankan untuk memberikan rincian keuntungan bagi investor agar mereka siap mendepositokan atau siap menjalin kerjasama dengan sistem saling menguntungkan.
Poin- poin penting yang berpengaruh dalam menghidupkan Bandar Udara Japura Rengat yaitu Kata Rahmad.
1. Membuat market plant dalam bentuk disertasi semacam proposal program
lengkap Vidio/ oudio.
2. Membuat kajian lengkap. Sektor-sektor mana saja yang akan bergeliat apabila Bandara Japura hidup kembali dan kontribusi bagi masyarakat.
3. Setelah data dan fakta valid, langkah yang akan dilakukan menjual dan mempresentasikan planeng plan tersebut kepada Dinas Pariwisata Kabupaten dan Provinsi.
4. Menggandeng semua agen traveling pariwisata lokal dan nasional dan memfollow secara terus menerus market destinasi wisata dan kuliner Kabupaten Inhu di media lokal dan nasional serta di media sosial.
5. Membuat kajian lanjutan apa bila market ini berjalan , tindak lanjut pengembangan area untuk dibuatnya Destinasi objek wisata di depan Bandar Japura agar masyarakat berkunjung untuk berwisata di area bandara, terang Rahmad mengakhiri.**Hz
Rangkaian HPN 2022, Ketua PWI Riau Silaturahmi ke SKK Migas Sumbagut
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau H Zulmansyah Sekedang bersilaturahmi dengan Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut Rikky Rahmat Firdaus, Jumat (28/01/2022) siang.
Kunjungan silaturahmi ke mitra yang selalu mendukung penuh kegiatan PWI Riau ini dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2022 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 PWI.
Pada kunjungan ini, Ketua PWI Riau didampingi Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Perlindungan Wartawan Anthony Harry yang juga Ketua HPN Tahun 2022 dan HUT ke-76 PWI Tingkat Provinsi Riau, Sekretatis Panitia HPN Tahun 2022 dan HUT ke-76 PWI Tingkat Provinsi Riau Zulmiron, Bendahara HPN Tahun 2022 dan HUT ke-76 PWI Tingkat Provinsi Riau Herlina dan Koordinator Bidang Dana HPN Tahun 2022 dan HUT ke-76 PWI Tingkat Provinsi Riau Luna Agustin.
Turut hair dari SKK Migas Sumbagut Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagut Yanin Kholison, Spesialis Dukungan Bisnis SKK Migas Muhammad Rochaddy dan Humas SKK Migas Sumbagut Fawaid Darsyah.
Sebelum melakukan pembicaraan yang berlangsung non formal ini, Ketua PWI Provinsi Riau H Zulmansyah Sekedang dan rombongan dijamu soft menu Salad ala khas SKK Migas Sumbagut di IOC Corner SKK Migas di lantai 8 Telkomsel Smart Office Pekanbaru.
Mengawali pembicaraan, Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang menyampaikan ada tiga kegiatan yang menjadi prioritas PWI Riau tahun ini. Pertama; Hari Pers Nasional, kedua; Uji Kompetensi Wartawan dan ketiga; Porwanas.
“Kami (PWI, red) berharap kepada SKK Migas bisa mensupport tiga kegiatan tersebut,” harap Zulmansyah.
Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut Rikky Rahmat Firdaus mengapresiasi silaturahmi yang dilaksanakan oleh PWI Riau. Melalui silaturahmi ini diharapkan komunikasi dan koordinasi antara SKK Migas Sumbagut dengan media terus berjalan dengan baik.
“Tentunya kami terus mengharapkan dukungan dari rekan-rekan media dan organisasi wartawan agar operasional hulu migas di wilayah Provinsi Riau dapat berjalan aman dan lancar sehingga target 1 Juta barel dan 12 BSCFD di tahun 2030 dapat tercapai,” ujar Rikky.(rls)
Jembatan Batam-Bintan, Rakyat Kepri Membeli Mimpi Untuk Indonesia
Bintan(SegmenNews.com)- Kepulauan Riau resmi menjadi Provinsi ke-32 setelah terbentuk berdasarkan Undang-Undang (UU) nomor 25 tahun 2002. Usianya kini baru 19 tahun, angka usia yang notabene masih sangat muda dan masih diselimuti semangat menggelora untuk mewujudkan pembangunan demi terciptanya Kepulauan Riau yang maju disegala bidang, baik infrastruktur, ekonomi, pendidikan dan bidang-bidang lainnya.
Terwujudnya Kepulauan Riau menjadi sebuah Provinsi yang berdiri sendiri diawali dari sebuah mimpi, dari sebuah angan-angan yang bisa jadi bagi sebagian kelompok tidak mungkin untuk diwujudkan. Namun dengan semangat kuat, dengan usaha keras dan nyata, dengan berbagai perjuangan seluruh masyarakatnya dan dengan banyak pengorbanan, Provinsi yang dulunya hanya mimpi ini kini nyata adanya. Bahkan dalam perjalanannya telah banyak mengukir prestasi dan berhasil mengungguli provinsi-provinsi lain yang lebih dulu ada.
Semangat mewujudkan kesejahteraan yang merata hingga ke pelosok negeri merupakan amanah UUD 1945 yang tertuang dalam pasal 33 tentang perekonomian dan kesejahteraan sosial. Dan salah satu upaya untuk mewujudkan kesejahteraan adalah dengan memperpendek rentang kendali, agar kepengurusan administrasi bisa cepat, mudah dan murah. Dan itulah cikal bakal masyarakat Kepri yang terdiri dari 7 Kabupaten dan Kota ini ‘keukeuh’ ingin pisah dari Provinsi Riau yang dulu sebagai induknya.
Mimpi menjadi Provinsi sendiri pun tuntas, walau kenyataannya tidak semua setuju ketika itu. Sampai sekarang dan bahkan sampai kapanpun, rakyat Kepri masih terus bermimpi dengan impian-impian yang visioner dalam rangka mengisi pembangunan, sebagai bentuk tanggungjawab untuk mengisi hasil perjuangan.
Kepulauan Riau merupakan salah satu daerah yang berada diposisi terdepan di Indonesia. Secara geografis, berbatasan dengan tiga negara sekaligus yakni Malaysia, Singapura dan Vietnam. Disebelah Utara berbatasan dengan Vietnam dan Kamboja, sebelah Selatan berbatasan dengan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Jambi, disebelah Barat berbatasan dengan Singapura, Malaysia, dan Provinsi Riau serta disebelah Timur berbatasan dengan Malaysia, Brunei dan Provinsi Kalimantan Barat.
Selain letak geografisnya yang menguntungkan karena berada di pintu masuk Selat Malaka, dari sebelah Timur juga berbatasan dengan pusat bisnis dan keuangan di Asia Pasifik. Dengan semangat ‘Berpancang Amanah Bersauh Marwah’ Provinsi Kepri ingin mewujudkan diri menjadi salah satu pusat pertumbuhan perekonomian nasional dengan tetap mempertahankan nilai-nilai Budaya Melayu yang didukung sumber daya masyarakat yang memiliki daya saing tinggi.
Telah silih berganti masa kepemimpinan di Kepri, dan kini berada dibawah Gubernur H. Ansar Ahmad dan wakil Gubernur Hj. Marlin Agustina membawa visi ‘Terwujudnya Kepulauan Riau yang Makmur, Berdaya Saing dan Berbudaya’.
Saat ini, hanya dalam kurun waktu 19 tahun Kepulauan Riau telah menjelma menjadi salah satu provinsi pemekaran baru di Indonesia yang patut diperhitungkan dan menjadi contoh atas keberhasilannya bagi Provinsi lainnya.
Kepri memiliki 5 kabupaten dan 2 kota. Masing-masing kota Tanjungpinang, kota Batam, kabupaten Bintan, kabupaten Karimun, kabupaten Natuna, kabupaten Lingga dan kabupaten Kepulauan Anambas. Setiap kabupaten dan kota disekat oleh hamparan laut dan hanya bisa dikoneksikan dengan transportasi air. Setiap kabupaten dan kota yang ada di Kepri memiliki potensi alam masing-masing yang bisa dieksplorasi guna menumbuhkan perekonomian, dengan muara mensejahterakan masyarakatnya.
Kepri memiliki laut yang jauh lebih luas dibanding daratan, 96 persen berbanding 4 persen. Antara kabupaten dan kota yang satu dengan lain dipisahkan oleh laut. Dan untuk membangun sebuah daerah kelautan jelas membutuhkan dana dan tenaga yang serba ekstra.
Tidak dipungkiri, di Kepri masih terjadi ketimpangan dalam banyak hal antara satu daerah dengan lainnya. Yang paling mencolok adalah dalam hal pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, pendidikan dan kehidupan sosialnya. Sebagai wakil Pemerintah Pusat di daerah, Gubernur Kepulauan Riau selalu mendapatkan keluhan dari masyarakat atas kondisi ini. Seolah hanya Kota Batam yang diperhatikan, sehingga Batam lebih maju dan perkembang dibanding kabupaten dan kota lainnya.
Untuk meminimalisir anggapan diskriminatif perlakuan terhadap ‘anak-anaknya’, berbagai cara dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kepri agar pembangunan bisa merata, terintegrasi dan tidak hanya terpusat di satu daerah saja. Pemerataan kesejahteraan adalah kata kunci yang harus diwujudkan Bersama-sama.
Rakyat Kepri kembali diajak bermimpi, dan tercetuslah angan, bagaimana agar pertumbuhan perekonomian tidak hanya berpusat di kota Batam saja, melainkan bisa menjalar ke Kabupaten dan Kota yang lain. Keluarlah gagasan membangun jembatan yang menghubungkan Kota Batam dan Pulau Bintan atau jembatan Batam-Bintan.
Jembatan ini diyakini akan bisa membuka keterisoliran masyarakat, mampu mempercepat mobilisasi barang, orang dan uang, mendongkrak perekonomian Kepri secara cepat dan merata. Dan yang paling penting, jembatan Batam-Bintan ini nantinya akan menjadi solusi tepat dalam upaya mempercepat pemerataan pembangunan dan perekonomian di Provinsi Kepri.
Hal ini juga sejalan dengan rencana undang-undang (RUU) Daerah Kepulauan. Disana ditegaskan bahwa masa depan Indonesia adalah laut, sehingga tidak bisa hanya mengandalkan luas daratan saja. Kepulauan Riau memiliki pulau-pulau terluar terbanyak di Indonesia yang perlu diperhatikan dan mendapat peran yang sama untuk Indonesia.
Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad mengatakan bahwa untuk mewujudkan jembatan Batam-Bintan yang disebut sebagai cikal-bakal jembatan terpanjang di Indonesia ini, lagi-lagi rakyat Kepri harus Kembali merapatkan barisan guna memperjuangkannya. Dan jelas bahwa mimpi tersebut tidak mudah dan tidak murah, butuh banyak pengorbanan didalamnya.
Bagi Gubernur Ansar, bicara mengenai kemaritiman berarti sedang berbicara soal kewibawaaan bangsa Indonesia. Laut Indonesia terutama yang berada di wilayah Kepri berbatasan langsung dengan negara-negara lain, sudah seharusnya dihiasi dengan infrastruktur-infrastruktur yang ikonik sekaligus bermanfaat bagi masyarakat banyak. Salah satu jawabannya adalah Jembatan Batam-Bintan.
“Mimpi masyarakat Kepri untuk mewujudkan jembatan Batam-Bintan ini sudah lama sekali, namun perjuangan untuk mewujudkannya mengalami pasang surut seiring dengan silih bergantinya kepemimpinan di daerah. Kita selalu menganggap jembatan ini sebuah mimpi yang visioner dan perlu diwujudkan. Ini adalah mimpi besar masyarakat Kepri yang harus sama-sama kita beli. Kita beli dan kita persembahkan untuk Indonesia,” kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
Menurut mantan Bupati Bintan yang menjabat selama dua periode dan juga mantan anggota komisi V DPR RI ini, memang tidak mudah membangun mimpi se ‘wah’ jembatan Batam-Bintan, namun Ansar sangat yakin, apapun tidak ada yang tidak mungkin jika dilakukan dengan kesungguhan, kebersamaan, kerja keras dan kontinyu.
“Yang terpenting kita berusaha dan berdoa. Masalah hasil pasti tidak pernah menghianati usaha. Jangan perenah menyerah dan kita tetap bekerja keras bersama-sama. Masing-masing masyarakat lakukan sesuai dengan kapasitasnya. Bagi masyarakat yang sudah dengan ikhlas menyerahkan tanahnya untuk diganti rugi, itu juga sudah bagian dari andil dalam mewujudkan jembatan Batam-Bintan ini,” tegas Ansar.
TERPANJANG, ICONIC & USABLE Jembatan yang akan menghubungkan Pulau Batam dan Pulau Bintan akan menjadi jembatan terpanjang di Indonesia. Yakni akan dibangun dengan panjang 14,74 kilometer dengan nilai investasi sekitar Rp16,91 triliun yang pembiayaannya dilakukan dengan skema Kerjasama antara Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Rinciannya, sepanjang 7,98 kilometer dibangun oleh pemerintah secara Viability Gap Fund (VGF) dengan anggaran sebesar Rp13,57 triliun. Sedangkan untuk sepanjang 6,67 kilometer akan dibangun dengan dana pinjaman luar negeri senilai USD300 juta atau ekuivalen dengan Rp3,34 triliun. Adapun final busines case (FBC) ini telah disusun oleh Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Bappenas RI, dan akan di finalisasi di Februari 2022.
Menurut Gubernur Ansar, dibangunnya jembatan Batam-Bintan ini juga inline dengan program pemerintah pusat dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang akan menjadikan Kepulauan Riau sebagaiKawasan Strategis Perekonomian Nasional (KSPN). Dimana nantinya jembatan ini diharapkan dapat memudahkan mobilitas kendaraan dari kedua wilayah.
Selain melancarkan mobilitas kendaraan. Juga akan memperlancar mobilitas orang, barang dan uang dan muaranya bisa meningkatkan speed pertumbuhan perekonomian kedua wilayah, dan selanjutnya menjalar ke wilayah-wilayah lainnya.
“Sebagai kawasan yang ditunjuk oleh Pemerintah Pusat menjadi Kawasan Strategis Perekonomian Nasional, tentu saja Kepri harus didukung dengan berbagai infrastruktur penunjang yang memadai. Dan jembatan Batam-Bintan ini nantinya akan menjadi jembatan yang terpanjang di Indonesia, iconic dan usefull bagi masyarakat Kepri dan tentu menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia,” ujar Ansar.
Jembatan Batam-Bintan ini sudah mulai dirancang oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sejak tahun 2005, kemudian diperbarui tahun 2010. Jembatan ini direncanang untuk bisa dilewati kendaraan dengan kecepatan hingga 80 kilometer per jam, juga akan memiliki vertical clearance yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan yaitu Batam-Tanjung Sauh setinggi 27 meter dan Tanjung Sauh-Batam setinggi 40 meter. Penetapan vertical clearance tersebut bertujuan agar tidak mengganggu aktivitas lalu-lalang kapal-kapal besar nantinya.
Tidak hanya itu, jembatan ini juga didesain dengan system satu on/off ramp yang berlokasi di Pulau Tanjung Sauh. Lajur jembatan memiliki lebar 3,6 meter, bahu luar selebar 3 meter dan bahu dalam selebar 1,5 meter, serta lebar median 4 meter. Jika tidak ada aral-melintang konstruksi nya akan dilakukan tahun ini dan bisa beroperasi 3 tahun setelahnya atau tahun 2025.
Gubernur Ansar sangat optimis jembatan Batam-Bintan ini akan menjadi solusi tepat dalam upaya mempercepat pemerataan pembangunan dan perekonomian di Provinsi Kepri. Karena dengan adanya jembatan ini akan lebih mempercepat lalulintas dan melancarkan kendaraan dan orang. Sehingga hal tersebut akan berdampak pula pada cepatnya alur barang dan uang yang muaranya akan terwujud pemerataan perekonomian serta kesejahteraan yang adil dan pendidikan yang setara.
“Jembatan ini telah menjadi mimpi kita Bersama. Oleh karena itu, mari kita wujudkan bersama-sama. Impian yang besar tentu perlu modal besar. Mari kita beli mimpi yang visioner ini, lalu kita persembahkan untuk Indonesia,” kata Ansar menyemangati.(As)
Alfamart dan Nestlé Gelar Festival UKM Sabang-Merauke
Tanggerang(SegmenNews.com)- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk bekerjasama dengan Nestlé, menggelar Festival UKM Class 2022 bertemakan Warisan Leluhur yang dihadiri ribuan peserta dari Sabang sampai Merauke, Kamis (27/01/21).
Festival UKM ini merupakan upaya Alfamart dan Nestlé sebagai komitmen kedua perusahaan untuk membantu dan memberdayakan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di seluruh wilayah Indonesia.
Menanggapi kegiatan ini, Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin, berharap Festival UKM Class Alfamart 2022 yang didukung Nestlé ini, rutin digelar untuk memperkuat pengetahuan dan strategi bisnis bagi para pelaku UKM di tanah air.
“Kuncinya adalah inovasi dan adaptasi. Kita berharap para pelaku UKM di tanah air bisa memanfaatkan forum bisnis hari ini untuk memperkaya pengetahuannya. Sehingga dapat diterapkan di bisnisnya masing-masing,” tambahnya.
Sementara itu, Corporate Affairs Director Nestlé Indonesia, Sufintri Rahayu, merasa bahwa program ini sangat penting untuk para UMKM di Indonesia, terutama di masa pendemik ini. Menjelaskan bahwa penyelenggaraan Festival UKM Class 2022 bersama Alfamart ini sejalan dengan ambisi Nestlé untuk senantiasa maju bersama dengan Indonesia.
“Selama 50 tahun di Indonesia, berpegang teguh pada komitmen kami untuk berinvestasi di Indonesia, kami juga percaya bahwa salah satu kunci kegiatannya adalah dengan terus mendukung menaik-kelaskan para pelaku UMKM, karena kami percaya bahwa UMKM adalah salah satu kunci dari perkembangan ekonomi di Indonesia. Kami berharap program ini juga dapat membantu para pelaku UMKM untuk berkembang, serta menyemangati mereka untuk berperan dalam mewujudkan tujuan Nestlé, yaitu untuk menggunakan potensi makanan guna meningkatkan kualitas hidup setiap individu, saat ini dan untuk generasi mendatang,” terangnya.
Festival UKM ini dibuka secara daring oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno, di sela-sela kunjungan kerjanya ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia bahkan membuka kata sambutannya dengan sebuah pantun.
“Dari Singapura ke Batam naik kapal Feri, Tujuannya untuk main golf di Nongsa. Bersama kita ikuti Festival UKM Class Alfamart ini, demi UKM Kreatif untuk bangkitkan bangsa. “Festival UKM Class Alfamart ini adalah bentuk inovasi, adaptasi dan kolaborasi yang baik. Ini adalah inspirasi yang sangat dibutuhkan masyarakat Indonesia,” katanya.
Selain itu, pihaknya sangat mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan Alfamart bersama Nestlé dan Unilever. Dan senang sekali bisa diajak berkolaborasi bersama Alfamart, khususnya untuk memajukan pelaku UKM Indonesia
Ia menambahkan, di tahun 2030, Indonesia diharapkan dapat menjadi ekonomi ke-7 terbesar di dunia. Dan untuk mewujudkannya, di masa pandemi ini, para pengusaha harus bergandengan tangan menumbuhkan optimisme dalam pemulihan ekonomi.
Bantuan Modal Usaha
Dalam acara Festival UKM Class 2022 ini, Alfamart dan Nestlé juga membagikan banyak hadiah bagi para pelaku UKM. Selain voucher belanja Alfamart yang mencapai Rp 50 juta, juga akan dibagikan bantuan modal usaha Rp 50 Juta untuk pelaku UKM yang beruntung, ” ungkapnya.
Sementara itu para pembicara di Festical UKM Class Alfamart 2022 juga berkompeten di bidangnya masing-masing. Mulai dari Indra Bekti dan Sarah Keihl, artis dan selebgram yang sukses menekuni dunia usaha, entrepreneur tanah air yang juga anggota DPR RI, Sihar Sitorus, Brand Designer Rio Purba, Instagram Expert Niko Julius, owner Rumah Uis Averiana Barus, owner Batik Warna Alam Putri Merdekawati, CEO Plasticpay Suhendra, Virtual Store Alfamart Agung Nugroho, Tenant Relation Alfamart Arief Priyadi serta Dev. Chef Food Business Unit Nestlé Indonesia Robi Abdurrochman dan Digital Ops Manager Unilever Audi Mutaqien.
Salahsatu pelaku UKM yang berbisnis obat-obatan herbal warisan leluhur, Andre Septiano, mengapresiasi digelarnya Festival UKM Class 2022 bertemakan Warisan Leluhur ini. Owner Minyak Karo Timbang Rasa ini belajar banyak dari para pembicara terkait strategi branding dan upaya digitalisasi bisnis yang mengangkat produk kearifan lokal.
“Kita jadi paham strategi bisnis yang mengangkat produk kearifan lokal itu seperti apa. Jadi meskipun produknya jadul, bisa dikemas dan dipasarkan sedemikian rupa dengan adaptasi masa kini. Sehingga pasarnya juga semakin besar,” terangnya.
TentangAlfamart
Alfamart adalah sebuah brand minimarket penyedia kebutuhan hidup sehari – hari yang dimiliki oleh PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Alfamart adalah jaringan toko swalayan yang memiliki banyak cabang di Indonesia. Gerai ini umumnya menjual berbagai produk makanan, minuman dan barang kebutuhan hidup lainnya. Lebih dari 200 produk makanan dan barang kebutuhan hidup lainnya tersedia dengan harga bersaing, memenuhi kebutuhan konsumen sehari-hari.
TentangNestlé
Nestlé Indonesia adalah anak perusahaan Nestlé S.A., produsen makanan dan minuman terbesar di dunia yang berkantor pusat di Vevey, Swiss. Sebagai perusahaan di bidang gizi, kesehatan dan keafiatan, Nestlé telah beroperasi selama lebih dari 150 tahun dan hadir di 187 negara di seluruh dunia, dengan lebih dari 2.000 merek yang memiliki tujuan untuk menggunakan potensi makanan guna meningkatkan kualitas hidup setiap individu, saat ini dan untuk generasi mendatang.
Nestlé Indonesia didirikan pada tahun 1971 dan mempekerjakan sekitar 3.600 karyawan. Nestlé Indonesia memiliki tiga pabrik di Indonesia yang memproduksi berbagai produk susu, makanan dan minuman dengan merek-merek terkenal seperti DANCOW, MILO, NESCAFÉ, LACTOGROW, CERELAC, KITKAT, BEAR BRAND, dan lain-lain.
Pada 2021, Nestlé Indonesia memperingati 50 Tahun di Indonesia, dan kami bangga dengan pencapaian kami sebagai perusahaan yang sukses yang telah menciptakan manfaat bagi peternak sapi perah, petani kopi, mitra bisnis, pelanggan, konsumen dan masyarakat Indonesia. Kami bersemangat untuk maju bersama Indonesia.***(ade)
Pekanbaru(SegmenNews.com) – DPRD Provinsi Riau menerima kunjungan kerja Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kota Tanjung Balai, Jumat (28/01/2022).
Bertempat di ruang rapat Sidang dan Produk Hukum DPRD Provinsi Riau, kunjungan ini diterima langsung oleh Kepala Bagian Sidang dan Produk Hukum DPRD Provinsi Riau Samto.
Turut hadir anggota Banmus DPRD Kota Tanjung Balai yaitu Dahinan Sirait, Alfian, Nurul Hasnita, Susi Herawati Tampubulon.
Tujuan kunjungan ini guna mengetahui terkait fungsi Banmus dan apa yang bisa menjadi bahan masukan dan referensi yang bisa diterapkan nantinya.
Kades Normal Harahap Siap Majukan Desa Batang Kumu.
Rohul(SegmenNews.com)- Lewat serah terima jabatan Kepala Desa Batang Kumu dari PJ M. Ibrahim S,M kepada Normal Harahap resmi pimpin Desa Batang Kumu periode 2022-2028, bertempat di Gedung Serba Guna Mangaraja Omas Natolu, Batang Kumu, Kabupaten Rokan hulu, Kamis (27/1/2022) pagi.
Usai Sertijab, dilakukan juga serah terima aset bergerak dan memori kerja dari PJ Kades Batang Kumu M. Ibrahim kepada Normal Harahap, disaksikan langsung oleh kepala camat, Kapolsek Tambusai, perwakilan dari DPMPD rohul Danramil, ketua BPD desa batang Kumu, Pj kades Ibrahim, tokoh agama dan hadirin yang hadir.
Adapun aset bergerak yang diserahkan hari ini adalah 4 unit sepeda motor, dua buah cap stempel, tanah kebun desa dan buku Iven taris.
Kades batang Kumu Normal Harahap mengatakan bahwa hari ini beliau menghimbau kepada tim yang ikut berpartisipasi dengan pemilihan calon kepala desa beberapa waktu lalu, bersama-sama bersatu tidak ada lagi nomer urut tetapi kita bersama-sama memajukan desa batang Kumu agar lebih maju dengan meningkatkan perekonomian masyarakat menjadi lebih baik.
“Untuk mewujudkannya maka target saya 2 tahun kedepan, Batang Kumu harus jadi Desa percontohan di Rokan Hulu. Hal ini tentu membutuhkan dukungan dari semua pihak,” ungkap Normal.
Dikatakannya lagi dia akan memulai tugasnya dari perombakan staf desa batang Kumu, memperbaiki administrasi, meningkatkan pelayanan untuk masyarakat agar lebih nyaman dalam mengurus surat menyurat.
” Mengenai bantuan pemerintah, kami akan mendata ulang penerima bantuan yang mana yang berhak dan mana yang tidak berhak mendapatkan bantuan. Akan kami tinjau kedepan pintu masyarakat langsung untuk mendata masyarakat miskin tersebut,” katanya.
Kemudian Camat Tambusai Muhammad Ghadafi mengatakan bahwa dengan hadirnya kepala desa baru menjadi harapan baru bagi masyarakat desa batang kumu dalam membuat perubahan yang lebih baik untuk masyarakat nya.
“Selamat menjalankan tugas buat kades batang Kumu semoga dapat menjalankan tugasnya dengan baik, dan amanah. Dan kami akan bantu pemerintahan desa ini dalam bentuk berbagai kegiatan dan pelatihan agar tidak terjerat hukum karena anggaran dana desa yang dikelola tidak lah sedikit,” kata Ghadafi.(fit)
Wabup Rohul Ikuti Sosialisasi PTSL Secara Virtual Bersama Kementerian ATR /BPN
Rohul(SegmenNews com)-Wakil Bupati Rokan Hulu H.Indra Gunawan didampingi Kepala BPN Rosidi APTNH SH MH menghadiri sosialisasi Program Tanah Sistimatis Lengkap( PTSL ), Kamis(28/01/2022) melalui virtual di ruang Diskominfo Rohul.
Hadir pada acara tersebut Kepada Dinas Pendapatan Keuangan Anggaran dan Aset(DPKA), Suharman Spi, Kadis Koptransnaker Zulhendri dan Kadispenda El. Bisri.
Secara virtual melalui Televisi Kementrian ATR/BPN Dr. Sopian Djalil SH. MH menyampaikan, belum adanya jaminan kepastian hukum atas tanah seringkali memicu terjadinya sengketa dan perseteruan atas lahan di berbagai wilayah di Indonesia.
Selain di kalangan masyarakat, baik antar keluarga, tak jarang sengketa lahan juga terjadi antar pemangku kepentingan (pengusaha, BUMN dan pemerintah).
Hal itu membuktikan pentingnya sertipikat tanah sebagai tanda bukti hukum atas tanah yang dimiliki.
Lambannya proses pembuatan sertipikat tanah selama ini menjadi pokok perhatian pemerintah.
Untuk menanggulangi permasalahan tersebut, pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN telah meluncurkan Program Prioritas Nasional berupa Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
PTSL adalah proses pendaftaran tanah untuk pertama kali, yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang belum didaftarkan di dalam suatu wilayah desa atau kelurahan atau nama lainnya yang setingkat dengan itu. Melalui program ini, pemerintah memberikan jaminan kepastian hukum atau hak atas tanah yang dimiliki masyarakat.
Metode PTSL ini merupakan inovasi pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat: sandang, pangan, dan papan. Program tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri No 12 tahun 2017 tentang PTSL dan Instruksi Presiden No 2 tahun 2018.
PTSL yang populer dengan istilah sertipikasi tanah ini merupakan wujud pelaksanaan kewajiban pemerintah untuk menjamin kepastian dan perlindungan hukum atas kepemilikan tanah masyarakat.
Selain itu nantinya masyarakat yang telah mendapatkan sertipkat dapat menjadikan sertipikat tesebut sebagai modal pendampingan usaha yang berdaya dan berhasil guna bagi peningkatan kesejahteraan hidupnya.
Menteri ATR/ Kepala BPN Sofyan Djalil berharap program PTSL dapat mewujudnyatakan pembangunan yang rata bagi Indonesia. “PTSL ini akan mempermudahkan pemerintah daerah untuk melakukan penataan kota.
Kami juga memastikan penerima sertipikat tepat sasaran, yakni para nelayan dan petani serta masyarakat lainnya agar mereka dapat memulai peningkatan kualitas hidup yang lebih baik,” tutur Sofyan.
Saat ini dari 126 juta bidang tanah di Indonesia, sebanyak 51 juta bidang tanah telah terdaftar. 79 juta bidang tanah sisanya menjadi target kegiatan pendaftaran tanah, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Sementara itu Kepala BPN Kabupaten Rohul Rosidi APTNH SH, SH usai acara itu mengatakan untuk Kabupaten Rokan Hulu di tahun 2021 lalu sebanyak 20,000 Sertifikat tanah sudah didistribusikan kepada Masyarakat baik itu PTSL,Tora,Aset Pemerintah,PLN dan lainnya.
Namun untuk tahun 2022 BPN akan menditribusikan yakni PTSL sebanyak 750 Persil ditambah lagi nantinya yang diutamakan dengan persertipikat Aset Pemerintah lebih kurang 500 persil.
,”Kita akan berusaha semaksimal mungkin bagaimana membantu Masyarakat untuk melegalitaskan kepemilikan tanah melalui PTSL maupun Tora,”Terang Rosidi.
Ditempat yang sama Wakil Bupati Rokan Hulu H. Indra Gunawan mengatakan Pemerintah Kabupaten Rohul mendukung sepenuhnya Program dari BPN untuk membantu Masyarakat didalam melegalitaskan tanah secara hukum.
Sesuai dengan data dari BPN bahwa PTSL diutamakan untuk masyarakat yang tanahnya belum bersertifikat agar segera di sertifikatkan.dan Alhamdulillah program PTSL di Rohul antara 80 sampai 90 parsen sudah terealisasi.
,”Kita berharap dalam beberapa tahun kedepan lahan warga sudah bersertifikat seluruhnya,” ungkap Indra Gunawan.(yus)
Pidum Kejari Pelalawan Terbaik 1 di Riau, Capaian Kinerja Berbasis Anggaran
Pelalawan(SegmenNews.com)- Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau memberikan penghargaan prediket Terbaik I Kepada Bidang Pidum Kejari Pelalawan, 28 Desember 2021 lalu,
dalam capaian kinerja berbasis anggaran, Bidang Tindak Pidana Umum (Pidum) Kejari Pelalawan, berhasil menyerap anggaran secara optimal dan akuntabel.
Kepala Seksi Tindak Pidana Umum, Kejaksaan Negeri Pelalawan, Riki Saputra SH MH, Kamis 27 Januari 2022, mengatakan, tahun 2021 lalu Bidang Pidum Kejaksaan Negeri Pelalawan mendapat alokasi anggaran sebesar Rp. 755.659.000, dibagi menjadi 3 kegiatan berdasarkan DIPA, yaitu Tahap Pra Penuntutan sebesar Rp17.000.000, Tahap Penuntutan Rp 722.659.000 dan Tahap Upaya Hukum dan Eksekusi sebesar Rp16.000.000.
“Dari jumlah anggaran tersebut, Pidum Kejari Pelalawan berhasil menyerap sebesar 100 %, yang berarti bahwa untuk capaian kinerja berbasis anggaran Pidum Kejari Pelalawan berhasil melakukan penyerapan anggaran secara optimal dan akuntabel,” ujarnya.
Lebih lanjut diungkapkannya, untuk target penanganan perkara berdasarkan DIPA Tahun 2021, Pidum Kejari Pelalawan ditarget untuk menyelesaikan penanganan perkara Tahap Pra Penuntutan sejumlah 200 perkara, namun realisasinya Pidum Kejari Pelalawan berhasil menyelesaikan sejumlah 339 perkara dengan persentase sebesar 169 %.
Kemudian untuk Tahap Penuntutan dari target sejumlah 200 perkara, realisasinya Pidum Kejari Pelalawan berhasil menyelesaikan penanganan perkara Tahap Penuntutan sejumlah 367 perkara dengan persentase sebesar 183 %. Sedangkan untuk Tahap Eksekusi atas putusan pengadilan, dari target sejumlah 200 perkara, Pidum Kejari Pelalawan berhasil menyelesaikan sejumlah 400 perkara dengan persentase 200 %.
“Dari gambaran tersebut, Pidum Kejari Pelalawan telah berhasil mengoptimalkan anggaran yang ada untuk penyelesaian kinerja dan menyelesaikan penanganan perkara melebihi target yang dibebankan,” ujarnya.
Pada tahun 2021 jumlah SPDP yang diterima dari Penyidik adalah sejumlah 335 perkara yang terdiri dari perkara tindak pidana Narkotika, tindak pidana Orang dan Harta Benda, Tindak Pidana Umum Lainnya dan tindak pidana kemanan Negara dan ketertiban umum.
Jumlah perkara yang ditindak lanjuti pengiriman berkasnya oleh Penyidik (Tahap I) adalah sejumlah 351 perkara dan jumlah perkara yang diserahkan oleh Penyidik kepada Penuntut Umum (Tahap II) adalah sejumlah 336 perkara, sedangkan perkara yang dilimpahkan ke Pengadilan adalah sejumlah 367 perkara.
Untuk jumlah perkara yang dilakukan upaya hukum pada tahun 2021 terdapat 32 perkara, dengan rincian upaya hukum Banding sejumlah 14 perkara, Kasasi 12 perkara dan Peninjauan Kembali sejumlah 6 perkara.
Dalam hal penegakan hukum, Pidum Kejari Pelalawan pada tahun 2021 telah menuntut salah seorang Tedakwa pengedar dan pengendali Narkotika dengan tuntutan Pidana Mati. Kemudian dalam rangka penegakan hukum berdasarkan keadilan restoratif (restorative justice), Pidum Kejari Pelalawan telah berhasil melakukan upaya RJ terhadap 1 perkara, dari 3 perkara yang diajukan ke Kejaksaan Tinggi Riau. “Keberhasilan RJ tersebut adalah yang pertama kali di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Riau untuk Tahun 2021 berdasarkan Peraturan Kejaksaan RI Nomor 15 Tahun 2020,” ujarnya.
Dalam hal perolehan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), Pidum Kejari Pelalawan telah berhasil memperoleh PNBP sejumlah Rp6.281.750.156, dengan rincian perolehan dari Barang Rampasan sejumlah Rp 290.933.092 dari Denda perkara yang sudah inkracht sejumlah Rp3.000.000.000,- dari Pidana Tambahan sejumlah Rp2.987.654.064 dan dari Ongkos Perkara sejumlah Rp.3.163.000.
Dalam masa pandemic Covid-19, Kejaksaan Republik Indonesia dan khususnya Pidum Kejari Pelalawan tidak pernah surut dalam melakukan penegakan hukum, hal tersebut terbukti pada tahun 2021 tetap berjalannya persidangan terhadap 377 perkara walaupun dilaksanakan secara daring. Kemudian pada tahun 2021, Pidum Kejari Pelalawan yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu Kabupaten Pelalawan berhasil meraih prestasi Terbaik 1 dalam hal penanganan perkara Pilkada Tahu 2020 se-Riau.
Pada tanggal 28 Desember 2021, pada saat Rapat Kerja Daerah Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, yaitu Dr. Jaja Subagja, SH., MH memberikan Predikat Terbaik 1 kepada Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Pelalawan atas penilaian prestasi kinerja tahun 2021.***(cir)